Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMPN 1 LABAKKANG Yusri, Andi Yunarni; Arifin, Sadriwanti
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidik Indonesi (JPIn)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, dalam hal ini perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa  atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang  berkualitas. Implikasi dari penelitian ini, disarankan kepada guru matematika SMP kelas VIII untuk mengimplementasikan desain pembelajaran ini pada lingkup yang lebih luas, desain pembelajaran ini dapat menjadi panduan atau contoh bagi guru matematika dalam membuat desain pembelajaran pada materi yang lain dan bagi peneliti di bidang pendidikan matematika yang berminat melanjutkan penelitian ini diharapkan agar mencermati segala kelemahan dan keterbatasan penelitian ini, sehingga penelitian yang dilakukan betul-betul dapat menyempurnakan hasil penelitian ini.
PROFIL PEMAHAMAN NOTASI ALJABAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL SISWA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Yunarni, Andi Yunarni yun
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.736 KB) | DOI: 10.26858/jds.v3i1.1291

Abstract

Aljabar  merupakan bahasa simbol dan relasi, untuk memudahkan belajar aljabar siswa harus memiliki pemahaman konseptual tentang penggunaan simbol-simbol aljabar dan pemahaman ini  salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan verbal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikanpemahaman notasi aljabar siswa ditinjau dari kemampuan verbal. Instrumendalam penelitianiniadalah penelitisendirisebagaiinstrumenutamayang dipandu tes kemampuan verbal, tes pemahaman notasi aljabar (TPNA), dan pedoman wawancara.Subjek penelitianadalahsiswa kelas V Sekolah Dasar yang terdiri dari 3 kelompok yaitu 2 orang siswa verbal tinggi, 1 orang siswa verbal sedang, dan 1 orang siswa verbal rendah.Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis tes kemampuan verbal, tes pemahaman notasi aljabar tugas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dalam 3 kelompok tersebut terdapat 2karakter berbeda pada verbal tinggi, dan masing-masing 1 karakter pada verbal sedang dan rendah yang diperoleh dari tes pemahaman notasi aljabar. Siswa yang memiliki verbal tinggi memahami notasi aljabar sebagai sebuah simbol aljabar akan tetapi belum mampu membedakan antara simbol dan variabel aljabar, Siswa yang memiliki verbal sedang memahami notasi aljabar sebagai sebuah simbol aljabar akan tetapi belum mampu membedakan antara simbol dan variabel aljabar, sedangkan siswa yang memiliki verbal rendah belum mampu memahami notasi maupun variabel aljabar . Kata kunci    :   Pemahaman Notasi Aljabar, Notasi Aljabar, Kemampuan Verbal.
MEDIASI GENDER PADA HUBUNGAN KECEMASAN MATEMATIKA DAN HASIL BELAJAR Wirawan Setialaksana; Nurul Mukhlisah Abdal; Muhammad Husnul Khuluq; Andi Yunarni Yusri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v5i2.1394

Abstract

Kecemasan matematika merupakan salah satu masalah serius di Pendidikan tinggi. Kecemasan ini dapat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari kecemasan matematika yang berhubungan dengan evaluasi dan kecemasan belajar matematika. Kecemasan matematika dari 416 mahasiswa di Sulawesi Selatan diukur dengan menggunakan AMAS (Abbreviated Mathematics Anxiety Scale). Hasilnya dihubungkan dengan hasil belajar dan dianalisis dengan menggunakan SEM-PLS. Analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa kedua kecemasan menunjukkan pengaruh negatif terhadap hasil belajar meskipun hanya kecemasan yang berhubungan dengan evaluasi yang menunjukkan hasil signifikan. Selain itu, analisis mediasi dengan PLS-MGA menunjukkan bahwa gender bukan variabel yang memediasi hubungan kecemasan matematika dan hasil belajar.
PKM Pembuatan Taman Baca Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kesadaran Literasi Sejak Dini Andi Yunarni Yusri; Amrullah Mahmud
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v3i2.831

Abstract

Tujuan pengabdian adalah membuat taman baca berbasis budaya local untuk meningkatkan kesadaran literasi sejak dini. Metode yang digunakan adalah 1) Persiapan, 2) Pembuatan Taman Baca, 3) Pelatihan pengurus taman baca, 4) Evaluasi rencana tindak lanjut, 5) Sosialisasi,. Hasil kegiatan: (a) Pembuatan taman baca berbasis budaya lokal telah mampu meningkatkan literasi sejak dini di Desa Kanaungan Kabupaten Pangkep 
PKM Masker Organik Bucin Andi Yunarni Yusri; Vivi Rosida; Herman Alimuddin
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i1.1814

Abstract

Tujuan pengabdian adalah berupa  pemberdayaan ibu-ibu PKK yang berbasis industri kreatif yakni menciptakan home industri atau usaha rumahan dengan memanfaatkan potensi alam. Potensi lokal berupa beras ketan, ubi ungu,kunyit, gandum, madu dan aneka rempah lainnya diolah menjadi produk yang bernilai jual yakni “Masker Organik Bucin”.  Metode yang digunakan adalah 1) Identifikasi Masalah 2) Analisis Kebutuhan, 3) Penyusunan Program 4) Pelaksanaan Program, 5) Monitoring dan Evaluasi. Hasil kegiatan: Pemberdayaan ibu-ibu PKK yang berbasis industri kreatif telah mampu meningkatkan pendapatan masyarakat
PROFIL PEMAHAMAN KONSEP NILAI TEMPAT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III SDN 133 TAKALALA SOPPENG Andi Yunarni Yusri; Miftah Sari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.912 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i1.301

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pemahaman siswa dari notasi aljabar pada melalui kemampuan. Pemahaman dalam penelitian ini berarti kemampuan untuk menerjemahkan (terjemahan), kemampuan untuk menafsirkan (interpretasi), dan kemampuan untuk ekstrapolasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah empat siswa kelas lima di SD, terdiri dari dua siswa dengan kemampuan verbal yang tinggi disebut sebagai subyek tinggi verbal (SVT), 1 siswa dengan mata pelajaran lisan menengah (SVS), dan satu siswa dengan mata pelajaran lisan rendah ( SVR). Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman siswa tentang notasi aljabar berdasarkan kemampuan verbal mereka dalam terjemahan, interpretasi, dan ekstrapolasi. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara berdasarkan tes-dengan subyek penelitian. The dara penelitian divalidasi dengan melakukan metode triangulasi item, yaitu menggunakan pertanyaan wawancara utama sebagai pertanyaan dinyatakan dalam tPNA. Data penelitian dianalisis oleh (a) mempelajari subyek data dan diwawancarai Membandingkan data untuk Mendapatkan satu valid, (b) melakukan reduksi data dengan membuat abstraksi, (c) mengklasifikasikan dan mengidentifikasi data adalah untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman notasi aljabar dari pelajaran lisan tinggi (SVT): (a) pemahaman tentang simbol termasuk dalam pemahaman yang menerjemahkan (terjemahan), (b) memahami konsep simbol tapi Blum adalah mampu pemadam antara simbol dan variabel, (c) mampu menafsirkan makna aljabar notasi (simbol dan tanda-tanda) baik; (2) pemahaman notasi algberaic pelajaran lisan menengah (SVS): (a) pemahaman tentang simbol termasuk dalam pemahaman yang menerjemahkan (terjemahan), (b) Mengakui simbol tapi belum Mampu memadamkan simbol dan variabel, (c) adalah Mampu menginterpretasikan arti dari aljabar notasi (simbol dan tanda-tanda) baik; (3) pemahaman notasi aljabar dari pelajaran lisan rendah (SVR): (a) pemahaman tentang simbol termasuk dalam pemahaman yang menerjemahkan (terjemahan), (b) Mengakui simbol tapi belum Mampu memadamkan simbol dan variabel, (c) belum mampu menafsirkan makna aljabar notasi (simbol, variabel, dan tanda) dengan baik.The purpose of the study is to describe the students’ understanding on algebraic notation through abilities. The understanding in this study means the ability to translate (translation), the ability to interpret (interpretation), and the ability to extrapolate (extrapolation). This study is a qualitative research. The subjects of this study are 4 fifth grade students in elementary school, consisted of 2 students with high verbal ability called as high verbal subject (SVT), 1 student with medium verbal subject (SVS), and 1 student with low verbal subject (SVR). The focus of this research is to describe the students’ understanding on algebraic notation based on their verbal abilities in translation, interpretation, and extrapolation. The data were collected by conducting test-based interview to the research subjects. The research dara were validated by conducting triangulation method, namely interview using major questions as the questions stated in TPNA. Research data were analyzed by (a) studying the subject data and comparing interviewed data to obtain the valid one, (b) conducting data reduction by making the abstraction, (c) classifying and identifying the data to draw the conclusion. The results of the study reveals that (1) the understanding of algebraic notation of high verbal subject (SVT): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) understand the concept of the symbol but Blum was able to distinguish between symbols and variables, ( c) able to interpret the meaning of algebraic notation (symbols and signs) well; (2) the understanding of algebraic notation of medium verbal subject (SVS): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) recognize symbols but have not been able to distinguish the symbols and variables, (c) is able to interpret the meaning of the notation algebra (symbols and signs) well; (3) the understanding of algebraic notation of low verbal subject (SVR): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) recognize symbols but have not been able to distinguish the symbols and variables, (c) has not been able to interpret the meaning of algebraic notation (symbol, variable, and marks) well.
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP DDI SIBATUA PANGKAJENE Andi Yunarni Yusri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.743 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i3.329

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman siswa tentang notasi aljabar melalui kemampuan. Pemahaman dalam penelitian ini berarti kemampuan menerjemahkan (translasi), kemampuan menafsirkan (interpretasi), dan kemampuan untuk melakukan ekstrapolasi (ekstrapolasi). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 5 di sekolah dasar, terdiri dari 2 siswa dengan kemampuan verbal tinggi yang disebut subjek verbal tinggi (SVT), 1 siswa dengan subjek verbal menengah (SVS), dan 1 siswa dengan subjek verbal rendah (SVR ). Fokus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman siswa tentang notasi aljabar berdasarkan kemampuan verbal mereka dalam terjemahan, interpretasi, dan ekstrapolasi. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara berbasis uji coba dengan subyek penelitian. Data penelitian divalidasi dengan metode triangulasi, yaitu wawancara dengan menggunakan pertanyaan utama seperti pertanyaan yang tercantum dalam TPNA. Data penelitian dianalisis dengan (a) mempelajari data subjek dan membandingkan data yang diwawancarai untuk mendapatkan data yang valid, (b) melakukan reduksi data dengan membuat abstraksi, (c) mengklasifikasi dan mengidentifikasi data untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman notasi aljabar dengan subjek verbal tinggi (SVT): (a) pemahaman simbol yang termasuk dalam pemahaman translate (translasi), (b) memahami konsep simbol tapi Blum mampu membedakan antara simbol dan variabel, (c) mampu menafsirkan makna notasi aljabar (simbol dan tanda) dengan baik; (2) pemahaman notasi aljabar medium verbal subject (SVS): (a) pemahaman simbol yang termasuk dalam pemahaman translate (translasi), (b) mengenali simbol namun belum dapat membedakan simbol dan variabelnya, c) mampu menafsirkan makna notasi aljabar (simbol dan tanda) dengan baik; (3) pemahaman notasi aljabar dengan subjek verbal rendah (SVR): (a) pemahaman simbol yang termasuk dalam pemahaman translasi (translasi), (b) mengenali simbol namun belum dapat membedakan simbol dan variabelnya, c) belum bisa menafsirkan makna notasi aljabar (simbol, variabel, dan tanda) dengan baik. AbstractThe purpose of the study is to describe the students’ understanding on algebraic notation through abilities. The understanding in this study means the ability to translate (translation), the ability to interpret (interpretation), and the ability to extrapolate (extrapolation). This study is a qualitative research. The subjects of this study are 4 fifth grade students in elementary school, consisted of 2 students with high verbal ability called as high verbal subject (SVT), 1 student with medium verbal subject (SVS), and 1 student with low verbal subject (SVR). The focus of this research is to describe the students’ understanding on algebraic notation based on their verbal abilities in translation, interpretation, and extrapolation. The data were collected by conducting test-based interview to the research subjects. The research data were validated by conducting triangulation method, namely interview using major questions as the questions stated in TPNA. Research data were analyzed by (a) studying the subject data and comparing interviewed data to obtain the valid one, (b) conducting data reduction by making the abstraction, (c) classifying and identifying the data to draw the conclusion. The results of the study reveals that (1) the understanding of algebraic notation of high verbal subject (SVT): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) understand the concept of the symbol but Blum was able to distinguish between symbols and variables, ( c) able to interpret the meaning of algebraic notation (symbols and signs) well; (2) the understanding of algebraic notation of medium verbal subject (SVS): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) recognize symbols but have not been able to distinguish the symbols and variables, (c) is able to interpret the meaning of the notation algebra (symbols and signs) well; (3) the understanding of algebraic notation of low verbal subject (SVR): (a) understanding of the symbols included in the comprehension translate (translation), (b) recognize symbols but have not been able to distinguish the symbols and variables, (c) has not been able to interpret the meaning of algebraic notation (symbol, variable, and marks) well.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI PANGKAJENE Andi Yunarni Yusri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.453 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v7i1.341

Abstract

AbstrakKemampuan pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum matematika yang sangat penting. Model pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran matematika di kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene pada materi pecahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene yang terdiri dari 12 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 439 orang. Adapun yang menjadi sampelnya adalah siswa kelas VII. Aritmatika yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa terdapat 15 orang siswa memperoleh nilai cukup, berarti (44.1%) siswa mendapat nilai pada rentang 55,00 – 69,99. Terdapat 17 orang siswa memperoleh nilai baik, berarti (50%) siswa mendapat nilai pada rentang 70,00 – 84,99. Dan terdapat 2 orang siswa memperoleh nilai sangat baik, berarti (5.9%) siswa mendapat nilai pada rentang 85,00 – 100. Dan nilai Fhitung > Ftabel (5.673 > 4.15), dengan taraf signifikansi 0.23, yang berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pangkajene. AbstractProblem-solving skills are part of a very important mathematical curriculum. Learning model applied in this research is Problem Based Learning (PBL) learning model in mathematics subject in class VII SMP Negeri 1 Pangkajene on fractional material. The type of research used in this study is pre-experimental research. The population of this study is all students of class VII SMP Negeri 1 Pangkajene consisting of 12 classes with the number of students as much as 439 people. The samples are the students of class VII. Arithmetic taken by purposive sampling technique. This research was conducted in the odd semester of academic year 2017/2018. This study was conducted in 3 meetings. Overall research results show that there are 15 students who get enough value, 44.1% students get the value in the range 55.00 - 69.99. There are 17 students who get good grades, 50% students get grades in the range 70.00 - 84.99. And there are 2 students who get very good value, 5.9% students get the value in the range 85.00 - 100. And the value Fcount> Ftable (5.673> 4.15), with significance level 0.23, there is influence model learning problem based learning on the ability of solving problems of mathematics of grade VII students at SMP Negeri 1 Pangkajene.
Pengaruh Efikasi Diri, Konsep Diri, Aktivitas Belajar, Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Mahasiswa Ahmad Budi Sutrisno; Andi Yunarni Yusri
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 3 No. 2 (2021): Maret
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v3i2.580

Abstract

Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP Andi Matappa. Data dikumpulkan melalui 45 orang sampel yang terpilih dengan menggunakan teknik penyampelan berkelompok (equalsize cluster random sampling). Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui gambaran efikasi diri, konsep diri, aktivitas belajar, kemandirian belajar dan hasil belajar matematika (2)Untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar matematika mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kemandirian belajar), (3)Untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar matematika mahasiswa baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kemandirian belajar). Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analysis jalur (path anlysis). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa:(1)Sebagian besar mahasiswa STKIP Andi Matappa memiliki: efikasi diri dengan kategori tinggi, konsep diri dengan kategori tinggi, aktivitas belajar dengan kategori sangat tinggi, kemandirian belajar dengan kategori tinggi dan hasil belajar matematika dengan kategori tinggi; (2)Efikasi diri yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kemandirian belajar),Konsep diri yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kemandirian belajar) dan aktivitas belajar yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kemandirian belajar).
PKM Pelatihan Manajemen Referensi Publikasi Pada Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Tingkat SMP Andi Yunarni Yusri; Akbar Taufik; Ahmad Yusuf
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Nopember 2021, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.382 KB) | DOI: 10.51577/globalabdimas.v1i2.172

Abstract

Referensi merupakan aspek yang sangat penting dalam dunia akademis. Seorang akademisi tentunya tidak dapat dipisahkan dari buku, jurnal, ataupun artikel dan makalah. Tidak terlalu mengherankan bila seorang akademisi memiliki referensi dengan jumlah hampir satu ruangan kerja bahkan lebih. Seiring dengan perkembangan teknologi, hampir semua referensi ilmiah tersebut telah dialih bentuk menjadi format digital dalam bentuk dokumen/file komputer. Hal ini tentunya sangat membantu sekali sehingga penyimpanan referensi tidak lagi memerlukan ruangan fisik yang besar atau banyak, namun cukup disimpan dalam harddisk seukuran telapak tangan. Tujuan PKM ini adalah: 1) Meningkatkan keterampilan guru dalam membuat referensi publikasi melalui software; 2) Untuk mendukung pelaksanaannya, Metode yang ditawarkan adalah pemberian materi pelatihan tentang manajemen referensi publikasi.