Basith, Abdul
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UMS Jl. A. Yani Tromol Pos I Pabelan, Kartasura, Surakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

On-chip debugging for microprocessor design Fajar Suryawan; Bana Handaga; Abdul Basith
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 18, No 3: June 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v18i3.13174

Abstract

This article proposes a closer-to-metal approach of RTL inspection in microprocessor design for use in education, engineering, and research. Signals of interest are tapped throughout the microprocessor hierarchical design and are then output to the top-level entity and finally displayed to a VGA monitor. Input clock signal can be fed as slow as one wish to trace or debug the microprocessor being designed. An FPGA development board, along with its accompanying software package, is used as the design and test platform. The use of VHDL commands ’type’ and ’record’ in the hierarchy provides key ingredients in the overall design, since this allows simple, clean, and tractable code. The method is tested on MIPS single-cycle microprocessor blueprint. The result shows that the technique produces more consistent display of the true contents of registers, ALU input/output signals, and other wires – compared to the standard, widely-used simulation method. This approach is expected to increase confidence in students and designers since the reported signals’ values are the true values. Its use is not limited to the development of microprocessors; every FPGAbased digital design can benefit from it.
PEMANFAATAN BARCODE UNTUK TRANSAKSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Yusuf Sulistyo Nugroho; Abdul Basith
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan barcode dewasa ini sudah begitu luas, mulai dari identifikasi obyek berbentuk barang hingga aplikasi perbankan. Di Indonesia pemanfaatan barcode masih sangat terbatas sekali aplikasinya, untuk itu diperlukan pengayaan pemanfaatan barcode pada berbagai bidang. Salah satu pemanfaatan barcode dalam makalah ini yaitu pemanfaatan barcode untuk mengidentifikasi anggota dan buku yang terlibat dalam transaksi peminjaman maupun pengembalian buku di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dengan pemanfaatan barcode ini diharapkan penulisan informasi anggota dan buku dapat dilakukan secara otomatis. Barcode ditempatkan di kartu anggota dan buku-buku perpustakaan yang dapat diterjemahkan menjadi informasi tentang obyek yang bersangkutan. Barcode pada kartu anggota menyimpan informasi tentang anggota perpustakaan, seperti nomer anggota, nama, nomer induk, program studi dan lain-lain. Sedangkan barcode pada buku dapat diterjemahkan menjadi informasi tentang nomer buku, judul, pengarang, penerbit, tahun dan lain-lainnya. Untuk pembacaan barcode ini diperlukan alat yaitu barcode scanner yang dihubungkan dengan komputer secara keyboard wedge yang dipadukan dengan suatu basis data. Dengan pemanfaatan teknologi barcode, penulisan informasi anggota dan buku-buku dapat dilakukan secara otomatis sehingga waktu yang dibutuhkan relatif lebih cepat dibandingkan dengan pengetikan secara manual sehingga persoalan antrian akan dapat diantisipasi. Juga kemungkinan adanya kesalahan penulisan dalam memasukkan data transaksi dapat dihilangkan.Kata kunci: barcode, transaksi perpustakaan, manual, otomatis, keyboard wedge
Perancangan dan Implementasi Desain Kendaraan Listrik Konsep Urban dengan Penggerak BLDC 1000 Watt J Jatmiko; Abdul Basith; Agus Ulinuha; Ibnu Shokhibul Khak; Dimas Septian Dwi Putra
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 19, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v19i2.8686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu desain kendaraan listrik konsep urban yang efisien dalam hal konsumsi energi, kemudian desain tersebut dilakukan pengimplementasian, komponen-komponen yang dirancang dan dimplementasikan meliputi sasis dengan bahan dasar alumunium alloy yang disatukan dengan las dan rivet, sistem penggerak menggunakan motor BLDC 1000 watt, dan baterai dengan jenis cell lithium-ion dengan tegangan 48 volt 8,7 ampherehour dilengkapi dengan battery management system,kemudian dilakukan proses perakitan semua komponen dari implementasi desain kendaraan listrik sehingga didapat luaran kendaraan listrik yang utuh.
Analisis Peroforma dan Konsumsi Daya Motor BLDC 350 W pada Prototipe Mobil Listrik Ababil Jatmiko Jatmiko; Abdul Basith; Agus Ulinuha; Muhammad Afan Muhlasin; Ibnu Shokibul Khak
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 18, No 2: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v18i2.6348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa motor listrik dengan jenis BLDC (Brushless DC Motor) atau motor DC tanpa sikat yang di aplikasikan pada prototipe mobil listrik untuk mendapatkan tingkat efisiensi yang tinggi dengan kosumsi daya yang rendah. Mobil listrik tipe prototipe di gunakan untuk kompetisi yang mengedepankan desain, transmisi serta konsumsi bahan bakar yang hemat. Pada penelitian ini di gunakan motor BLDC 350 watt sebagai penggerak utama. Motor akan di kendalikan melalui rangkaian inverter dengan sumber daya baterai berjenis lithium ion dengan kapasitas 48 volt 10 Ampere hour (Ah). Rangkaian inverter berguna untuk mengubah DC menjadi tegangan AC dengan pengaturan sudut penyulutan berupa hall sensor pada motor BLDC. Throttle berupa variabel resistor berbentuk pedal di gunakan untuk mengatur kecepatan motor. Instalasi komponen mobil listrik tipe prototipe terdiri dari pemasangan penggerak utama, aksesoris serta sistem keamanan. Pengujian di lakukan dengan mengukur daya yang di serap oleh motor serta kecepatan dan waktu tempuh pada saat mobil listrik prototipe bergerak. Pada penelitian ini di harapkan hasil pengujian dapat di analisa untuk mendapatkan kinerja mobil listrik dengan efisiensi tinggi yang hemat energi. Pada penelitian ini di hasilkan performa Motor BLDC akan maksimal dengan penggunaan transimi roda yang paling kecil pada saat motor keadaan starting dan keadaan running menggunakan gigi trasmisi paling tinggi. Pola kemudi dengan melepaskan thottel gas dalam keadaan maksimum akan menghasilkan tingkat keiritan daya yang tinggi dengan konsumsi daya paling rendah 6.64 Wh/Km di gigi transimisi 5. Hasil kecepatan rata-rata motor BLDC 350 W pada prototype mobil listrik 21 sampai 52 Km/h. Hasil dari penelitian di gunakan untuk perbaikan serta meningkatkan performa dalam pembuatan mobil listrik untuk kompetisi maupun komersial.
Desain Sistem Monitoring Keluaran Generator Magent Permanen pada Sepeda Statis dengan Mikrokontroler Hasyim Asy’ari; Abdul Basith; Agung Aristiyanto
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1: Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v15i1.1757

Abstract

Perkembangan industri dan meningkatnya jumlah penduduk dunia memberikan efek yang sangat signifikan, berupa peningkatan permintaan energi listrik oleh masyarakat industri dan rumah tangga. Peningkatan permintaan tersebut harus dibarengi dengan penambahan jumlah pembangkit agar tidak terjadi overload. Pembangunan pembangkit yang menggunakan bahan bakar primer berupa gas dan batubara akan menyebabkan semakin menipisnya cadangan minyak mentah dan juga cadangan batubara, dari permasalahan tersebut perlu adanya kajian pemanfaatan energi terbarukan dan energi alternative, sebagai contoh saat ini masyarakat semakin banyak memanfaatkan alat fitnes center untuk berolahraga agar senantiasa kondisi tubuh senantiasa segar dan bugar, namun pemanfaatan alat fitnes tersebut sebatas untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh. Jika dilihat alat sepeda statis maka ada potensi untuk menghasilkan energi listrik sehingga selain menjaga kondisi tubuh dapat juga memproduksi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pembaca RPM dan tegangan yang dihasilkan oleh generator magnet permanen yang dipasang pada sepeda statis. Sehingga pada saat mengkayuh sepeda statis maka roda sepeda akan bergerak atau berputar, perputaran roda tersebut dihubungkan dengan rotor generator magnet permanen sehingga rotor tersebut akan berputar pula, perputaran tersebut mengakibatkan adanya tegangan keluaran pada generator magnet permanen, agar pengguna sepeda status mudah memantai keluaran generator magnet tersebut maka dilakukan pengukuran berupa kecepatan putar rotor PMG dan juga tegangan keluaran dengan memanfaatkan sensor infrared, sensor photodioda, dan sensor pembagi tegangan yang outpunya akan diolah oleh minimum sistem Atmega16. Alat ini juga dilengkapi baterai yang berguna untuk menyalakan alat ketika alat digunakan pada suatu tempat yang belum ada listrik PLN. Hasil penelitian ini adalah sebuah alat pembaca RPM dan tegangan generator magnet permanen yang penggerak utama adalah kayuhan user. Pembacaan nilai RPM ini diperoleh dari pembacaan sensor photodioda yang dirangkai dengan sensor infrared, sedangkan pada tegangan ini dibaca nilainya dari sensor pembagi tegangan. Alat ini memiliki kapasitas maksimal tegangan yang dapat dibaca yaitu 20 volt DC. Baterai 9V dapat digunakan ketika listrik PLN sedang padam atau ketika tidak tersedia energi listrik PLN. Hasil nilai dari alat ini dibadingkan dengan nilai dari alat multimeter dan tachometer infrared, yang menghasilkan nilai perbandingan pada alat yang dibuat untuk mengukur tegangan 13,04V, sedangkan pada multimeter menujukkan nilai tegangan 12,80V dengan selisih perbadingan 1,87%, alat yang dibuat selalu lebih tinggi nilainya. Pada pengukuran RPM alat yang dibuat menujukkan nilai 1249,25 RPM, sedangkan pada tachometer digital infrared 1262,64 RPM dengan selisih perbandingan 1,10%, alat yang dibuat perhitungannya selalu lebih tinggi dari alat yang ada.
Pengaruh Perbandingan Konstruksi Stator terhadap Tegangan Keluaran Generator Linier Hasyim Asy'ari; Bana Handaga; Abdul Basith; Muh Azis Himawan
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1: Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v16i1.2681

Abstract

Kondisi dengan banyak pulau ini merupakan kondisi yang menjadimasalah unik bagi pemerataan listrik sekaligus tantangan bagi PLN. Maka dari itu butuh sesuatu pembaruan dalam sistem pembangkit tenaga listrik yang lebih praktis, efisien, dan juga mudah dalam perawatan serta dapat digunakan untuk pulau pulau yang terpencil di indonesia. Generator adalah suatu mesin yang digerakkan secara mekanis oleh penggerak mula misalnya turbin uap, turbin hidrolik, atau mesin disel dan menghasilkan energi untuk lampu listrik atau mesin-mesin yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan desian stator tipe radial dengan desain stator tipe linier. Kemudian membahas tentang pembuatan generator liner dan juga perbandingan 3 buah stator yang berbeda jumlah lilitan, celah udara, serta desainnya. Penelitian ini menggunakan jenis lilitan yang berbeda yaitu lilitan berdiameter 0,8 dan 0,4 mm.Pada stator 1 menggunakan lilitan berdiameter 0,8 jumlah lilitannya 70 lilitan, dapat menghasilkan tegangan keluaran 160 mV pada kecepatan 200 Rpm. Kemudian pada 450 Rpm menghasilkan tegangan maksimal 550 mV. Pada stator ke 2 menggunakan lilitan berdiameter 0,4 dengan jumlah lilitan 200 lilitan, dapat menghasilkan tegangan 134 mV pda kecepatan 200 Rpm. Kemudian pada kecepatan 450 Rpm menghasilkan 560 mV. Pada stator ke 3 mengunakan lilitan 0,4 mm dengan jumlah lilitan 200 lilitan, dapat menghasilkan tegangan keluaran 2 V pada kecepatan 200 Rpm. Kemudian pada kecepatan 500 Rpm menghasilkan 3,3 V tegangan keluaran.
DESAIN SISTEM MONITOR ENERGI LISTRIK YANG DIHASILKAN GENERATOR MAGNET PERMANEN PADA SEPEDA STATIS Hasyim; Abdul Basith; Josy Lukman Syaiful Anam
Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masyarakat Indonesia dalam aktivitas kesehariannya tidak dapat terlepas dari energi listrik, hal ini dikarenakan banyaknya teknologi yang digunakan untuk membantu aktivitas masyarakat. Efek kemajuan teknologi dan bertambahnya penduduk serta kemajuan industri manufaktur mengakibatkan meningkatnya permintaan energi listrik ke PLN. Mengingat hal tersebut pemerintah mencanangkan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 35.000 MW. Tujuan dari penelitan ini adalah mendesain sistem monitor energi listrik yang dihasilkan oleh generator magnet permanen pada sepeda statis berbasis mikrokontroler. Metode penelitian ini adalah merancang sistem dengan menggunakan Arduino UNO yang terintegrasi dengan berbagai rangkaian, diantaranya ACS712, sensor pembagi tegangan, relay, LCD, dan RTC. Alat yang dirancang mempunyai beberapa masukkan serta keluaran sesuai cara kerja dan prosesnya. Masukkan utama berupa teganan keluaran dari generator magnet permanen, sensor arus, sensor pembagi tegangan, RTC dan push button. Sedangkan untuk keluaran yang dihasilkan adalah LCD dan relay. Hasil penelitian ini adalah alat penampil kapasitas battery dan KWh yang telah dihasilkan oleh generator magnet permanen pada sepeda statis dengan membaca nilai presentase dari kapasitas akumulator serta dapat menampilkan seberapa besar energi yang dihasilkan ketika sepeda statis dikayuh. Apabila kapasitas akumulator telah 100% maka relay akan aktif sehingga aliran arus tidak dapat mengalir mengakibatkan proses pengisian akumulator terhenti
DESAIN GENERATOR MAGNET PERMANEN PADA SEPEDA STATIS SEBAGAI PENGHASIL ENERGI LISTRIK ALTERNATIF Hasyim Asyari; Abdul Basith; Yoga Adi Kusuma
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.297 KB)

Abstract

Sepeda statis merupakan jenis peralatan olahraga yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjaga Kesehatan tubuh dan pembakaran kalori. Alat ini bekerja dengan cara mengkayuh pedal sehingga roda sepeda berputar, sehingga pengguna mendapatkan informasi jarak tempuh, kalori yang terbakar, kecepatan laju. Peralatan sepeda statis akan memiliki fungsi lebih ketika roda yang berputar digunakan untuk menggerakkan generator penghasil energi listrik. Tujuan penelitian ini adalah mendesain generator magnet permanen pada sepeda statis penghasil energi listrik alternativeMetode penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu mendesain generator magnet dengan menggunakan 6 buah magnet permanen. Instalasi generator magnet permanen pada sepeda statis, dan tahap terakhir adalah pengujian skala laboratoium yaitu mengayuh pedal sepeda statis sehingga didapatkan variasi kecepatan putar roda (rpm) sepeda terhadap jarak tempuh, kalori terbakar dan daya listrik yang dihasilkan.Hasil pengujian diatur kecepatan putar generator sinkron magnet permanen pada kisaran 200 RPM; 500 RPM; 700 RPM; 1.000 RPM dan 1.200 RPM. Pada saat kecepatan putar tertinggi yaitu 1,200 RPM maka jarak yang ditempuh sekitar 170 m, daya listrik yang dihasilkan lebih dari 17 watt, dan kalori yang terbakar mendekati 180 Kal.