Sari Edi Cahyaningrum
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, Jl. Ketintang Surabaya 60231

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN AMPLAS Listiyani, Novita; Dharmawan, Anggi Putra; Afifah, Fifi; Cahyaningrum, Sari Edi
Indonesian Chemistry and Application Journal Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/icaj.v3n1.p24-27

Abstract

 Penelitian tentang pemanfaatan lumpur lapindo sebagai bahan baku pembuatan amplas telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah silika, karakteristik, dan metode pembuatan amplas dari lumpur lapindo Untuk membuat amplas dari lumpur lapindo, dilakukan preparasi sampel, ektraksi menggunakan HCl 6M, menganalisis menggunakan XRD dan FTIR, serta pembuatan amplasnya.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ektraksi silika menggunakan HCl 6M memiliki kandungan silika yang ditunjukkan dengan adanya gugus fungsi Si dengan O yang sangat kuat, sehingga amplas yang dibuat akan memiliki daya tarik yang kuat juga.
PREPARASI DAN KARAKTERISASI NANO KOMPOSIT KITOSAN-SILIKA DAN KITOSAN-SILIKA TITANIA Maharani, Dina Kartika; Cahyaningrum, Sari Edi; Amaria, Amaria; Rusmini, Rusmini
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Telah dibuat komposit kitosan silika dan kitosan silika titania dari larutan kitosan dan sol silika serta sol silika titania untuk aplikasi bahan antibakteri. Kitosan dibuat melalui proses deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi kitin dari cangkang kepiting. Sol silika dan silika titania dibuat dengan metode sol-gel. Komposit kitosan silika dan kitosan silika titania dikarakterisasi dengan analisis spektrofotometri infra merah dan difraksi sinar-X. Hasil analisis spektrofotometri infra merah menunjukkan bahwa telah terjadi interaksi antara silika dan titania dengan kitosan. Kristalinitas komposit kitosan silika titania lebih rendah dibandingkan dengan kitosan silika maupun kitosan sendiri. Hal ini menandakan bahwa interaksi antara partikel silika dan titania meningkatkan ketidakteraturan struktur kitosan.
ADSORPSI ION LOGAM Zn (II) DAN Cu(II) PADA KITOSAN NANO BEAD DARI CANGKANG UDANG WINDU(Penaus monodon) Cahyaningrum, Sari Edi; Narsito, Narsito; Santoso, Sri Juari; Agustini, Rudiana
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 18, No 3 (2011)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Telah dibuat dua macam adsorben kitosan serbuk dan kitosan bead dari cangkang udang windu (Penaus monodon) sebagai bahan dasar, untuk adsorpsi ion logam Zn(II) dan Cu(II). Beberapa parameter adsorpsi seperti pH, laju adsorpsi, dan kapasitas adsorpsi dipelajari. Model kinetika adsorpsi orde satu dan orde 2 digunakan sebagai dasar untuk mengestimasi laju adsorpsi, sedangkan model isoterm adsorpsi Langmuir dan Freundlich digunakan untuk menetapkan kapasitas adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi ion logam Zn(II) dan Cu(II) pada kitosan serbuk dan kitosan bead mempunyai pH optimum yang sama. Laju adsorpsi ion logam Zn(II) dan Cu(II) pada kitosan bead secara signifikan lebih cepat dibanding pada kitosan serbuk. Modifikasi adsorben dengan proses swelling dapat meningkatkan kapasitas adsorpsi ion logam Zn(II) dan Cu(II) pada kitosan.
ADSORPTION OF ZrNK(rr) METAL ION ON CHITOSAN BEAD FROM SHELL SHRIMP (Penaus monodon) Cahyaningrum, Sari Edi; Narsito, Narsito; Santoso, Sri Juari; Agustini, Rudiana
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 15, No 2 (2008)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Telah dibuat dua macam adsorben kitosan dan bead kitosan dari cangkang udang windu (Penaus monodon) sebagai bahan dasar untuk adsorpsi ion logam Zn(Il). Adsorben kitosan dibuat melalui deproteinasi, demineralisasi diikuti deasetilasi, sedangkan bead kitosan merupakan hasil penggembungan terhadap kitosan. Beberapa parameter adsorpsi seperti pH, laju adsorpsi, dan kapasitas adsorpsi ion logam Zn(ll) dipelajari. Penelitian ini diawali dengan identifikasi secara spektroskopi infra merah terhadap gugus fungsional adsorben yang diperkirakan berfungsi sebagai situs aktif adsorpsi. Model kinetika adsorpsi orde satu yang mendekati kesetimbangan digunakan sebagai dasar untuk mengestimasi laju adsorpsi, sedangkan model isoterm adsorpsi Langmuir digunakan untuk menetapkan kapasitas adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi ion logam Zn(ll) pada kitosan serbuk dan bead kitosan mempunyai pH optimum yang sama. Laju adsorpsi ion logam Zn(II) pada bead kitosan secara signifikan lebih cepat dibanding pada kitosan. Proses swelling meningkatkan kapasitas adsorpsi ion logam Zn(ll) pada kitosan.
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) PELAKU USAHA BAWANG MERAH GORENG DI JATIREJO NGANJUK Cahyaningrum, Sari Edi; Heryastuti, Nuniek; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n2.p91-97

Abstract

Intention of activity of this Pengabdian pada Masyarakat (PKM) is to conduct activity of training and is adjacent of partner Industri Kecil Menengah (IKM) in developing the effort shallot fry. Partner during the time have run the effort shallot fry traditionally, yielded to be product to be sold to whole sale. Special goals to be got by partner are skilled way of making shallot fry which with quality evaluated from health side and competent sell. Owning knowledge and earn system applied of management marketing and its business activity, owning good packaging and also have permission legality of is effort. Efektivity and of optimalization of program through giving of training and adjacent in making of shallot fry, giving training of managemen of marketing, assisting to make packaging desain and manage permission legality is effort. Results of this activity indicate that partner very enthusiastic followed of training phase and is adjacent effort which is conducted. Partner feel to like because its effort permission of its fair to middling quality of goodness, its legality also have fufilled big sebagain so that partner feel balmy to run the effort. Ability to produce shallot fry to be expected increasing so that will push society create employment and improving economics and production.
PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PEMUTUSAN PENYEBARAN RANTAI COVID – 19 DI KABUPATEN TUBAN Herdyastuti, Nuniek; Taufikurrohmah, Titik; Rusmini, Rusmini; Mustaji, Mustaji; Cahyaningrum, Sari Edi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p161-166

Abstract

Virus Corona ini telah melanda sekitar 152 negara di dunia yang tersebar di semua benua termasuk negara Indonesia. Propinsi Jawa Timur menempati urutan tertinggi jumlah positip Covid 19 dan dikategorikan dalam zona merah di 32 kota dan kabupaten termasuk Tuban. Pencegahan penyebaran virus corona dapat dilakukan dengan cara menjaga jarak aman, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan sabun. Sabun cuci tangan mengandung bahan antiseptic yang dapat membunuh virus. Universitas Negeri Surabaya mempunyai potensi dosen-dosen yang mempunyai kemampuan untuk membuat sabun cuci tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat sabun cuci tangan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 khususnya di Kabupaten Tuban. Telah berhasil memproduksi sabun cuci tangan kemasan 500 mL sebanyak 500 buah dan telah diserahkan ke Kabupaten Tuban melalui Unit Crisis Center Unesa. Bantuan diterima oleh Bupati Tuban dan didistribusikan ke masyarakat Tuban yang membutuhkan. Kata Kunci: sabun cuci tangan, Covid-19, Tuban
PELATIHAN PEMBUATAN SARI KEDELAI REMPAH UNTUK PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI PANDEMI Covid-19 Wikandari, Prima Retno; Yuanita, Leny; Cahyaningrum, Sari Edi; Herdyastuti, Nuniek
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p155-160

Abstract

Coronavirus disease-19 (Covid-19) adalah penyakit yang memberikan resiko kematian yang sangat tinggi. Alternatif pencegahan adalah dengan konsumsi susu kedelai berempah karena dapat meningkatkan imun dan kaya antioksidan. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) memberikan pengetahuan tentang Covid-19 dan cara penanggulangannya, (2) memberikan keterampilan pembuatan sari kedelai berempah, dan (3) melakukan sosialisasi produk kepada masyarakat oleh peserta latih. Metode pelatihan dilakukan secara daring dan diunggah melalui youtube https://youtu.be/mb_6H2biczA, dilanjutkan praktek mandiri dan sosialisasi produk hasil praktek mandiri kepada masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peserta latih memberikan respon bahwa materi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pembuatan sari kedelai adalah penting dan cara penyajiannya sangat menarik. Sebanyak 86.7 % peserta menyatakan bahwa materi adalah baru, dan 60% peserta menjawab akan mempraktekkan hasil pelatihan. Satu orang peserta telah mampu menginisiasi tetangganya untuk berwirausaha dan telah menerima pesanan. Sebanyak 86.7 % peserta latih telah melakukan sosialisasi kepada keluarga (46.7%), tetangga (33.3%) dan teman kantor  (13.3%). Tanggapan peserta sosialisasi terhadap  produk sari kedelai rempah menyatakan suka (46.7%) sampai sangat suka (53.3%), Respon peserta sosialisasi menyatakan bahwa mereka menyatakan kegiatan ini cukup manfaat (33.3%) hingga sangat manfaat (66.7%) dan 100 % berkeinginan untuk mengetahui pembuatan sari kedelai rempah.Kata Kunci: Covid-19, imunitas, sari kedelai berempah, pelatihan
PEMANFAATAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN AMPLAS Listiyani, Novita; Dharmawan, Anggi Putra; Afifah, Fifi; Cahyaningrum, Sari Edi
Indonesian Chemistry and Application Journal Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/icaj.v3n1.p24-27

Abstract

 Penelitian tentang pemanfaatan lumpur lapindo sebagai bahan baku pembuatan amplas telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah silika, karakteristik, dan metode pembuatan amplas dari lumpur lapindo Untuk membuat amplas dari lumpur lapindo, dilakukan preparasi sampel, ektraksi menggunakan HCl 6M, menganalisis menggunakan XRD dan FTIR, serta pembuatan amplasnya.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil ektraksi silika menggunakan HCl 6M memiliki kandungan silika yang ditunjukkan dengan adanya gugus fungsi Si dengan O yang sangat kuat, sehingga amplas yang dibuat akan memiliki daya tarik yang kuat juga.
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) PELAKU USAHA BAWANG MERAH GORENG DI JATIREJO NGANJUK Cahyaningrum, Sari Edi; Heryastuti, Nuniek; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n2.p91-97

Abstract

Intention of activity of this Pengabdian pada Masyarakat (PKM) is to conduct activity of training and is adjacent of partner Industri Kecil Menengah (IKM) in developing the effort shallot fry. Partner during the time have run the effort shallot fry traditionally, yielded to be product to be sold to whole sale. Special goals to be got by partner are skilled way of making shallot fry which with quality evaluated from health side and competent sell. Owning knowledge and earn system applied of management marketing and its business activity, owning good packaging and also have permission legality of is effort. Efektivity and of optimalization of program through giving of training and adjacent in making of shallot fry, giving training of managemen of marketing, assisting to make packaging desain and manage permission legality is effort. Results of this activity indicate that partner very enthusiastic followed of training phase and is adjacent effort which is conducted. Partner feel to like because its effort permission of its fair to middling quality of goodness, its legality also have fufilled big sebagain so that partner feel balmy to run the effort. Ability to produce shallot fry to be expected increasing so that will push society create employment and improving economics and production.
PELATIHAN PEMBUATAN SARI KEDELAI REMPAH UNTUK PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI PANDEMI Covid-19 Wikandari, Prima Retno; Yuanita, Leny; Cahyaningrum, Sari Edi; Herdyastuti, Nuniek
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p155-160

Abstract

Coronavirus disease-19 (Covid-19) adalah penyakit yang memberikan resiko kematian yang sangat tinggi. Alternatif pencegahan adalah dengan konsumsi susu kedelai berempah karena dapat meningkatkan imun dan kaya antioksidan. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) memberikan pengetahuan tentang Covid-19 dan cara penanggulangannya, (2) memberikan keterampilan pembuatan sari kedelai berempah, dan (3) melakukan sosialisasi produk kepada masyarakat oleh peserta latih. Metode pelatihan dilakukan secara daring dan diunggah melalui youtube https://youtu.be/mb_6H2biczA, dilanjutkan praktek mandiri dan sosialisasi produk hasil praktek mandiri kepada masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peserta latih memberikan respon bahwa materi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pembuatan sari kedelai adalah penting dan cara penyajiannya sangat menarik. Sebanyak 86.7 % peserta menyatakan bahwa materi adalah baru, dan 60% peserta menjawab akan mempraktekkan hasil pelatihan. Satu orang peserta telah mampu menginisiasi tetangganya untuk berwirausaha dan telah menerima pesanan. Sebanyak 86.7 % peserta latih telah melakukan sosialisasi kepada keluarga (46.7%), tetangga (33.3%) dan teman kantor  (13.3%). Tanggapan peserta sosialisasi terhadap  produk sari kedelai rempah menyatakan suka (46.7%) sampai sangat suka (53.3%), Respon peserta sosialisasi menyatakan bahwa mereka menyatakan kegiatan ini cukup manfaat (33.3%) hingga sangat manfaat (66.7%) dan 100 % berkeinginan untuk mengetahui pembuatan sari kedelai rempah.Kata Kunci: Covid-19, imunitas, sari kedelai berempah, pelatihan