Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains

Mobile learning bermuatan science, technology, engineering, mathematics (stem) sebagai upaya peningkatan literasi digital Muhammad Aqmal Nurcahyo; Dessy Setyowati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v10i2.3187

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran daring saat ini menjadi sebuah fenomena baru bagi sekolah, karena guru dan siswa diharuskan untuk berkomunikasi secara virtual. Hal ini tentunya perlu penguasaan literasi digital agar terjadi proses pengolahan dan penyampaian informasi yang tepat. Pelaksanaan pembelajaran virtual ini menuntut siswa agar dapat belajar mandiri di rumah. Inovasi dalam pembelajaran virtual yang dilakukan dapat menggunakan modul pembelajaran digital melalui penerapan mobile learning. Mobile learning dapat dimanfaatkan siswa sebagai sarana belajar di rumah karena dapat diakses sendiri melalui telepon pintar. Mobile learning yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran dapat berbentuk modul digital yang di dalamnya memuat materi ajar berbasis penerapan model pembelajaran Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM). STEM dapat menjadi sebuah alternatif pembelajaran agar siswa dapat belajar secara mandiri di rumah dengan memanfaatkan teknologi digital yang dimilikinya.Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan mobile learning berupa modul digital bermuatan STEM yang layak pada materi IPA SD agar siswa dapat belajar secara mandiri. Penelitian pengembangan ini menggunakan pengembangan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Adapun hasil validasi pengembangan modul digital oleh para ahli yaitu validasi materi sebesar 94 % dengan kategori sangat valid, validasi media sebesar 85 % dengan kategori cukup valid, dan validasi praktisi pendidikan sebesar 93 % dengan kategori sangat valid. Selain itu, hasil angket respon siswa juga memperoleh persentase sebesar 72 % dengan kategori baik. Hal ini menunjukan bahwa hasil pengembangan produk dan respon oleh siswa berada pada kategori baik. Penggunaan mobile learning berbentuk modul digital bermuatan STEM ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital serta pola belajar mandiri siswa.