Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

STUDI TENTANG PERENCANAAN TAPAK DAN ANALISIS PENGARUH LEBAR JALAN TERHADAP LUAS DAN HARGA JUAL KAPLING PADA BEBERAPA PERUMAHAN DI SURABAYA Kwanda, Timoticin; Wijaya, Silvi Vironica; Chandra, Herry Pintardi
DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment Vol 30, No 1 (2002): JULY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.509 KB) | DOI: 10.9744/dimensi.30.1.

Abstract

Residential site planning consists of planning concept, land use planning, streets planning and lots division principles. The most important element in site planning is street because it influences the area and the price of lots. This research will discuss about site planning and the influence of the width of street towards the area and the price of lots. The sampling technic used is purposive sampling in which the samples are Graha Family, Citra Raya, Pakuwon Indah and Laguna Indah housing. The data collecting technic used interview and site plan that are gained from the developers. The data analysis technic used a correlation and anova with the 10th version of SPSS program. Descriptive analysis result shows that the plamning concept that is used by the four housing is PUD (Plan Unit Development). The biggest percentage of land use for streets is 25 %, located at Laguna Indah housing, and the minimum is 20% that is located at Citra Raya housing. The application of street hierarchy at Citra Raya housing is relative better than the other. The most use of road pattern among those four housing is grid, that is 48,21%, and the least is culdesac, that is 5,91%. Laguna Indah housing provides the most numerous standard lots, that is 78,49% and the least is Graha Family, that is 59,6%. Lots orientation of those four housing mostly facing south and north, that is 36,8% and 36,1%. The average of wider streest is at Laguna Indah housing, whereas the widest lots and the most expensive lots are at Graha Family housing. The result of correlation analysis found that street width has an effect on lots width and lots market price for those four housing. Whereas the anova test shows that there are significant differences from the four housing toward the width of the street, the width of the lots, market price per-meter sguare and the lot's market price variables. Abstract in Bahasa Indonesia : Perencanaan tapak perumahan terdiri dari konsep perencanaan, tata guna lahan, perencanaan jalan dan prinsip pembagian kapling. Elemen yang sangat penting dalam perencanaan tapak adalah jalan, karena sangat berpengaruh terhadap luas dan harga jual kapling. Penelitian ini membahas tentang perencanaan tapak dan pengaruh lebar jalan terhadap luas dan harga jual kapling perumahan. Dengan teknik sampling yaitu purposive sampling maka sampel perumahan yang diteliti adalah Graha Famili, Citra Raya, Pakuwon Indah dan Laguna Indah. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan rencana tapak yang diperoleh dari pengembang. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah korelasi dan anova dengan program SPSS Versi 10. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa konsep perencanaan yang dipergunakan oleh ke-empat perumahan adalah PUD (Plan Unit Development). Persentase lahan untuk jalan yang terbesar adalah 25 % yaitu terletak di perumahan Laguna Indah, dan yang terkecil terletak pada perumahan Citra Raya sebesar 20%. Penerapan hirarki jalan pada perumahan Citra Raya relatif lebih bagus dibandingkan dengan tiga perumahan lainnya. Pola jalan yang paling banyak diterapkan oleh ke-empat perumahan adalah grid yaitu 48,21% dan yang paling sedikit adalah culdesac yaitu 5,92%. Perumahan Laguna Indah paling banyak menyediakan kapling standar yaitu 78,49%, dan paling sedikit pada perumahan Graha Famili yaitu 59,6%. Orientasi kapling terbanyak pada ke-empat perumahan menghadap selatan dan utara yaitu 36,8% dan 36,1%. Rata-rata lebar jalan yang lebih besar berada di perumahan Laguna Indah, sedangkan rata-rata luas kapling terbesar dan harga jual kapling termahal berada di perumahan Graha Famili. Dari hasil analisis korelasi menunjukkan adanya pengaruh antara lebar jalan dengan luas kapling dan harga jual kapling pada ke-empat perumahan. Sedangkan dari uji anova menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari ke-empat perumahan terhadap variabel lebar jalan, luas kapling, harga jual kapling per-m2 dan harga jual kapling. Kata kunci: konsep perencanaan perumahan, tata guna lahan, perencanaan jalan, prinsip pembagian kapling, lebar jalan, luas kapling, harga jual kapling.
MODEL FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Desyllia, .; Chendra, Fibbie; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi dapat didefinisikan sebagai terlewatnya batas waktu penyelesaian proyek dari waktu yang telah ditentukan dalam kontrak, atau dari waktu yang disetujui oleh pihak-pihak yang terkait dalam penyelesaian suatu proyek. Keterlambatan proyek akan menyebabkan pembengkakan biaya serta hilangnya peluang untuk mengerjakan proyek yang lain. Oleh karena itu, perlu mengetahui faktor-faktor penyebab dan dampak keterlambatan proyek. Faktor penyebab keterlambatan proyek disebabkan oleh kontraktor, pemilik proyek, konsultan, dan faktor eksternal. Dampak keterlambatan proyek dapat diindikasi menggunakan indikator biaya, waktu, dan pembayaran yang terlambat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan sampel sebanyak 150 orang responden. Data kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan Confirmatory Analysis Factor. Dari hasil pengujian, dapat diketahui bahwa dari keempat variabel yang digunakan untuk mengukur faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek konstruksi di Surabaya, pihak Kontraktor adalah variabel yang memiliki pengaruh terbesar dengan nilai direct-effect sebesar 0,996. Dua variabel lainnya, yaitu pihak Konsultan dengan nilai direct-effect sebesar 0,043 dan Faktor Eksternal dengan nilai direct-effect sebesar 0,042 memiliki pengaruh yang positif kurang signifikan terhadap Keterlambatan Proyek. Sementara pihak Pemilik Proyek dengan nilai direct-effect sebesar -0,008 tidak memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keterlambatan Proyek.
FAKTOR YANG MENENTUKAN BIAYA KUALITAS PRODUK PERUMAHAN Matulatan, Ryan; Gozaly, Prayogo; Chandra, Herry Pintardi; Ratnawidjaja, Soehendro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Kualitas adalah kesesuaian dengan tujuan atau manfaat suatu produk. Bagi para perusahaan kontraktor masing-masing terus berlomba-lomba dalam memberikan kualitas terbaik kepada konsumen, juga tetap mendapatkan laba dari produk yang dihasilkan. Diperlukannya strategi manajemen yang matang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apa faktor-faktor yang mempengaruhi biaya kualitas. Dimana biaya kualitas tersebut terbagi menjadi beberapa sub-bagian (Prevention Cost, Appraisal Cost, Internal Failure Cost, dan External Failure Cost) yang memiliki pengaruh masing-masing terhadap biaya kualitas. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan sampel sebanyak 80 orang responden. Data kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, serta Confirmatory Analysis Factor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Biaya Kualitas. Diantara keempat variabel tersebut, Biaya Kegagalan Internal (Internal Failure Cost) memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap Biaya Kualitas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PERUMAHAN SKALA KECIL DI SURABAYA DAN SEKITARNYA Gosal, William; Setiawan, Kevin; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi menyebabkan permintaan akan rumah menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar, khususnya di daerah Surabaya dan sekitarnya. Peneliti ingin mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi harga perumahan skala kecil di Surabaya dan sekitarnya serta seberapa besar pengaruhnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan cara membagi kuisioner kepada developer perumahan khususnya didaerah Surabaya dan sekitarnya. Analisis data merupakan analisis faktor konfirmatori dengan menggunakan metode partial least square (PLS). Hasil penelitian menyimpulkan faktor yang paling berpengaruh adalah biaya, channel member, dan diikuti oleh konsumen. Faktor yang kurang berpengaruh adalah persaingan dan diikuti tujuan perusahaan.
ANALISIS INVESTASI HUNIAN KOS DI DARMO PERMAI SELATAN Yuwono, Nicko Vincent; Chandra, Herry Pintardi; Ratnawidjaja, Soehendro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Seiring dengan kesadaran bahwa uang adalah kebutuhan manusia yang penting namun nilainya akan menurun akibat inflasi. Oleh karena tu, untuk mempertahankan kesejahteraan, perlu dilakukan investasi terhadap uang yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa investasi terhadap sebuah hunian Kos di perumahan Darmo Permai Selatan dengan metode Net Present Value. Sebelum dapat melakukan analisa investasi harus dilakukan analisa pemasaran, desain produk hunian kos, dan perhitungan Net Present Value. Analisis pemasaran dilakukan dengan analisis deskriptif dari kuesioner, desain produk dengan pembuatan desain, potongan, tampak hingga anggaran biaya. Setelah itu dilakukan analisa mengenai biaya – biaya apa saja yang berpengaruh dalam perhitungan investasi seperti biaya pembangunan hunian, pembelian tanah, perpajakan, pembelian perabotan hingga biaya operasional kos. Penelitian diakhiri dengan analisis Net Present Value untuk menentukan kelayakan pelaksanaan investasi, apabila hasil NPV bernilai postif berarti investasi layak untuk dilaksanakan dan sebaliknya. Dari hasil penelitian, berdasarkan beberapa asumsi yang digunakan, investasi ini menghasilkan nilai NPV yang positif. Hal ini berarti bahwa investasi hunian kos ini layak untuk dilaksanakan.
STUDI KASUS PENERAPAN KONSERVASI AIR PADA PERUMAHAN PT X Susanto, David; Kahana, Ryan Ega; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Perumahan menghasilkan limbah cair domestik yang pada umumnya langsung dibuang ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu sehingga mengakibatkan pencemaran sungai. Dengan meningkatnya konsumsi air dan banyaknya pencemaran sungai maka akan terjadi kelangkaan air bersih. Diperlukan upaya konservasi air pada perumahan untuk menjaga sumber air agar tetap terlindungi. Saat ini perumahan PT. X telah menerapkan konservasi air melalui wastewater treatment. Pada penelitian ini akan diteliti tentang penerapan wastewater treatment dan upaya penerapan rainwater harvesting pada perumahan. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisa data deskriptif dari sumber data yang berasal dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan manfaat dari penerapan konservasi air wastewater treatment pada perumahan PT. X adalah kesiapan dari Peraturan Daerah Kota Surabaya No 7 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah Kota Surabaya No 2 Tahun 2004, menciptakan lingkungan yang hijau, dan pengurangan polusi air. Sedangkan penerapan konservasi air rainwater harvesting menghasilkan kapasitas bak penampung untuk rumah tipe celinda, michelia dan senna sebesar 3 m3, 3.6 m3, 4,8 m3 dan waktu pengembalian investasi rainwater harvesting sebesar 10 tahun, 9 tahun, 8 tahun.
KEPERCAYAAN SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR KEPUASAN KERJA UNTUK MENCAPAI KEBERHASILAN PROYEK PERUMAHAN Ondy, Michael Prayitno; Oei, James Wijaya; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang paling dominan dalam membetuk kepercayaan diantara competence trust, integrity trust dan intuitive trust dan untuk mengetahui pengaruh hubungan kepercayaan terhadap kesuksesan proyek dengan menggunakan kepuasan kerjasama sebagai mediator. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan kontraktor yang telah mengerjakan atau menyelesaikan proyek di wilayah Surabaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden, yang terdiri dari 23 owner (pemilik proyek) dan 17 orang kontraktor (pelaksana proyek). Analisis data dilakukan dengan bantuan software IBM SPSS 20 dan Smart PLS. Dari ketiga variabel yang membentuk variabel Trust (X), dapat disimpulkan bahwa model yang paling dominan dalam membentuk kepercayaan dalam pelaksanaan proyek adalah Integrity Trust, dengan mean loading factor sebesar 0,8402. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Trust memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kesuksesan Proyek dengan menggunakan Kepuasan Kerjasama sebagai mediator, dimana koefisiensi pengaruh tidak langsung dari Trust ke Kepuasan Kepuasan Kerjasama dan ke Kesuksesan Proyek, yaitu sebesar 0,5745 (57,45%), lebih besar dibandingkan dengan pengaruh langsung dari Trust ke Kesuksesan Proyek, yaitu sebesar 0,3390 (33,90%).
ANALISA KELAYAKAN INVESTASI ASPHALT MIXING PLANT Yonathan, Raymond Alexander; Christian S, Jonathan Giovanni; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Proyek konstruksi merupakan proses dimana rencana/desain dan spesifikasi para perencana dikonversikan menjadi struktur dan fasilitas fisik. Dalam setiap proyek yang dikerjakan, pasti dibutuhkan suatu alat. Beberapa perusahaan kontraktor memilih untuk membeli alat sebagai pilihan untuk berinvestasi. Dalam penelitian ini, akan dibahas mengenai kelayakan investasi peralatan yang berkaitan dengan pekerjaan pengaspalan jalan, yaitu Asphalt Mixing Plant. Metode analisa kelayakan yang akan digunakan adalah metode Net Present Value. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan investasi dari Asphalt Mixing Plant.
STUDI TENTANG PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP KEBERHASILAN BANGUNAN HIJAU Minawati, Retno; Lumanto, Lydia Octavia; Chandra, Herry Pintardi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pemangku kepentingan memiliki pengaruh terhadap suatu proyek, sehingga proyek harus dikelola dari pandangan semua pemangku kepentingan, tidak hanya owner dan kontraktor. Dengan adanya kesamaan pandangan dan dukungan dari pemangku kepentingan maka diharapkan dapat mencapai keberhasilan dari proyek bangunan hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peranan pemangku kepentingan dalam mempengaruhi keberhasilan perwujudan bangunan hijau dan model yang berkaitan dengan keberhasilan bangunan hijau dan pemangku kepentingan. Penelitian tentang peran pemangku kepentingan terhadap keberhasilan bangunan hijau ini dilakukan di wilayah Indonesia dengan cara penyebaran kuisioner yang ditujukan kepada kontraktor, konsultan, pemerintah, supplier, dan pemerhati lingkungan. Selanjutnya semau kuisioner yang berhasil terkumpul dianalisis secara statistik, dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM), dan menggunakan program AMOS dan SPSS. Dari hasil analisis didapatkan bahwa peran pemangku kepentingan yang paling berpengaruh terhadapa keberhasilan bangunan hijau adalah dampak pemangku kepentingan.
RELEVANSI KOMPETENSI ALUMNI PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS KRISTEN PETRA DALAM DUNIA KERJA Anggradinata, Indrawan; Dennis, Williams; Chandra, Herry Pintardi; ., Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pendidikan tinggi saat ini harus berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa relevan faktor-faktor kompetensi meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang didapatkan dari perkuliahan Teknik Sipil Universitas Kristen Petra dengan kebutuhan yang ada di dunia kerja serta mengetahui perbedaan persepsi berdasarkan peran responden (kontraktor dan konsultan) dan pengalaman kerja responden (dibawah 5 tahun, 5 sampai 10 tahun, diatas 10 tahun). Penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner yang ditujukan kepada alumni Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra yang berperan sebagai kontraktor dan konsultan yang terlibat secara langsung dalam suatu proyek konstruksi. Selanjutnya semua kuesoiner yang berhasil terkumpul dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis Independent Sample T-test, dan one way Analysis of Variance (ANOVA) dengan program SPSS. Dari hasil analisis didapatkan bahwa faktor kompetensi yang paling relevan antara kurikulum pendidikan Teknik Sipil Universitas Kristen Petra dengan kebutuhan dunia kerja secara total adalah “Detail Tulangan” untuk aspek pengetahuan. Untuk aspek keterampilan, subvariabel terbesar adalah “Mampu menjadi pembelajar mandiri dalam mengikuti perkembangan ilmu teknik sipil”. Untuk aspek sikap, subvariabel tertinggi adalah “Experience”. Selain itu dari hasil analisis, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan persepsi berdasarkan peran dan pengalaman responden.