Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DAN PIJAT ENDORPHIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI Dyah Ayu Wulandari; Dewi Mayangsari; Sawitry .
Jurnal Kebidanan VOLUME 11. No.02, Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v11i02.349

Abstract

ABSTRAKASI adalah sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan padat, manfaat ASI akan sangat meningkat bila bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupannya. Fenomena yang dijumpai saat ini adalah cakupan ASI yang semakin hari semakin menurun dengan berbagai factor penyebabnya.Pijat oksitosin merupakan salah satu upaya memperlancar produksi ASI dengan mekanisme mampu memicu pengeluaran prolaktin dan oksitosin yang merupakan hormon yang diperlukan untuk mengeluarkan ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pijat endorphin terhadap kelancaran ASI. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperiment pada 30 responden dibagi menjadi 2 kelompok intervensi. Statistik parametric yang digunakan untuk menguji perbedaan hasil yang dimiliki oleh kedua kelompok intervensi adalah uji independent test. Hasil Penelitian menunjukkan nilai rerata kelancaran ASI pada kelompok intervensi pijat oksitosin  661.20 dan pada kelompok intervensi pijat endorphin 598.60, dengan p value 0.454  > 0.05, yang bermakna tidak ada perbedaan kelancaran produksi ASI pada kedua kelompok intervensi., sehingga dapat disimpulkan intervensi pijat oksitosin dan pijat endorphin sama-sama berpengaruh untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI.Kata kunci: pijat oksitosin, kelancaran ASITHE EFFECT OF OXYTOCIN MASSAGE ON BREAST MILK PRODUCTION OF POSTPARTUM MOTHERSABSTRACTBreast milk is the main source of nutrition for babies who have not been able to digest solid food, the benefits of breast milk will greatly increase if the baby is only given breast milk for the first 6 months of life. The phenomenon that is currently found is that the coverage of breast milk is increasingly decreasing with various factors causing it. Oxytocin massage is one of the efforts to expedite milk production with a mechanism capable of triggering the release of prolactin and oxytocin which is a hormone needed to excrete milk. The purpose of this study was to determine the effectiveness of oxytocin massage for smooth milk. This research method uses quasi experiment in 30 respondents divided into 2 intervention groups. Parametric statistics used to test the differences in the results of the two intervention group are the independent test. The results showed the mean value of smoothness of breast milk in the intervention group after being given oxytocin massage 661.20 and in the intervention group given endorphin massage 598.60, with p value 0.454> 0.05, which means there was no difference in the smoothness of breast milk in the two intervention group, equally influential to increase the smooth production of breast milkKeyword: Oxytocin Massage, Milk Production
Topical Application of Olive Oil and Aloe Vera Gel on Pregnant Women's Striae Gravidarum Intanwati Intanwati; Dyah Ayu Wulandari; Fauziah Winda Gurnita
JURNAL KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v12i1.7780

Abstract

One of the physical changes that often occur in 50-90% of pregnant women is the appearance of striae gravidarum. Striae gravidarum is caused by stretching of the skin during pregnancy.  The impact is a decrease in confidence, itchy, hot, and dry sensations, and cause emotional distress that can interfere with pregnancy. Olive oil and Aloe vera gel are good natural ingredients for skincare. The purpose of this study was to find out the effectiveness of the topical application of Olive oil and Aloe vera gel against the incidence of pregnant women’s striae gravidarum in the Working Area of Puskesmas Kedungmundu 2020. This research was a quantitative study with a quasi-experiment control group design with pretest-posttest. Sampling techniques use purposive sampling. The results of bivariate olive oil analysis with the Wilcoxon test showed P-value (0.647 α 0.05), so there was no effect of topical application of olive oil on the incidence of striae gravidarum.  The results of bivariate analysis of Aloe vera gel with Wilcoxon test showed a P-value (0.642 α 0.05), so there was no effect of topical application of Aloe vera gel on the incidence of striae gravidarum. Based on the Independent Test T-Test the difference between the two groups pre-post obtained P-value (1 α 0.05), then there was no difference in the effectiveness of the topical application of olive oil and aloe vera gel to the incidence of striae gravidarum in pregnant women in The Region of Puskesmas Kedungmundu 2020.
Effleurage Technical Applications As The Management Of Pain Labor In Bidan Praktik Mandiri Tembalang District Dyah Ayu Wulandari; Vita Triani Adhi Putri
Health Notions Vol 1, No 4 (2017): October-December
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.94 KB) | DOI: 10.33846/hn.v1i4.67

Abstract

-
Mutu Pelayanan dan Komunikasi Teraupetik yang Baik Meningkatkan Kepuasan Pasien Pengguna BPJS Kesehatan di RSI NU Demak Dyah Ayu Wulandari; Nadhifah Nadhifah
Jurnal SMART Kebidanan Vol 4, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.912 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v4i2.134

Abstract

Berdasarkan data jumlah pasien rawat inap di RS Islam Nahdlatul Ulama Demak yang menggunakan BPJS Pasien kelas 3 pada tahun 2014 sebanyak 1.117 pasien. Pada tahun 2015 mengalami peningkatan menjadi 2.032 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan dan komunikasi terapeutik tenaga kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien kelas III rawat inap pengguna BPJS Kesehatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pasien peserta BPJS Kesehatan yang dirawat di Instalasi Rawat Inap Kelas III estimasi / rata-rata dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2016 berjumlah 95 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil Penelitian  yaitu ada hubungan mutu pelayanan tenaga kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien kelas III rawat inap pengguna BPJS Kesehatan. Ada hubungan komunikasi terapeutik tenaga kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien kelas III pengguna BPJS Kesehatan. Saran bagi instansi kesehatan agar meningkatkan mutu pelayanan dan komunikasi terapeutik tenaga kesehatan pasien kelas III rawat inap pengguna BPJS kesehatan Di RSI Nahdlatul Ulama Demak dengan memberikan pelatihan / workshop kepada tenaga kesehatan secara menyeluruh sehingga semua tenaga kesehatan menjadi lebih tahu tentang cara meningkatkan mutu pelayanan di RS tersebut.  Kata kunci: Mutu pelayanan; komunikasi terapeutik; tingkat kepuasan pasien  QUALITY OF SERVICE AND GOOD THERAPEUTIC COMMUNICATIONS IMPROVE THE SATISFACTION OF  HEALTH BPJS PATIENTS IN RSI NU DEMAK ABSTRACT Based on the data on the number of inpatients in hospital Nahdlatul Ulama Islam Demak BPJS Patients who use grade 3 in 2014 as many as 1,117 patients. In 2015 increased to 2,032 patients.  To determine the correlation Service Quality and Therapeutic Communication Health Workers With Patient Satisfaction Level Class III Inpatient Users BPJS. Design correlation with research using cross sectional approach. The patient population treated BPJS participants in Inpatient Class III estimated / average from January to August 2016 amounted to 95 patients. The sample in this research is class III inpatients users BPJS total of 77 respondents. The sampling technique uses accidental sampling. There is a correlation between quality of service and patient satisfaction level III class inpatient BPJS users. There is correlation between communication therapeutic and patient satisfaction level grade III users BPJS. Health institutions in order to improve the quality of care and therapeutic communication of health personnel of class III inpatient users health BPJS In RSI Nahdlatul Ulama Demak by providing training / workshop for health workers so completely that all health professionals become more knowledgeable about how to improve the quality of service in the hospital. Keywords: Quality of service; therapeutic communication;  patient satisfaction 
Hubungan Peran Keluarga dan Religiusitas dengan Perilaku Seks Pra Nikah pada Remaja dyah ayu wulandari; welia rahmawati
Jurnal SMART Kebidanan Vol 4, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.174 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v4i1.16

Abstract

Latar Belakang : Hasil survei dari Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam Dakosta dkk (2014) terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 menunjukkan, 97% dari responden pernah menonton film porno, 93,7% pernah ciuman, petting, dan oral seks, serta 62,7% remaja yang duduk di bangku SMP pernah berhubungan intim, dan 21,2% siswi pernah menggugurkan kandungan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan religiusitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMA Muhammadiyah Kudus Kelas XI Tahun Ajaran 2016 / 2017 sebanyak 104 siswa. Besar sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 83 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proportionet Stratified Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian : Peran keluarga sebagian besar adalah baik sebanyak 55 responden (66,3%). Religiusitas sebagian besar adalah baik sebanyak 65 responden (78,3%). Perilaku seks pranikah sebagian besar adalah ringan sebanyak 80 responden (96,4%). Ada hubungan peran keluarga dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Ada hubungan religiusitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Saran : Pihak sekolah dapat bekerjasama dengan instasi kesehatan untuk memberikan penyuluhan mengenai informasi atau bahaya perilaku seks pranikah pada remaja dengan tujuan pembentukan konsep diri remaja yang baik dalam menanggapi fenomena-fenomena negatif  keremajaan, seperti pendalaman pengetahuan tentang bahaya seks bebas, pendidikan tentang bagaimana mengambil keputusan yang baik dalam menghadapi berbagai macam masalah keremajaan.
Brain Gym dapat Meringankan Nyeri Dismenore Dyah Ayu Wulandari; Anisatul Muawanah
Jurnal SMART Kebidanan Vol 5, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.906 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v5i1.142

Abstract

Menstruasi merupakan perubahan fisiologis pada wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Periode ini penting dalam hal reproduksi, biasanya terjadi setiap bulan antara remaja sampai menopause. Prevalensi kejadian dismenore terjadi hampir pada semua wanita. Dengan rata-rata lebih dari 50% wanita disetiap Negara mengalami dismenore. Pada umumnya 50-60% wanita diantaranya memerlukan obat-obatan analgesik dan beberapa terapi untuk mengatasi dismenore. Ada berbagai cara atau metode yang digunakan untuk mengalihkan perhatian terhadap rasa nyeri yang dialaminya, antara lain: distraksi visual, distraksi pendengaran,distraksi pernafasan, tehnik pernafasan, imajinasi terbimbing, distraksi intelektual salah satunya adalah brain gym. Brain gym merupakan sebuah senam yang tujuan utamanya untukmempertahankan kesehatan otak dengancara melakukan gerakan badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh Brain Gym terhadap nyeri dismenore pada mahasiswa DIII Keperawatan STIKes Karya Husada Semarang. Quasi Eksperimental dengan rancangan one group pre and post test. Jumlah sampel 38 responden. dan analisis yang digunakan adalah Wilcoxon. diperoleh rerata sebelum sebesar 3.26 dan sesudah 5.92. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test  dengan nilai p = 0,000, <α (0,05). Ada pengaruh Brain Gym terhadap penurunan nyeri dismenore pada mahasiswi D III Keperawatan Tingkat 1 STIKes Karya Husada Semarang.Kata kunci            :   Brain Gym dan Dismenore
Perilaku Sadari (Periksa Payudara Sendiri) pada Mahasiswa Tingkat II Prodi DIII Kebidanan di STIKes Karya Husada Semarang Dyah Ayu Wulandari; Lestari Puji Astuti; Martina Dewi Megasari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.937 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.58

Abstract

Latar Belakang : SADARI merupakan salah satu langkah deteksi dini untuk menemukan adanya kelainan pada payudara sehingga dengan pemeriksaan payudara sendiri maka kemungkinan adanya perubahan atau kelainan pada payudara diharapkan bisa dideteksi secara dini dan prognosisnya akan lebih baik lagi jika dilakukan pengobatan lebih awal. Tujuan : Mengeksplorasi perilaku SADARI pada mahasiswa tingkat II Prodi D III Kebidanan di STIKES Karya Husada Semarang tentang pengetahuan SADARI, keteraturan pelaksanaan SADARI, teknik melakukan SADARI, hambatan melakukan SADARI. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Jumlah partisipan 3 mahasiswa tingkat II prodi D III Kebidanan yang pernah melakukan SADARI di STIKES Karya Husada Semarang. Hasil : Pengetahuan mahasiswa tentang SADARI sudah baik. Keteraturan mahasiswa dalam melaksanakan SADARI masih belum teratur setiap bulan serta melakukan SADARI ketika mengingatnya saja. Teknik SADARI mahasiswa sudah baik, memeriksa dari payudara sampai ketiak, jika ada kelainan segera memeriksakannya. Hambatan dalam melakukan SADARI yaitu sering lupa, solusi yang dilakukan yaitu membuat pengingat atau agenda. Kata Kunci : Perilaku;  SADARI  PHENOMENOLOGY STUDY OF BSE (BREAST SELF EXAMINATION) BEHAVIOUR ON STUDENTS LEVEL II OF DIPLOMA III OF MIDWIFERY AT KARYA HUSADA HEALTH SCIENCE COLLEGE SEMARANG ABSTRACT Background : BSE is one of methods early detection to find any abnormalities in the breast so that the breast self examination the possibility of changes or abnormalities in the breast are expected to be detected early and the prognosis would be better if done early treatment. Purpose : To explore the BSE behaviour on students level II of Diploma III of Midwifery at Karya Husada Health Science College Semarang, the regularity of the implementation of the BSE, techniques perform BSE, barriers perform BSE. Method : The research used qualitative method with phenomenological approach. The data collection techniques with in-depth interviews. Number of participants 3 sophomore II Program DIII Midwifery ever perform BSE in STIKES Karya Husada Semarang. Result : The results of in-depth interviews in participants obtained information about Student knowledge about BSE has been good. Regularity of students in conducting BSE is still not regularly perform breast self-exam every month and when remembering it. BSE engineering students has been good, checking of the breast to the armpit, if there is any abnormality checked immediately. Barriers to BSE that is often forgotten, solutions do is make a reminder or agenda. Keywords : Behavior;  BSE
MINUMAN JAHE HANGAT UNTUK MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS NALUMSARI JEPARA Dyah Ayu Wulandari; Dwi Kustriyanti; Rofiatul Aisyah
Jurnal SMART Kebidanan Vol 6, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.85 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v6i1.246

Abstract

Emesis gravidarum merupakan mual muntah yang terjadi selama kehamilan. Mual terjadi pada pagi hari, tetapi ada yang timbul malam hari. Data di Jawa Tengah keluhan mual muntah pada ibu hamil mencapai 40-60% dari total kehamilan. Rasa mual pada awal kehamilan dapat dikurangi dengan menggunakan terapi komplementer antara lain dengan memberikan minuman jahe hangat. Pemberian minuman jahe efektif dalam mengatasi mual muntah ibu hamil trimester I. Keunggulan jahe adalah kandungan minyak atsiri yang mempunyai efek menyegarkan dan memblokir reflek muntah, sedang gingerol dapat melancarkan darah dan saraf bekerja dengan baik.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman jahe hangat terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Nalumsari Jepara. Metode : Quasy Eksperiment dengan pendekatan Control Group Pre-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil di Puskesmas Nalumsari Jepara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling sehingga besar sampel adalah 50 responden. Uji analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil : Uji Mann Whitney mendapatkan nilai p 0.000. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian minuman jahe hangat terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Nalumsari Jepara. Kata Kunci: jahe; emesis gravidarum
MENGURANGI KECEMASAN PADA MASA KEHAMILAN TM III DENGAN METODE ACCUPRESSURE DEPRESSION POINTS Dyah Ayu Wulandari; Meika Jaya Rockhmana; Adelina Cahyaningrum
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.02, DESEMBER 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i02.479

Abstract

ABSTRAKAdaptasi fisik dan psikis kehamilan trimester III secara fisiologis dapat menimbulkan kecemasan ibu hamil. Adanya kecemasan pada ibu hamil trimester III dapat menyebabkan komplikasi ibu dan janin saat kehamilan, persalinan bahkan nifas. Terapi acupressure merupakan natural terapi dengan cara menekan acupoint  untuk merelaksasi tubuh, melancarkan sirkulasi darah serta memberikan rasa tenang dan nyaman. Acupoint KID 27 dan CV 17 adalah titik yang berhubungan dengan kecemasan, agitasi, penyimpangan kelenjar tiroid, keseimbangan tubuh dan pusat jantung. Penekanan pada titik ini menyeimbangkan kadar hormon tiroid dan mengatasi gangguan kecemasan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh acupressure depression points terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian pre-experimental One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan Bulan Februari-Agustus 2021. Populasi penelitian ibu hamil trimester III yang melakukan ANC bulan Juni 2021 dengan keluhan kecemasan. Sampel penelitian 22 ibu hamil trimester III dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PRAQ-R2. Analisa data univariat dan bivariat (Uji Wilcoxon) Hasil: Hasil analisa statistik dengan uji Wilcoxon diperoleh nilai P-value 0,000 pada tingkat kecemasan. Kesimpulan: Acupressure depression points berpengaruh terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Semarang.Kata kunci: kecemasan, ibu hamil trimester IIIREDUCE ANXIETY IN PREGNANT MOTHER TRIMESTER III WITH ACCUPRESSURE DEPRESSION POINTS METHODABSTRACTPhysical and psychological adaptation of the third trimester of pregnancy can physiologically cause anxiety for pregnant women. The existence of anxiety in third trimester pregnant women can affect the quality of sleep which causes maternal and fetal complications during pregnancy, delivery and even postpartum. Acupressure therapy is a natural therapy by pressing the acupoints to relax the body, improve blood circulation and provide a sense of calm and comfort. Acupoints KID 27 and CV 17 are points associated with anxiety, agitation, thyroid disorders, body balance and heart centers. Emphasis on this point balances thyroid hormone levels and treats anxiety disorders thereby improving sleep quality. Objective: to determine the effect of acupressure depression points on the level of anxiety and sleep quality of pregnant women in the third trimester. Methods: This type of research is quantitative with pre-experimental research method One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted in February-August 2021. The study population was pregnant women in the third trimester who performed ANC in June 2021 with complaints of anxiety. The study sample was 22 pregnant women in the third trimester with purposive sampling technique. The research instrument used the PRAQ-R2. Analysis of univariate and bivariate data (Wilcoxon test) Results: The results of statistical analysis using the Wilcoxon test obtained a P-value of 0.000 on anxiety levels. Conclusion: Acupressure depression points have an effect on the level of anxiety of pregnant women in the third trimester at Semarang.Keyword: Anxiety, Pregnant Women In The Third Trimester 
Perbedaan Efektivitas Antara Pemberian Jus Tomat dengan Jus Jambu Biji Merah terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Hilir Heni Wijayanti; Dyah Ayu Wulandari; Mariam Melyani
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i2.347

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu keadaan di mana kadar hemoglobin dalam darah di bawah normal. Sebagian besar anemia adalah anemia defisiensi zat besi (Fe) yang dapat disebabkan oleh konsumsi zat besi yang kurang dari makanan.Tomat dan jambu biji merupakan buah yang mengandung vitamin C dan zat besi tinggi yang bermanfaat jika dikonsumsi ibu hamil. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jus tomat dan jus jambu biji merah terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Metode : Penelitian kuantitatif dengan metode quasy experimental two group pre-post test design. Sampel sebanyak 32 responden dengan teknik non probalility sampling. Analisis data menggunakan uji Independent-T Test. Hasil : Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian jus tomat dan jus jambu biji merah terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III. Uji Independent-T Test menunjukkan p-value 0,000 (<0,05) dengan nilai rerata kelompok jus tomat sebelum dan sesudah intervensi sebesar 1,10 sedangkan kelompok jus jambu biji merah juga menunjukkan peningkatan rerata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi sebesar 1,86. Kesimpulan : Peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan pemberian jus jambu biji merah lebih efektif dibandingkan dengan pemberian jus tomat