Rusfita Retna
Politeknik Banjarnegara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KARAKTERISTIK AKSEPTOR VASEKTOMI DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGKOBAR KABUPATEN BANJARNEGARA Rusfita Retna; Ika Retno Wati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.875 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.213

Abstract

Salah satu strategi menurunkan fertilitas  adalah melalui penggunaan alat kontrasepsi. Prevalensi pemakaian kontrasepsi cenderung pada penggunaan alat kontrasepsi jangka  pendek dan hormonal. Rendahnya peran serta pria dalam penggunaan alat kontrasepsi masih perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui mengetahui karakteristik akseptor vasektomi di Puskesmas Karangkobar Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. instrument penelitian berupa checklist. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akseptor vasektomi dengan jumlah anak ≥ 2 sebanyak 34 orang (97,1 %) dan akseptor vasektomi dengan  usia  anak  terkecil  >2 tahun sebanyak 27 orang (77,1 %). Saran bagi pasangan usia subur hendaknya dapat merencanakan program keluarga berencana dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang bagi pria yaitu vasektomi.Kata Kunci : Akseptor, Vasektomi, Pria
Pengaruh Audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman Terhadap Faktor Yang Mempengaruhi Lama Persalinan Rusfita Retna; Reni Sumanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i1.431

Abstract

Lama persalinan yang melebihi batas normal dapat menyebabkan kesakitan pada ibu, persalinan macet dan komplikasi pada janin. Diperlukan startegi sebagai upaya meminimalisir komplikasi persalinan yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu. Tujuan untuk mengetahui pengaruh audio Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahmaan terhadap faktor yang mempengaruhi lama persalinan di Puskesmas Kabupaten Banjanegara. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan quasy eksperiment dan rancangan post test only control group design dan kualitatif melalui wawancara. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Kabupaten Banjarnegara dengan teknik sampling adalah consecutive sampling. Jumlah sample 30 responden, 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Analisa data dengan independent T-Test. Penelitian kualitatif dilakukan wawancara kepada 2 ibu bersalin kelompok kontrol, 2 ibu bersalin kelompok intervensi dan 2 bidan puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0,779 yang diartikan tidak ada pengaruh pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara lama persalinan pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian melalui metode kualitatif disebutkan bahwa factor yang mempengaruhi lama persalinan adalah  kecemasan dan harapan dalam manajemen persalinan yang mempengaruhi lama persalinan. Kata Kunci: lama persalinan; murotal al-qur’an; kecemasan; harapan The Effect of Koran Recitation Audio Surah Ar-Rahman on Influencing Factors of The Labor Length                                                                                   ABSTRACT Length of labor that exceeds normal limits can cause pain in the mother, obstructed labor and complications in the fetus. A strategy is needed as an effort to minimize childbirth complications that can cause maternal morbidity and mortality. The purpose of this study was to determine the effect of the audio of the Koran recitation audio Surah Ar-Rahman on the factors that affect the length of labor at Banjanegara District Health Center. This research method used quantitative with quasi experiment and post test only control group design and qualitative through interviews. The population was all mothers who gave birth at the Banjarnegara District Health Center with consecutive sampling technique. The number of samples were 30 respondents, 15 intervention groups and 15 control groups. Data analysis with independent T-Test. Qualitative research conducted interviews with 2 mothers in the control group, 2 in the intervention group and 2 midwives at Banjarnegara District Health Center. The results showed a p value of 0.779 which means that there was no effect on the intervention group and the control group. Based on the data analysis, it can be seen that there is no significant effect between the length of labor in the intervention group and the control group. The results of the study through qualitative methods stated that the factors that affect the length of labor are anxiety and expectations in labor management which affect the length of labor. Keywords: duration of labor; murotal al-qur'an; worry; hope
Studi Fenomenologi Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-59 Bulan di Kabupaten Banjarnegara Reni Sumanti; Rusfita Retna
Jurnal SMART Kebidanan Vol 9, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v9i1.589

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh multi-faktorial dan bersifat antar generasi. Permasalahan stunting umumnya dihubungkan dengan asupan gizi sebelumnya yang tidak baik. Dampak jangka panjangnya, anak akan mengalami penurunan kesehatan reproduksi, kapasitas kerja dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah, postur tubuh yang pendek saat dewasa serta mengalami penurunan produktivitas dan kapasitas kerja. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif  untuk mengetahui dan mengkaji faktor yang mempengaruhi stunting. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 7 responden, 5 ibu balita stunting sebagai informan utama, 1 orang kader dan 1 orang bidan sebagai triangulasi data. Analisis data kualitatif dideskripsikan dan dirangkum dari kata-kata dari hasil observasi atau pengamatan. Langkah-langkah analisis data kualitatif adalah mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis membaca keseluruhan data, menganalisis lebih detail, membuat kategori, membuat deskripsi dan tema-tema yang diperoleh kemudian disajikan dalam narasi/laporan kualitatif. Pola pemberian makan pada balita menjadi faktor paling kuat yang mempengaruhi kejadian stunting di Desa Kincang, Rakit, Banjarnegara. Pengetahuan tentang stunting ikut mempengaruhi kejadian stunting. Sebagian besar responden memberikan makanan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Masyarakat tidak  merasa anaknya mengalami masalah pertumbuhan karena anak terlihat sehat dan aktif, belum paham bahwa anak mengalami stunting dan belum mengetahui risiko stunting di kemudian hari. Kata kunci : pola asuh; gizi balita; stunting ABSTRACTStunting is a chronic nutritional problem caused by multi-factorial and intergenerational nature. The problem of stunting is generally associated with poor previous nutritional intake. The long-term impact is that children will experience a decline in reproductive health, work capacity and performance that is less than optimal during school, short stature as an adult and experience a decrease in productivity and work capacity. This research is a phenomenological study with a qualitative descriptive approach to identify and examine the factors that influence stunting. The number of samples used in this study amounted to 7 respondents, 5 mothers of stunting toddlers as the main informants, 1 cadre and 1 midwife as data triangulation. Qualitative data analysis is described and summarized from the words of the observations or observations. The steps of qualitative data analysis are processing and preparing data for analysis, reading the entire data, analyzing it in more detail, creating categories, making descriptions and themes obtained and then presenting them in a qualitative narrative/report. The feeding pattern of toddlers is the strongest factor influencing the incidence of stunting in Kincang Village, Rakit, Banjarnegara. Knowledge about stunting also affects the incidence of stunting. Most respondents provide food that is not in accordance with the nutritional needs of children. People do not feel that their children have growth problems because they look healthy and active, do not understand that children are stunted and do not know the risk of stunting in the future.  Keywords: parenting pattern; toddler nutrition; stunting
GAMBARAN KARAKTERISTIK KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS WANADADI I KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2014 Rusfita Retna; Umi Nur Fajri
Jurnal Ilmiah Medsains Vol 1 No 1 (2015): Edisi Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.435 KB)

Abstract

Angka kematian anak balita setiap tahun diperkirakan 4 juta dari 15 juta anak meninggal karena ISPA pada anak berusia di bawah 5 tahun. Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan ISPA yaitu umur, status gizi, status imunisasi, pemberian vitamin A pada saat balita, pemberian ASI, tingkat pendidikan ibu, ventilasi, penggunanaan jenis bahan bakar, keberadaan anggota keluarga yang menderita ISPA dan keberadaan anggota keluarga yang merokok. Hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten tahun 2012 menunjukkan jumlah balita yang menderita pneumonia di Puskesmas tersebut mengalami kenaikan yang signifikan dari 52,4% menjadi 66,5% di tahun 2013. Pada bulan November 2013 jumlah balita yang menderita pneumonia sebanyak 62,5%. Prevalensi pneumonia tersebut mengalami peningkatan 66,5% di bulan Desember 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik kejadian pneumonia di Wilayah kerja Puskesmas Wanadadi I Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan bentuk rancangan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini adalah 26 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah usia 1-4 tahun yaitu 16 responden (62%). Sebagian besar responden adalah dengan tingkat pendidikan menengah yaitu 17 responden (65%). Sebagian besar responden adalah dengan ventilasi rumah sesuai dengan luas bangunan yaitu 15 responden (58%). Terdapat 16 responden (38%) menggunakan bahan bakar kayu bakar dan juga menggunakan gas. Sebagian besar responden adalah tidak memberikan ASI Eksklusif kepada anaknya yaitu 19 responden (73%). Sebagian besar responden adalah dengan keberadaan anggota keluarga sebagai perokok aktif yaitu 23 responden (88%). Bagi tenaga kesehatan Puskesmas Wanadadi I pelaksana di ruang pelayanan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dapat menggunakan format MTBS yang tersedia untuk digunakan sebagai pengkajian dan penanganan balita sakit sehingga dokumentasi dan evaluasi kasus dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
IMPLEMENTASI METODE MULTI SOURCE FEEDBACK (MSF) DALAM PENILAIAN PERILAKU PROFESIONAL MAHASISWA KEBIDANAN PADA PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN FISIOLOGIS Rusfita Retna; Reni Sumanti
Jurnal Ilmiah Medsains Vol 4 No 1 (2018): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.259 KB)

Abstract

Health worker competence are Ethics, Moral, Medikolegal and Professionalism and Patient Safety. Professionalism is one of the important factors that a midwife must possess. Evaluation of learning outcomes becomes an important point for DIII program students in shaping professional behavior. Multi Source Feedback (MSF) is one of the valid and reliable assessment methods in assessing professional behavior of midwifery students. The objective of the study was to identify the implementation of Multi Source Feedback (MSF) in midwifery clinical assessment to evaluate professional behavior of midwifery students. This research was conducted in Program of Midwifery Polytechnic Banjarnegara with student population of third semester. The number of sample is 29 students, 4 academic supervisors, and 29 peer review (peers). Respondents were selected based on total sampling. This research was conducted for 6 months. The results showed that the average value of professional behavior is 3 which means the students are in good category. The number of students wich scored below the average was only 10 respondents (35%). This shows that the learning process in Program D III Midwifery Polytechnic Banjarnegara is good. MSF can be implemented as an assessment of methods in a clinical setting because it is more objective.