Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh aromaterapi inhalasi lemon terhadap penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif Cholifah, Siti; Raden, Abkar; Ismarwati, Ismarwati
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 12, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jkk.124

Abstract

This research to describe the effects of lemon aromatherapy inhalation on the reduction of first stage  labor pain in the active phase. The study was a quasi-experimental with pre-test-post-test non equivalent control group design. Mann-Whitney bivariable analysis and linear regression for multivariable analysis. The result of this study was average of labor pain in aromatherapy group was  4.74 + 1.327 wich is lower  than  control group 5.79 + 1.316. Result of Mann-Whitney test is  P 0.001 0.05. External variables which influence the labor pain was anxiety  with  the value of P 0.05. There is inhaled lemon aromatherapy effect on reducing first stage labor pain  in active phase. 
Pengembangan Usaha Mikro Dan Menengah Pada Kelompok Usaha Kripik Pare Sidoarjo Jawa Timur Cholifah, Siti; Purwanti, Yanik
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v6i1.677

Abstract

ABSTRAKKampung Pare identik dengan desa Jiken yang memiliki  banyak potensi yang bisa dikembangkan antara lain bidang pertanian dan ekonomi/wirausaha, salah satunya usaha kripik pare. Rasa pahit pare tidak lagi dirasakan setelah  diolah menjadi keripik  berganti rasa renyah enak, dan gurih.  Tujuan program PPM-UMKM  adalah membantu kelompok Usaha kripik pare di desa Jiken mendapatkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kualitas produk kripik pare dan packaging produk yang menarik serta pemasaran kripik pare, sehingga bisa meningkatkan daya jual dan meningkatkan produksi. Dengan produksi yang meningkat bisa membuka peluang lapangan kerja serta meningkatkan ekonomi warga Jiken. Metode pendekatan  program PPM-UMKM  yang dilaksanakan adalah  analisis situasi, merumuskan permasalahan, solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah, memberikan bantuan teknologi tepat guna untuk menghilangkan minyak pada kripik pare, pendampingan dalam  penggunaan teknologi tepat guna, desain pasckaging dan pemasaran kripik pare. Sehingga target luaran dari program PPM-UMKM ini adalah terciptanya usaha kripik pare yang berkualitas tahan lama dan krispi, mempunyai packaging yang menarik serta  pemasarannya bisa optimal. Kata Kunci : Teknologi tepat guna, desain packaging, pemasaran, usaha keripik pare
Pengembangan Usaha Mikro Dan Menengah Pada Kelompok Usaha Kripik Pare Sidoarjo Jawa Timur Cholifah, Siti; Purwanti, Yanik
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v6i1.677

Abstract

Pendampingan Kelas Ibu Hamil Dimasa Pandemi Covid Siti Cholifah; Paramitha Amelia Kusumawardani; Lely Ika Mariyati; Syndy Syeny Yuana
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 5 No 01 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v5.i01.a3351

Abstract

Upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu hamil terus dilakukan, meningat masiht ingginya Angka kematian Ibu (AKI) di Indonesia, Di masa pandemic mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan termasuk kesehatan ibu hamil. Kebijakan pemerintah untuk menerapkan menjaga jarak sosial, menjaga jarak fisik dan bekerja dari rumah sebagai upaya untuk pencegahan penularan covid-19, menyebabkan kegiatan kelas ibu hamil tidak bisa dilaksanakan. Sehingga tujuan dari kelas ibu hamil sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi melalui kelas ibu hamil yang merupakan bagian dari antenatal berkualitas tidak tedapat terlaksana. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra berdasarkan hasil observasi dan dikusi antara lain kecemasan ibu hamil bersalin dimasa pandemi dan kurangnya pengetahuan tentang cara mengatasi stress selama kehamilan, kebutuhan senam hamil belum terpenuhi, kurangnya pemberdayaan ibu hamil untuk meningkatkan status kesehatan. Solusi permasalahan mitra dengan melakukan pendampingan kelas ibu hamil di masa pandemi. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 29 Desember 2020 sampai 12 Januari 2021 pada kelas ibu hamil desa Ketimang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Metode yang dilakukan adalah pendampingan kelas ibu hamil, kegiatan pendidikan kesehatan dan pelatihan pada ibu hamil. Hasilnya ada peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang manajemen stres, senam hamil dan akupresur untuk meningkatkan status kesehatan ibu hamil
Cadre Training in Detecting Toddler Development in Ketimang Village, Wonoayu District: Pelatihanan Kader Dalam Deteksi Perkembangan Anak Balita Di Desa Ketimang Kecamatan Wonoayu Siti Cholifah; Yanik Purwanti Purwanti; Jamilatur Rohmah; Latifatul Aini
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.223

Abstract

A child has the characteristics of growing and developing. Children's growth can be seen from the increase in weight and height, while development can be monitored from fine motor skills, gross motor skills, speech and language skills, socialization and independence of children. Early detection of development is very important so that babies and toddlers who experience delays can immediately get treatment and stimulation. The purpose of community service activities is to increase the knowledge and skills of cadres to detect the development of infants and toddlers. Based on the results of surveys and interviews in Ketimang village, routine posyandu activities are weighed for monitoring child growth, but this has not been accompanied by development monitoring by cadres, due to lack of knowledge of cadres about detecting child development, besides the duties and activities of village midwives are very tight so there is no opportunity. to train cadres and carry out routine development detection at posyandu. The solution offered is to conduct cadre training to detect child development according to the agreement carried out on February 12, 2022 at the home of the posyandu cadre head. The implementation method starts with conducting surveys, preparing the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) media, and implementing training and evaluating activities. The results of the activity, this community service was attended by 17 posyandu cadres, before training 10 cadres (58.9%) had less knowledge about developmental detection, after training they became well-informed and 7 cadres (41.1%) had good knowledge after training they became well-informed. very good knowledge. This shows that there is an increase in the knowledge and skills of cadres in detecting the development of infants under five.