Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBUATAN SNACK BAR TINGGI SERAT BERBAHAN DASAR TEPUNG AMPAS KELAPA DAN TEPUNG KEDELAI Indri Indrawan; Seveline Seveline; Rizki Indah Kusuma Ningrum
JURNAL PERTANIAN Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.729 KB) | DOI: 10.52643/jir.v9i2.290

Abstract

Snack bar merupakan makanan ringan berbentuk batang yang dapat dikonsumsi sebagai pangan ready to eat dan pangan darurat. Snack bar pada penelitian ini menggunakan tepung ampas kelapa yang dikombinasikan dengan tepung kedelai. Penelitian ini dilakukan untuk membuat dan mengetahui formulasi terbaik dari rasio tepung ampas kelapa dan tepung kedelai pada snack bar. Formulasi terbaik dari hasil uji organoleptik yaitu F1 yang didapat dari uji ranking test dan diolah menggunakan uji friedman rank test. Hasil analisis kimia formulasi terbaik menunjukkan kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, kadar serat kasar, dan kadar serat pangan secara berturut-turut yaitu 5.68%, 2.20%, 35.82%, 16.76%, 39.53%, 2.59% dan 21.59%. Hasil analisis mikroba formulasi terbaik yaitu 1.53 x 103 cfu/g, analisis kapang dan khamir formulasi terbaik yaitu 8.75 x 102 cfu/g. Kata kunci: analisis kimia, analisis mikrobiologi, uji organoleptik, snack bar, tepung        ampas kelapa, tepung kedelai.
Penanaman Hidroponik dan Olahannya Sebagai Pencegahan Berat Badan Kurang di Desa Cibitung Wetan, Pamijahan, Bogor Heny Agustin; Indri Indrawan
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2021): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.7.3.237-246

Abstract

Trilogi University with the community ‘Kampung Ramah Lingkungan’ (KRL) Seroja Kahuripan have conducted underweight prevention services in Cibitung Wetan Village, Pamijahan, Bogor. This service activity aims to educate importance of nutritious food, train in creating greenhouses and hydroponic installations, cultivate vegetable crops and their processing to increase the food value as prevention of underweight. The method was carried out in several stages: 1) The preparation and coordination; 2) Implementation; and 3) monitoring and evaluation. Based on the data, it was known that 13,69% of children aged 0–23 months are observed with underweight with body weight far below the standard and 34,44% of children are approaching as underweight. Efforts to prevent underweight were carried out by strengthening the identity of partners, the construction of greenhouse and hydroponic installation as well as training in vegetable cultivation carried out by the team so that partners can be independent in providing nutritious food. The yields of vegetables and their processed products in form of nuggets and jerky have provided food value added increasement to partners. As a result, increasement in the number of partner members from 15 to 54 people, the formation of a group logo as identity reinforcement, the construction of greenhouse facilities and hydroponic installations series, increasement of partner’s knowledges and skills in hydroponic cultivation and crops processing, and increasement partner’s awareness of underweight issue. The results of partner’s satisfaction questionnaire showed that 85% were very satisfied with the program and they hoped for sustainable and further fostering.
Pola Seleksi Berdasarkan Minat dan Bakat pada Calon Tenant Wirausaha Fakultas Bioindustri Universitas Trilogi Maulidian Maulidian; Inanpi Hidayati Sumiasih; Mutiara Dewi Puspitawati; Indri Indrawan
Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/abdihaz.v1i2.949

Abstract

Interest-and-Talent-Based Method of Selection in Prospective Entrepreneur at the Faculty of Bioindustry, Trilogi University This program was aimed to determine the selection process based on interests and talents carried out by Bioindustry Entrepreneurship Capacity Development Center (called as PPKWB). This paper can be useful as a reference for conducting the selection process for prospective entrepreneurs in other entrepreneurship development centers. The selection method carried out by PPKWB consisted of 3 stages, namely proposal selection, interview selection, and psychological testing. The result of those activities was 12 selected tenants consisting of groups and individuals as well from 26 tenants registered and participated in the 2019 PPKWB program. The twelve tenants were divided into two, namely individual tenants and group tenants. Group tenants consisted of 2-3 members. The tenants came from several study programs consists of agribusiness, agroecotechnology, and food science and technology study programs. The focus areas of each tenant were food, agriculture, and cosmetics.
FORMULASI CRACKERS MOCAF DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG UDANG REBON SERTA KARAKTERISTIKNYA Widya Ramadhani; Indri Indrawan; Seveline Seveline
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i2.1238

Abstract

Crackers merupakan salah satu camilan yang diolah dengan metode fermentasi, memiliki tekstur berlapis, dan renyah. Penggunaan mocaf dapat dijadikan alternatif pengganti tepung terigu sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan impor. Penambahan tepung udang rebon (Acetes sp) dalam pembuatan crackers dilakukan sebagai diversifikasi pangan khususnya dalam pengkayaan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis formulasi terbaik secara organoleptik dan fisikokimia terhadap crackers mocaf dengan penambahan tepung udang rebon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dengan dua kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA (  = 0.05) dan dilakukan uji lanjut menggunakan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Analisis yang dilakukan yaitu organoleptik dan fisikokimia (rendemen, tekstur, kadar air, abu, protein, dan serat kasar) berdasarkan hasil organoleptik terbaik. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan perbandingan mocaf dan tepung udang rebon, yaitu F1 (95%:5%), F2 (90%:10%), F3 (85%:15%), dan F4 (80%:20%) serta perlakuan tepung terigu sebagai kontrol (FK). Hasil penelitian menunjukan bahwa crackers terbaik berdasarkan organoleptik dengan parameter rasa, aroma, warna, tekstur, dan aftertaste yaitu crackers F3. Hasil analisis fisikokimia pada crackers F3 diketahui bahwa memiliki nilai rendemen 80.72%, hardness 1770.21 gf, kadar air 2.08%, kadar abu 5.74%, kadar protein 7.64%, dan kadar serat kasar 1.95%. 
Mi Kering Subtitusi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) dengan Penambahan Meniran (Phyllanthus niruri) Aleta Pirena Andannari; Seveline Seveline; Indri Indrawan
Gorontalo Agriculture Technology Journal Volume 4 Nomor 1 April 2021
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.01 KB) | DOI: 10.32662/gatj.v4i1.1501

Abstract

Konsumsi mi di Indonesia terbilang cukup tinggi. Salah satu bahan pengganti tepung terigu adalah ubi jalar ungu,dengan kandungan antosianin yang dapat memberikan pigmen warna ungu serta menangkal radikal bebas. Meniran merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia. Meniran digunakan sebagai obat-obatan tradisional, dikarenakan adanya senyawa aktif berupa flavonoid yang berfungsi sebagai immunomodulator.Rancangan penelitian yang digunakan merupakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 2 kali ulangan. Pengujian dilanjutkan dengan uji analisis jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan misalnya. Pembuatan mi kering substitusi pasta ubi jalar ungu : tepung terigu sebesar 30 : 70, 40 : 60 dan 50 : 50 serta penambahan bubuk meniran sebesar 1,5 g dan 4,5 g. Analisis mi kering dilakukan pengujian berupa organoleptik, rendemen, kadar air dan daya kembang. Mi kering yang dihasilkan berbeda nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan keseluruhan pada analisis organoleptik. Analisis fisiko-kimia penggunaan pasta ubi jalar ungu dan penambahan bubuk meniran pada mi kering berbeda nyata pada kadar air dan daya kembang produk.