Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DI KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Sellia Fara Fauziyah; Saparto Saparto; Ryantoko Setyo Prayitno
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 5, No 2 (2021): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v5i2.1282

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan finansial, dan pengaruh biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani jamur tiram putih. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analisis ex post facto. Penlitian dilakukan dengan cara sensus menggunakan 41 orang petani jamur tiram putih sebagai responden. Metode analisis data yang digunakan: rumus pendapatan;  kelayakan finansial (R/C ratio, BEP& ROI). Untuk mengetahui pengaruh biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan menggunakan analisis regresi linier berganda (uji-F, uji-t dan R2adj.). Hasil penelitian rata-rata skala usaha +7.539 baglog per periode produksi (3 – 4 bulan) : 1). Pendapatan = Rp. 13.516.498,-, 2). R/C ratio = 2,00, BEP(Q) = 1.278 kg, BEP(Rp) = Rp. 5.823,-/kg, ROI = 87,00%. Ada pengaruh yang sangat signifikan dari biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan (P<1%). Persamaan Regresi :  = -5.541.231 + 0,987 X1**+ 3,282 X2** + ɛ, R2adj = 0,887.  Kesimpulan : usahatani jamur tiram putih menguntungkan, layak secara finansial untuk diusahakan, dan ada pengaruh yang sangat signifikan dari biaya baglog dan tenaga kerja terhadap pendapatan. Kata kunci : Jamur Tiram, Kelayakan, Pendapatan, Usahatani
Pengaruh Pemberian Limbah Daun Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) sebagai Hijauan Alternatif terhadap Profil Lemak Darah Domba R. S. Prayitno; N. Heni
Jurnal Peternakan Vol 18, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v18i1.11091

Abstract

ABSTRAK. Limbah daun bawang merah merupakan salah satu limbah pertanian yang sering terbuang secara percuma. Kandungan limbah daun bawang merah berupa senyawa allicin yang mampu memengaruhi profil lemak darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian limbah daun bawang merah terhadap profil lemak darah domba. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – September 2020 di Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan 15 ekor domba yang terbagi dalam 5 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah penambahan limbah daun bawang merah sebesar 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%. Parameter profil darah yang diukur adalah HDL, LDL, trigliserida dan Kolesterol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan limbah DBM 40% dalam pakan domba berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap peningkatan kandungan HDL dan penurunan kandungan Trigliserida, tetapi tidak berpengaruh terhadap penurunan kandungan LDL dan Kolesterol. Limbah daun bawang merah dapat digunakan sebagai hijauan alternatif pakan domba yang mampu memperbaiki profil lipid darah domba.The Effect of Allium ascalonicum leaves (Allium ascalonicum L.) as an Alternative Forage on blood lipid profile of sheepABSTRACT. Allium ascalonicum leaf is one of the agricultural wastes that is often wasted for nothing. The content of Allium ascalonicum leaves is in the form of allicin compounds which can affect the blood fat profile. This study aims to determine the effect of Allium ascalonicum leaf on the blood fat profile of sheep. This study was conducted in July - September 2020 in Kadirejo Village, Pabelan District, Semarang Regency. This study used 15 sheep divided into 5 treatments with 3 replications each. The treatment used was the addition of Allium ascalonicum leaf by 0%, 10%, 20%, 30% and 40%. Blood profile parameters measured were HDL, LDL, triglycerides and cholesterol. The results of this study indicated that the addition of 40% Allium ascalonicum leaf in sheep feed had a significant effect (P <0.05) on the increase in HDL content and decreased Triglyceride content, but did not affect the decrease in LDL and cholesterol content. Allium ascalonicum leaf can be used as an alternative forage for sheep feed which can improve the blood lipid profile of sheep.
Pengaruh Suplementasi Sumber Protein Hijauan Leguminosa terhadap Produksi Amonia dan Protein Total Ruminal Secara In Vitro R. S. Prayitno; F. Wahyono; E. Pangestu
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.20.2.116-123.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsentrat yang berbeda dengan sumber beberapa jenis leguminosa terhadap konsentrasi NH3, dan protein total rumen secara in vitro. Materi penelitian berupa konsentrat (kandungan PK 13%, TDN 65%). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan.  Perlakuan konsentrat adalah T1 (6% Crotalaria usaramoensi), T2 (6% Crotalaria juncea),T3 (6% Tephrosia), T4 (3% Crotalaria usaramoensi + 3% Crotalaria juncea), T5 (3% Crotalaria usaramoensi + 3% Tephrosia), T6 (3% Crotalaria juncea + 3% Tephrosia), T7 (2% Crotalaria usaramoensi + 2% Crotalaria juncea + 2% Tephrosia). Parameter yang diamati adalah produksi NH3 dan produksi protein total. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan apabila terdapat pengaruh nyata (P<0,05) akibat perlakuan, dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrat yang ditambah dengan berbagai jenis leguminosa mampu meningkatkan produksi amonia dan protein total. Konsentrat dengan suplemen leguminosa jenis Crotalaria mampu meningkatkan produksi NH3 dan produksi protein total. Sedangkan konsentrat dengan suplemen leguminosa jenis Tephrosia di atas 3% akan menurunkan produksi NH3 dan protein total.
POTENSI BAHAN KERING DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT JERAMI PADI LAHAN SAWAH SERTA DAYA DUKUNGNYA TERHADAP SAPI POTONG DI KABUPATEN SEMARANG Nur Heni; Ryantoko Setyo Prayitno
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah, Kabupaten Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.667 KB) | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.76

Abstract

Jerami padi merupakan limbah pertanian yang sangat potensial untuk dijadikan sebagai pakan sapi potong. Besarnya potensi jerami padi di Kabupaten Semarang sebagai sumber pakan sapi potong tercermin dari besarnya luas panen yang mampu menghasilkan produksi jerami. Penelitian bertujuan untuk menghitung kualitas dan kuantitas serta daya dukung jerami padi lahan sawah terhadap sapi potong di Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode survei (pengumpulan data) dan eksperimen laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jerami padi lahan sawah di Kabupeten Semarang memiliki produksi segar, Bahan Kering (BK) dan Total Digestible Nutrient (TDN) masing-masing 23,59 ton/Ha; 9,25 ton/Ha dan 5,07 ton/Ha. Total produksi segar, BK dan TDN adalah 1.042.660,88 ton/tahun; 408.723,06 ton/tahun dan 212.209,01 ton/Ha. Daya dukung jerami padi lahan sawah potensial di Kabupaten Semarang berdasarkan BK dan TDN adalah 179.166,27 ST/tahun dan 135.208,04 ST/tahun, sedangkan daya dukung efektif adalah 125.416,39 ST/tahun dan 94.645,63 ST/tahun. Indeks Daya dukung berdasarkan BK dan TDN termasuk kategori sedang, dengan indeks daya dukung potensial yaitu 4,89 dan 3,69, sedangkan indeks daya dukung efektif adalah 3,42 dan 2,58. Kecamatan yang memiliki daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Suruh. Kecamatan yang memiliki indeks daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Tuntang, sehingga jerami padi lahan sawah dari Kecamatan Tuntang dapat dimanfaatkan oleh wilayah kecamatan lainnya atau untuk meningkatkan populasi sapi potong di Kecamatan Tuntang.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM PETELUR DI DESA TEGALHARJO KECAMATAN TRANGKIL KABUPATEN PATI Eko Budi Cahyono; Eko Suharyono; Ryantoko Setyo Prayitno
REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan Vol 2, No 2 (2020): REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rekasatwa.v2i2.9109

Abstract

The livestock sector is expected to make a real contribution to the development of the nation's economy. Livestock development is also directed at increasing the quality of production, increasing income, expanding employment opportunities and providing business opportunities for people in rural areas. Layer are one of the poultry commodities that have an important role as egg producers to support the availability of cheap and easy to obtain animal protein. The population of layer in Pati Regency in 2018 was 265,020 birds (BPS, 2020). Layer are increasingly in demand in the village of Tegalharjo as a profitable poultry business opportunity. Many breeders choose the business of layer as a side business or as their main income. The objectives of this study are 1). To determine the business income of layer, 2) To determine the business feasibility of layer, 3) To determine the effect of pullets, feed costs, medicines and labor on the income of layer. The research material was in the form of layer in Tegalharjo Village, Trangkil District, Pati Regency. Data collection for 3 months (March - May). The results of the research on layer in the village of Tegalharjo are feasible to work with an income of IDR 11,784,946.17 / ST / period and simultaneously there is an effect of the cost of pullets (X1), feed (X2), medicines (X3) and labor ( X4) to income.
Analisis Usahaternak Indukan Sapi Peranakan Simenthal Dikecamatan Patean Kabupaten Kendal Ryantoko Setyo Prayitno .
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.1, Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v36i1.221

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Pendapatan / keuntungan peternak indukan sapi Peranakan Simenthal; (2) Kelayakan usahaternak indukan sapi Peranakan Simenthal; (3) Signifikansi pengaruh faktor biaya sarana produksi (pakan, obat-obatan dan tenaga kerja) terhadap pendapatan usahaternak indukan sapi Peranakan Simenthal. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal pada Bulan Maret-April 2015. Metode dasar penelitian  adalah deskriptif analisis. Metode pengambilan sampel adalah stratified random sampling. Responden peternak usahaternak indukan sapi Peranakan Simenthal berjumlah 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil analisis usahaternak menunjukkan masing-masing untuk Biaya Produksi Rp 8.406.815,97 dan Pendapatan Kotor Rp 9.548.587,96 dengan Pendapatan Bersih Rp 1.141.771,99; Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan masing-masing untuk RCR: 1,14 ; BEP (PK) Rp 2.695.968,62 ; ROI: 13,68%. Analisis regresi linier ganda diperoleh persamaan regresi Y= 2.148.049,42+0,293X1+11,028X2-1,1312X3. Kesimpulan bahwa usaha ternak indukan sapi peranakan Simenthal di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal layak diusahakan. Saran perlu kiranya pihak pemerintah memberikan paket kredit murah untuk menambah ternak yang dipelihara, sehingga diharapkan pendapatan peternak meningkat. Kata kunci: analisis usahaternak, peranakan Simenthal
Analisis Usaha Ternak Domba Ekor Tipis Skala Rumah Tangga Di Desa Jatirejo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak Ainun Naim, Ryantoko Setyo Prayitno, dan Saparto
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 39 No. 1 Maret 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v39i1.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Pendapatan usaha ternak domba ekor tipis; 2). Kelayakan finansial usaha ternak domba ekor tipis; 3). Pengaruh biaya sarana produksi (pakan hijauan, konsentrat, obat-obatan) dan tenaga kerja terhadap usaha ternak domba ekor tipis. Penelitian dilakukan di Desa Jatirejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, pada bulan Nopember 2018 s/d Oktober 2019.  Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analisis melalui survey dengan pengambilan sampel sebanyak 32 responden atau 30% dari 108 peternak secara random sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara dipandu dengan kuesioner. Data diambil selama satu periode yaitu 4 bulan. Pendapatan dan kelayakan usaha dianalisis secara rumus matematika, sedangkan pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan dianalisis dengan regresi liner berganda (uji-F dan uji-t).  Hasil penelitian : 1). Rata-rata pendapatan sebesar Rp. 4.125.384,-/peternak /periode; 2). RCR = 1,62; BEP(Q) = 3,6 ekor (riil = 6 ekor); BEP(Rp) = Rp.1.117.952,-/ekor (riil = Rp. 1.841.987,-/ekor; ROI = 61,5% (bunga bank = 5,50%/th); 3). Persamaan regresi linier berganda Ŷ = -540.247 + 1,090 X*1 – 0,278 X2ns– 7,710 X3ns + 0,662 X4*, RAdj2 = 0,696; Ada pengaruh yang sangat nyata (P1%) biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan; koefisien regrasi yang berpengaruh nyata adalah biaya pakan hijauan dan tenaga kerja.  Kesimpulan : usaha ternak domba ekor tipis menguntungkan, layak secara finansial, dan ada pengauh yang sangat nyata dari biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usaha ternak domba ekor tipis. Kata kunci : pendapatan, kelayakan, domba ekor tipis
Analisis Usaha Penggemukan Sapi Potong Di Desa Kepohkencono Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati Moh. Sukron Adnan, Saparto dan Ryantoko Setyo Prayitno
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 40 No. 1 Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v40i1.352

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) Pendapatan/keuntungan usaha penggemukan sapi potong; 2) Tingkat kelayakan usaha penggemukan sapi potong.  Penelitian menggunakan metode deskriptif pada kejadian/fakta yang baru saja berlangsung (Expost facto). Sampling menggunakan Stratified Random Sampling, dengan pembagian strata berdasarkan jumlah kepemilikan sapi. Metode analisis data yang digunakan yaitu: 1) Analisis pendapatan menggunakan perhitungan total penerimaan di kurangi total biaya usaha, 2) Analisis Kelayakan usaha yang meliputi RC Ratio, BEP, dan ROI. Hasil penelitian : 1) Pendapatan rata-rata sebesar Rp. .3.152.652,-/ priode ternak (6 bulan); 2) Kelayakan usaha menunjukkan RCR = 1,052 . BEPPK = Rp. 20.411.425,-   dan ROI = 5,1%. Kesimpulan : Usaha penggemukan sapi potong di Desa Kepohkencono Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI SUMBER KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN BENDAN DUWUR Eko Suharyono; Ryantoko Setyo Prayitno
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7186

Abstract

Pekarangan adalah lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Lahan ini jika dipelihara dengan baik akan memberikan lingkungan yang menarik nyaman dan sehat serta menyenangkan sehingga membuat orang betah tinggal di rumah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran serta memotivasi masyarakat khususnya Forum Kesehatan Kelurahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang dalam pemanfaatan lahan kosong atau pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan dan pendapatan keluarga serta menerapkan beberapa teknik penanaman dan pemeliharaan secara sederhana yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi dengan warga desa sebagai proses untuk mentransferkan  pengetahuan dan ketrampilan. Capaian output yang dihasilkan berdasarkan kegiatan penyuluhan diantaranya : terjadi perubahan fungsi pekarangan secara maksimal, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok warga dalam pelaksanaan teknik budidaya sayur dan tanaman obat, masyarakat sudah mengerti pentingnya penganekaragaman pangan dan kesehatan makanan yang dikonsumsi, serta memahami  pengelolaan pendapatan keluarga dengan cara menjual hasil panen sayuran tersebut. Hal ini membuat lingkungan sekitar kegiatan  menjadi lebih bersih dan hijau, dan kelompok warga dapat memenuhi kebutuhan sayur dan tanaman obat di sekitar tempat tinggalnya
Pengaruh Suplementasi Daun Bawang Merah (Allium ascalonicum) Dalam Ransum Basal Terhadap Performa Domba Ryantoko Setyo Prayitno; Vita Restitrisnani; Rasbawati Rasbawati
Jurnal Peternakan Vol 19, No 2 (2022): September 2022
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v19i2.17442

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi daun bawang merah terhadap performan domba. Metode Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penelitian ini menggunakan 15 ekor domba yang dibagi menjadi lima perlakuan dengan T0 (tanpa daun bawang merah); T1 (Pakan basal + 300 g daun bawang merah); T2 (Pakan basal + 600 g daun bawang merah); T3 (Pakan basal + 900 g daun bawang merah); T4 (Pakan basal + 1200 g daun bawang merah). Parameter yang diamati adalah pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan rasio konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi Daun bawang merah (Allium ascalonicum) T4 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap peningkatan bobot badan, konsumsi pakan, dan rasio konversi pakan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi daun bawang merah sebanyak 1200 g dalam ransum basal mampu memberikan performa domba yang lebih baik.Effect of shallot (Allium ascalonicum) leaf supplementation in basal ration on lamb performanceABSTRACT. This study aims to determine the effect of shallot leaf supplementation to lamb performance. This study method used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 preparations and 3 replications. This study used 15 lamb’s which were divided into five treatments with T0 (without shallot leaf); T1 (Basal feed + 300 g of shallot leaf as feed); T2 (Basal feed + 600 g of shallot leaf as feed); T3 (Basal feed + 900 g of shallot leaf as feed); T4 (Basal feed + 1200 g shallot leaf as feed). Parameters observed were liveweight gain, feed consumption, and feed conversion ratio ratio. The results showed that the addition of shallot leaf (Allium ascalonicum) T4 had a significant effect (P<0.05) on the increase in liveweight gain, feed consumption, and feed conversion ratio. The shallot leaf supplementation of 1200 g as feed gave better lamb performance. This study concluded that the supplementation of 1200 g of shallot leaf in the basal ration was able to provide better lamb performance.Keyword: Feed consumption, Feed conversion ratio, shallot leaf, Lamb, and Liveweight gain