Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

NAZIF BASIR: PELOPOR TEATER REALISME DI SUMATERA BARAT ERA 1950 HINGGA 1970 SAADUDDIN SAADUDDIN; SHERLI NOVALINDA; PUPUT RAHMADANTI
Jurnal Pembelajaran Seni & Budaya Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Halu oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpsb.v5i1.12654

Abstract

 Nazif Basir merupakan seorang pelopor realisme awal di dalam peta teater Sumatera Barat pasca kemerdekaan yang masih hidup saat ini. Sebagai satu-satunya putra Sumatera Barat yang menamatkan Akademi Seni Drama dan Film Yogyakarta (ASDRAFI) angkatan pertama tahun 1957. Semenjak beraktifitas di kota Padang pasca kemerdekaan, ia turut membidani lahirnya kelompok Teater Kota Padang dan mementaskan pertunjukan teater bergaya realisme semenjak tahun 1961 hingga tahun 1967.Semenjak hijrah ke kota Jakarta pada tahun 1971 hingga sekarang, kehidupan teater terus berlanjut oleh seniman teater di Sumatera Barat. Berdasarkan persoalan di atas, maka dilakukan penelitian sejarah terhadap terhadap sosok Nazif Basir sebagai salahsatu saksi sejarah teater Sumatera Barat untuk mengetahui bagaimanakah kehidupan teater Sumatera Barat pasca kemerdekaan hingga selama berdirinya kelompok Teater Kota Padang di Sumatera Barat pada kurun waktu 1950 s.d 1970. Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa jejak realisme awal di Sumatera Barat dimulai oleh Nazif Basir dengan kontribusi selama berkiprah di kelompok Teater Kota Padang. Hal ini juga diperkuat dengan faktor pendidikan dan pengalaman empirik beliau selama studi.
REINTERPRETASI DRAMATURGI LAKON KEBUN CERI KARYA ANTON P CHEKHOV TERJEMAHAN ASRUL SANI Yuliana Fitri; Saaduddin Saaduddin
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 4, No 2 (2018): Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v4i2.529

Abstract

Dramaturgi lakon Kebun Ceri karya Anton P Chekhov terjemahan Asrul Sani merupakan reinterpretasi terhadap lakon realisme untuk mewujudkan tafsir terhadap dramatik panggung, dikaitkan dengan latar kebudayaan lakon sebagai kontribusi pemahaman lebih terhadap kehidupan politik, sosial dan ekonomi masyarakat Rusia. Perancangan dramaturgi diimplementasikan melalui rancangan penokohan sebagai acuan memperkuat dramatik panggung pada lakon yang terbagi dari;  rancangan adegan, pemeranan, kostum dan rias. Kerja dramaturgi mengacu kepada penggambaran artistik dan musik yang realistik disesuaikan dengan penafsiran terhadap lakon aliran realisme.
MENJADIKAN PUISI DAN DONGENG SEBAGAI SALAH SATU MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SDN 08 GANTING PADANGPANJANG Desi Susanti; Saaduddin Saaduddin
Jurnal Abdimas Mandiri Vol 2, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.151 KB) | DOI: 10.36982/jam.v2i2.528

Abstract

Di era globalisasi, era teknologi televisi, gadget & game yang menyuguhkan berbagai fitur yang menarik di mata anak-anak karena sifat keingi tahuan mereka ternyata sangat berpengaruh pada perkembangan pendidikan karakter anak-anak khususnya siswa SDN 08 Ganting yang beralamat di Jln Syech Ibrahim Musa Kota Padangpanjang. Sehingga Anak-anak di usia emas yang seharusnya menikmati pendidikan formal, bermain dan berkumpul dengan keluarga menjadi anak-anak yang asyik dan sibuk dengan teknologi televisi, gadget dan game. Menjadikan Puisi dan dongeng sebagai salah satu media pendidikan karakter adalah salah satu solusi untuk kembali merangkul anak-anak untuk menumbuhkan minat baca, daya imajinasi, dan intelijensi. Pelatihan Puisi dan Mendongeng ini nantinya akan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan praktek, dengan demikian setelah pelatihan berakhir, anak-anak diharapkan mampu menguasai teknik membaca puisi dan mendongeng yang baik sehingga bisa bersaing di tingkat sekolah, daerah dan nasional. Hal ini sejalan dengan program pemerintah (literasi).Kata kunci : Puisi, Dongeng, Pendikan Karakter, Siswa
Wayang Sayur: Sebuah Alternatif Teater Boneka di Masa Pandemi Saaduddin Saaduddin; Dede Pramayoza; Sherli Novalinda
Creativity And Research Theatre Journal Vol 4, No 1 (2022): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v4i1.2499

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi potensi dalam penciptaan teater boneka Wayang Sayur. Suasana dan karakter  pada setiap adegan digarap  menggunakan konsep penciptaan dalam format pewayangan. Dalam penciptaan Wayang Sayur keindahan struktur lakon dan cerita  disajikan sebagai sebuah alternatif bentuk teater boneka. Melalui metode yang digunakan dalam penciptaan karya teater wayang inovatif ini yaitu Adapun untuk pada tahapan pemberian materi kepada mitra dapat dirincikan sebagai berikut yang mengacu pada metode yang digagas oleh Alhaq dan Agustin. (1) Riset penggalian data awal, (2) Riset disain (3) analisis target audiens (4) Analisis Kebutuhan Media dan Teknis Petunjukan (5) Analisis Konten Identitas Lokal Indonesia (6) Analisis Cerita (7) Desain Karakter (8) Boneka Karakter (9) Desain Environment (hand prop dan sett properti).
TEATER BONEKA WAYANG SAYUR: PEMANFAATAN SAYURAN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER DAN LITERASI KESEHATAN Saaduddin Saaduddin; Sherli Novalinda; Fresti Yuliza; Dede Pramayoza
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v4i2.2500

Abstract

Pada tahun 2018 Kota Padang Panjang menggelar Festival Mendongeng 24jam untuk menyemarakkan “Hari Mendongeng Sedunia.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang bersama dengan Forum Penggiat Literasi (FPL) dan Kampung Literasi Gang Aster itu dilakukan dalam rangka menggalakkan gerakan literasi di Kota Padang Panjang sebagai bagian dari cita-cita menjadi kota literasi Indonesia dan selanjutnya kota literasi dunia. Salah satu permasalahan yang harus diatasi adalah menciptakan tontonan dan hiburan bagi para peserta yang tersebar di berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di kota Padangpanjang agar mereka tertarik menerima literasi melalui media-media yang kreatif, unik dan inovatif. Mencoba menyikapi hal tersebut Pelaksana Abdimas menciptakan satu bentuk pertunjukan baru bernama Wayang Sayur. Wayang Sayuradalah jenis Teater boneka baru yang memanfaatkan sayuran sebagai medium dalam menyampaikan literasi kepada para penonton. Hasil eksperimentasi kemudian didemonstrasikan secara langsung dihadapan para penonton yakni para peserta kegiatan.Demonstasi pembuatan bonek sayuran kemudian dilanjutkan dengan pelatihan singkat kepada para peserta untuk dapat mendorong mereka menciptakan sendiri karakter-karakter Wayang Sayurmereka, sebagai bentuk literasi seni pertunjukan, yakni pengembangan teater boneka baru di Kota Padang Panjang
MENUJU PADANGPANJANG SEBAGAI KOTA LITERATUR DUNIA: PKM PENYUSUNAN DOSSIER UNESCO CITY OF LITERATURE Saaduddin Saaduddin; Dede Pramayoza; Afrizal H; Roza Muliati; Hafif HR; Alvi Sena; Yoni Aldo
Batoboh: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 1 (2022): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v7i1.1707

Abstract

Borang Dossier UNESCO merupakan satu borang pengajuan untuk mendapatkan status kota sebagai predikat yang diusulkan sesuai kompetensi kota dan skim pengajuan. Borang ini sudah direncanakan dari tahun 2017 semenjak gerakan literasi kota dicanangkan oleh Pemerintahan Daerah. Namun, baru pada tahun 2021 pembuatan ini dapat dilaksanakan dan diselesaikan. Pengajuan ini diusulkan berdasarkan penilaian strategis bahwa pengusulan, terlepas dari lulus atau tidak lulus boring pengajuan sudah terwujud dan ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam penataan ekosistem kota baik dalam bidang literature ataupun bidang kebudayaan. Pelaksanaan  Program Kemitraan Masyarakat (PkM) Penyusunan Borang Dossier UNESCO City Of Literature Kota Padangpanjang dilaksanakan di Kota Padangpanjang. Tempat yang digunakan antara lain; Ruang VIP Balaikota Padangpanjang, Rumah Gadang Gajah Maaram PDIKM Padangpanjang, dan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padangpanjang. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini adalah melakukan komparasi terhadap borang Dossier yang telah didapatkan, dan borang Dossier dari kota Literature dunia. Menggunakan data kualitatif dan kuantitatif yang didapatkan selama pengumpulan data, artikel ini diuraikan sebagai pemadatan dari boring yang telah disusun
KAJIAN STRUKTUR DAN TEKSTUR DRAMATIK NANDAI BATEBA RADEN BUNGSU KAB.BENGKULU SELATAN Handayani, Lusi; Saaduddin, Saaduddin; Herwanfakhrizal, Herwanfakhrizal
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 5, No 1 (2019): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v5i1.764

Abstract

Nandai Bateba merupakan teater tutur yang berkembang di dusun dalam Desa Pajar Bulan Kabupaten Bengkulu Selatan. Pertunjukan Teater Tutur Nandai Bateba menjadi tradisi penghibur setelah hari ke tujuh kematian, dipertunjukan untuk menghibur keluarga yang mendapatkan musibah agar tidak larut dalam kesedihan. Teater tutur ini dipertunjukan oleh seorang Juru Nandai (penutur) dengan bentuk dilagukan/ ditembangkan serta dialog dan lakuan secara spontan tanpa menyiapkan skenario tertulis.Teater tutur Nandai Bateba Raden Bungsu merupakan sebuah pertunjukan lakon atau cerita dari Teater tutur yang dimaksud seni pertunjukan. Teater tutur Nandai Bateba Raden Bungsu sebagai pusat penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode kualitatif, dalam bentuk deskriptif analisis serta didudukan menganalisis struktur dan tekstur pertunjukan terutama enam nilai dramatik; alur, karakter, tema, dialog, mood (rhythm), dan spektakel. Sesuai dengan teori Kernodle dan Portia Kernodle.
FROM POETRY TO PERFORMANCE; A TEXT ANALYSIS OF NOSTALGIA SEBUAH KOTA BY ISWADI PRATAMA, A REVIEW OF POST-DRAMATIC DRAMATURGY (DARI PUISI KE PEMENTASAN; TEKS TEATER NOSTALGIA SEBUAH KOTA KARYA ISWADI PRATAMA DALAM TINJAUAN DRAMATURGI POSTDRAMATIK) Gusrizal, Gusrizal; Pramayoza, Dede; H, Afrizal; Saaduddin, Saaduddin; Suboh, Rusdeen
Jurnal Gramatika Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2021.v7i2.5008

Abstract

Nostalgia Sebuah Kota adalah sebuah pertunjukan teatrikal yang dibangun dari unsur-unsur ekspresi tubuh simbolik dan berbagai dialog puitis. Hal ini membedakan pertunjukan dengan pertunjukan teater, yang umumnya secara konvensional menghadirkan tubuh sehari-hari dan dialog prosaik, dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Artikel ini dimaksudkan untuk menyelidiki pertunjukan untuk menemukan konsep di balik pilihan idiom dan ekspresi khusus ini. Pertunjukan didekati dengan teori teater pasca-dramatis Hans-Thies Lehmann, di mana deskripsi teater tidak lagi ditujukan untuk menjelaskan karakter, tema, dan plot, tetapi konstruksi lima komponen baru, yaitu: teks; ruang; waktu; tubuh; dan media. Menerapkan metode analisis deskriptif, dengan data yang diperoleh dari studi teks, wawancara naratif, dan studi dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa Nostalgia Sebuah Kota adalah sebuah pertunjukan yang dipicu dari penggalan-penggalan puisi. Iswadi Pratama memilih daya puitis sebagai sutradara yang juga penyair, untuk memperluas ekspresi puisi yang ditulisnya. Berdasarkan proses eksplorasi puisi tersebut, Nostalgia Sebuah Kota kemudian menghasilkan tiga produk sekaligus, yaitu teks pertunjukan, teks drama, dan teks puisi baru.
Peranan Kesenian Adok Sebagai Sarana Pendidikan Estetika Pada Masyarakat di Korong Ubun-Ubun Selvi Kasman; Fahmi Marh; Saaduddin Saaduddin
Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Vol 21, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/resital.v21i3.4467

Abstract

This paper aims to reveal the aesthetic values and ideas contained in the musical art of Adok in Korong Ubun-Ubun, which acts as a means of aesthetic education for the performing arts community and the supporting community. As a virtue contained in Adok art, the aesthetic values and ideas make the position of Adok art different when compared to other traditional arts, so that the research is important. The research location was Jorong Ujuang Ladang, Korong Ubun-Ubun, Kanagarian X Koto Singkarak, Solok Regency. The object of research was Art Adok, focusing on the aesthetic aspects of the performance. This study uses an ethnographic approach and data collection techniques through participant observation. Minang values related to the value of taste (aesthetics) in Adok art contribute positively to the perspective of the supporting community so that they can change people’s perceptions and understanding of Adok art. The results of this study can also prove that the Adok art can be one of the presentations of Minang’s which the supporting community has not realized. 
Pemeranan Tokoh Comol dalam Naskah Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya dengan Metode Akting The System Stanislavsky M HAIKAL; SULAIMAN SULAIMAN; SAADUDDIN SAADUDDIN
Creativity And Research Theatre Journal Vol 3, No 1 (2021): Creativity And Research Theatre Journal (CARTJ)
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/cartj.v3i1.2136

Abstract

PABSTRAKemeran tokoh Comol dalam naskah Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya merupakan penciptaan seni peran yang dilakukan untuk mewujudkan tokoh Comol oleh pemeran pada sebuah pertunjukan seni teater, perwujudan tokoh dimulai dengan menganalisis struktur dan tekstur tokoh Comol dalam naskah Lautan Bernyanyi. Penciptaan tokoh Comol menggunakan metode The system yang digagas oleh Stanislavsky dengan meliputi beberapa aspek seperti psikologi, fisiologi dan sosiologi. Hasil dari analisi tekstur dan struktur menjadi pedoman bagi pemeran untuk mewujudkan tokoh Comol dalam naskah Lautan Bernyanyi karya Putu Wijaya. ABSTRACTThe role of the Comol character in Putu Wijaya's Lautan Bernyanyi script is the creation of a role-playing art to embody the Comol character by performing theatrical art performances, and the realization begins by analyzing the structure and texture of the Comol character in the Lautan Bernyanyi script. The creator of the Comol character uses The system method, which Stanislavsky initiated by covering several aspects such as psychology, physiology, and sociology. The texture and structure analysis results serve as guidelines for the cast to embody the Comol character in Putu Wijaya's Lautan Bernyanyi script.