Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Serambi Tarbawi

Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Studi Kasus pada MIN Bukit Baro 1 Montasik Aceh Besar) Zuhri Zuhri
Serambi Tarbawi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.743 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v2i2.1229

Abstract

Kepemimpinan adalah hubungan di mana satu orang yakni pemimpin mempengaruhi pihak lain untuk bekerja sama secara suka rela dalam usaha mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh pimpinan dalam suatu organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) program kerja kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 2) gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 3) faktor-faktor  kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 4) komitmen kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru, 5) semangat kerja kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru,  6) hambatan-hambatan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Program kerja  disusun oleh Kepala sekolah berdasarkan hasil keputusan dan musyawarah  kepala sekolah dan guru. Program tersebut dikembangkan menjadi program tahunan dan program semester oleh kepala sekolah ketika rapat dengan wakil dan guru pada setiap awal semester. 2) gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru sesuai dengan permasalahan yang dihadapinya, 3) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru meliputi: motivasi kerja, hadiah dan pendidikan, 4) komitmen guru yang baik mampu mencermati aturan dalam melaksanakan PBM, 5) semangat kerja guru merupakan tugas yang diembankan dengan optimis, dan 6) hambatan-hambatan yang dialami dalam pelaksanaan PBM kurang disiplin guru serta keterbatasan sarana dan prasarana.