Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

SIFAT ANTIKAPANG EKSTRAK ZAT WARNA BUNGA KNOP (Gomphrena globosa L) Miksusanti, ; Setiawaty Yusuf,
Matematika dan Sains Vol 18, No 2 (2011)
Publisher : Matematika dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of research was to study the color subtance of knop flower as antifungi. It was extracted by maceration using ethanol solvent. Antifungi assay against Aspergillus flavus and Aspergillus niger was conducted using contact method. Results of research showed that adding of color substance of knop flower extract of 30% decreased cell mass of A. flavus of 47.22% and A. niger of 25%. The MIC value were 45% for A. Flavus and 48% for A. niger.
Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati Nova Yuliasari; Miksusanti .; Endang Setiyowati
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Vol 15, No 3: Juli 2012
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati
Antibacterial activity of temu kunci tuber (kaempheria pandurata) essential oil against Bacillus cereus Mulyadi, Gatot T.; Pontjo, Bambang; Syarief, Rizal; J, Betty S.L.; Miksusanti, Miksusanti
Medical Journal of Indonesia Vol 18, No 1 (2009): January-March
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.109 KB) | DOI: 10.13181/mji.v18i1.331

Abstract

Aim The mechanism of temu kunci tuber essential oil potential as antimicrobial agent has not been reported. To analyze the mechanism of antibacterial activity of temu kunci tuber essential oil from Yogyakarta on B.cereus. Antibacterial activity of essential oil were analyzed for its ability to disrupt bacterial cell membrane, that caused cell leakage and altered the morphology of the bacteria. Leakage was measured by analyzing the Ca+2, K+ ion outflow using an atomic adsorption spectrometry (AAS), and protein and nucleic acid using an ultraviolet spectrophotometer (UVS) on 280 nm and 260 nm respectively. Alterations in morphology were assessed using scanning electron microscopy (SEM).Results Minimum inhibitory concentration (MIC) of temu kunci essential oil on B.cereus was 0.12% (v/v). Treatment of B. cereus using 1MIC and 2MIC showed significant leakage compared to control (P<0.05). The K+ and Ca+2 ion leakage from the bacterial cells were between 10.32-35.57% and 15.05-41.54% respectively and showed significant difference compared to control (P<0.05). The absorbance observed by UVS for protein and nucleic acid leakage were 0.6330-0.8670 at 280 nm and 0.4320-0.8307 at 260 nm, respectively, and were significantly different compared to control (P<0.05). Exposure of 1 MIC temu kunci essential oil on B.cereus caused thickening as well as irregularities on the cell wall. At 2 MIC cells seemed transparent, empty looking and showed a ghost-like appearance.Conclusion Kaempheria pondurata essential oil could cause leakage and alter the morphology of the bacteria. (Med J Indones 2009; 18:10-7)Keywords: leakage, morphology
Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati Nova Yuliasari; Miksusanti .; Endang Setiyowati
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Vol 15, No 3: Juli 2012
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati
Pengaruh Usia Sumur Bor Terhadap Pelarutan Logam Timbal dan Kadmium dari Lumpur Bekas Pengeboran Minyak Prabumulih Sumatera Selatan Fatma Fatma; Miksusanti Miksusanti; Agus Syafriansyah
Jurnal Penelitian Sains No 13 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.088 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i13.306

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pelarutan logam timbal (Pb) dan kadmium (Cd) dari lumpur bekas pengeboran minyal di daerah Prabumulih. Lumpur yang diteliti dengan variasi usia sumur yaitu 0,5; 1; 2 dan 3 tahun. Lumpur didestruksikan dengan aquaregia untuk analisis kandungan logam Pb dan Cd, sedangkan analisis pelarutan logam dari lumpur dilakukan dengan penambahan aquadimineral pada pH 6. Pengukuran kandungan logam dalam lumpur dan kandungan logam terlarut dilakukan secara Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan konsentrasi Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut seiring dengan bertambahnya usia sumur. Kadar logam Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut dari setiap sumur bor yang diteliti sudah melewati ambang batas.
Studi Interaksi Zat Warna Tekstil Auramin dengan Asam Humat dari Tanah Gambut Aldes Lesbani; Miksusanti Miksusanti; Setiawan Yusuf
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5393.748 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i12.393

Abstract

Telah dilakukan studi interaksi zat warna auramin pada asam humat yang diekstrksi dengan kondisi alkalis dari tanah gambut. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap interaksi auramin  dengan asam humat dipelajari meliputi: waktu interaksi dan konsentrasi awal auramin yang kemudian dilakukan identifikasi sifat interaksi secara spektroskopi di daerah infra merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penetapan kinetika reaksi orde 1 didapat laju interaksi asam humat dengan auramin sebesar 4,29x102 menit-1 dengan koefisien korelasi  sebesar 0,96. Penerapan persamaan Langmuir pada konsentrasi awal auramin yang berinteraksi dengan asam humat menunjukkan kapasitas interaksi sebesar 1,725x10-2 mg/g. Hasil identifikasi secara spektroskopi dengan menggunakan spektroskopi FTIR menunjukkan bahwa secara umum spektra yang dihasilkan sebelum dan sesudah asam humat berinteraksi dengan auramin mempunyai pola spektra yang sama dengan perubahan yang terjadi yakni peningkatan intensitas dari vibrasi ulur –OH pada 3448,5 cm-1 setelah asam humat berinteraksi dengan auramin dibandingkan sebelum asam humat berinteraksi dengan auramin.
Modifikasi Pencampuran Koagulan dan Karbon Aktif pada Pengolahan Air Limbah Pencelupan Tenunan Tradisional Miksusanti Miksusanti
Jurnal Penelitian Sains No 10 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.13 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i10.348

Abstract

Penggabungan karbon aktif dan koagulan memberikan efek yang sinergis untuk pengolahan air limbah dari pencelupan jumputan tradisional. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap modifikasi karbon aktif dengan koagulan kimia sintetis alumunium ferrosulfat untuk pengolahan air limbah dari pencelupan jumputan tradisional dapat menurunkan kadar COD dan TTS air limbah. Sebelum pengolahan harga COD dan TTS adalah sebesar 245 mg/l dan 400 dengan pH = 3,7. Setelah perlakuan dengan modifikasi karbon aktif dan koagulan harga COD dan TTS turun menjadi 80,65 mg/l dan 189 pada kondisi optimum dengan perbandingan karbon aktif dan koagulan adalah 1:1, waktu kontak 3 jam dan pH = 7.
Studi Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Tekanan Udara Terhadap Polutan SO2 di Sepanjang Jalan Pelembang-Inderalaya Nova Yuliasari; Miksusanti Miksusanti; Eviyanti Eviyanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5639.407 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i3.452

Abstract

Analisa kadar SO2 di udara sepanjang jalan Palembang-Prabumulih menggunakan metoda kompleks pararosanilin secara spektrofotometri tampak telah dilakukan. Cuplikan udara diserap impinger yang disambungkan dengan pompa vakum, masung-masing cuplikan diserap selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 tertinggi berada di kawasan publik sulfat yaitu 154,5 mg/M3 (pagi); 226,0 mg/M3 (siang) dan 201,1 mg/M3 (sore). Kadar SO2 terendah berada di Kertapati yaitu 63,2 mg/M3 (pagi); 88,6 mg/M3 (siang) dan 77,7 mg/M3 (sore). Kecenderungan hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 siang hari selalu lebih tinggi dibanding pagi dan sore hari. Faktor kelembaban udara lebih mempengaruhi kadar SO2 dibanding temperatur dan tekanan udara. Kadar polutan SO2 yang terukur masih dibawah nilai ambang batas yang diizinkan sesuai KEP-03/MENKLH/II/1991 yaitu 260,0 mg/M3.  
Studi Pemanfaatan Tanin dari Buah Pinang sebagai Absorben Cd, Cr dan Zn dalam Air Limbah Industri Pelapisan Seng Almunady T. Panagan; Darsil Basir; Miksusanti Miksusanti
Jurnal Penelitian Sains No 4 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.962 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i4.239

Abstract

Air limbah industri pelapisan seng mengandung logam berat Cu, Cr dan Zn. Logam berat ini dapat diabsorbsi oleh tanin yang berasal dari buah pinang. Dalam penelitian ini dicari  kondisi dari penyerapan tersebut, meliputi pH dan waktu kontak. Pengukuran kuantitatif logam berat menggunakan spektroskopi serapan atom untuk Zn digunakan panjang gelombang 213,9 nm, slit 0,7 nm bahan bakar air-acetiline, arus lampu 20 mA, kecepatan gas bahan bakar 2,0 l/menit, kecepatan gas pendukung 4 l/menit dengan panjang burner 10 cm. Untuk logam Cr digunakan panjang gelombang 357,9 nm, slit 0,7 nm, bahan bakar air acetylene, arus lampu 10 mA, kecepatan gas bahan bakar 2,4 l/menit, kecepatan gas pendukung 11 l/menit dengan panjang burner 5 cm. Sedangkan untuk logam Cd digunakan panjang gelombang 228,8 nm, slit 0,7 m, bahan bakar air-acetylene, arus lampu 6 mA, kecepatan ga bahan bakar 2,6 i/menit, kecepatan gas pendukung 16 l/menit dan panjang burner 10 cm. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, waktu kontak optimum adalah 120 menit pada pH 7 dimana terjadi pengurangan Cd sebanyak 75%, Cr 50% dan Zn habis seluruhnya.
KERUSAKAN DINDING SEL Escherichia coli OLEH MINYAK ATSIRI TEMU KUNCI (Kaempferiapandurata) Ponco, Bambang; Trimulyadi, Gatot; Jennie, Betty Sri Laksmi; Miksusanti, Miksusanti
BERITA BIOLOGI Vol 9, No 1 (2008)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.201 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v9i1.775

Abstract

Antibacterial activity of temu kunci (Kaempferiapandurata) essential oil against Escherichia coli Kl.l was analyzed. Activity of antibacterial essential oil was analyzed through its ability to leak the Escherichia coli Kl.l cell wall and altering it.Minimum Inhibitory Concentration (MIC) of temu kunci essential oil is 0.11% (v/v). Further studies were conducted using the concentration of 1 MIC and 2 MIC.Leakage phenomena were monitored with atomic adsorption spectrometry (AAS), and ultraviolet spectrophotometry(UV).Alteration of cell wall was analyzed with scanning electron microscopy (SEM).The optical density values observed by UV spectrophotometer for protein and nucleic acid leakage were 0.3813-0.6573 at 280 nm and 0.2186-0.5603 at 260 nm.The result showed that K. pandurata essential oil could leak the inorganic ion Ca 17-53%, and K* 9-43% from the bacteria and alter the cell wall of the bacteria.