Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Pemasaran Online Usaha Kerajinan Enceng Gondok dan Pandan di Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Atmoko Nugroho; April Firman Daru; Whisnumurti Adhiwibowo
Jurnal Transformatika Vol 12, No 1 (2014): July 2014
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v12i1.87

Abstract

Pemasaran yang dilakukan oleh pengrajin handycraft di Desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, menggunakan pemodelan pemasaran tradisional, yang hanya bergantung kepada tempat pengrajin memamerkan produk mereka. Keterbatasan pemasaran yang bergantung hanya kepada tempat produksi atau lokasi sekitar tempat produksi menyebabkan rendahnya tingkat penjualan.             Perkembangan Teknologi Informasi yang semakin pesat membuat pola pemasaran mengalami perubahan, pemanfaatan internet menjadi salah satu alternatif yang banyak dipakai perusahaan untuk memasarkan produknya. Dengan adanya situs online maka kesempatan pengembangan pemasarana akan semakin besar karena jumlah pengunjung tidak hanya berasal dari kota sekitar atau daerah sekitar akan tetapi seluruh pengguna internet. Informasi produk baru hingga perubahan harga dapat dilihat secara langsung dari situs pengrajin. Dengan adanya situs online diharapkan masyarakat dunia akan mengetahui adanya produk-produk dari desa Lopit. Sebagai alternatif memecahkan masalah akan dikembangkan model pemasaran secara online, yang tidak mengenal batasan dan waktu dalam pemasarannya. Model pengembangan sistem yang dipakai dalam membuat web ini adalah System Develop Life Cycle (SDLC)
Performance Evaluation of Naive Bayes Algorithm for Classification of Fertilizer Types Rastri Prathivi; April Firman Daru; Sara Sharifzadeh
Telematika Vol 15, No 1: February (2022)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/telematika.v15i1.1410

Abstract

Determining the right fertilizer is very important to get optimal plant growth results. Each plant requires different nutrient requirements. Different soil types cause the soil's nutrient content and PH value to differ from one type to another. Regional conditions in a place will also cause the need for plant absorption of nutrient content to be more varied. By using the classification of the problems that have been mentioned, it can be solved by studying patterns from existing fertilizer use data into knowledge that can be used to determine decisions. In this study, modeling with the Naïve Bayes algorithm has been applied to the existing fertilizer use data where the probability value of each class has been calculated to get the highest probability value of a class. The measurement of the accuracy value of the modeling used is measured using the Split Validation method, where the training data will be divided into training data and testing data so that the accuracy value of the model is obtained. From the applied modeling, an accuracy value of 60% is obtained, which shows the level of accuracy of the model obtained from the classification results in the form of the name of the fertilizer, which is expected to help in determining the name of the fertilizer that needs to be used.
Metode PCQ dan Queue Tree untuk Implementasi Manajemen Bandwidth Berbasis Mikrotik April Firman Daru; Febrian Wahyu Christanto; Arif Kurniawan
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 5 No 2 (2021): April 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v5i2.3026

Abstract

Bandwidth problems are the most frequently encountered problems in sharing information traffic or internet access on computer networks. The factor that causes slow internet access is the large number of devices connected to the internet that are not matched by the availability of sufficient bandwidth and the lack of available bandwidth. This can be accommodated with bandwidth management methods. Bandwidth management in Mikotik uses several bandwidth sharing methods such as PCQ (Per Connection Queue), Queue Tree, and HTB (Hierchichal Token Bucket). This research uses 2 (two) bandwidth management methods, namely PCQ and Queue Tree because these methods can divide bandwidth automatically according to the number of active users and are more effective in sharing bandwidth based on Mikrotik. PCQ is a method aimed at optimizing QoS for large-scale internet networks where all queues are the same for all sub-streams, while Queue Tree is a method designed to carry out more complex queuing tasks for network traffic. The purpose of this research is to optimize the limited internet bandwidth so that it can be accessed by all users in the Local Area Network and automate the queue of devices connected to the network according to user needs so as to produce a more stable computer network performance using the network development method, namely NDLC. The results of the tests were carried out 10 times using a bandwidth of 10 Mbps which resulted in an average jitter of 1.64 ms, ping 36.8 ms, 2 Mbps throughput, and 0.1% packet loss so that the QoS of internet access was categorized as satisfactory. It is hoped that from this research the company will be able to save on internet access expenses by maximizing a small bandwidth without having to increase the existing bandwidth.
Improving Neural Network Performance with Feature Selection Using Pearson Correlation Method for Diabetes Disease Detection April Firman Daru; Mohammad Burhan Hanif; Edi Widodo
JUITA: Jurnal Informatika JUITA Vol. 9 No. 1, May 2021
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/juita.v9i1.9941

Abstract

Diabetic or silent killer diseases are an alarming scourge for the world and are classed as serious diseases. In Indonesia, the increase in diabetics occurred by 2% in vulnerable times between 2013 to 2018. This affects all sectors, both medical services and the financial sector. The Neural Network method as a data mining algorithm is present to overcome the burden that arises as an early detection analysis of the onset of disease. However, Neural Network has slow training capabilities and can identify important attributes in the data resulting in a decrease in performance. Pearson correlation is good at handling data with mixed-type attributes and is good at measuring information between attributes and attributes with labels. With this, the purpose of this study will be to use the Pearson correlation method as a selection of features to improve neural network performance in diabetes detection and measure the extent of accuracy obtained from the method. The dataset used is diabetes data 130-US hospital UCI with a record number of 101767 and the number of attributes as many as 50 attributes. The results of this study found that Pearson correlation can improve neural network accuracy performance from 94.93% to 96.00%. As for the evaluation results on the AUC value increased from 0.8077 to 0.8246. Thus Pearson's Correlation algorithm can work well for feature selection on neural network methods and can provide solutions to improved diabetes detection accuracy.
Peningkatan Kemampuan Internet of Things Bagi Guru TKJ di SMK Walisongo Semarang Alauddin Maulana Hirzan; Whisnumurti Adhiwibowo; April Firman Daru
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 3 (2021): September 2021
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v4i3.253

Abstract

Teknologi Internet of Things merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lainnya. Dengan mengimplementasikan teknologi ini, dapat meningkatkan efisiensi serta produktivitas kinerja dunia industri. Karena itulah banyak industri yang menginginkan lulusan yang siap kerja dan memiliki pemahaman mengenai teknologi Internet of Things ini. Untuk mendapatkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri ini, para siswa dan guru di SMK Walisongo perlu memiliki pemahaman mengenai teknologi ini. Namun para guru SMK ini belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai teknologi ini. Sehingga diperlukanlah pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam menguasai Internet of Things. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dengan durasi yang telah ditentukan. Dari pelatihan yang telah dilakukan, para peserta mengalami peningkatan pemahaman hingga 33,83% dibandingkan sebelum pelatihan diberikan. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan ini telah meningkatkan kemampuan para guru sehingga lebih siap untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
PENERAPAN METODE RAPID APLICATION DEVELOPMENT UNTUK MENGEMBANGKAN SISTEM INFORMASI STOK BARANG MENGGUNAKAN LIVEWIRE LARAVEL April Firman Daru; Whisnumurti Adhiwibowo
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol 12 No 2 (2021): September
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.94 KB) | DOI: 10.51903/jtikp.v12i2.271

Abstract

Sistem informasi stok barang di CV. Elizabeth Parfumindo masih menggunakan tahapan manual seperti membuat kartu stok di excel, dan untuk menghasilkan laporan barang masih harus merekap data barang satu persatu. Dengan jumlah data barang yang mencapai ratusan menyulitkan admin gudang dalam proses pembuatan laporan mingguan dan laporan bulanan. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan sistem informasi barang. Pengembangan Sistem informasi barang ini menggunakan Framework Laravel dengan metode MVC (Model,View,Controller) dan memanfaatkan Livewire untuk membangun User Interface sehingga dapat membuat tampilan antar muka dinamis dengan mudah. Dalam pembuatan Sistem, metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, interview dan studi pustaka. Langkah-langkah yang dilakukan dalam hal ini adalah analisis kebutuhan Sistem, perancangan Sistem dan pengujian Sistem. Metode pengembangan Sistem yang digunakan yaitu Rapid Application Development (RAD). Untuk perancangannya menggunkana Unified Modelling Language (UML). Tujuan pengembangan Sistem informasi barang ini adalah untuk memudahkan admin gudang dalam proses penginputan dan pelaporan.
PENERAPAN SENSOR MQ2 UNTUK DETEKSI KEBOCORAN GAS DAN SENSOR BB02 UNTUK DETEKSI API DENGAN PENGENDALI APLIKASI BLYNK April Firman Daru; whisnumurti Adhiwibowo
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Vol 12 No 1 (2021): Maret
Publisher : UNIVERSITAS STEKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.56 KB) | DOI: 10.51903/jtikp.v12i1.229

Abstract

Kebocoran gas pada Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang tidak terdeteksi dapat mengakibatkan kebakaran. Faktor human error dan tidak adanya peringatan dini ( early warning ) sering menjadi masalah utama dalam kasus ini. Untuk mengindari bencana ini dibutuhkan sistem pendeteksi yang dapat memberikan notifikasi secara online. Teknologi Internet of Things (IoT) dapat dimanfaatkan disegala bidang diantaranya untuk mendeteksi kebocoran gas dan mencegah kebakaran secara online melalui apliaksi android. Dalam penelitian ini, komponen utama yang digunakan adalah mikrokontroller NodeMCU Esp8266, Sensor gas Mq2 dan Sensor api BB02 (flame sensor) dengan pengendali aplikasi Blynk. Alat ini nantinya di lengkapi dengan pompa air yang berfungsi sebagai output penanganan kebakaran, selain itu alat ini juga nantinya terkoneksi dengan Smartphone melalui aplikasi android yang akan memampilkan kadar gas yang ada diruangan dan mengiririm pesan ke pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah terbentuknya alat pendeteksi kebcororan gas berbasis IoT yang dapat memberikan informasi ke pengguna secara dan akan secara otomatis mencegah kebakaran dengan menyemprotkan air ketika kadar gas melebihi dari yang sudah ditetapkan.
REKAYASA SISTEM KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU AJAR BERDASARKAN TEORI KONSTRUKTIVISTIK April Firman Daru
Jurnal Transformatika Vol 10, No 2 (2013): January 2013
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v10i2.75

Abstract

Pola pembelajaran yang terjadi selama ini cenderung monoaktif. Pengajar terlalu mendominasi proses pembelajaran, sedangkan siswa diperlakukan sebagai objek yang harus disuapi (spoon-feeding). Beberapa mata pelajaran yang berkaitan dengan praktek mengalami masalah dengan metode ini. Hal ini dipersulit dengan terbatasnya sarana praktikum. Untuk beberapa mata pelajaran yang bertujuan mengasah ketrampilan siswa dibutuhkan proses belajar interaktif yang menitik beratkan pada praktikum dan dilakukan secara berulang-ulang. Proses belajar yang hanya dilakukan saat jam pelajaran tidak cukup membuat siswa memahami pelajaran dengan baik. Oleh sebab itu perlu dilakukan Rekayasa sistem komputer dengan analisis pembelajaran yang efektif berdasarkan pendekatan teori konstruktivistik agar diperoleh alat bantu ajar yang berfungsi sebagai suplemen dalam proses belajar mengajar. Penggunaan multimedia sebagai intructional media dalam pembelajaran dapat menjadi salah satu alternatif untuk memecahkan masalah tersebut
MEMBANGUN ALAT BANTU AJAR PEMBELAJARAN PERAKITAN PC BERBASIS MULTIMEDIA DENGAN PENDEKATAN TUTORIAL April Firman Daru
Jurnal Transformatika Vol 8, No 1 (2010): July 2010
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v8i1.44

Abstract

Model pembelajaran berbasis komputer adalah penggerak yang unggul untuk membantu siswa belajar melakukan tugas-tugas secara mandiri maupun secara kelompok, menggunakan sumber-sumber dari dunia maya maupun lokal dalam menambah wawasan berpikir siswa. Pembelajaran dengan sistem berbantuan komputer efektif dan menguntungkan sebagai model pembelajaran mandiri.Berbagai jenis aplikasi teknologi berbasis komputer dalam pengajaran urnumnya dikenal dengan Computer-Assisted Instruction (CAI) atau pengajaran dengan bantuan komputer. Salah satu model dan CAI ini adalah tutorial, yaitu suatu program pengajaran yang mengikuti sistem tutor yang dilakukan oleh pengajar atau instruktur.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan media pengajaran berbasis multimedia dengan pendekatan tutorial yang dapat digunakan oleh guru untuk membuat siswa memahami bahan ajar. Salah satunya adalah PC subjek Perakitan. Ini memberikan kebebasan dan fleksibilitas bagi mereka untuk memahaminya. PC perakitan media pembelajaran dengan basis multimedia adalah media pengajaran dalam proses belajar mengajar.Laporan ini akan memaparkan tahapan-tahapan  proses analisa sistem pembelajaran berbasis teknologi multimedia yang menggunakan metode Rekayasa Sistem Berbasis Komputer dengan strategi pengembangan Instructional Multimedia Design berdasarkan metode Rekayasa Sistem berbasis Komputerberdasarkan prinsip-prinsip rekayasa perangkat lunak (Software Engineering) melalui tahapan pengembangan yang terdiri dari Planning, Analizing, design, Implementation, Testing and Evaluation.
INTEGRASI CMS DAN LMS UNTUK MEMBANGUN WEB BERBASIS E-LEARNING DENGAN SINGLE LOGIN April Firman Daru
Jurnal Transformatika Vol 11, No 1 (2013): July 2013
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/transformatika.v11i1.77

Abstract

Perkembangan web saat ini sangat pesat, hal ini ditandai dengan munculnya Conten Management System (CMS) dan LMS (Learning Management System). Keduanya memiliki fungsi yang tidak sama. CMS digunakan untuk mengembangan web sedangkan LMS digunakan untuk mengembangkan e learning. Aplikasi CMS dan LMS juga berbeda sehinggga proses pengembangannya dalam bentuk situs di internet juga berbeda. Oleh karena itu user yang akan menggunakan harus login di masing masing sistem.Apabila CMS dan LMS dapat digabungkan dalam satu sistem, maka akan terbentuk satu situs atau web  berbasis e learing yang lengkap dengan single login yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran berbasis web. User tidak perlu memiliki username dan password yang berbeda untuk menggunakan kedua sistem tersebut. User akan mendapatkan informasi dari web sekaligus dapat belajar menggunakan fasilitas e learning yang sudah diintegrasikan.