Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik Elektro

ANALISA KONTRIBUSI PERAN PEKERJAAN DALAM KEADAAN BERBEBAN (PDKB) TERHADAP PENINGKATAN KWH JUAL PADA PENYULANG VIRGO Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1372.539 KB) | DOI: 10.36546/jte.v8i1.194

Abstract

Listrik adalah sebuah kebutuhan pokok yang tidak bisa ditinggalkan. Karena hampir 90 % dari kehidupan menggunakan listrik. Maka dari itu PT. PLN (persero) berupaya keras untuk tetap menjaga pasokan listrik agar tetap menyala. Namun seiring berjalannya waktu , banyak persoalan yang dihadapi yaitu sering terjadinya padam. Padam dalam artian putusnya aliran listrik ke pelanggan baik dikarenakan pemeliharaan dan perbaikan atau dikarenakan gangguan. Pemadaman karena pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan dengan PDKB atau Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan. PDKB adalah sebuah Tim yang berkompetensi untuk melakukan pekerjaan yang notabene tanpa memadamkan aliran listrik Keuntungan yang diperoleh jika meminimal kan padam, menekan rasio SAIDI dan SAIFI , kWh salur tidak berkurang, rupiah jual tidak berkurang , serta yang paling penting pelayanan terhadap pelanggan akan semakin baik. Untuk itu jelas semakin sering listrik mengalir maka semakin banyak pendapatan untuk perusahan.
ANALISIS DAMPAK PENGARUH PERUBAHAN LILITAN PRIMER TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV MENJADI 18 KV Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680 KB) | DOI: 10.36546/jte.v8i2.198

Abstract

Transformer adalah alat listrik yang termasuk dalam klasifikasi mesin listrik statis yang berfungsi untuk mendistribusikan daya / daya listrik dari tegangan rendah tegangan tinggi dan sebaliknya. Atau dapat juga diartikan untuk mengubah tegangan arus bolak-balik dari level yang berbeda dengan kopling magnetik dan berdasarkan pada prinsip-prinsip induksi elektromagnetik, Transformator terdiri dari sebuah inti, terbuat dari besi berlapis dan dua kumparan; primer kumparan dan kumparan sekunder Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung jumlah gulungan primer, mengetahui rasio trun, kehilangan ion transformator dan efisiensi transformator. Metode pengumpulan data adalah dengan metode observasi, pendamping data dari karyawan CV. Mulai Rawang Perkasa. Dan melakukan studi trafo keperpustakaan.Data yang akan berada pada trafo lilitan primer, Trafo fase 3 H 50 HZ, Voltra Brands, Power 100 KVA, No series 11124464, 21000Volt, 20500 Volt, 20000 Volt, 195000 Volt, 190000 Volt dan 400 Tegangan Tegangan sekunder. Hasil dari data perhitungan transformasi transformator utama transformator 20 KV menjadi 18 KV Jumlah gulungan primer 2025 loop. Rasio 47. 44.9. 42.1. 39.6. 37. Ion kehilangan 343,6 w. Efisiensi transformator adalah 99,40%. tegangan primer 18000 Volt. 17000 Volt. 1000 Volt. 15000 Volt. 14000 Volt. Tegangan Sekunder 400 Volt. transformasi distribusi belitan primer transformer adalah 20 KV hingga 18 KV. Gulungan primer transformator yang dikonversi menjadi 18 KV dapat dioperasikan di ujung area penurunan tegangan.
ANALISIS SISTEM PROTEKSI BEBAN LEBIH PADA GENERATOR CAT.SR.4. 1000 KVA PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK POWER PLANT B KAJI STATION PT.MEDCO E&P RIMAU MUSI BANYU ASIN Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.479 KB) | DOI: 10.36546/jte.v7i1.206

Abstract

Sering terjadinya gangguan atau pemadaman aliran listrik dari sumber daya lisrik utama pada suatu industri mengakibatkan terganggunya proses industri dalam suatu pabrik. Untuk itu agar lancarnya proses produksi sangat diperlukan adanya penyediaan daya listrik emergensi pada suatu pabrik untuk mengantisipasi apabila sumber daya listrik utama mengalami gangguan atau terputus. Penyediaan daya listrik di POWER PLANT B KAJI STATION PT.MEDCO E&P RIMAU MUSI BANYU ASIN .menggunakan generator diesel (Genset).Generator Diesel adalah sebuah mesin yang merubah energi mekanik menjadi energi listrik dimana diesel digunakan sebagai penggerak utama generator. Dalam menyalurkan energi listrik terdapat banyak gangguan yang dapat terjadi seperti terjadinya beban lebih (overload). Terjadinya beban lebih karena jumlah daya beban yang dilayan oleh generator lebih besar dari kapasitas generator itu sendiri. Relay yang digunakan untuk mengatasi gangguan beban lebih yaitu OCR (over current relay). Relay arus lebih adalah sebuah jenis relay proteksi yang bekerja berdasarkan prinsip besarnya arus input yang masuk ke dalam peralatan sensing relay. Apabila besaran arus yang masuk melebihi harga arus yang telah disetting sebagai standar kerja relay tersebut, maka relay arus ini akan bekerja dan memberikan perintah pada circuit breaker (CB) untuk memutuskan sistem.
Jurnal Teknik Elektro SISTEM PROTEKSI PADA MOTOR INDUKSI 3 PHASE 200 KW SEBAGAI PENGGERAK POMPA HYDRAN (ELECTRIC FIRE PUMP) Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1341.543 KB) | DOI: 10.36546/jte.v7i2.235

Abstract

Untuk memback up apabila terjadi kebakaran dan juga untuk melakukan kegiatan rutin latihan fire drill setiap bulan, PT.PERTAMINA MERANG JAMBI menggunakan Electric Fire Pump sebagai alat untuk mensuplai air ke fire hydrant.Electric Fire Pump menggunakan sebuah motor induksi tiga phasa yang mempunyai daya 200 KW. Bila terjadi arus lebih pada motor Electric Fire Pump dapat menyebabkan gangguan pada motor tersebut, oleh karena itu harus dilakukan perhitungan untuk mendapatkan arus setting pompa agar dapat dilakukan penyetingan over current relay. Dari hasil perhitungan diperoleh arus nominal sebesar = 341.43 Ampere dan arus setting sebesar = 286.80 Ampere. Secara Ideal arus motor Electric Fire Pump pada saat berjalan harus berada maksimal 80% dari arus nominalnya, hal ini untuk menjaga agar motor tidak berkerja maksimal, dan mudah terbakar. Dari hasil pengukuran dilapangan arus motor pada saat berjalan adalah 255 Ampere. Ini berarti arus motor masih dalam kondisi ideal karena masih berada dibawah 80% arus nominal. 80% dari 348 Ampere = 278.4 Ampere.
ANALISIS KETIDAK SEIMBANGAN BEBAN TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA 70/20 KV PT.PLN (Persero) ULTG LAHAT Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.958 KB) | DOI: 10.36546/jte.v9i1.377

Abstract

Penyediaan energi listrik yang stabil dan kontinu merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam memenuhi kebutuhan energi listrik. Namun dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik tersebut terjadi pembagian beban – beban yang tidak merata sehingga menimbulkan suatu ketidakseimbangan beban pada transformator yang dampaknya dapat merugikan PLN. Transformator adalah suatu alat untuk memindahkan daya listrik arus bolak – balik dari suatu rangkaian ke rangkaian lainnya. Sifat terpenting dari pembebanan yang seimbang adalah jumlah phasor dari ketiga tegangan adalah sama dengan nol, begitupula dengan jumlah phasor dari arus pada ketiga fase juga sama dengan nol. Beberapa aspek yang di perlukan untuk manganalisa ketidak seimbangan beban pada transformator daya tersebut antara lain diperlukan penggukuran setiap jamnya. Ketidak seimbangan beban pada transformator daya selalu terjadi dan penyebab ketidak seimbangan tersebut adalah pada beban-beban pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidak seimbangan beban tersebut timbullah arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah. Setelah dianalisis, diperoleh bahwa bila terjadi ketidak seimbangan beban yang besar, maka arus netral yang muncul juga besar, dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah semakin besar pula.
MINIMALISASI HARMONISA BEBAN NON LINIER DENGAN FILTER AKTIF MULTILEVEL INVERTER MENGGUNAKAN SIMULASI SIMULINK Mutiar, Mutiar; Darma, Surya
Jurnal Teknik Elektro Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.126 KB) | DOI: 10.36546/jte.v9i2.387

Abstract

Minimalisasi harmonisa pada beban non linier dengan filter aktif multilevel inverter ini merupakan filter aktif otomatis dengan menggunakan simulasi Simulink. Filter aktif ini menggunakan pensaklaran modulasi lebar pulsa yang sama dan dua rangkaian inverter jembatan penuh yang dihubungkan seri. Topologi filter otomatis di hubungkan parallel ke masukan beban non linier. Beban non linier menggunakan jembatan diode satu fasa yang diparalel dengan kapasitor dan resistor. Hasil dari simulasi menunjukan resistor 10 Ω dan 20 Ω sebelum difilter adalah 23.40% and 48.02%, dan sesudah difiter dengan jembatan penuh multilevel inverter adalah 2.45% and 3.21%.
ANALISA PERHITUNGAN EFESIENSI DAN RUGI-RUGI PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI KILANG FRAKSINASI PT. PERTA-SAMTAN GAS Darma, Surya; Alferon, Hazalin
Jurnal Teknik Elektro Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.363 KB) | DOI: 10.36546/jte.v11i2.491

Abstract

Dewasa ini Indonesia sedang melaksanakan pembangunan di segala bidang. Seiring dengan laju pertumbuhan pembangunan maka dituntut adanya sarana dan prasarana yang mendukungnya seperti tersedianya tenaga listrik. Saat ini tenaga listrik merupakan kebutuhan yang utama, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk kebutuhan industri. Penyediaan tenaga listrik yang stabil dan kontinyu merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik. diperlukan sebuah sistem distribusi yang mampu menyalurkan listrik dari sumber pembangkit menuju ke sasaran dengan mudah, cepat dan efisien. Salah satu instrument yang selama ini digunakan dalam sistem distribusi tersebut adalah transformator.Transformator merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam suatu sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk mengkonversikan tegangan dari satu tingkat ketingkat yang lainnya melalui gandengan magnetik berdasarkan prinsip elektromagnetik tanpa merubah frekuensi.Gardu induk Distribusi PT.SAMTAN-PERTA GAS mempunyai dua buah transformator, salah satunya transformator yang sampai saad ini masih dioperasikan secara terus-menerus, transformator tersebut perlu penelitian ulang dengan cara menganalisa perhitungan tentang efesiensi transformator, rugi-rugi transformator, yang disesuaikan dengan SPLN tahun 1997
ANALISIS PROTEKSI TRANSFORMATOR DAYA GARDU INDUK PT. BUKIT ASAM (Persero) Tbk TANJUNG ENIM Darma, Surya; Suherman, R.M. Edy; Juliandra, Obie
Jurnal Teknik Elektro Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.688 KB) | DOI: 10.36546/jte.v11i1.497

Abstract

Sistem proteksi pada transformator daya terhadap gangguan internal dan eksternal di Gardu Induk Muara Bungo, dimana suatu transformator daya merupakan peralatan kelistrikan yang sangat penting dalam sistem penyaluran daya listrik kepada konsumen dan dapat bekerja secara terus-menerus. Mengingat pentingnya fungsi dari transformator daya tersebut maka, transformator daya harus dilengkapi dengan proteksi yang sebaik-baiknya agar kemungkinan kerusakan pada transformator daya yang diakibatkan oleh gangguan-gangguan dapat dihindarkan dan dikurangi sampai pada tingkat yang sekecil mungkin. Data penunjang dalam penelitian ini didapat dari buku-buku referensi, serta melakukan observasi langsung kelapangan dimana penelititan ini dilakukan. Pada akhir penelitian, berdasarkan pada hasil analisa dan pembahasan disimpulkan bahwa terdapat sedikit perbedaan antara setting yang terpasang dan setting hasil perhitungan pada proteksi transformator daya terhadap gangguan internal dan eksteral, tetapi perbedaan ini masih dalam batas yang diizinkan dan tidak melebihi setting terpasang maka tidak perlu dilakukan perlu dilakukan perubahan setting