Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Berorientasi Pendidikan Karakter Danawati, Murtyas Galuh; Regina, Belinda Dewi; Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.963 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.12369

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang mendukung siswa mengembangkan potensinya. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan pembaruan kurikulum. Kebijakan perubahan kur 2013 merupakan hasil dari kajian dan evaluasi berbagai tantangan. Kur 2013 diberlakukan bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014 direvisi 2016 dan revisi 2017. Kur 2013 revisi 2017 dibekali berbagai kompetensi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4 dan HOTS. PPK.memiliki 5 nilai karakte, yang terdiri dari religious, nasionalis,.mandiri, gotong-royong,.integritas..Pelaksanaan PPK dilakukan dengan menanamkan nilai karakter salah satunya pada buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa. Rumusan masalah diatas yaitu muatan nilai-nilai karakter yang muncul pada buku pegangan siswa kelas IV SD kur 2013.revisi.2017 berdasarkan PPK (dalam kegiatan wacana, kegiatan petunjuk kegiatan, kegiatan tagihan kerja dan kegiatan evaluasi). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD kur 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan.kualitatif dengan jenis.penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi (content analysis). Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana (ayo berdiskusi dsb), petunjuk kegiatan (ayo membaca dsb), tagihan kerja/latihan (ayo mencoba dsb), evaluasi (kerjasama dengan orangtua dsb). Pada. buku siswa kelas IV Tema 5 semua PPK dimunculkan yaitu religius 3 SN, nasionalis 4 SN, mandiri 4 SN, gotong royong 3 SN, dan integritas 2 SN
Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Berorientasi Pendidikan Karakter Danawati, Murtyas Galuh; Regina, Belinda Dewi; Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.963 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.12369

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang mendukung siswa mengembangkan potensinya. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan pembaruan kurikulum. Kebijakan perubahan kur 2013 merupakan hasil dari kajian dan evaluasi berbagai tantangan. Kur 2013 diberlakukan bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014 direvisi 2016 dan revisi 2017. Kur 2013 revisi 2017 dibekali berbagai kompetensi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4 dan HOTS. PPK.memiliki 5 nilai karakte, yang terdiri dari religious, nasionalis,.mandiri, gotong-royong,.integritas..Pelaksanaan PPK dilakukan dengan menanamkan nilai karakter salah satunya pada buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa. Rumusan masalah diatas yaitu muatan nilai-nilai karakter yang muncul pada buku pegangan siswa kelas IV SD kur 2013.revisi.2017 berdasarkan PPK (dalam kegiatan wacana, kegiatan petunjuk kegiatan, kegiatan tagihan kerja dan kegiatan evaluasi). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD kur 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan.kualitatif dengan jenis.penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi (content analysis). Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana (ayo berdiskusi dsb), petunjuk kegiatan (ayo membaca dsb), tagihan kerja/latihan (ayo mencoba dsb), evaluasi (kerjasama dengan orangtua dsb). Pada. buku siswa kelas IV Tema 5 semua PPK dimunculkan yaitu religius 3 SN, nasionalis 4 SN, mandiri 4 SN, gotong royong 3 SN, dan integritas 2 SN
Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Berorientasi Pendidikan Karakter Murtyas Galuh Danawati; Belinda Dewi Regina; Innany Mukhlishina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 8 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.12369

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang mendukung siswa mengembangkan potensinya. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan pembaruan kurikulum. Kebijakan perubahan kur 2013 merupakan hasil dari kajian dan evaluasi berbagai tantangan. Kur 2013 diberlakukan bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014 direvisi 2016 dan revisi 2017. Kur 2013 revisi 2017 dibekali berbagai kompetensi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4 dan HOTS. PPK.memiliki 5 nilai karakte, yang terdiri dari religious, nasionalis,.mandiri, gotong-royong,.integritas..Pelaksanaan PPK dilakukan dengan menanamkan nilai karakter salah satunya pada buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa. Rumusan masalah diatas yaitu muatan nilai-nilai karakter yang muncul pada buku pegangan siswa kelas IV SD kur 2013.revisi.2017 berdasarkan PPK (dalam kegiatan wacana, kegiatan petunjuk kegiatan, kegiatan tagihan kerja dan kegiatan evaluasi). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD kur 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan.kualitatif dengan jenis.penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi (content analysis). Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana (ayo berdiskusi dsb), petunjuk kegiatan (ayo membaca dsb), tagihan kerja/latihan (ayo mencoba dsb), evaluasi (kerjasama dengan orangtua dsb). Pada. buku siswa kelas IV Tema 5 semua PPK dimunculkan yaitu religius 3 SN, nasionalis 4 SN, mandiri 4 SN, gotong royong 3 SN, dan integritas 2 SN
Pengembangan Bahan Ajar Komik Siswa di Kelas 3 pada Tema 2 di SDN Tlogi Blitar Aghitsatul Habibah; Arina Restian; Murtyas Galuh Danawati; Alfani Athma Putri Rosyadi
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.137 KB) | DOI: 10.30998/sap.v6i2.10410

Abstract

The purpose of this study was to describe the results of developing Sahabat comics teaching materials for grade 3 students at SDN Tlogo 02 Blitar. This development research uses the ADDIE model. The ADDIE development model consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data analysis techniques were qualitative data analysis techniques and quantitative data analysis techniques with the aim of knowing how to develop the feasibility of E-Comic teaching materials for students in grade 3 on theme 2 SDN Tlogo 02 Blitar. In the analysis, the researcher conducted an assessment of theory and material, at the design stage the researcher compiled Sahabat comic, at the development and implementation stage the researcher applied the comic results that had been compiled, at the evaluation stage, the researcher reflected on the results that had been obtained after the application of the comic. Sahabat comic teaching materials for grade 3 students of SDN Tlogo 02 get a percentage value of 81.8 valid learning materials according to revision. Validation of teaching materials is 91.6% with proper qualifications without revision, student responsed to Sahabat comics get a percentage of 99.5% indicating that Sahabat comics is very worth it.
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK SHIBORI BERBASIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMAN 2 MEJAYAN KABUPATEN MADIUN Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati; Innany Mukhlishina; Arinta Rezty W
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Februari Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i1.3501

Abstract

Batik merupakan salah satu hasil kebudayaan bangsa Indonesia yang memiliki nilai tinggi. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang layak untuk dimasukkan dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, sehingga diharapkan dapat memotivasi para pengrajin batik dan mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam pelatihan Batik tulis tahun ini, sasaran utama adalah para siswa SMAN 2 Mejayan di Kabupaten Madiun. Mereka merupakan aset dalam melestarikan budaya setempat khususnya Madiun serta sebagai modal berwirausaha. Para siswa sebagai sasaran dimaksudkan untuk mempersiapkan mereka untuk lebih kreatif menghasilkan sesuatu dan diharapkan mampu menciptakan kemandirian usaha dengan mendirikan unit usaha kecil. Adapun tujuan dilakukan kegiatan pengabdian melalui pelatihan dan pendampingan ini adalah agar: 1) Menghasilkan suatu kreatifitas dalam kegiatan pelatihan; 2) Menghasilkan siswa yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan melalui pendirian unit usaha kecil dan kemandirian usaha selain di bidang pendidikan, serta 3) Menjadikan siswa ikut andil dalam melestarikan budaya di daerahnya yaitu melalui pembuatan batik shibori melalui bisnis atau usaha. Batik shibori sendiri merupakan pembuatan batik dengan teknik pewarnaan kain yang mengandalkan ikatan dan celupan. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat UMM memberikan pelatihan pembuatan batik shibori. Adapun warna pada batik yang dihasilkan dikaitkan dengan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha dan lebih mencintai budaya sendiri di SMAN 2 Mejayan, sehingga Madiun akan dipenuhi batik-batik, khususnya batik shibori hasil produksi sendiri yang sudah dihasilkan.
ANALISIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU SISWA KURIKULUM 2013 REVISI 2017 TEMA 3 PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati; Innany Mukhlishina
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2478

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan, bakat, dan minat seseorang. Berjalan waktu pemerintah berupaya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan diterbitkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2004 tentang Sisdiknas, salah satunya adalah perubahan kurikulum. Kurikulum 2013 (K-13) merupakan penyempurnaan Kurikulum 2006 yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum 2013 revisi 2017 salah satunya berisi kompetensi tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), yang terdiri dari religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas. Pengimplementasian PPK salah satunya yaitu dengan buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa yang digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Rumusan masalah adalah muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD tema 3 kurikulum 2013 revisi 2017 berdasarkan PPK. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD tema 3 kurikulum 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi. Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, evaluasi. Buku siswa kelas IV Tema 9 semua nilai PPK dimunculkan yang terdiri dari religius 4 sub nilai, nasionalis 5 sub nilai, mandiri 4 sub nilai, gotong royong 5 sub nilai, dan integritas 4 sub nilai.
Analisis Problematika Pembelajaran Online SDN 1 Kalirejo Kabupaten Malang Dalam Masa Pandemi Covid-19 Amalia Hernanda; Maharani Putri Kumalasani; Murtyas Galuh Danawati
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 5, No 2 (2021): Mei (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v5i2.19539

Abstract

The Covid-19 pandemic has made all schools in Indonesia carry out online learning activities, including SDN 1 Kalirejo, Malang Regency. The implementation of online learning does not always run smoothly, but is accompanied by problems that appear one after another. The type of research used is qualitative research. The research technique used is in the form of observation, interviews, and documentation. Subjects in this study amounted to 7 people, including the principal and teachers in grades 1 to grade 6. The results obtained from this study are that problems occur in each class. Online learning problems arise because the implementation of online learning is still something new for all parties who are directly related to education. Online learning is carried out without prior socialization and simulation, but is directly applied in the field. This is what demands school principals, teachers, students, and parents to adapt to the online learning system. It is in this adaptation process that new problems that must be faced by principals, teachers, students, and parents emerge. The problems faced by each classroom teacher are also different.
Analisis Muatan Nilai Karakter Pada Buku Siswa Tema 1 Indahnya Kebersamaan Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2017 Berdasarkan Penguatan Pendidikan Karakter Innany Mukhlishina; Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati
SNHRP 2019: Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.284 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 bertujuan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045 yang dibekali dengan berbagai kompetensi, antara lain PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), literasi, 4 C (creative, critical thinking, communicative, dan collaborative), dan HOTS (Higher Order Thinking Skills). PPK memiliki 5 nilai karakter utama yaitu nasionalis, religius, gotong royong, mandiri, dan integritas. Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter bisa dilakukan dengan menanamkan suatu nilai karakter dengan melalui pengintegrasian dalam nilai-nilai karakter buku ajar. Buku ajar yang telah diterbitkan pemerintah sebagai buku ajar paling utama dalam pembelajaran kurikulum 2013 adalah buku siswa dan buku guru. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apa saja muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV sekolah dasar kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV sekolah dasar kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian dilakukan dengan cara metode analisis isi (content analysis). Bagian-bagian yang muncul dalam buku siswa kelas IV SD kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, bagian petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi) yaitu bagian wacana (ayo membaca), bagian petunjuk kegiatan (ayo berdiskusi, ayo renungkan, ayo mencoba, ayo mengamati, ayo bernyanyi, ayo berkreasi), bagian tagihan kerja/latihan (ayo berlatih, ayo menulis), bagian evaluasi (pertanyaan setelah ayo membaca, kerjasama dengan orangtua, dan soal). Pada buku siswa kelas IV SD kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 Tema 1 semua Penguatan Pendidikan Karakter muncul yaitu religius (sub nilai keberimanan, persahabatan, cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan, mencintai lingkungan, kerjasama antar pemeluk agama), nasionalis (sub nilai cinta tanah air, menjaga lingkungan, menghargai keberagaman budaya, menghormati keberagaman suku budaya, apresiasi kekayaan budaya, menjaga kekayaan budaya), mandiri (sub nilai menjadi pembelajar sepanjang hayat, kerja keras, kreatif, daya juang, keberanian), gotong royong (sub nilai menghargai, kerjasama, anti diskriminasi, solidaritas, komitmen atas keputusan bersama, menjaga lingkungan), dan integritas (sub nilai tanggung jawab, komitmen moral). Kata kunci : Nilai karakter, Buku siswa, Kurikulum 2013, PPK
Pelatihan Eduprenenur Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter dan Literasi bagi Guru SD/MI Innany Mukhlishina; Mursidi Mursidi; Murtyas Galuh Danawati
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.033 KB) | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v5i2.2133

Abstract

Salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan di sekolah yaitu di bidang pendidikan. Pengusaha di bidang pendidikan disebut Edupreneur. Edupreneur yang dapat dikembangkan di SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Malang yaitu usaha pembuatan peralatan sekolah yang dapat digunakan sebagai alat promosi sekolah. Melalui peralatan sekolah yang dimiliki dan setiap hari digunakan siswa diharapkan nilai penguatan pendidikan karakter dan literasi dapat diimplementasikan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu,  tim pengabdian masyarakat UMM bekerjasama dengan mitra SD/MI Muhammadiyah Kabupaten Malang memberikan pelatihan edupreneur berbasis Penguatan Pendidikan Karakter dan literasi. Adapun peralatan sekolah yang dimaksud berupa tas, buku tulis, dan kaos. Nilai PPK meliputi religiusitas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Tujuan kegiatan yaitu melalui pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha guru dan internalisasi nilai PPK dan literasi bagi siswa. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan kegiatan pelatihan, pencatatan HKI, publikasi di surat kabar, dan penyusunan artikel ilmiah. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini yaitu guru SD/MI Muhammadiyah sebagai peserta pelatihan dapat menghasilkan desain literasi berbasis Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang diaplikasikan ke dalam produk peralatan sekolah. 
Pendampingan Pelaksanaan Pendidikan Anti Korupsi di SD ‘Aisyiyah dan SD Muhammadiyah 8 Kota Malang Tinuk Dwi Cahyani; Murtyas Galuh Danawati; Kukuh Dwi Kurniawan
Borobudur Journal on Legal Services Vol 1 No 2 (2020): Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.786 KB) | DOI: 10.31603/bjls.v1i2.4177

Abstract

Korupsi adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak. Dalam usaha pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, tri pusat Pendidikan mempunyai hak dan tanggung jawab untuk berperan serta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Tri pusat Pendidikan merupakan istilah dalam bidang Pendidikan yang berarti memberdayakan sinergitas lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan pengalaman mengenai korupsi dan pendidikan anti korupsi (pemahaman tentang materi, konsep, dan cara mengajarkan kepada siswa) di SD ’Aisyiyah Kota Malang dan SD Muhammadiyah 8 Kota Malang. Oleh karena itu, tim pengabdi masyarakat UMM bekerja sama dengan SD ’Aisyiyah Kota Malang dan SD Muhammadiyah 8 Kota Malang untuk mengadakan Focus Group Discussion (FDG) tentang pendidikan anti korupsi. Melalui kegiatan FDG diharapkan permasalahan yang dihadapi oleh SD ’Aisyiyah Kota Malang dan SD Muhammadiyah 8 Kota Malang dapat teratasi dengan baik sehingga kasus-kasus yang terjadi mengenai korupsi, yang sekarang sedang marak di wilayah Malang Raya tidak akan terjadi lagi di masa yang akan dating. Selain itu, tim pengabdi juga melakukan pendampingan pembelajaran pendidikan anti korupsi melalui blue print yaitu Standar Operasional Prosedural (SOP) dan Tata tertib sekolah sebagai tolok ukur keberhasilan pendidikan anti korupsi dalam pembelajaran. Pendidikan anti korupsi memiliki 9 nilai yang ditanamkan kepada anak didik, namun dalam pengabdian kali ini tim pengabdi hanya melaksanakan 3 nilai dari 9 nilai-nilai yang ada dalam pendidikan anti korupsi. Dalam pelaksanaan di lokasi mitra pengabdian yang bisa dilakukan yakni melalui 3 nilai yang ditanamkan kepada anak didiknya yaitu nilai jujur, nilai disiplin dan nilai bertanggungjawab. Nilai jujur memiliki indikator antara lain adalah mengakui kesalahan, tidak melakukan perbuatan curang, tidak berbohong, tidak mengakui milik orang lain sebagai miliknya. Nilai disiplin memiliki indikator yakni terbiasa mengerjakan pekerjaan sesuai dengan aturannya (bangun, tidur, istirahat, belajar, bermain tepat waktu), terbiasa antri secara tertib dalam berbagai hal. Nilai tanggungjawab memiliki indikator yakni selalu menyelesaikan pekerjaan atau tugas-tugas secara tuntas dengan hasil terbaik.