Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KAJIAN LITERATURE: STEM DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Rizki Putri Wardani; Vit Ardhyantama
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.562 KB)

Abstract

Abstrak Pembelajaran STEM merupakan hal yang baru bagi guru di Sekolah Dasar. STEM merupakan hasil pengintegrasian dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematic. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui kesiapan yang akan dihadapi oleh guru Sekolah Dasar jika mengimplementasikan STEM di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review atau tinjauan pustaka meliputi google scholar dan scopus. Kriteria artikel yang dipilih ialah tebit tahun 2016-2021. Didapatkan 15 artikel yang susai dengan kriteria yang diinginkan dan tidak meluas dari topik. Analisis dari 15 artikel menunjukkan bahwa pembelajaran STEM bisa dilakukan di Sekolah Dasar sesuai dengan kurikulum 2103. Di Indonesia STEM sudah menjadi trend di pembelajaran saat ini, namun minimnya pengetehuan dari guru untuk menggunakan dan kurang tahunya manfaat yang didapatkan. STEM merupakan jawaban atas tantangan abad 21 yang diharapkan menguasai kemampuan 4C yaitu critical, creativity, comunication, dan, collaboration. Kurangnya pengetahuan dan banyaknya manfaat yang ada pada pembelajaran STEM di Indonesia khususnya guru Sekolah Dasar, maka diperlukan pelatihan dan bimbingan kepada guru Sekolah Dasar agar bisa mengaplikasikan pembelajaran di Sekolah Dasar. Kata Kunci : STEM, Sekolah Dasar, Kemampuan 4C
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA SD KELAS V MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Wardani, Rizki Putri
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.226 KB) | DOI: 10.24929/alpen.v3i1.24

Abstract

The objective of this study was to develop a learning material with scientific approach to practice science attainment concept at grade fifth elementary school. This kind of research was developing research that use 4D model with one group test pretest-postest design. Subject of research was learning material that would be tested in the student of Kebonsari I Tuban elementary school. Data would be analyzed by using qualitative and quantitative. This research consisted of lesson plan, student work sheet, hand book, and science attainment concept test.  The result showed that learning material was valid, 3,5 for RPP, 3,4 for LKS, and 3,4 for Booksheet. Learning process was done well by 87,6 %. Student activity by using scientifich approach get well too. The result of science attainment concept showed that clasical studying completeness 80%. Based on the research, it can be concluded that learning material was valid, practical, and effective. So it can be apply in the class.
MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD KELAS V MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Rizki Putri Wardani; Chumi Zahroul Fitriyah; Dyah Ayu Puspitaningrum
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v5i2.99

Abstract

Penelitian yang berjudul melatih keterampilan berpikir kritis, dan kreatif memiliki tujuan untuk mengembangakan perangkat pembelajaran melalui pendekatan saintifik yang praktis, efektif, dan valid. Model 4-D digunakan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran dengan desain penelitian one group pretest-postest design. Subyek dalam penelitian ini yakni perangkat pembelajaran yang diuji cobakan kepada siswa Kelas V SD. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan presentase sebesar 87% yang berati perangkat yang dikembangkan valid. Keterlaksanaan pembelajaran terlaksana dengan baik dengan persentase 87%. Aktivitas terlaksana dengan baik melalui pendekatan saintifik. Tes soal keterampilan berpikir kritis, dan berpikir kreatif mendapatkan skor ≥75. Dari hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa perangkata pembelajaran untuk melatih berpikir kritis dan kreatif melalui pendekatan saintifik dikatakan praktis, efektif, dan valid.
Analisis Kebutuhan Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Daerah Banyuwangi di Sekolah Dasar Chumi Zahroul Fitriyah; Rizki Putri Wardani
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 10 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v10i1.20396

Abstract

LKPD is one of the learning materials developed by the teacher. Integrating  LKPD with local wisdom can lead the students to learn well while at the same time know about Banyuwangi local wisdoms. There are so many kinds of Banyuwangi local wisdoms, among others, Batik Blambangan, Tumpeng Sewu Tradition, Barong Ider, Barong Kemiren, and Endhog endhogantradition. Banyuwangi,  located in the east of Java island, is known as “The Sunrise of Java” due to the sun rising firstly in this region. Besides, Banyuwangi is also famous as the Using Region that has unique local wisdoms. The objective of this study is to describe a preliminary study about local wisdom LKPD in the Bayuwangi region, including curriculum analysis, integrating local wisdom by theme mapping, and deciding lessons based on the basic competence and indicator. The study uses descriptive qualitative  with teachers in Banyuwangi as the research subjects selected using purposive sampling technique. Moreover, the data collection used observation, documentation, and interview. The study was started by doing a preliminary study with curriculum analyses related to LKPD, mapping materials, determining LKPD, and making LKPD. Based on observation, LKPD made by the teachers were not linked to local wisdom. Therefore, improvement is needed to develop LKPD based on Banyuwangi local wisdoms. In addition, local wisdom LKPD can help students to know the value of local wisdoms in the LKPD integrated with the lessons. In the end, it is expected that there will be LKPD developed by the teachers by incorporating local wisdoms
KECANDUAN GAWAI SEBAGAI IMPLIKASI PEMBELAJARAN DARING BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Vit Ardhyantama; Rizki Putri Wardani
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v5i2.100

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan sekolah secara daring selama masa pandemik. Kebijakan ini berdampak pada ketergantungan siswa pada gawai di luar kebutuhan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang penggunaan gawai pada anak pada masa pembelajaran daring, penyebab ketergantungan gawai dan solusi yang bisa diambil. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan subjek penelitian dua siswa sekolah dasar yang dipilih secara acak. Data dihimpun dengan cara observasi dan wawancara kepada siswa dan orangtua. Data dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gawai pada siswa kelas tinggi di masa pembelajaran daring covid-19 selama 5-12 jam. Pembelajaran daring dilakukan selama 1-4 jam, sedangkan sisa waktu 1-8 jam digunakan untuk bermain game online dan melihat Youtube. Anak menjadi kecanduan bermain gawai karena kontennya menarik, tersedia fasilitas yang memadai serta waktu bermain gawai yang lebih banyak. Adapun solusi yang bisa ditawarkan dari kondisi yang didapatkan pada dua anak tersebut adalah memperbanyak aktivitas fisik anak dengan teman di lingkungan atau orangtua, membatasi fasilitas dan menerapkan disiplin diri pada anak
Edukasi Pendidikan Mitigasi Erupsi Gunung Semeru pada Siswa Sekolah Dasar Nuriman Nuriman; Agustiningsih Agustiningsih; Kendid Mahmudi; Arik Aguk Wardoyo; Rizki Putri Wardani; Zidni Alfian Barif
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4180

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana alam diperlukan bagi masyarakat kawasan bencana yang bertujuan untuk memberikan penanganan awal bencana. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk memberikan edukasi mitigasi di Sekolah Dasar yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan buku ajar mitigasi bencana di kawasan terdampak gunung semeru. Jenis penelitian merupakan penelitian pengembangan menggunakan 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Diseminate. Metode yang digunakan adalah observasi dan angket. Teknik analisis data menggunkana deskriptif kuantitaif, dan deskriptif kualitatif untuk hasil pengembangan buku ajar.  Dari hasi penelitian diperoleh bahwa buku ajar yang dikembangkan dari aspek materi, desain dan Bahasa mendapatkan presentasi 84.12% dari rata-rata validator dengan kategori sangat valid. Pada unsur keterbacaan buku ajar mendapatkan presentasi 81,27% dengan kategori baik. Dari hasil tersebut, maka buku ajar yang telah dikembangkan bisa digunakan untuk memberikan edukasi mitigasi awal kepada siswa SD yang dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Implikasi dari penelitian ini yakni memberikan pemahaman dan pengetahuan secara menyenangkan akan edukasi mitigasi bencana dan bisa diimplementasikan untuk ke depannya.
Edukasi Pendidikan Mitigasi Erupsi Gunung Semeru pada Siswa Sekolah Dasar Nuriman Nuriman; Agustiningsih Agustiningsih; Kendid Mahmudi; Arik Aguk Wardoyo; Rizki Putri Wardani; Zidni Alfian Barif
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4180

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana alam diperlukan bagi masyarakat kawasan bencana yang bertujuan untuk memberikan penanganan awal bencana. Pendidikan merupakan salah satu cara untuk memberikan edukasi mitigasi di Sekolah Dasar yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan buku ajar mitigasi bencana di kawasan terdampak gunung semeru. Jenis penelitian merupakan penelitian pengembangan menggunakan 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Diseminate. Metode yang digunakan adalah observasi dan angket. Teknik analisis data menggunkana deskriptif kuantitaif, dan deskriptif kualitatif untuk hasil pengembangan buku ajar.  Dari hasi penelitian diperoleh bahwa buku ajar yang dikembangkan dari aspek materi, desain dan Bahasa mendapatkan presentasi 84.12% dari rata-rata validator dengan kategori sangat valid. Pada unsur keterbacaan buku ajar mendapatkan presentasi 81,27% dengan kategori baik. Dari hasil tersebut, maka buku ajar yang telah dikembangkan bisa digunakan untuk memberikan edukasi mitigasi awal kepada siswa SD yang dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Implikasi dari penelitian ini yakni memberikan pemahaman dan pengetahuan secara menyenangkan akan edukasi mitigasi bencana dan bisa diimplementasikan untuk ke depannya.
Pelatihan Penyusunan RPP Berbasis TPACK menggunakan Model Blended Learning bagi Guru SD Chumi Zahroul Fitriyah; Rizki Putri Wardani; Dyah Ayu Puspitaningrum
Journal of Social Empowerment Vol. 6 No. 2 (2021): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.903 KB)

Abstract

Pembelajaran di abad 21 yang dituntut dalam mengembangkan kemajuan teknologi dan menyesuaikan dengan kondisi saat ini salah satunya TPACK dengan menggunakan blended learning. Masih minimnya pengetahuan mengenai penyususan RPP berbasis TPACK di kalangan guru SD sehingga diperlukan suatu pelatihan mengenai hal ini. Metode yang dilakukan dengan cara ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi yang dilakukan secara daring via google meet. Pelatihan ini diikuti oleh Guru SD di wilayah Desa Prunggahan Kulon. Pelaksanaan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, dengan rincian hari pertama pemaparan materi mengeai RPP, TPACK, dan blended learning. Hari kedua penyusunan RPP berbasis TPACK menggunakan blended learning. Hasil dari pelatihan ini adalah dihasilkan RPP berbasis TPACK menggunakan blended learning yang nantinya bisa diterapkan di lembaga sekolah masing – masing, serta mendorong guru untuk mengaplikasikan di kegiatan pembelajaran agar efektif dan efisien
Paradigma Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar Chumi Zahroul Fitriyah; Rizki Putri Wardani
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 12 No 3 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2022.v12.i3.p236-243

Abstract

Independent curriculum was dream of implementation curriculum after pandemic. It has a several principle, on of them was flexibility. Its means that school can apply this curriculum based on the environment. But, this curriculum was very newby for being implemented by teacher. The objective of this research was describing kurikulum merdeka by conceoptual that would be implemented in 2025 later. The research method used was a descriptive qualitataive. Collecting data used depth interview and literature review from journal about Kurikulum Merdeka. Analyzing data used Miles model, there were three steps, 1) collecting data, 2) verification, and 3) conclusion. Based on the result, this curriculum can be implemented in various regions. The preparation teacher to face of this independent curriculum were join the workshop about this curriculum helds by educational and private institutions. Based on interview with other elemntary school teacher, they gave an enthusiastic response in this curriculum. It hope this curriculum that would be implemented can be gain our goals Indonesian education.