Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Covid-19 Impact on Agricultural Farmer’s Social, Physical, and Mental Health: A Literature Review R Endro Sulistyono; Nurul Hayati
Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Vol. 3 No. 2 (2021): Volume 3 Number 2, 2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pnj.v3i2.32228

Abstract

Background: COVID-19 pandemic disrupted in many business sectors and affected negatively the agricultural sector. The objectives of this review are to determine the impact of COVID-19 in the social life, physical and mental of agricultural farmer.Method: This study was a literature review. The population in the study was farmers. The process of review was; identification of literature; screening questions; eligibility using inclusion criteria; and assessment of the quality of the studies. This review was conducted by identify relevant literature, in Science Direct, PubMed, Scopus and Google Scholar using the following keywords: “Covid-19” OR “Pandemic” combined with “farmer” “farmworker” “agricultural worker”. Articles found then be charted and analysis.Result: This review found 10 articles. The finding of this review showed that COVID 19 has impacted directly on the farmer’s life both on social life, physical and mental health.Conclusion: This finding showed that farmers problems should be addressed to prevent long-term negative consequences that impair the food system and enlarge current inequalities. Also, it should be developed and implemented the appropriate community-based mental health programs targeting farmers who impacted by pandemic and who are at risk to develop adverse mental health outcomes. 
PHENOMENOLOGICAL STUDY : COMMUNITY EXPERIENCE AS A PUBLIC SERVICE AT THE PUBLIC HEALTH CENTER Nurul Hayati
UNEJ e-Proceeding 2017: Proceeding of 3rd International Nursing Conference
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Identify a complaints that the community needs as a service user to health services. Is an important factor to improve the improvement of health services at public health center (Puskesmas). Provision of excellent service to the community which is the embodiment of the obligations of the government apparatus as a public servant. In its implementation the service providers should implement access to public service accesses consisting of transparency, accountability, participatory, and responsiveness. The purpose of this study is to explore the community's experience in receiving puskesmas services. Methods: The research design used was qualitative with interpretive phenomenology approach. The data were collected through in-depth face-to-face interviews with 10 community members from community leaders, cadres and religious leaders. Data were collected and analyzed using thematic analysis based on Braun & Clarke approach. Results: The research yield 3 theme that is the expectation of facility convenience, less optimal of puskesmas service, and lack of service officer accessibility. Conclusions: Community experience in receiving puskesmas services is a complex experience related to the expectation of facility convenience, lack of optimal service of puskesmas, and the lack of service access of officers so as to result in improvement efforts for improvement of service based on public complaints to improve public health service quality. Exploration of community experience combined with staff experience is necessary to obtain material for policy proposals on improving the quality of public services in the health sector. Keywords: community experience, public service, puskesmas
PENGUATAN KAPASITAS KADER DALAM AKSELERASI PENINGKATAN CAKUPAN DAN MUTU IMUNISASI DI RANUPAKIS KECAMATAN KLAKAH Nurul Hayati; Raden Endro Sulistyono; Sri Wahyuningsih; Primasari Mahardhika Rahmawati
Dharmakarya Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i1.24394

Abstract

Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Terdapat 12 indikator indonesia sehat diantaranya adalah balita mendapat imunisasi lengkap. Imunisasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan mengingat sudah semakin kuatnya bakteri atau virus yang dapat menyerang tubuh. Imunisasi ini umumnya dilakukan pada saat seseorang masih berumur balita. Pelaksanaan imunisasi dalam pelaksanaannya terkadang menemui beberapa kendala, diantaranya kelompok/keluarga/ individu yang kontra. Penyebabnya adalah tingkat pendidikan yang rendah, persepsi yang salah, pandangan agama, dan faktor lingkungan lainnya. Kelompok Riset (Keris) Nurse.co.id berusaha untuk menemukan langkah dalam pemecahan masalah kesehatan khususnya pelaksanaan imunisasi yaitu dengan FASTER (Fasilitasi dan pendampingan kader posyandu) dengan pendekatan budaya Pandalungan. FASTER ini diawali dengan komplain survey tentang pandangan budaya setempat terhadap pelaksanaan imunisasi. Complain survey ini merupakan salah satu strategi dalam pengkajian keperawatan komunitas yang menghasilkan janji perbaikan dan komitmen. Hasil komplain survey ini disinergikan dengan proses keperawatan selanjutnya yaitu intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Berbagai pendekatan dilakukan sesuai dengan hasil riset yang pernah dilakukan oleh anggota pengusul (Keris Nurse.co.id). Sesuai amanat keputusan menteri kesehatan nomor 279 tahun 2006 bahwa tujuan perkesmas adalah terwujudnya keluarga sehat mandiri tahap IV yaitu keluarga yang dapat melakukan promosi kesehatan. Sehingga harapan pengmas ini adalah terwujud masyarakat Ranupakis yang tahu, mau dan mampu memelihara kesehatan khususnya kesehatan balita (imunisasi) dan pada akhirnya tercapai tujuan program kesehatan. 
Produktivitas dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada jurnal terindeks Scopus: suatu kajian bibliometrik Nurul Hayati; Lolytasari Lolytasari
Al Maktabah Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.079 KB) | DOI: 10.15408/almaktabah.v16i1.8084

Abstract

This study measures the productivity of UIN Jakarta lecturers’ authorship in Scopus indexed journal, by calculating and analyzing the number of published scientific papers, collaboration level and collaboration index, and lecturer productivity of UIN Jakarta under Lotka Law. The research method used is descriptive research with quantitative approach. Data analysis was done by bibliometric study. The results showed that there are 447 scientific works written by 114 lecturers of UIN Jakarta has been published in Scopus indexed journal during the period of 2002 - July 2017. The degree of collaboration of UIN Jakarta lecturers in writing scientific papers is 0.74, while the lecturer collaboration index UIN lecturer Jakarta in writing scientific paper is 0.255. Based on Lotka’s Law, the sole authorship of UIN Jakarta lecturers in Scopus indexed journals only resulted in 0.034 (3%) of the overall publication results. Thus it can be concluded that the productivity of UIN Jakarta lecturers in producing fewer individual scien-tific works than in collaboration.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA WAYANG HURUF PADA KELOMPOK B TK KASIH IBU KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Nurul Hayati; Muniroh Manawar
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i1.1683

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi  pentingnya kemampuan membaca dalam bahasa anak, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga untuk kesiapan anak dalam melanjutkan di sekolah dasar. Kurangnya kemampuan membaca akan menghambat anak dalam berkomunikasi, terutama menurunnya prestasi perkembangan bahasa anak.Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah Bagaimana meningkatkan kemampuan membaca melalui media wayang huruf? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca melalui media wayang huruf pada peserta didik kelompok B di TK KASIH IBU Kota Semarang Tahun Pelajaran 2013/2014.Penelitian ini dilakukan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 16. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus setiap siklus melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penugasan, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil observasi dianalisis menggunakan teknik deskriptif  kualitatif yang digambarkan dengan kata-kata atau kalimat, dipisah-pisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Aktifitas dilakukan dalam bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai proses siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan media wayang huruf dapat meningkatkan kemampuan membaca pada anak TK Kasih Ibu Kelompok B tahun pelajaran 2013/2014. Kemampuan membaca dari kondisi awal ke siklus II mengalami peningkatan, yaitu dari 15% yang memiliki kemampuan baik menjadi 83%. Terjadi peningkatan sebanyak (68%).Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru guru dalam pembelajaran menyampaikan materi melalui media dan alat peraga. Guru harus mampu menciptakan media yang dapat mendukung kegiatan belajar anak. Guru harus kreatif menggunakan metode-metode lain yang dapat meningkatkan sikap dan kemampuan membaca siswa. Kata Kunci : Media Wayang Huruf, Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Contextual Teaching And Learning pada SMP Negeri 1 Kota Lhokseumawe Nurul Hayati
Master Bahasa Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.456 KB) | DOI: 10.24173/mb.v6i3.12432

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa kelas VIII SMP Negeri 1 Lhokseumawe adalah kelas yang sudah menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang mengkaji tentang implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis teks deskripsi kelas VIII di SMP Negeri 1 Lhokseumawe. Rumusan masalah penelitian ini adalah “Bagaimana implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis kelas VIII SMP Negeri 1 Lhokseumawe. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis tek deskripsi kelas VIII SMP Negeri 1 Lhokseumawe. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penulis turun langsung di lokasi penelitian untuk memperoleh informasi terkait penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan Kepala Sekolah. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data, yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam proses analisis peneliti menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi keterampilan menulis teks deskripsi Kelas VIII di SMP Negeri 1 Lhokseumawe terdapat beberapa kegiatan diantaranya tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan adalah persiapan yang dilakukan oleh guru sebelum melakukan pembelajaran, yaitu mempersiapkan bahan ajar, membuat RPP, menentukan media pembelajaran, dan membuat instrumen evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru meliputi komponen pendekatan Contextual Teaching and Learning yakni: konstruktivisme, inquiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan melakukan evaluasi dengan penilaian autentik. Hasil penelitian menunjukan implementasi pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi keterampilan menulis teks deskripsi kelas VIII di SMP Negeri 1 Lhokseumawe secara umum telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan konsep pembelajaran (CTL).
VALIDITAS BUKU AJAR BIOLOGI SMA KELAS X BERBASIS AKTIVITAS MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH NURUL HAYATI
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran Biologi terdiri dari beberapa materi pelajaran yang harus dipahami oleh siswa. Salah satu materi pelajaran Biologi ialah perubahan lingkungan dan daur ulang limbah. Materi ini erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Buku berbasis aktivitas sangat diperlukan, karena siswalah yang mejadi subyek, pelaku kegiatan belajar. Siswa dapat menemukan sendiri pemahamannya, memupuk kerjasama diantara teman, langsung mengalami sendiri, dan bekerjasama dengan kemampuan sendiri dengan melakukan suatu aktivitas belajar baik kegiatan visual, lisan, mendengarkan, menulis, menggambar, motorik, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar biologi SMA kelas X berbasis aktivitas materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah yang valid. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan yang termasuk dalam model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) tanpa tahap Disseminate. Buku ajar yang diujicobakan tergolong uji coba terbatas pada 15 siswa kelas X SMA Negeri 1 Sampang. Hasil validasi dari penilaian validitas oleh pakar pendidikan, pakar materi, dan praktisi, buku ajar biologi kelas X berbasis aktivitas pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah dinyatakan valid sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: validitas, buku ajar, biologi, aktivitas belajar, perubahan lingkungan dan daur ulang limbah
Pembelajaran Daring pada Pendidikan Tinggi: Tantangan Bagi Mahasiswa dan Dosen di Tengah Pandemi Rizky Nastiti; Nurul Hayati
INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia Vol. 3 No. 3 (2020): INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia - Edisi Juni 2020
Publisher : Forum Inovasi Bisnis dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.685 KB) | DOI: 10.31842/jurnalinobis.v3i3.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesiapan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa dan dosen saat perkuliahan daring di masa pandemi ini. Penelitian ini juga bertujuan menganalisa aspek positif yang dirasakan oleh mahasiswa dan dosen selama perkuliahan daring berlangsung. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pengisian kuesioner oleh 142 responden mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Banjarmasin. Tahap kedua adalah pengisian kuesioner dan wawancara kepada enam orang dosen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik mahasiswa maupun dosen memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi perkuliahan secara daring dikarenakan sebagaian besar telah memiliki dan mampu mempergunakan perangkat digital yang mendukung. Lebih lanjut lagi, dapat disimpulkan bahwa selama mengikuti perkuliahan secara daring, mahasiswa mengalami beberapa kendala antara lain merasa stress dan terbatasnya interaksi sosial. Selain itu, mahasiswa juga merasa kesulitan berkonsentrasi saat berkuliah secara daring dan merasa terbebani dengan tugas-tugas kuliah. Ditambah lagi dengan kendala jaringan internet yang tidak stabil dan penggunaan kuota internet yang boros. Meskipun mahasiswa mengalami berbagai kendala selama mengikuti perkuliahan secara daring, mereka juga merasakan dampak positifnya, salah satunya adalah memiliki lebih banyak waktu luang. Sedangkan kendala utama yang dihadapi oleh dosen adalah kurangnya interaksi dengan mahasiswa sehingga perkuliahan berlangsung kurang efektif.
Perbandingan Penurunan Kadar Formalin pada Tahu yang Direbus dan Direndam Air Panas akhmad muntaha; haitami haitami; Nurul hayati
Medical Laboratory Technology Journal Vol 1, No 2 (2015): December
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.806 KB) | DOI: 10.31964/mltj.v1i2.20

Abstract

Tofu is a food with high protein content and the moisture content reaches 85%, so that it knows can not last long. Manufacturers know still use formaldehyde as a preservative. Handling to reduce formaldehyde levels in the know are soaked in hot water and boiled in boiling water. The purpose of this study was to determine the ratio decreased levels of formaldehyde in the know are boiled and soaked in hot water out. This type of research is True Experiment with posttest study design Only Control Group Design. The population in this study is tofu containing formalin. Then examined by spectrophotometry of formaldehyde levels in most groups as a pretest sample, others are given treatment and formalin levels checked by spectrophotometry. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. Results of this study the average levels of formaldehyde in the know before the treatment is 68.668 ppm. Decreased levels of formaldehyde in formalin know after boiling for 10 minutes was 64.77%. Decreased levels of formaldehyde in formalin know with the treatment of immersion in hot water for 10 minutes is 33.1%. Based on statistical tests that have been conducted, it was found a significant difference between the reduced levels of formaldehyde in formalin boiled out and the know formalin soaked in hot water with sig. 0,000. Boiling know formalin reduce levels of formaldehyde greater than soaking out in hot water.