Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING MODEL IN SCIENCES LEARNING AT MIN 1 BANTUL AND SDIT BAIK BANTUL Emha Dzia’ul Haq; Andi Prastowo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.987 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12200

Abstract

Banyak di temukannya pelaksanaan pembelajaran yang masih kurang variatif, proses pembelajaran memiliki kecenderungan pada metode tertentu (konvensional), dan tidak memperhatikan tingkat pemahaman siswa terhadap informasi yang disampaikan. Peserta didik kurang aktif dalam proses belajar, siswa lebih banyak mendengar dan menulis. Maka dari itu, pendekatan saintifik mengeluarkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dan dapat dikolaborasikan dengan model discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi model discovery learning dalam pembelajaran IPA, serta faktor pendukung dan penghambat proses pembelajaran IPA dengan model discovery learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: implementasi model discovery learning dalam pembelajaran IPA di kelas V MIN 1 Bantul dan SDIT BAIK Bantul, menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru sudah melaksanakan langkah-langkah pembelajaran model discovery learning (a) stimulasi, guru menstimulus peserta didik dengan memberikan sebuah gambar, (b) problem statement, guru memberikan gambar lalu peserta didik mengidentifikasi masalah yang terdapat dalam gambar terebut, (c) data collection, peserta didik diberikan pengalaman mencari alternatif pemecahan masalah, (d) data processing, melatih peserta didik mencoba dan mengeksplorasi kemampuannya. Dan yang terakhir (e) verification dan generalitation, peserta didik berdiskusi dan mengkomunikasikan hasil diskusinya di depan kelas. Sedangkan faktor pendukung dan pengahambat; Faktor pendukung (1) ketelatenan guru, (2) pengemasan pembelajaran yang menarik, (3) tersedia media pembelajaran yang memadahi, (4) terjalinnya komunikasi yang baik, (5) motivasi belajar peserta didik yang tinggi. Sedangkan Faktor penghambat, (1) proses penilaian siswa, (2) sikap peserta didik yang terlalu aktif, (3) karakteristik siswa yang berbeda-beda.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Web Powtoon Untuk Merangsang Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Kelas 3 MI Naila Husna Ramadhana; Andi Prastowo
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 13 No 2 (2021): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v13i2.1162

Abstract

This study aims to develop a web-based learning model so that it can provide innovation in the learning process of Al-Qur'an Hadith subjects in the Surah An-Nas material which students must memorize and can remember the meaning, so researchers want to develop web-based learning with powtoon media to provide an interesting learning experience and can provide convenience to students. The research method using research and development and the development model carried out in this study is the ADDIE model which consists of five steps, namely: analysis (analyze), design (design), development (development), implementation (implementation), evaluation (evaluation). This research was conducted at MIN Hulu Sungai Selatan II. This research provides a product in the form of animated video powtoon to be tested for feasibility by media experts, material experts, and two groups of 18 students. The results of the trial were media experts with an average score of 3.6 which was categorized as very valid, material experts with an average value of 4 and categorized as very valid, and student respondents with an average score of 3.62 in the very good category.
Inklusifisme dalam Buku Ajar Agama sebagai Media Deradikalisasi Siswa Madrasah di Kota Yogyakarta Andi Prastowo
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 4, No 2 (2012): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v4i2.50

Abstract

Fenomena kekerasan di Indonesia atas nama agama dari hari ke hari menjadi semakin meresahkan. Hal yang sama terjadi pula di kalangan pelajar, sebagai generasi yang akan melanjutkan: masa depan bangsa ini. Kekerasan berbau SARA seperti menjadi kebiasaan untuk mereka. Namun, itu tidak terjadi di kalangan siswa madrasah di Yogyakarta, sebuah kota yang sering dijuluki kota toleransi. Dalam hal ini, toleransi dan kerukunan tidak dapat dipisahkan karena nilai-nilai inklusifisme yang telah tertanam dalam diri mereka. Dan, salah satu faktor penting yang mempengaruhi dan berkontribusi besar terhadap sikap inklusif tersebut adalah buku agama yang mereka gunakan, yang mengandung nilai-nilai inklusifisme. Di mana nilai-nilai inklusifisme tersebut selanjutnya diajarkan melalui model pembelajaran substantif dan model pembelajaran reflektif dalam kegiatan pembelajaran di madrasah.
Implikasi Kinerja Otak Terhadap Pembelajaran Psikomotorik di SD/MI Andi Prastowo
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 8, No 2 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i2.82

Abstract

Tantangan pendidikan nasional Indonesia dalam bentuk kualitas sumber daya manusia yang rendah, terutama dalam aspek hardskill menunjukkan rendahnya kualitas pengembangan dan domain psikomotor pembelajaran di tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiya. Untuk itu diperlukan pembaharuan pembelajaran psikomotor berdasarkan bagaimana otak manusia. Seperti yang kita ketahui dari penelitian terbaru bahwa berbagai perkembangan dan penemuan terbaru di bidang ilmu saraf telah membawa temuan sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, termasuk domain psikomotor. Dalam hal ini, ada tiga bagian otak yang memiliki peran penting dalam mengatur dan mengelola bagaimana manusia mempelajari keterampilan baru, yaitu lobus frontal, korteks motorik, dan serebelum. Adapun keberhasilan dalam proses pembelajaran, kegiatan pembelajaran psikomotorik harus dilakukan melalui tahap pembentukan rencana, tahap pelatihan praktik yang dipandu diikuti dengan praktik mandiri, dan tahap otonom.
Keselarasan Materi Fiqih MI Kurikulum 2006 Terhadap Karakteristik Perkembangan Peserta Didik Andi Prastowo
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 7, No 2 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i2.69

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan sudah menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari dalam persaingan global, begitu pula dalam konteks pembelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah. Upaya inovasi pengembangan materi dilakukan melalui telaah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam Standar Isi. Materi Fiqih hendaknya dikembangkan dalam kerangka pikir yang sesuai dengan karakteristik perkembangan psikologis peserta didik. Namun, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa materi Fiqih yang dikembangkan di Madrasah Ibtidaiyah tidak semuanya sesuai dan sejalan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik yang cenderung taraf berpikirnya masih operasional konkret. Untuk itu, penelitian ini sebagai salah satu dasar rekomendasi penyempurnaan terhadap materi Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah secara selektif.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI MODEL DRILL AND PRACTICE UNTUK MI/SD Zainal Asrin Nasution; Andi Prastowo
El Midad Vol. 13 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v13i1.2972

Abstract

Guru merupakan salah satu komponen mikrosistem pendidikan yang sangat strategis dan mempunyai peran yang besar pada proses pendidikan di sekolah. Dalam penyampaian materi pembelajaran guru yang kreatif harus mampu menejelaskan materi dengan berbagai media yang ada. Media pembelajaran dalam dunia pendidikan bermacam-macam seperti multimedia interaktif, presentasi, hypermedia, tutorial dan drill and practice. Drill and practice bisa disebut metode mengajar yang dilaksanakan oleh siswa dalam bentuk kegiatan latihan yang nantinya keterampilan tersebut menjadi sebuah kebiasaan dan peserta didik nyaman mempelajari materi tersebut dengan diasah terus menerus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) ialah suatu kegiatan yang berhubungan dengan pengumpulan data pustaka penelitian yang memanfaatkan sumber pustaka untuk mendapatkan data penelitian, Dengan Melaksanakan Metode Drill and Practice dalam masa pandemi sangat dapat membantu siswa dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.
IMPLEMENTATION OF SIMULATION MODEL CHARACTER LEARNING VIDEO IMPLEMENTATION IN INTEGRATED ISLAMIC PRIMARY SCHOOL DURING THE COVID-19 PANDEMIC Maulidyah Safruddin; Andi Prastowo
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 14, No 2: July 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v14i2.41645

Abstract

The COVID-19 pandemic has made teachers consider choosing learning media so that students can be helped to understand the learning material provided even though learning is accepted online. The use of learning video media is an option for learning as a teacher option when learning online. This study aims to see the process of implementing learning video media carried out at SDIT Al Hikmah Pangkep during the covid-19 pandemic from the perspective of educators. The character learning in question is the 9 pillars of character given to students 15 minutes before learning begins. The method in this research is descriptive quantitative with an instrument in the form of a questionnaire distributed to educators via google form. The data analysis used in this study is descriptive statistics, namely analyzing data by describing or describing the data that has been collected as it is. The results of this study revealed that the majority of educators considered that the character learning video media was well implemented. Character learning videos can help educators to teach material related to good characters in life. The use of video media is also favored by students because it can help students study at home, motivate students to study. Through character learning videos, it can also stimulate students to find important information related to character building
ANALISIS KEMUNCULAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD 77 REJANG LEBONG DALAM MENGGUNAKAN KTSP DAN KURIKULUM 2013 Deni Setiawan; Andi Prastowo
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.59 KB) | DOI: 10.53837/waniambey.v2i2.187

Abstract

Nowadays, moral decadence is a serious handling requires the formamation of character and dignity of the nation depended on the establisment of the man himself. The efforts can be done in the educational environment that is built the character of learners by developing an attitude of spiritual and social components used in this study. The goals of this study are to describe of spiritual and social attitudes on science learning activities on fourth grade that use KTSP and 2013 curriculum. The study was conducted with qualitative descriptive method and purposive sampling technique. Instruments used in the form of observational learning activities to analyze the emergence of the spiritual and social attitudes using videograph. Based on the results of the average total spiritual and social attitudes acquired elemtary used 2013 curriculum get bigger results. Expected from this research can serve as a basis for further research and as a motivation for teachers to be able to bring up an spiritual and social attitudes, especially in science learning.
Attitude Assessment Analysis on Islamic Education Learning at Junior High School Level in The Application of Curriculum 2013 Khafidhotul Baroroh; Andi Prastowo; Sarjono Sarjono
AIUA Journal of Islamic Education Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : AIUA Journal of Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 2013-2014 academic year, the 2013 curriculum has begun to be tested, the 2013 curriculum consists of teachers measuring all aspects of development. Starting from the cognitive (knowledge), affective (attitude) and psychomotor (skills) aspects. The evaluation of these three aspects must be carried out by the teacher himself. The 2013 curriculum is determined by a table determined by spiritual attitudes and attitudes. The purpose of this study was to examine the learning attitudes of Islamic Education in the 2013 curriculum, this study used a library research method. The results of this study indicate: 1) in the process of handling attitudes the authorities are not only Islamic education teachers, counseling teachers or homeroom teachers, but students can also perform the process of measuring attitudes through peer-to-peer techniques. 2) the 2013 dwarf process includes several techniques. First, the observation technique, this technique is the main technique that must be done, the observation technique uses two tools, namely observation sheets and journals. Second, production costs and production costs, both of these techniques are supporting factors.
MANAJEMEN KELAS UNTUK MENCEGAH PERUNDUNGAN VERBAL DI SD TUMBUH 3 YOGYAKARTA Andi Prastowo
QUALITY Vol 5, No 2 (2017): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v5i2.3064

Abstract

The issue of violent learning in Indonesia, one of them in the Special Province of Yogyakarta, has become a disturbing phenomenon in the last decade. Bullying is believed by some experts to be one of the root of the problem. There are three types of bullying, verbal, relational, and physical, but the most common is verbal abuse. Meanwhile, effective classroom management is one way that is believed to prevent and address the problem. One of the primary schools in Yogyakata city that has been quite successful in implementing this is the Tumbuh 3 Yogyakarta’s Elementary School (ES). This article discusses how the implementation of classroom management to prevent verbal abuse in Tumbuh 3 Yogyakarta’s ES. Through a case study with naturalistic approaches that collected data through in-depth interviews, moderate participant observation, and documentation found that implementation of classroom management to prevent verbal bullying in Tumbuh 3 Yogyakarta’s ES was conducted with an immediate response and a long-term response, anti-harassment with the application of Positive Behavioral Interventions and Supports.