Meira Anggia Putri
Unknown Affiliation

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN DOUSHI DAN KEIYOUSHI PADA SAKUBUN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP Indah Marlina; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v4i1.230

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis kesalahan penggunaan doushi dan keiyoushi pada sakubun mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan dan jenis kesalahan penggunaan doushi dan keiyoushi pada mahasiswa tahun masuk 2019 program studi pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Padang. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dari penelitian ini adalah kesalahan penggunaan doushi dan keiyoushi dalam kalimat yang terdapat pada sumber data berupa sakubun mahasiswa tahun masuk 2019 program studi pendidikan bahasa Jepang UNP yang berjumlah 30 sakubun. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada penggunaan doushi dapat disimpulkan bahwa bentuk kesalahan fonologi yang ada berjumlah 9 kesalahan, kesalahan morfologi berjumlah 8 kesalahan, dan kesalahan sintaksis hanya terdapat 7 kesalahan. Kemudian pada doushi terdapat jenis kesalahan  mistake berjumlah 14 kesalahan, lapses berjumlah 9 kesalahan. Sedangkan pada penggunaan keiyoushi, dapat disimpulkan bahwa bentuk kesalahan fonologi berjumlah 18 kesalahan, kesalahan morfologi berjumlah 2 kesalahan, kesalahan sintaksis berjumlah 12 kesalahan, dan kesalahan semantik berjumlah 2 kesalahan. Selanjutnya terdapat jenis kesalahan mistake berjumlah 25 kesalahan, dan lapses berjumlah 8 kesalahan.
ANALISIS KANYOUKU YANG MENGGUNAKAN UNSUR HEWAN DAN TUMBUHAN DALAM BUKU OBOETE BENRI NA KANYOUKU SHO/CHUUKYUU muhammad hadi; desvalini anwar; meira anggia putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 1, No 5 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v1i5.133

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi idiom bahasa Jepang berdasarkan struktur dan maknanya dalam buku Oboete Benri na Kanyouku Sho/Chuu karya Tanaka Masae dan Magara Naoko. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kanyouku yang terbentuk menggunakan unsur hewan dan tumbuhan. Sumber data yang diambil adalah buku Oboete Benri na Kanyouku Sho/Chuu karya Tanaka Masae dan Magara Naoko. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa terdapat 3 klasifikasi kanyouku berdasarkan strukturnya, serta terdapat 5 klasifikasi kanyouku berdasarkan maknanya. Klasifikasi kanyouku berdasarkan strukturnya yaitu, doushi kanyouku (idiom verba), keiyoushi kanyouku (idiom adjektiva) dan meishi kanyouku (idiom nomina). Klasifikasi kanyouku berdasarkan maknanya yaitu, Kankaku, kanjou  wo arawasu kanyouku (idiom yang menyatakan perasaan dan emosi), Karada, seikaku, taido wo arawasu kanyouku(Idiom yang menyatakan tubuh, kepribadian dan sikap) , Koui, dousa, koudou wo arawasu kanyouku (idiom yang menyatakan perbuatan, tindakan dan aktivitas) , Joutai, teido, kachi wo arawasu kanyouku (idiom yang menyatakan keadaan, derajat dan nilai), Shakai, seikatsu, bunka wo arawasu kanyouku (idiom yang menyatakan sosial dan budaya).Kata kunci: Kanyouku, klasifikasi struktur, klasifikasi makna
Penguasaan Shiekibun Pada Mahasiswa Tahun Masuk 2017 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Padang Afrina Wati; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v3i1.181

Abstract

Abstract This study discusses the mastery of Shiekibun in 2017 students of Japanese language study programs at Padang State University. The purpose of this study was to determine the Shiekibun mastery of 2017 students entering the Japanese Language Study Program at Padang State University. This type of research used in this research is quantitative research with descriptive methods. The population in this study were students entering 2017 Japanese Language Education Study Program, Padang State University, amounting to 56 people. The sample in this study amounted to 30 people. The data of this study are the Shiekibun mastery test scores for 2017 students entering the Japanese Language Study Program at Padang State University. Based on the results of the research carried out it can be concluded that the mastery of student Shiekibun in 2017 in general is in the qualification "pretty good" with an average of 66.8
Tindak Tutur Asertif pada Anime Nichijou karya Keiichi Arawi Desi Ramadiani; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v4i2.389

Abstract

      Tindak tutur asertif memiliki begitu banyak fungsi yang berbeda sehingga, sulit untuk membedakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalah tentang tindak tutur asertif beserta fungsi dan bentuk kalimatnya dalam anime Nichijou karya Keiichi Arawi. Penelitian ini termasuk kedalam salah satu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Penelitian kualitatif dipilih karena data yang diteliti berupa tuturan yang perlu dijelaskan dan dideskripsikan dengan kata-kata. Setelah dilakukan pengumpulan dan analisis data, pada penelitian ini ditemukan fungsi memberitahukan sebanyak 27 data, fungsi menyatakan sebanyak 4 data, fungsi menyarankan sebanyak 10 data, fungsi menyombongkan sebanyak 2 data, fungsi mengeluh sebanyak 16 data dan fungsi menuntut sebanyak 2 data. Sedangkan bentuk kalimat, kalimat berita sebanyak 37 data, kalimat tanya sebanyak 11 data dan kalimat perintah sebanyak 12 data. Fungsi memberitahukan merupakan fungsi yang paling dominan dibandingkan dengan fungsi lainnya karena tindak tutur asertif sendiri erat kaitannya dengan penyampaian atau pemberitahuan suatu keadaan. Selain itu anime Nichijou yang menceritakan tentang kehidupan sehari-hari anak SMA dengan permasalahan yang dihadapi oleh massing-masing karakter anime ini. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa dalam hassil penelitian ini fungsi memberitahukan lebih mendominasi. 
KEMAMPUAN MENGGUNAKAN SETSUZOKUJOSHI (KARA DAN NO DE) DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG SEMESTER EMPAT TAHUN MASUK 2016 UNIVERSITAS NEGERI PADANG suci fitra yani; Sitti Fatimah; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v1i2.60

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kemampuan menggunakan setsuzokujoshi(kara dan node) dalam kalimat bahasa Jepang pada mahasiswa Pendidikan BahasaJepang tahun masuk 2016 UNP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikemampuan mahasiswa dalam menggunakan setsuzokujoshi (kara dan node)dalam kalimat bahasa Jepang pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang tahunmasuk 2016 UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metodedeskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan bahasaJepang tahun masuk 2016 Universitas Negeri Padang yang berjumlah 30 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan bahasa Jepang tahunmasuk 2016 Universitas Negeri Padang yang berjumlah 30 orang. Data dalampenelitian ini adalah skor hasil tes kemampuan menggunakan setsuzokujoshi (karadan node) dalam kalimat bahasa Jepang.Berdasarkan hasil penelitian yangdilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menggunakan setsuzokujoshi(kara dan node) secara umum berada pada kualifikasi “lebih dari cukup” denganrata-rata 60.Kata Kunci : Kemampuan, Setsuzokujoshi (Kara dan Node)
Analisis Kalimat Pasif Bahasa Jepang dalam Novel Kasei no Kioku Karya Raymond Jones Dita Putri; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v3i2.210

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya penggunaan kalimat pasif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga banyak ditemukan pada film, drama, anime, buku pelajaran, novel, komik, dan lain sebagainya. Data Penelitian ini adalah kalimat pasif yang terdapat dalam novel Kasei no Kioku Karya Raymond Jones. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan jenis-jenis kalimat pasif bahasa Jepang yang terdapat pada novel Kasei no Kioku. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan menjelaskan dan menganalisis kalimat-kalimat pasif yang terdapat dalam novel tersebut. Dari hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa kalimat pasif yang lebih banyak digunakan dalam novel Kasei no Kioku adalah chokusetsu ukemi dengan jumlah 15 data dari 20 data kalimat pasif yang ditemukan. Data yang paling sedikit ditemukan adalah data daisansha no ukemi yang berjumlah 2 kalimat saja. Sedangkan data mochinushi no ukemi yang ditemukan berjumlah 3 kalimat.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN YARI-MORAI (BERI-TERIMA) PADA MAHASISWA TAHUN MASUK 2016 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNIVERSITAS NEGERI PADANG Ratna Sari Dewi; Saunir Saun; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v1i2.48

Abstract

AbstractThis research was motivated by the existence of student difficulties in using yari-morai (giving) as a complementary verb (hojodoushi). This study aims to determine the form and type of misuse (giving) as a complementary verb (hojodoushi) of 2016 admission students of the Japanese Language Education Study Program of Padang State University. This research method is qualitative and quantitative. The results of this study found errors in the use of greetings as complementary verbs (hojodoushi) in the form of syntactic errors found 171 or 57% of errors and morphological errors found 28 or 9,33% errors, as well as the type of mistake found 134 or 44 , 66% error, type of lapses error found 37 or 6.11% error. Keywords: error analysis, yari-morai AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan mahasiswa dalam penggunaan yari-morai (beri-terima) sebagai verba pelengkap (hojodoushi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan jenis kesalahan penggunaan yari-morai (beri-terima) sebagai verba pelengkap (hojodoushi) mahasiswa tahun masuk 2016 Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Padang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini kesalahan yang terdapat penggunaan yari-morai (beri-terima) sebagai verba pelengkap (hojodoushi) berupa bentuk kesalahan sintaksis ditemukan 171 atau 57% kesalahan dan bentuk kesalahan morfologi ditemukan 27 atau 9% kesalahan, serta jenis kesalahan mistake ditemukan 134 atau 44,66% kesalahan, jenis kesalahan lapses ditemukan 37 atau 6,11% kesalahan. Keywords: analisis kesalahan, yari-morai (beri-terima)
Analisis Fungsi Joshi Ni dalam Buku Teks Shin Nihongo No Kiso I dan Shin Nihongo No Kiso II Zia Ul Haq; Hendri Zalman; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v1i2.76

Abstract

This research aimed to know function of Joshi Ni in the Shin Nihongo no Kiso I and Shin Nihongo No Kiso II’s textbook. The type of this research is qualitative and the method is descriptive. The steps of this research is (1) classified the function of joshi ni from the textbook Shin Nihongo No Kiso I and Shin Nihongo No Kiso II, (2) classified the data from the textbook based on theory that we use. The function of joshi ni based on theory that we used is divided into nineteen function. Based on analysis data, we found seventen from nineteen function. The fuctions are 19 sentences the function of joshi ni to show place of existence, 14 sentences the function of joshi ni to tell the purpose of activity, 13 sentences to tell time,12 sentences the function of joshi ni to tell recipient,11 sentences of the function of joshi ni to tell where the activity happen,8 sentences of the function of joshi ni the origin of a thing, 6 sentences of the fuinction of joshi ni to tell about respectful language, 6 sentences of the function of joshi ni to tell about unilateral action, 5 sentences of the function of joshi ni the tell about departure place,4 sentences of the function of joshi ni to to tell about ride something ,4 sentences the function of joshi ni to tell about pasive verb, 4 sentences of the function of joshi ni to tell about the result of activity, 1 sentences to tell about verb with no activity, 1 sentences to tell about total, 1 sentences to tell attitude towards something, 1 sentences to tell reasonsKeywords: Analysis, joshi ni  
FUNGSI JOSHI NO DALAM BUKU CERITA NEZUMI TO KUJIRA TERJEMAHAN SETA TEIJIYAKU sabih asyari; Hendri Zalman; Meira Anggia Putri
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v3i1.155

Abstract

AbstractThis research aimed to know function of Joshi “no” in the story Nezumi To Kujira by William Steig. This research used qualitative research method which Analyze Descriptive. Research of Data used the sentence Joshi “no” , on the story Nezumi To Kujira by William Steig, the finding of the data is 40 sentences. The result of the research, found 4 function from 10 theory of joshi “no” function. Combine two noun together 31 data, combine two part of sentence 3 data, giving example or imagery 1 data, and  stating the object or possession there are 5 data.Keywords: Function, Joshi no
FUNGSI JODOUSHI YOUDA DALAM BUKU DAREMO SHIRANAI CHIISANA KUNI KARYA SATOU SATORU ella rahma; meira anggia putri; Damai Yani
Omiyage : Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/omg.v1i3.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan makna youda bahasa Jepang dalam novel Daremo Shiranai Chiisana Kuni karya Satou Satoru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalimat yang mengandung unsur youda di dalam novel Daremo Shiranai Chiisana Kuni karya Satou Satoru yang terdiri dari bagian 1 sampai 5 yang terdiri dari 218 halaman.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui fungsi youda terdiri dari hikyou, suiryou dan enkyou Jodooshi youda terbagi tiga yaitu, pertama ~youda sebagai hikyou (比況), digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan perumpamaan yang menyerupainya, biasanya menggunakan idiom. Kedua, ~youda sebagai suiryou (推量), digunakan untuk memperkirakan sesuatu berdasarkan fakta atau berdasarkan apa yang dirasakan oleh pembicara melalui observasi. Ketiga, ~youda sebagai enkyou (婉曲), digunakan ketika pembicara mengungkapkan perkiraannya secara tidak langsung atau tidak secara terang-terangan. Fungsi yang dominan adalah fungsi youda sebagai suiryou. Terakhir makna yang diteliti adalah makna semantik atau makna kalimat (bun no imi) yang terdapat youda. Kata kunci: fungsi,  kalimat, makna, youda,