Sopiyan Danapraja
Jurusan Penyuluhan Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepsi Nelayan Terhadap Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Kabupaten Ciamis Jawa Barat Sopiyan Danapraja; M Fedi A Sondita; Irawan Muripto
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v7i1.41

Abstract

Peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Kabupaten Kabupaten Ciamis ditujukan untuk meyakinkan masyarakat akan manfaat perlindungan kawasan tersebut. Karenanya peran serta masyarakat harus dilibatkan pada perencanaan, pelaksanaan, pemecahan kendala dan berbagai kemungkinan manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan kawasan konservasi. Tujuan penelitian mengkaji hubungan karakteristik dengan persepsi dan partisipasi masyarakat, persepsi dan partisipasi dalam pengelolaan Kawasan Konservasi Laut (KKL) Kabupaten Ciamis. Metode penelitian adalah survei melalui analisis korelasi dan multivariat. Responden 72% di antaranya memiliki persepsi baik (setuju) terhadap pengelolaan KKLD. Persepsi yang baik ditunjukan terhadap program (64,9%), pelaksanaan (55,8%), pemecahan kendala (55,7%) dan manfaat (62%).
Partisipasi Nelayan Dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Kabupaten Ciamis Sopiyan Danapraja
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v8i1.53

Abstract

Peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Kabupaten Kabupaten Ciamis ditujukan untuk meyakinkan masyarakat akan manfaat perlindungan kawasan tersebut. Karenanya peran serta masyarakat harus dilibatkan pada perencanaan, pelaksanaan, pemecahan kendala dan berbagai kemungkinan manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan kawasan konservasi. Tujuan penelitian mengkaji hubungan karakteristik dengan persepsi dan partisipasi masyarakat, persepsi dan partisipasi dalam pengelolaan Kawasan Konservasi Laut (KKL) Kabupaten Ciamis. Metode penelitian adalah survei melalui analisis korelasi dan multivariat. Karakteristik responden sebagai berikut, umumnya berusia 35 – 44 tahun (44%), berpendidikan tinggi (52%), pernah mengikuti pendidikan non formal (97%), mempunyai tanggungan 2 anak (44%), pengalaman lebih dari 10 tahun (76%), pernah membeli alat ke luar daerah (94%) dan pernah mencari informasi ke luar daerah (84%). Tingkat partisipasi dalam pengelolaan KKL 32% sering mengikuti (baik). Responden diketahui 25,7% sering mengikuti kegiatan perencanaan, 25,8% sering mengikuti kegiatan penyuluhan/ pembinaan dan 16% sering ikut dalam pemecahan masalah pengelolaan KKL. Hasil analisis menunjukan karakteristik mempengaruhi tingkat partisipasi responden. Terdapat korelasi yang erat antara persepsi dan partisiapsi responden dalam pengelolaan KKL (koefisien korelasi 0,563 dan p-value 0,00).
Analisis Potensi Sumberdaya Ikan Pelagis di Pantai Ciparage Jaya Kabupaten Karawang Pigoselpi Anas; Iis Jubaedah; Sopiyan Danapraja
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v4i1.17

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat penangkapan maksimum lestari (Maximum Sustainable Yield) dan tingkat penangkapan yang maksimum secara ekonomis (Maximum Economic Yield) sumberdaya ikan pelagis di Pantai Ciparage Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan wawancara. Satuan penelitian adalah unit penangkapan mini purse seine. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penangkapan maximum lestari (MSY) ikan pelagis kecil di perairan Ciparage Jaya adalah 2.996.716,6 kg/th, dan tingkat penangkapan yang maximum secara ekonomis (MEY) adalah 2.876.299 kg/th. Tingkat penangkapan nelayan rata-rata 2.686.400 kg/th, berdasarkan potensi lestarinya (MSY) dan segi ekonomi (MEY) mendekati nilai optimum, sehingga tidak memungkinkan peningkatan upaya penangkapan dilakukan. Usaha (strategi) yang dapat dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga nelayan adalah perbaikan dan peningkatan kualitas alat tangkap, sistem pasar yang dapat menjaga kestabilan harga, pengolahan ikan yang memberikan nilai tambah pada produksi perikanan, dan alternatif usaha budidaya.
Diversitas Plankton dan Kualitas Perairan Waduk Darma Kabupaten Kuningan Jawa Barat OD Soebhakti Hasan; Dinno Sudinno; Sopiyan Danapraja; Endang Suhaedy; Iin Siti Djunaidah
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v11i3.92

Abstract

Penelitian tentang “Diversitas Plankton dan Kualitas Perairan Waduk Darma” telah dilaksanakan pada Bulan Agustus 2017. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui diversitas plankton dan kualitas air waduk Darma. Sampel diambil dari 3 stasiun pengamatan. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan, Genera fitoplankton yang ditemukan di Waduk Darma sebanyak 19-32 genera yang mewakili 5 kelas, yaitu Chlorophyceae, Cyanophyceae, Bacillariophyceae, Dinophyceae dan Euglenaphyceae. Serta Genera Zooplankton yang ditemukan di Waduk Darma sebanyak 12-15 genera yang mewakili 3 kelas, yaitu Rotifera, Ciliata dan Malacostraca. Indeks diversitas fitoplankton berkisar antara 0,367 – 1,376 dan diversitas zooplankton berkisar antara 1,379 – 2,023. Hal ini menunjukkan bahwa waduk Darma memiliki tingkat keanekaragaman rendah.
Laju Pertumbuhan Rumput Laut Gracillaria sp. pada Kedalaman dan Jarak Tanam Berbeda di Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang Sopiyan Danapraja; Iis Jubaedah; Pigoselpi Anas
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v6i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan Gracilaria sp. pada kedalaman dan jarak tanam yang berbeda. Perlakuan yang diberikan adalah kedalaman (permukaan, 30 dan 60 cm dari permukaan) dan jarak tanam (20, 25 dan 30 cm) dengan tiga kali ulangan menggunakan metode budidaya lepas dasar.  Hipotesa yang diajukan “Diduga, kedalaman dan jarak tanam memberikan pengaruh berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. yang dibudidayakan di tambak dengan metode lepas dasar. Laju pertumbuhan tanaman uji dianalisa menggunakan persamaan pertumbuhan eksposional (Ricker, 1975). Model Klasifikasi Dua Arah dengan Anak Contoh (Boer, 1989) digunakan untuk menguji hipotesis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan Gracilaria sp. yang ditanam di permukaan dengan jarak tanam yang sama mempunyai rata-rata laju pertumbuhan lebih tinggi dari yang ditanam di kedalaman 30 dan 60 cm, dan rata-rata laju pertumbuhan yang dibedakan atas jarak tanam (20, 25 dan 30 cm) pada kedalaman dipermukaan menunjukkan jarak tanam 30 cm mempunyai laju pertumbuhan tertinggi. Berdasarkan hasil Analisis Sidik Ragam maupun uji Duncan memperlihatkan bahwa perbedaan kedalaman berpengaruh nyata, sedangkan perbedaan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan.