Adang Kasmawijaya
Jurusan Penyuluhan Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kualitas Air dan Pertumbuhan Pembesaran Ikan Patin dengan Teknologi Biopori di Lahan Gambut Amrih Manunggal; Rahmat Hidayat; Siti Mahmudah; Dinno Sudinno; Adang Kasmawijaya
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v12i1.97

Abstract

Air yang dapat digunakan sebagai media budidaya harus mempunyai standar kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan persyaratan hidup ikan, beberapa parameter kualitas air yang cukup penting bagi ikan budidaya yaitu suhu, pH dan oksigen terlarut. Berdasarkan hasil pengukuran selama 90 hari pembesaran ikan patin di lahan gambut di peroleh data pH air di kolam dengan sistem biopori berkisar antara 5,8 – 6,3 sedangkan di kolam tanpa biopori pH air selama pembesaran berkisar antara 5,1 – 6,7. Tingkat pH air di kolam dengan biopori lebih stabil di bandingkan kolam tanpa biopori walaupun tidak berbeda nyata. Saat awal penebaran pH air di kolam tanpa biopori lebih tinggi dari pada kolam biopori namun menurun saat mulai pemeliharaan ikan. Selama 90 hari pembesaran ikan patin di kolam biopori menghasilkan data pertambahan bobot 437,8 gram sedangkan di kolam tanpa biopori pertambahan bobot 420,3 gram.
Determinasi Peran dan Strategi Pengembangan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan di Kalimantan Selatan Fahrur Razi; Ainun Mardiyah; Adang Kasmawijaya
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v12i1.98

Abstract

Pengkajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain eksploratori dalam penentuan prioritas terhadap peran dan alternatif strategi pengembangan P2MKP didasarkan atas bobot prioritas atau kepentingannya dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Keterpaduan antara program pelatihan P2MKP dengan penyelenggaraan penyuluhan” merupakan strategi yang paling diprioritaskan dalam membangun sinergitas P2MKP dengan penyelenggaraan penyuluhan perikanan, dengan bobot 31,52%, kemudian strategi “pengikutsertaan koordinator penyuluh daerah sebagai pembina P2MKP”, dengan bobot 28,56% sebagai prioritas kedua, dan strategi “sebagian instruktur berasal dari penyuluh perikanan” dengan bobot 24,17% sebagai strategi prioritas ketiga dalam membangun sinergitas P2MKP dengan penyelenggaraan penyuluhan perikanan. Dari beberapa strategi pengembangan P2MKP yang dapat dilakukan dalam rangka mendukung proses peningkatan kompetensi sumber daya manusia kelautan dan perikanan: Strategi “pengikutsertaan/ peningkatan peran penyuluh perikanan” merupakan strategi pengembangan P2MKP yang paling diprioritaskan, kemudian strategi “optimalisasi penyelenggaraan pelatihan” sebagai prioritas kedua, dan strategi “pembangunan kemitraan strategis” sebagai strategi prioritas ketiga.