Aan Hermawan
Jurusan Penyuluhan Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Budidaya Ikan Nilem (Osteochilus Hasselti) dalam Upaya Konservasi Sumberdaya Ikan (Studi di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat) Iis Jubaedah; Aan Hermawan
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v4i1.11

Abstract

Kajian tentang budidaya ikan nilem telah dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui present status dan teknologi pembenihan ikan nilem (Osteochilus hasselti) di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan (observasi) dan wawancara pada aspek budidaya ikan nilem di BPBI Singaparna dan pembudidaya ikan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pengamatan dan observasi lapangan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan budidaya ikan nilem. Luas areal budidaya ikan nilem 111,61 Ha atau 37,22 % ; Persentase nilai produksi ikan nilem pada tahun 2008 sebesar 42,13 % dari total produksi pembenihan ikan air tawar atau sejumlah 679.119.578 ekor; dan sebesar 37,62% dari total produksi pembesaran ikan air tawar atau sejumlah 6.910 ton. Teknologi budidaya khususnya pembenihan ikan nilem sudah berkembang baik dan diaplikasikan oleh pembudidaya. Pembenihan dilakukan secara semi intensif, pada kolam semi permanen dengan menerapkan seleksi induk sedangkan dalam kegiatan pendederan dilakukan secara polikultur pada kolam tanah. Kegiatan konservasi yang dilakukan adalah konservasi ex-situ, yang mencakup pemeliharaan populasi dalam bentuk wadah berupa kolam dan bak, dan konservasi in-situ dengan melakukan restocking di perairan umum. Intensifnya kegiatan budidaya ikan nilem, baik yang dilakukan oleh Balai Benih maupun pembudidaya turut mendukung kemantapan populasi ikan nilem.
Resiko Investasi dalam Usaha Pendederan Ikan Patin (Pangasius hypothalamus) pada Akuarium di Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor Paidi Paidi; Aan Hermawan
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v13i2.140

Abstract

Kegiatan pendederan ikan patin menjadi salah satu usaha tersendiri pada budidaya perikanan. Suatu usaha mengandung resiko, salah satunya adalah resiko investasi. Setiap investasi yang dilakukan mengandung resiko atau ketidakpastian hasil. Penanam modalpun tidak tahu dengan pasti hasil yang akan diperolehnya dari investasi yang telah dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterkaitan resiko investasi dengan pendapatan yang diperoleh oleh pelaku usaha. Variabel pada penelitian ini adalah faktor internal perusahaan terdiri dari harga dan jumlah produksi. Tahapan prosedur penelitian dimulai dari pengadaan sarana prasarana produksi yang dilakukan pada tiga periode. Hasil penelitian pada tiga periode diperoleh Hasil pada periode pertama dan periode kedua tidak memperoleh keuntungan akan tetapi kegiatan masih dapat dilanjutkan pada periode ketiga. Tinggi rendahnya biaya investasi yang digunakan, tetap dapat memberikan ketidakpastian pada hasil yang diperoleh. Penyebab kejadian tersebut karena lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor ketidakpastian, yaitu faktor teknis seperti . investasi, resio, pendapatan.
Pengaruh Pendekatan Kelompok Terhadap Keberdayaan Pembudidaya (Kasus di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta) Ani Leilani; Aan Hermawan
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v4i2.18

Abstract

Penelitian tentang pengaruh pendekatan kelompok terhadap keberdayaanpembudidaya dilakukan pada Bulan Juli sampai dengan September 2010 di KabupatenSleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan jumlah responden 38 orang.Penelitian ini bertujuan : 1) Menentukan distribusi kelompok pembudidaya diKabupaten Sleman pada sejumlah karakteristik yang diamati; dan 2) Menentukanhubungan antara karakteristik kelompok pembudidaya dan pendekatan kelompokdengan keberdayaan pembudidaya di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkanbahwa : 1) Kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Sleman dalam menjalankanfungsinya masih dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan fungsi kelompok sebagaiwadah belajar mengajar, produksi dan wahana kerjasama belum dapat dijalankan secaraoptimal. Intensitas kunjungan penyuluh ke lapangan dan kelompok pembudidaya jugabelum secara intens dilakukan; 2) Keberdayaan pembudidaya melalui pendekatankelompok yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dansikap; Peningkatan produksi; dan Kemandirian pembudidaya dalam pengambilankeputusan termasuk dalam kategori sedang; 3) Karakteristik pembudidaya (umur,pendidikan formal, pendidikan non formal, pekerjaan, luas lahan yang dikelola,pengalaman usaha, tingkat pendapatan, status sosial pembudidaya dan motivasi sertapartisipasinya dalam kegiatan penyuluhan) menunjukkan tidak berpengaruh nyataterhadap keberdayaan pembudidaya; 4) Pendekatan kelompok memiliki pengaruh yangsangat nyata terhadap keberdayaan pembudidaya terutama dalam peningkatanpengetahuan keterampilan sikap pembudidaya, peningkatan produksi dan kemandirianpembudidaya dalam pengambilan keputusan.