Yenni Nuraini
Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan

Kajian Potensi Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Ampenan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat Saponi Wilandari; Walson Halomoan Sinaga; Yenni Nuraini
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i2.189

Abstract

Kota Mataram merupakan salah satu kota yang ada di Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi perikanan dalam sektor budidaya, pengolahan, dan penangkapan. Kajian Potensi Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Ampenan Kota Mataram  merupakan salah satu langkah awal untuk menggali data dan informasi untuk menentukan bahan dan metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan  guna mendorong percepatan pembangunan di sektor perikanan khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi SDA, SDM perikanan dan sosial perikanan di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Alat yang digunakan dalam pengambilan data adalah borang dan kuisioner dengan materi kondisi umum Kecamatan Ampenan, kondisi umum sumber daya manusia, kondisi potensi sumber daya penunjang, dan kondisi perikanan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan metode observasi. Kecamatan Ampenan memiliki potensi perikanan mulai dari simber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya penunjang. Permodalan pelaku usaha berasal dari modal sendiri. Rumah tangga perikanan (RTP) berjumlah 1.114 RTP dan sekitar 79,1% dari jumlah RTP yang ada berusaha dibidang penangkapan ikan (nelayan). Kelompok perikanan yang terbentuk sebanyak 54 kelompok.
Manajemen Usaha Pengolahan Ikan Pindang Di Poklahsar Pindang Panjul Segara Kabupaten Tabanan Provinsi Bali Diah Ayu Meriana Sari; Yenni Nuraini
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i3.213

Abstract

Ikan adalah salah satu bahan pangan yang baik untuk dikonsumsi, namun komoditas ini bersifat mudah rusak, sehingga diperlukan tindakan penanganan yang cepat, tepat, dan benar setelah panen. Pengolahan ikan pindang dilakukan dengan perebusan dan penggaraman di dalam suatu wadah selama jangka waktu tertentu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sistem bisnis usaha dan teknologi pengolahan ikan pindang di Poklahsar Pindang Panjul Segara. Poklahsar Pindang Panjul Segara adalah salah satu kelompok pengolah dan pemasar yang berlokasi di Desa Sudimara Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Provinsi Bali. Penelitian dilakukan selama 30 hari mulai dari tanggal 12 September 2020 sampai dengan 11 Oktober 2020 dengan sasaran tiga responden dari anggota kelompok. Analisis data dilakukan dengan metode analisis data kuantitatif dan kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Analisis data meliputi aspek sistem bisnis pengolahan ikan pindang dan analisis usaha yang meliputi komponen pendapatan, keuntungan, dan analisis kelayakan usaha R/C ratio, PP, ROI, dan BEP. Usaha pengolahan ikan pindang dilakukan mulai dari penyediaan pasokan input, proses produksi, pasca produksi hingga pemasaran. Ketersediaan bahan baku, modal dan tenaga kerja serta penyediaan sarana dan prasarana telah terpenuhi sehingga kegiatan terlaksana dengan baik. Proses produksi dilakukan melalui proses yang cukup baik sehingga menghasilkan produk ikan pindang yang layak dikonsumsi. Analisis usaha menunjukkan usaha pengolahan ikan pindang layak untuk dilanjutkan.
Perilaku Anggota Kelompok Pada Penumbuhan Mina Eduwisata (Studi Kasus Pada Kelompok Lele Barokah di Kecamatan Pinang Kota Tangerang Provinsi Banten) Indriana Cendy Fazar Ningrum; Abdul Hanan; Yenni Nuraini
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v16i1.279

Abstract

Penumbuhan Mina Eduwisata bertujuan meningkatkan aspek ekonomi maupun sosial pada kelompok perikanan. Unit analisis pada kajian ini adalah Pokdakan Lele Barokah dengan responden sebanyak 16 orang anggota kelompok. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 8 Maret sampai 5 Juni 2021. Hasil yang diperoleh yaitu kelompok mempunyai wahana dan fasilitas penunjang Mina Eduwisata seperti tempat swafoto, pemancingan, rumah makan, edukasi bagi pengunjung maupun anak-anak dan fasilitas umum (toilet, jalan, listrik, dan dapur). Usaha kelompok untuk menunjang Mina Eduwisata berupa diversifikasi olahan abon dan kerupuk tulang ikan, penanganan limbah usus ayam, SOP sertifikasi CBIB/CPIB dan peningkatan fungsi administrasi kelompok. Penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 16% dan peningkatan aspek sikap sebesar 5%. Pada akhir penelitian jumlah pengadopsi pada tahap menerapkan sebanyak 4 orang.
Analisis Potensi dan Permasalahan Pengembangan Wilayah Pesisir di Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura Provinsi Jawa Timur Ririn Rosita Hur; Toni Ruchimat; Yenni Nuraini
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i2.202

Abstract

Potensi sumber daya pesisir Indonesia sangat beragam, baik dari segi kualitas dan kuantitasnya, tetapi tanpa menyadari bahwa potensi tersebut sampai saat ini belum secara optimal dikembangkan dan dikelola sesuai dengan aturan kode etik perikanan yang bertanggung jawab (code of conduct for responsible fisheries/CCRF). Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019 yang bertujuan untuk menganalisis potensi dan permasalahan pada pengembangan wilayah pesisir di Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura, Provinsi Jawa Timur. Analisis potensi dan permasalahan tersebut dilakukan dengan metode PRA melalui pengisian borang, yang berjumlah 42 responden sebagai sampel, terdiri dari 39 orang dibidang penangkapan, 2 orang dibidang budidaya ikan, dan 1 orang dibidang pengolahan hasil perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Arosbaya merupakan kawasan potensial baik dibidang usaha perikanan dan ekosistem mangrove yang terbentang didalamnya. Pada pengembangan potensi tersebut, ditemukan beberapa permasalahan terkait dibidang usaha perikanan ataupun pada pelestarian ekosistem yang ada. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dalam mewujudkan pengelolaan dan pengembangan secara co-management.