Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Titania yang Didoping Sulfur terhadap Ukuran Partikel Siti Fadilah; Posman Manurung; Ediman Ginting Suka
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.1315

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh titania (TiO2) yang didoping sulfur terhadap ukuran butiran partikel. Titania disintesis dengan metode sol gel dan kemudian dikalsinasi pada 400 oC. Titania yang didoping sulfur (S-TiO2) dibuat dengan komposisi tween-80 4 gr; isopropanol 40,15 mL; titanium isopropoksida 3,4 ml dengan variasi H2SO4 0 ml untuk TiO2 dan 5 ml untuk S-TiO2. Hasil analisis TEM menunjukkan ukuran butiran partikel titania tanpa dan doping sulfur masing-masing adalah sekitar (13,14 ± 0,67) nm dan (10,14 ± 0,52) nm.
Reversibilitas Reaksi Elektrokimia pada Elektroda Superkapasitor Zeolit Berbasis Silika Sekam Padi yang Dikalsinasi pada Suhu 450, 550, dan 650℃ Fatia Ulfah; S Suprihatin; Posman Manurung
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v5i1.1356

Abstract

Zeolite based silica rice husk has been prepared at temperature of 450, 550, and 650℃. This research was conducted to study the effect of calcination temperature in forming of crystalline phases and standard electron rate constant (k0). The zeolite K450 was formed quartz and bohmite phases, zeolite K550 and K650 was formed cristobalite, stishovite, gamma-alumina, and natrolite phases. Electrochemical reaction of zeolite K450, K550 and K650 are irreversible. Peak potential oxidation-reduction is between 240 mV and 390 mV. The higher value of calcination, the higher value of k0. The k0 value of zeolite K450, K550, K650 at scan rate of 1 V/s are 29,658 x 10-9; 36,398 x 10-9; 77,110 x 10-9 cm/s respectively. Natrolite phase of zeolite K550 and K650 have changed zeolite charge be netral. Based on these result, value k0 of zeolite K550 and K650 are going to be a reversible.
Pengaruh CaCl2 Terhadap Ukuran Partikel Nanotitania Dari Titanium Isopropoksida Johar Sitohang; Posman Manurung; Rudy Situmeang
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i2.1301

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi nanotitania (TiO2) dengan metode sol-gel.Titanium isopropoksida (TTIP) dan CaCl2 dicampur dengan methanol. Desain mikrostruktur dilakukan dengan variasi CaCl2adalah masing-masing 0,06; 0,08; 0,10; 0,11; 0,12 M. Kalsinasi dilakukan pada 400oCselama 10 jam.Karakterisasi dilakukan dengan Transmission Electron Microscopy (TEM) untuk melihat ukuran partikel. Hasil analisis TEM menunjukkan ukuran partikel berada dalam kisaran 15 sampai 23 nm.Secara umum, ukuran rata-rata partikel adalah18,52 nm.
Sintesis dan Karakterisasi ZrO2-CuO Sebagai Fungsi Perbandingan Mol Windhini Anggraeni; Posman Manurung
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v2i2.1265

Abstract

Telah dilakukan preparasi ZrO2-CuO dengan metode sol-gel. Bahan awal yang digunakan adalah zirkonium klorida dan tembaga nitrat. Komposisi ZrO2-CuO dilakukan dengan variasi perbandingan antara ZrO2-CuO. Serbuk dicetak menjadi pelet lalu dikalsinasi pada suhu 700 ºC selama 10 jam. Sampel dikarakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk mengetahui karakteristik struktur kristal dan mikrostruktur. Hasil karakterisasi XRD pada sampel dengan komposisi ZrO2-CuO 1 : 8 menunjukkan bahwa puncak CuO (tenorite) lebih tinggi daripada perbandingan yang lain dan penambahan CuO sebagai dopan menurunkan ukuran kristal ZrO2. Pada hasil XRD ukuran butir pada komposisi 1 : 1 adalah 313 nm dan komposisi 1 : 8 adalah 77 nm. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan mikrostruktur pada perbandingan ZrO2-CuO 1 : 8 semakin kecil dan merata dibandingkan dengan sampel perbandingan 1 : 1.
X-Ray Diffraction and Microstructure of Tin Dioxide with Addition of Fe Posman Manurung
Jurnal ILMU DASAR Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1455.828 KB)

Abstract

Preparation and characterization of tin dioxide, SnO2, had been carried out by precipitation process of SnCl2.2H2O in ammonia and aqua solutions with comparison of 1 : 7. FeCl3 was added to solution with variation of 0, 0,1, 0.2, 0.5 and 1.0 gram respectively and then sintered at 900°C. The X-ray diffraction (XRD) analysis shows that the intensity of diffraction increases with the addition of Fe. The addition of Fe does not cause the new phase. Generally, the Bragg angle is relative same for all samples that means Fe does not change significantly the cell parameters. Scanning electron microscopy (SEM) image shows the microstructure changed with the addition of Fe. On the small addition, the microstructure tends to oval and on the larger addition to plateau.