Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Desain Dan Realisasi Alat Ukur Massa Jenis Zat Cair Berdasarkan Hukum Archimedes Menggunakan Sensor Fotodioda Luh Ari Anjarsari; Arif Surtono; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i2.1294

Abstract

Telah direalisasikan alat ukur massa jenis zat cair berdasarkan hukum Archimedes menggunakan sensor fotodioda sebagai pendeteksi kenaikan tinggi benda terapung. Sinyal analog yang dihasilkan oleh fotodioda memiliki rentang 4,81-2,18volt, dengan pengukuran jarak 1 cm - 9 cm dan divariasikan setiap 0,2 cm. Benda apungan yang digunakan yaitu balok kayu mahoni dengan dimensi 400 cm2 dan massa 238 gram. Perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini adalah CAVR untuk pemrograman mikrokontroler dan hasil pengukuran massa jenis zat cair ditampilkan pada layar LCD 16x2. Kalibrasi alat dilakukan dengan cara membandingkan nilai massa jenis yang diperoleh dari perhitungan massa dan volume sampel zat cair dengan menggunakan timbangan digital yang ada pada Lab Fisika Material FMIPA Unila. Rentang pengukuran alat ini untuk jarak adalah 1 cm – 9 cm dari atas permukaan benda terapung. Sedangkan volumenya tetap yaitu 500 ml atau 0,5 liter dan memiliki batasan ketinggian zat cair dalam wadah konstan yaitu 5 cm. Sampel zat cair yang digunakan pada penelitian ini adalah air, minyak tanah, oli SA-E 40 dan minyak goreng. Alat ukur massa jenis ini memiliki keakurasian sebesar 98,5% dan nilai kesalahan sebesar 3,875%.
Analisis Tingkat Kebisingan SuaraDi Lingkungan Universitas Lampung Khany Nuristian; Gurum Ahmad Pauzi; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i1.1286

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengukur tingkat kebisingan suara di lingkungan Universitas Lampung( Unila ) dalam bentuk sound topography. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan alat ukur kebisingan sound level meter tipe Lutron 4011, GPS, smartphone android, thermometer dan Software Golden Surfer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan tinggi di area Unila berada pada jalan utama menuju kampus pada pagi dan sore hari 71-85 dB, seluruh area kampus pada siang hari 71-81 dB. Nilai bising tersebut tergolong tinggi menurut Keputusan Menteri Lingkungan hidup No 48 karena lebih dari 65 dB, namun menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nilai bising Unila masih dalam taraf aman yaitu kurang dari 85 dB.
Alat Pengontrol Emisi Gas Amonia (NH3) di Peternakan Ayam Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535 Menggunakan Sensor Gas MQ-137 Reka Heriawan; Sri Wahyu Suciyati; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.480

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sebuah alat pengontrol emisi gas amonia (NH3) di peternakan ayam berbasis mikrokontroler ATMega 8535 menggunakan sensor gas MQ 137. Alat ini memiliki dua sistem kerja yaitu alat ukur kadar amonia dan alat kendali untuk mengurangi emisi gas amonia dalam kandang. Alat ukur kadar amonia dikalibrasi menggunakan alat spektrometer. Data dari sensor diolah oleh mikrokontroler dan hasilnya ditampilkan oleh LCD M1632. Proses pengambilan, pengolahan, komunikasi data, dan kendali diatur oleh program pada mikrokontroler ATMega 8535 dengan bahasa pemrograman BASCOM. Pengukuran dilakukan pada sampel yang berupa campuran antara cairan amonia dengan akuades dengan jumlah 100 ml yang diuapkan. Pengukuran dilakukan dalam selang waktu 5 menit. Sampel yang digunakan dengan perbandiangan konsentrasi amonia 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml, 30 ml, 35 ml, 40 ml, 45 ml, dan 50 ml. Hasil pengukuran kadar amonia konsentrasi 5 ml sampai 50 ml adalah 4 ppm, 4,5 ppm, 5,2 ppm, 6,5 ppm, 6,7 ppm, 6,9 ppm, 7,9 ppm, 8,5 ppm, 8,9 ppm, dan 10,2 ppm. Pengendalian kadar amonia dalam kandang berupa berputarnya kipas/blower untuk mengurangi emisi gas amonia jika kadar gas amonia dalam kandang melebihi 5 ppm dan kipas/blower akan berhenti berputar jika kadar gas amonia dalam kandang di bawah 5 ppm. Kata Kunci: Amonia, sensor gas MQ 137, mikrokontroler ATMega 8535, bahasa BASCOM
Realisasi Alat Ukur Particulate Matter (PM10) Pada Gas Buang Kendaraan Bermotor Menggunakan Inframerah Berbasis Mikrokontroler ATMega32 Yeni Pertiwi; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i2.1298

Abstract

Telah dirancang dan direalisasikan alat ukur particulate matter (PM10) menggunakan sensor infrared dengan menampilkan hasil pengukuran pada LCD. Alat ini terdiri atas sensor inframerah dan fotodioda, catu daya, mikrokontroler ATMega32, LCD, rangkaian pengkondisian sinyal dan software codevision AVR. Sinar inframerah dipancarkan dan diterima oleh fotodioda. Sinar inframerah yang dikirim akan terhalang oleh objek sehingga menimbulkan perubahan pada tegangan keluaran sensor. Proses pengambilan data PM10 yaitu dengan cara mengukur tegangan keluaran dari kertas GF/A yang telah menampung PM10 dari gas buang kendaraan, dengan waktu 3 menit, 6 menit, dan 9 menit. Pengambilan data PM10 dengan variasi waktu ini menunjukkan peningkatan massa PM10 dan juga menunjukkan keterbatasan kondisi kertas GF/A yang mudah rusak ketika pengambilan data dilakukan lebih dari 9 menit. Sedangkan pada variasi jenis kendaraan 2 tak cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan 4 tak dengan perubahan selisih massa antara 0,0020 – 0,0051 gram serta kendaraan berbahan bakar solar lebih tinggi dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin dengan perubahan selisih massa antara 0,0050 – 0,0152 gram.
Analysis of Cassava Peel Paste as An Electrolyte of Electrical Energy Source Amir Supriyanto
Journal of Technomaterial Physics Vol. 1 No. 1 (2019): Journal of Technomaterial Physics
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jotp.v1i1.828

Abstract

The electrical characteristics of cassava peel can be detected by using a pair of electrodes, Cu and Zn. Measurement of electrical characteristics is done when the cassava peel is given a 5 watt LED load and when the load is removed. Cassava peel are used in two different ways: fermented and non-fermented. The electrolyte cell used consisted of 20 cells, assembled in three different types: 20 series, 10 series with 2 parallel, and 5 series with 4 parallel. The volume of each cell's paste is 200 ml. The measurement results show that the 20 series circuit produces the greatest electrical voltage, but the electric current is small and the resistance is large. While the series with 20 cells and 5 series with 4 parallel obtained maximum power. The cassava peel which were fermented for 72 hours can increase the electrical power generated from the three types of circuits.
Analisis Penurunan Kualitas Minyak Pelumas Pada Kendaraan Bermotor Berdasarkan Nilai Viskositas, Warna dan Banyaknya Bahan Pengotor Wayan Diatniti; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i2.1303

Abstract

Telah dilakukan analisis penurunan kualitas minyak pelumas pada kendaraan bermotor. Pada penelitian ini digunakan dua motor 4tak, yaitu motor Vixon tahun 2008 dan motor Vixon tahun 2013 dan pelumas yang digunakan, yaitu Yamalube dengan SAE 10W-40. Parameter yang akan dianalisis, yaitu nilai viskositas dengan metode Stormer (mengamati waktu alir fluida pada buret dan menggunakan persamaan Poiseuille). Analisis warna dengan memanfaatkan nilai histogram grayscale pada pengolahan citra Delphi. Analisis banyaknya bahan pengotor menggunakan sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan semakin bertambah jarak tempuh motor, maka nilai viskositas dan nilai histogram grayscale pelumas mengalami penurunan. Untuk parameter analisis banyaknya bahan pengotor tidak didapatkan hasil, karena pelumas dengan bahan pengotor cukup homogen sehingga tidak dapat dilihat dengan kasat mata.
Realisasi Alat Ukur Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) pada Gas Buang Kendaraan Bermotor Berbasis Sensor Gas TGS 2201 dan Mikrokontroler ATMega8535 Benhard Fernando; Amir Supriyanto; Sri Wahyu Suciyati
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.475

Abstract

Telah direalisasikan sebuah alat ukur konsentrasi karbon monoksida pada gas buang kendaraan bermotor. Tujuannya adalah untuk merealisasikan instrument pengukur konsentrasi karbon monoksida menggunakan sensor TGS 2201 dan mengukur konsentrasi gas karbon monoksida yang terkandung dalam gas buang kendaraan bermotor Alat tersebut terdiri dari sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega 8535 dan LCD 16x2. Tegangan keluaran dari sensor dikonversi menjadi data digital oleh ADC yang terdapat pada mikrokontroler dan ditampilkan pada komputer. Proses pengambilan, pengolahan, dan komunikasi data diatur menggunakan program pada mikrokontroler dan komputer dengan bahasa pemrograman yaitu Bahasa Assembler dan Delphi. Pada metode pengukuran langsung di depan knalpot didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Yamaha/Vega R dan Honda/Supra Fit yaitu sebesar 41,072 ppm dan 6,663 ppm. Sedangkan pada metode pengukuran dengan memasukkan gas buang kendaraan ke dalam kantong plastik didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Opel/Blazer dan Honda/Accord yaitu sebesar 39,144 ppm dan 9,442 ppm. Kata Kunci: Karbon monoksida, sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega8535
Perancangan Alat Deteksi Pola Perambatan Suara dengan Metode Multi Titik Menggunakan Komunikasi Protokol TCP/IP WIZ110SR Studi Kasus: Ruangan Ibadah Masjid Al Wasi’i Universitas Lampung Fat’hul Bari; Gurum Ahmad Pauzi; Amir Supriyanto; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.1312

Abstract

Telah direalisasikan alat deteksi dan pengukur pola perambatan suara dengan metode multi titik meggunakan komunikasi protokol TCP/IP WIZ110SR pada Masjid Al Wasi’i Universitas Lampung. Pengujian dilakukan menggunakan SLM SL4011 dalam kondisi yang sama di Laboratorium Elektronika Dasar dan Instrumentasi Jurusan Fisika FMIPA Unila. Alat yang dibuat memiliki kemampuan pengukuran dari ±50 dB sampai dengan ±115 dB. Pengukuran perambatan suara dilakukan pada ruangan ibadah Masjid Al Wasi’i Universitas Lampung dengan menggunakan 8 sensor yang telah dibuat. Rata-rata pengukuran tingkat tekanan suara pada semua titik memiliki tingkat tekanan suara sebesar 56,36 dB. Perbedaan nilai tingkat tekanan suara pada titik dengan nilai tingkat tekanan suara terbesar dan nilai tingkat tekanan suara rata-rata semua titik ialah sebesar 5,66 dB. Sementara, perbedaan nilai tingkat tekanan suara pada titik dengan nilai tingkat tekanan suara terendah dan nilai tingkat tekanan suara rata-rata semua titik adalah sebesar 2,69 dB. Berdasarkan hasil pengukuran pada penelitian ini, nilai perbedaan tingkat tekanan bunyi tidak lebih dari 6 dB, artinya penyebaran pola perambatan suara di Masjid Al Wasi’i Universitas Lampung telah menyebar secara merata.
Aplikasi Sensor Tgs 2620 Sebagai Pendeteksi Kadar Alkohol Pada Produk Pangan Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 R Rohmanto; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i1.1285

Abstract

It has been designed and fabricated a gauge levels of alcohol (C2H5OH) on microcontroller ATMega 8535 based food products using gas sensorTGS2620. Alcohol content measuring instrument has calibrated using to Alkoholmeter. Data from the sensors has processed by microcontroller which results displayed by the LCD16x2. The process of collecting, processing, and communication of data was set by microcontroller ATMega8535 program with BASCOM programming language. Measurements were made on samples in the form of a liquid mixture of alcohol and distilled water with 100mlevaporated. Measurements were performed in5repetitions. Calibration of the instrument that by taking the data from the sensor voltage fluids that have been in dilute alcohol. This gauge has a measurement range of 0% to 97% with a 4.9% error. As a food product samples that will be used in the application of this tool isBintang Bir Pilsanier Zero, Vodka Mixmax, Anker Beer, Pepsi Twist, Kratindaeng Energy Drink, Yogurt, Kecap, Permen Mints, Saos, Calpico Soda, Maya Sarden, and Tapai.
Analisis Kelistrikan Sel Volta Memanfaatkan Logam Bekas Devi Yulianti; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.1335

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis logam bekas sebagai sel volta. Tujuan penelitian adalah memanfaatkan logam bekas sebagai sumber energi listrik alternatif dan sebagai sel volta untuk baterai. Alat dan bahan yang dibutuhkan terdiri atas elektroda tembaga (Cu), besi (Fe), aluminium (Al) dan seng (Zn), larutan CuSO4.5H2O, larutan ZnSO4.7H2O, larutan Al2(SO4)3.7H2O, larutan FeSO4.8H2O, agar-agar, dan garam NaCl. Pasangan elektroda yang digunakan, yaitu Cu-Al, Cu-Fe, Cu-Zn, Al-Zn, dan Fe-Zn. Variasi volume yang dilakukan, yaitu 20 ml, 25 ml, 30 ml, 35 ml, dan 40 ml. Data tegangan dan arus diambil dengan menggunakan multimeter pada pengukuran masing-masing sel, tanpa beban, dengan beban, dan penambahan beban. Hasil penelitian dianalisis nilai daya, arus, dan tegangan dengan hasil paling besar pada pasangan elektroda Cu-Zn, yaitu 14,949 mW, 3,05 mA, dan 4,96 V.