Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Rang Teknik Journal

Desain Sambungan Baut Rangka Atap Baja Ringan Bentang Panjang Tipe Parallel Chord Ridho Aidil Fitrah; Nofriyandi R
Rang Teknik Journal Vol 3, No 1 (2020): Vol. 3 No. 1 Januari 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.627 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v3i1.1701

Abstract

Peningkatan konstruksi dengan menggunakan baja ringan sangat signifikan pada saat ini, salah satunya pada konstruksi rangka atap yang digunakan untuk bangunan-bangunan sederhana. Keunggulan material baja ringan dalam efisiensi waktu dan biaya menjadi alasan konstruksi baja ringan sangat diminati. Namun, jumlah konstruksi yang menggunakan baja ringan masih terbatas untuk struktur bangunan sederhana sedangkan propertis material yang tinggi hingga permasalahan tekuk yang dapat diatasi dengan berbagai metode berdasarkan penelitian yang telah dilakukan seharusnya dapat meningkatkan penggunaan baja ringan untuk konstruksi yang lebih besar. Penelitian ini memaparkan tentang desain rangka atap baja ringan bentang panjang tipe parallel chord menggunakan sambungan baut berdasarkan SNI 7971:2013. Analisis dan kinerja struktur rangka atap yang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya dilanjutkan dengan mendesain sambungan baut pada bagian sambungan rangka atap baja ringan. Desain sambungan baut mengacu kepada pasal 5.3 dan dihitung berdasarkan kondisi tarik, tumpu, dan geser. Berdasarkan hasil desain didapatkan bahwa material baja ringan penampang kanal ganda tipe back to back dapat digunakan pada bentang 24 m dengan menggunakan sambungan baut diameter 10 mm. Bagian chord dan web di setiap sambungan dihubungkan melalui pelat buhul tebal 2 mm. Jumlah sambungan baut serta susunannya secara detail digambarkan pada penelitian ini.
STUDI KOMPARASI DETAILING DESAIN KOMPONEN LENTUR STRUKTUR BETON BERTULANG SRPMK DAN SRPMM Ridho Aidil Fitrah; Annisa Prita Melinda
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juni 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.7 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.722

Abstract

Sistem Pemikul Rangka Momen Khusus (SPRMK) dan Sistem Pemikul Rangka Momen Menengah (SPRMM) memiliki konsep desain dan detailing struktur yang berbeda untuk mencapai kapasitas sebuah gedung tahan gempa. Namun, beberapa perencanaan konstruksi bangunan masih belum mengacu ke SNI Gempa 1726-2012 dan SNI Beton 2847:2013. Sehingga, detailing komponen struktur khususnya bangunan beton bertulang yang tahan gempa perlu menjadi perhatian khusus. Peneilitian ini bertujuan untuk membandingkan desain dan detailing komponen struktur lentur untuk tipe SPRMK dan SPRMM dengan fungsi gedung perkantoran. Permodelan struktur menggunakan software SAP2000 v.19 dengan analisis respons spektra kota Padang dan Pekanbaru. Hasil analisis gaya dalam digunakan untuk mendesain kebutuhan tulangan longitudinal dan transversal serta cut off points pada balok. Berdasarkan hasil komprasi desain struktur SPRMK dan SPRMM.terdapat perbedaan jumlah tulangan longitudinal untuk memikul momen positif dan negatif di sepanjang bentang balok, serta jarak tulangan transversal dan jarak pemutusan tulangan.
STUDI EKSPERIMENTAL PERILAKU TEKAN BAJA RINGAN DENGAN VARIASI PROFIL PENAMPANG Ridho Aidil Fitrah; Hazmal Herman
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Vol. 2 No. 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.769 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1077

Abstract

Penelitian tentang baja ringan sudah sangat meningkat untuk menentukan analisis dan desain yang tepat. Salah satu peraturan di Indonesia tentang desain struktur baja canai dingin atau ringan adalah SNI 7971: 2013. Namun, ada hal yang menjadi fokus perhatian pada baja ringan saat didesain pada elemen tekan. Salah satu tekuk yang terjadi pada elemen tekan baja ringan yaitu tekuk lokal yang disebabkan oleh faktor geometri atau penampang. Setiap penampang baja ringan memberikan bentuk tekuk yang berbeda-beda. Untuk itu perlu dilakukan studi eksperimental tentang perilaku tekan pada beberapa bentuk profil baja ringan kanal C baik tunggal dan simetris ganda, seperti double channel box dan double channel back to back. Uji tekan akan dilakukan dengan universal testing machine dengan jumlah benda uji sebanyak 3 sampel, 1 sampel untuk masing-masing penampang, sebagai kolom pendek. Hasil pengujian ini adalah berupa kurva beban versus perpendekan yang akan dibandingkan dengan hasil analitik berdasarkan peraturan SNI 7971:2013. Selain itu, propagasi tekuk lokal yang terjadi di masing-masing penampang juga diamati. Berdasarkan hasil pengujian tersebut didapatkan penampang double channel box memiliki nilai beban ultimit dan kekakuan yang signifikan dibandingkan double channel back to back dan single channel. Selanjutnya, perhitungan kapasitas tekan berdasarkan SNI 7971:2013 sangat konservatif.