Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

LESSON STUDY SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI Utojmo, Danang Prio; Rapii, Muhammad; Majdi, M. Zainul
Educatio Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.457 KB) | DOI: 10.29408/edc.v11i1.266

Abstract

This research aimed to (1) Describe and analyze the effects of entrepreneur subject to entrepreneurship intention; (2) describe and analyze the interaction of entrepreneur subject’s effects with lesson study approach to increase the entrepreneurship intention. This was a qualitative descriptive research based on lesson study done in the classroom, which the goal was to increase the entrepreneurship intention. Lesson study had an ability to increase the students’ entrepreneurship intention based on the observation’s result; in cycle II for the motivation score was (86,43) for very good category; discipline was (94,29) for very good category; initiative was (80,00) for good category; and responsibility was (94,00) for very good category. Lesson study increased the students’ entrepreneurship intention with average score was (4,19) which means good.  Tujuan penelitian ini adalah(1) Mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha; dan (2) Mendeskripsikan dan menganalisis interaksi penaruh pembelajaran kewirausahaan dengan pendekatan lesson study dalam meingkatkan intensi berwirausaha.Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif bersifat kualitatif berbasis lesson studyyang pada hakekatnya merupakan penelitian yang dilakukan pada saat mengajar di kelas dan bertujuan untuk meningkatkanintensi berwirausaha. Lesson studydapat meningkatkan intenseberwirausahamahasiswa berdasarkan hasil observasi, yaitu siklus II untuk skor yang meliputi motivasi (86,43) kategori sangat baik; disiplin (94,29) dengan kategori sangat baik; inisiatif (80,00) dengan kategori baik, dan tanggungjawab (94,00) dengan kategori sangat baik. Lesson study dapat meningkatkanintensi berwirausaha mahasiswa, yaitu dengan rerata (4,19) berarti baik. Keywords: Lesson Study, Entrepreneurship IntentionKeywords: Lesson Study, Intensi Berwirausaha
PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN, INTERNALISASI NILAI KEWIRAUSAHAAN DI KELUARGA DAN MOTIVASI MINAT BERWIRAUSAHA Majdi, Muhammad Zainul
Educatio Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.084 KB) | DOI: 10.29408/edc.v7i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kewirausahaan, internalisasi nilai kewirausahaan di keluarga, dan motivasi minat kewirausahaan. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif berbentuk kausalitas. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Hamzanwadi Selong tahun akademik 2012/2013. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yakni kuesioner dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kewirausahaan mahasiswa, (2) pembelajaran kewirausahaan tidak berpengaruhsignifikan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa, (3) internalisasi nilai kewirausahaan di keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kewirausahaan mahasiswa, (4) internalisasi nilai kewirausahaan di keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa, (5) motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap minat kewirausahaan mahasiswa, (6) Pembelajaran kewirausahaan berpengaruh secara tidak langsung terhadapminat melalui motivasi kewirausahaan mahasiswa, dan (7) internalisasi nilai kewirausahaan di keluarga berpengaruh secara tidak langsung terhadap minat melalui motivasi kewirausahaan mahasiswa. Kata Kunci: pembelajaran kewirausahaan, internalisasi nilai kewirausahaan, motivasi dan minat kewirausahaan.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR DAN PERAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 1 MASBAGIK TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Utomo, Danang Prio; Majdi, Muh Zainul
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.304 KB) | DOI: 10.29408/jpek.v1i1.464

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh lingkungan belajar  dan  peran  guru  terhadap  motivasi  belajar  siswa  ekonomi  di  SMAN  1 Masbagik  Tahun  Pelajaran  2015/2016. Penelitian  ini  merupakan  penelitian expostfacto  dengan  menggunakan  pendekatan  kuantitatif.  Populasi  penelitian ini adalah kelas XI IPS SMAN 1 Masbagik tahun pelajaran  2015/ 2016 dengan sampel  penelitian  sebesar  52 siswa  yang  diambil  dengan  teknik sampel proposional dan teknik random samling. Pengumpulan data lingkungan belajar dan  peran  guru  dan  motivasi  belajar menggunakan  instrumen  dengan menyebarkan  angket.  Data  dianalisis  dengan  teknik    analisis  korelasi  parsial dan  analisis  regresi  ganda. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  :  1). perhitungan  uji  koefisien  regresi  dengan  nilai  koefisien  regresi  variabel lingkungan  belajar  dengan  nilai  t-hitung  sebesar  0,989 dan  tingkat  kesalahan signifikan 0,327 yang lebih  kecil  dari  tingkat signifikan  yang  telah  ditentukan (0,05).  Maka  Ha  diterima  dan  dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  lingkungan belajar  berpengaruh  signifikan  terhadap  motivasi  belajar  siswa  pada  pelajaran ekonomi  Di  SMAN  1  Masbagik  Tahun  Pelajaran  2015/2016.  2).  perhitungan uji  koefisien regresi dengan nilai koefisien  regresi  variabel peran  guru dengan nilai  t-hitung  sebesar  2,189 dan  tingkat  kesalahan  signifikan  0,033 yang  lebih kecil  dari  tingkat  signifikan  yang  telah  ditentukan  (0,05).  Maka  Ha  diterima dan  dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  peran  guru  berpengaruh  signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi Di SMAN 1 Masbagik Tahun  Pelajaran  2015/2016. 3). perhitungan  uji  koefisien  regresi  dengan  nilai koefisien  regresi  variabel  lingkungan  belajar  dan  peran  guru  dengan  nilai  t-hitung  sebesar  6,537 dan  tingkat  kesalahan  signifikan  0,003 yang  lebih  kecil dari  tingkat  signifikan  yang  telah  ditentukan  (0,05).  Maka  Ha  diterima  dan dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  lingkungan  belajar  dan  peran  guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi Di SMAN 1 Masbagik Tahun Pelajaran 2015/2016.  Kata Kunci: lingkungan belajar, peran guru, motivasi belajar
Analisis Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi dengan App Inventor2 Terhadap Kemandirian Belajar Majdi, Muhammad Zainul; Rizkiwati, Baiq Yuliana
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2018): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1409.14 KB) | DOI: 10.29408/jpek.v2i1.827

Abstract

The development of technology has penetrated to various aspects of life including in the field of education. Teachers have been using technology to facilitate the learning process that aims to improve the quality of education. These conditions underlie the conduct of various studies related to learning technology. This study aims to develop teaching materials on economic subjects by using APP INVENTOR2 then the development results are used to analyze student learning independence. As research development or Research and Development (R & D), this research uses ADDIE development model which consists of five stages: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation ), and 5) Evaluation. From these five stages, this study only reached the fourth stage and did not perform the fifth stage of evaluation phase.The result of the analysis shows that the level of feasibility of APP INVENTOR2 teaching materials based on the expert material's appraisal is very good category, the expert of the teaching materials with the excellent category and the economic learning practitioners with very good category. Student learning independence on average shows a high degree of independence ≥ 70%. Meanwhile, for the students response to the teaching materials when tested on average showed a positive response with a percentage of ≥ 70% on each indicator. Thus the development of teaching materials on economic subjects with APP INVENTOR2 is feasible to use. 
Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Desa Lendang Nangka Utara Nurlatifa; Ainul Qusyairi; Baiq Usniati; Dina Aulia; Ely Aulia Safitri; Emil Ismaya; Ida Fauziah; Ira Madiana; Irfanul Furqan; Laelatul Fajri; Lalu Muhammad Maqbul Alghifari; Muhammad Zainul Majdi; Nur Gita Suciyati; Riki Azwari; Yusri; Yuliatin; Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.586 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1210

Abstract

Industri kreatif pengolahan buah nanas menjadi varian keripik merupakan suatu terobosan yang dilakuakan untuk memanfaatkan sumber daya alam berupa nanas yang melimpah di Desa Lendang Nagka Utara, Kecamatan Mabagik, Kabupaten Lombok Timur. Pengolahan buah nanas menjadi varian keripik ini dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan juga sebagai langkah untuk meningkatkan ekomomi masyarakat setempat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat yang ada di Desa Lendang Nangka Utara menajdi masyarakat yang berdaya saing berbasisi industri kreatif. Adapun tahapan dan metode dari kegiatan ini yaitu sosialisasi program (metode diskusi), pembentukan tim pengolahan (metode kolaboratif dan kooperatif) dan pelatihan (metode diskusi dan praktik). Hasil dari kegiatan berupa meningkatnya keterampilan masyarakat dalam pengolahan buah nanas menjadi varian keripik sehingga dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Analisis Pengembangan Bahan Ajar Ekonomi dengan App Inventor2 Terhadap Kemandirian Belajar Muhammad Zainul Majdi; Baiq Yuliana Rizkiwati
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2018): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v2i1.827

Abstract

The development of technology has penetrated to various aspects of life including in the field of education. Teachers have been using technology to facilitate the learning process that aims to improve the quality of education. These conditions underlie the conduct of various studies related to learning technology. This study aims to develop teaching materials on economic subjects by using APP INVENTOR2 then the development results are used to analyze student learning independence. As research development or Research and Development (R D), this research uses ADDIE development model which consists of five stages: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation ), and 5) Evaluation. From these five stages, this study only reached the fourth stage and did not perform the fifth stage of evaluation phase.The result of the analysis shows that the level of feasibility of APP INVENTOR2 teaching materials based on the expert material's appraisal is very good category, the expert of the teaching materials with the excellent category and the economic learning practitioners with very good category. Student learning independence on average shows a high degree of independence ≥ 70%. Meanwhile, for the students response to the teaching materials when tested on average showed a positive response with a percentage of ≥ 70% on each indicator. Thus the development of teaching materials on economic subjects with APP INVENTOR2 is feasible to use. 
Pengaruh Lingkungan Belajar Dan Peran Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Masbagik Tahun Pelajaran 2015/2016 Danang Prio Utomo; Muh Zainul Majdi
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2017): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v1i1.464

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh lingkungan belajar  dan  peran  guru  terhadap  motivasi  belajar  siswa  ekonomi  di  SMAN  1 Masbagik  Tahun  Pelajaran  2015/2016. Penelitian  ini  merupakan  penelitian expostfacto  dengan  menggunakan  pendekatan  kuantitatif.  Populasi  penelitian ini adalah kelas XI IPS SMAN 1 Masbagik tahun pelajaran  2015/ 2016 dengan sampel  penelitian  sebesar  52 siswa  yang  diambil  dengan  teknik sampel proposional dan teknik random samling. Pengumpulan data lingkungan belajar dan  peran  guru  dan  motivasi  belajar menggunakan  instrumen  dengan menyebarkan  angket.  Data  dianalisis  dengan  teknik    analisis  korelasi  parsial dan  analisis  regresi  ganda. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  :  1). perhitungan  uji  koefisien  regresi  dengan  nilai  koefisien  regresi  variabel lingkungan  belajar  dengan  nilai  t-hitung  sebesar  0,989 dan  tingkat  kesalahan signifikan 0,327 yang lebih  kecil  dari  tingkat signifikan  yang  telah  ditentukan (0,05).  Maka  Ha  diterima  dan  dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  lingkungan belajar  berpengaruh  signifikan  terhadap  motivasi  belajar  siswa  pada  pelajaran ekonomi  Di  SMAN  1  Masbagik  Tahun  Pelajaran  2015/2016.  2).  perhitungan uji  koefisien regresi dengan nilai koefisien  regresi  variabel peran  guru dengan nilai  t-hitung  sebesar  2,189 dan  tingkat  kesalahan  signifikan  0,033 yang  lebih kecil  dari  tingkat  signifikan  yang  telah  ditentukan  (0,05).  Maka  Ha  diterima dan  dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  peran  guru  berpengaruh  signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi Di SMAN 1 Masbagik Tahun  Pelajaran  2015/2016. 3). perhitungan  uji  koefisien  regresi  dengan  nilai koefisien  regresi  variabel  lingkungan  belajar  dan  peran  guru  dengan  nilai  t-hitung  sebesar  6,537 dan  tingkat  kesalahan  signifikan  0,003 yang  lebih  kecil dari  tingkat  signifikan  yang  telah  ditentukan  (0,05).  Maka  Ha  diterima  dan dapat  disimpulkan  bahwa  variabel  lingkungan  belajar  dan  peran  guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada pelajaran ekonomi Di SMAN 1 Masbagik Tahun Pelajaran 2015/2016.  
Peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Mas-Mas Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Zainul Majdi; Susilawati Susilawati; Farhana Muhammad; Nurhastuti Nurhastuti
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2020): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v4i2.2827

Abstract

This study aims to know the role of Village-Owned Enterprises (BUMDES) in society economic empowerment at Mas-mas Village, Batukliang Utara District, and Central Lombok Regency. This study was descriptive qualitative approach. The study was conducted from June to July at Mas-Mas Village, Batukliang Utara, and Central Lombok. The data collection techniques used interview, documentation, and observation with study subjects, namely the Head of Village, BUMDES management and some society of Mas-mas. The researcher used techniques of source triangulation. Data analysis in this study uses an interactive analysis model that is analysis using data reduction, data presentation, and verification and conclusions. The results of this study indicated that the role of BUMDES Lintang Mas had not been maximized in society economic empowerment at society of Mas-mas Village; it can be seen from the types of businesses run by BUMDES. In addition, the level of society participation was still low.
Pemberdayaan Usaha Pengrajin Gerabah “Penakak” Ditengah Covid-19 Di Desa Masbagik Timur Muhammad Rapii; Rohaeniah Zain; Agus Riswanto; Muhammad Zainul Majdi
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 6 (2020): Vol 1 No 6 December 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v1i6.164

Abstract

Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat ini yaitu memberikan introduksi manajemen produksi, memberikan edukasi terkait penggunaan peralatan teknologi mekanik dalam proses produksi, serta mengembangkan model produk gerabah dan strategi pemasarannya pada masa pendemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu (1) melaksanakan kegiatan introduksi manajemen produksi. Dalam kegiatan ini diperkenalkan model proses produksi continuous process, memberikan pemahaman pola perencanaan produksi yang meliputi sistem perencanaan dan pengawasan proses produksi terkait ketersediaan bahan baku, jenis produk dan jumlah produk yang akan diproduksi pada suatu periode saat ini dan yang akan datang. (2) Menyelenggarakan kegiatan diseminasi teknologi mekanik melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan peralatan mekanik, melalui peralatan yang ada para karyawan diberikan pengetahuan cara menggunakan peralatan tersebut hingga mahir dalam penerapannya. (3) Workshop pengembangan model gerabah terbaru. (4) Menyelenggarakan kegiatan pendampingan strategi pemasaran. Luaran yang telah dihasilkan dari kegiatan ini adalah pada aspek manajemen produksi telah menghasilkan ketersediaan bahan baku yang dapat menjamin keberlanjutan produksi dalam satu periode yang terjadwal sehingga proses produksi tidak lagi menunggu pesanan konsumen, pembagian beban kerja pada karyawan secara proporsional berdasarkan skill. Kegiatan bidang pemasaran yaitu telah dihasilkan kerjasama mitra dengan toko tradisonal yang khusus menjual barang hasil kerjainan yang sebagai pusat sentra produk gerabah dengan system pemasaran vertikal.
Penguatan Nilai Produk Home Industry Menuju Kesejahteraan Masyarakat Desa Suradadi, Terara, Lombok Timur Muhammad Zainul Majdi; Baiq Yuliana Rizkiwati; Rasyid Hardi Wirasasmita
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202052.526

Abstract

STRENGTHENING HOME INDUSTRY PRODUCT VALUE TOWARDS COMMUNITY WELFARE SURADADI VILLAGE, TERARA, LOMBOK TIMUR. The results of the PKM Kemitraan 2018 in Suradadi Village, Terara District have been able to increase the value of Rinjani’s home industry products and to significantly drive the community’s economy. The various economic activities that have been successfully identified and enhanced are Business management training activities, enhancing partners’ ability to design product packaging, publishing No-PIRT and halal labels, using social media as marketing media. This activity was carried out using lecture, discussion, demonstration, direct practice, observation, and socialization methods. The lecture method is used in the process of delivering training material. The discussion method is used as a communication medium during the training. The demonstration method used in the process of providing examples in training. The direct practice method is used to apply the material that has been obtained. Observation method is carried out to observe the ability of partners during the training process and after training. The socialization was carried out to provide knowledge to issue No-PIRT and Halal MUI labels. An evaluation is conducted to determine the impact of the training that has been carried out. Outputs from this activity are: 1) increasing management knowledge, increasing knowledge in the field of design and making creative products of economic value; 2) increasing the use of the internet as a product marketing media; 3) issuance of PIRT certificate and Halal MUI label, 4) availability of face book media and as product promotion media.