Agustinus Fritz Wijaya
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kinerja Pegawai Kantor Desa dalam Memberikan Pelayanan Administrasi Kepada Masyarakat Pransiska Ropi; Agustinus Fritz Wijaya; Frederik Samuel Papilaya
Poltanesa Vol 22 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.969 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i1.465

Abstract

Pelayanan adalah upaya membantu mempersiapkan, atau mengurus kebutuhan orang lain. Kinerja aparatur pemerintah desa Siabu dalam memberikan pelayanan administrasi yang baik kepada masyarakat terlihat dari Indikator Kinerja, apakah pelayanan tersebut sudah mencapai indikator ini oleh aparatur kelurahan dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja pegawai Kantor desa Mayak dalam memberikan pelayanan administrasi yang berfokus pada pelayanan administrasi kependudukan yaitu pembuatan Surat Pengantar KTP (Kartu Tanda Penduduk) kepada masyarakat desa Mayak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara langsung dengan aparat desa dan masyarakat desa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan oleh pegawai Kantor desa Mayak masih belum optimal. Diketahui juga bahwa disiplin pegawai kantor desa Mayak masih kurang baik, aparat desa masih kurang tanggap terhadap keluhan masyarakat dalam memberikan pelayanan. Sehubungan dengan hal tersebut, disarankan agar Pemerintah Kantor desa Mayak Kabupaten Seluas menerapkan sistem SOP (Standar Operasional Prosedur), meningkatkan disiplin, agar kedepannya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih baik lagi. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 berupaya mengembalikan konsep dan wujud desa ke asalnya, desa atau yang dikenal dengan sebutan desa adalah nama suatu kesatuan masyarakat hukum yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui dalam sistem pemerintahan nasional dan berada di Kecamatan, Kawasan desa juga dapat dibentuk, dihapus, atau digabungkan dengan memperhatikan asalnya atas prakarsa masyarakat dengan persetujuan Pemerintah Kabupaten dan DPRD. Undang-undang ini secara substansial berimplikasi pada pemberdayaan aparatur pemerintah desa dan juga masyarakat desa. mengatasi keterbatasan fasilitas yang tidak memadai dengan menggunakan sarana lain untuk mengolah data yang mempunyai fungsi sama, meningkatkan kinerja pegawai dengan melatih sikap disiplin, melakukan pelatihan mandiri.
Analisis Kinerja Sistem Pengolahan Data Berbasis Web Menggunakan IT Balanced Scorecard Sebagai Sarana Untuk Menunjang Kinerja Pegawai Pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen Damai Yanti Nainggolan; Agustinus Fritz Wijaya
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sitech.v2i1.3350

Abstract

Sistem pengolahan data adalah salah satu sistem berbasis web yang dibuat oleh BPS Pusat untuk memfasilitasi pegawai BPS Kabupaten Sragen agar dapat membantu, dan mempercepat pekerjaannya dalam hal mengolah data. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Sragen dalam memanfaatkan sistem dan teknologi informasi yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan menggunakan 4 Perspektif (Perspektif Kontribusi Perusahaan, Perspektif Orientasi Pengguna, Perspektif Penyempurnaan Operasional, dan Perspektif Orientasi Masa Depan) pada IT Balanced Scorecard untuk melihat pemanfaatan Teknologi Informasi yang dilihat dari kualitas kinerja pegawai pada BPS Kabupaten Sragen. Hasil dari penelitian ini adalah perlu adanya perbaikan pada Perspektif Orientasi Pengguna, dan Perspektif Orientasi Masa Depan terkait SDM dan juga layanan SI/TI yang digunakan untuk menunjang kinerja pegawai BPS Kabupaten Sragen.
Renstra SI atau TI Unit Bisnis (Branch IT Services) Menggunakan Metode Ward and Peppard (Studi Kasus: PT. XYZ) Inge Gunawan Susanto; Agustinus Fritz Wijaya
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sitech.v2i1.3053

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan Teknologi Informasi yang menyediakan tujuh unit bisnis: IT Branch, Merchant, Managed Field Operation; Jasa; Aplikasi, dan Layanan Contact Center. Namun, penelitian ini hanya berfokus pada Unit Bisnis Layanan Cabang TI, yang memiliki kelemahan dalam hal kinerja aplikasi. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengusulkan cara untuk meningkatkan kinerja perusahaan saat ini, dengan menyarankan sejumlah portofolio aplikasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode Ward dan Peppard, yang menerapkan Value Chain (aktivitas internal perusahaan) dan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Thread). Selain itu, data penelitian ini diperoleh dari wawancara karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan portofolio aplikasi dalam aspek strategis, potensi tinggi, operasional utama, dan dukungan. Selain itu, berdasarkan analisis, perusahaan perlu menerapkan beberapa fitur seperti dashboard helpdesk, promosi, manajemen media sosial, sistem manajemen pengetahuan, dll.
Analisis Risiko Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000 Pada Aplikasi ITOP Aprilia Rahmawati; Agustinus Fritz Wijaya
Jurnal SITECH : Sistem Informasi dan Teknologi Vol 2, No 1 (2019): JURNAL SITECH VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sitech.v2i1.3122

Abstract

Aplikasi IT Operation Support (iTop) merupakan support system yang membantu PT. ABCD menerima customer incident. Keberadaan aplikasi iTop ini membantu perusahaan untuk mengetahui kualitas layanan kepada customer. Kualitas layanan customer ditentukkan oleh aplikasi ini sehingga dibutuhkan analisis risiko untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi. Analisis risiko dengan menggunakan ISO 31000 pada PT. ABCD diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan-kemungkinan risiko di sekitar aplikasi iTop. Hasil analisis risiko dengan ISO 31000 berupa dokumentasi kemungkinan risiko yang ada di sekitar aplikasi iTop, prioritas risiko dari tiap kemungkinan risiko yang telah diidentifikasi serta penanganan dari kemungkinan-kemungkinan risiko yang ada. Sehingga hasil analisis risiko ini dapat digunakan untuk membantu perusahaan mencegah, meminimalisir risiko serta memperlakukan risiko tersebut sesuai prioritasnya sebelum kemungkinan risiko-risiko tersebut menghambat kinerja perusahaan.