Agus Efendi
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT DI SEKOLAH Nuryani Tri Rahayu; Agus Efendi
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan beberapa faktor penghambat dalam implementasi pembelajaran tembang Macapat di Sekolah Dasar, serta mendeskripsikan tingkat kesulitan dalam penguasaan dan pengajaran tembang Macapat oleh guru dan calon guru Bahasa Jawa. Hal ini penting karena pelajaran tembang Macapat kurang diminati oleh siswa dan menjadi pelajaran yang menakutkan. Keadaan tersebut diperburuk oleh kehadiran media massa dan media sosial yang mendominasi kehidupan sehari-hari guru dan siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dasar dengan strategi deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Penetapan sumber data dilakukan secara purposive sampling dan terdiri dari siswa kelas VI sekolah dasar, guru dan calon guru mata pelajaran Bahasa Jawa sekolah dasar, dosen bahasa dan sastra Jawa, serta budayawan. Teknik pengumpulan data melalui indept interview dan focus group discussion. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan mendekatan interaktif sirkuler dari Miles dan Huberman. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat dua faktor penghambat dalam implementasi pembelajaran tembang Macapat di SD yaitu faktor internal yang berasal dari guru maupun siswa serta faktor eksternal yang berasal dari kurikulum, ketersediaan jam pelajaran, dan ketersediaan sarana prasarana pembelajaran. Tingkat kesulitan dalam penguasaan tembang Macapat oleh guru maupun siswa dalam kategori tinggi dimana baik guru maupun siswa mengalami kesulitam dalam : menyanyikan tembang Macapat sesuai notasi, melafalkan kata-kata sesuai kaidah bahasa Jawa, memenggal suku kata secara benar, memahami arti kata-kata dalam tembang, serta kesulitan dalam memahami makna tembang secara lengkap.
Register Bahasa Driver Ojek Online di Basecamp Kabupaten Karanganyar Purbo Anggoro Pudyastowo; Agus Efendi; Harsono Harsono
Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v2i2.1573

Abstract

Register merupakan variasi bahasa dari segi pemakaiannya. Penelitian ini mengkaji bentuk dan fungsi register yang digunakan driver ojek online di basecamp Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk danfungsi register yang digunakan antar driver ojek online dalam berkomunikasi saat berinteraksi di basecamp. Pendekatan penelitian menggunakan landasan teori sosiolinguistik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berbentuk data lisan berupa percakapan dari pembicaraan antara driver ojek online yang berada di basecamp. Data dalam penelitian berupa kata dan kalimat yang mengandung register. Sumber data adalah informan dan aktivitas. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik simak yang dilengkapi dengan teknik simak libat tancakap, teknik rekam dan teknik catat. Analisis data  dilakukan model analisis interaktif yang dilakukan melalui reduksi data, sajian data, verifikasi. Simpulan dari penelitian ini terdapat 18 kata yang mengandung register di dalam komunikasi antar driver ojek online di basecamp.  Temuan bentuk register, yaitu tupo, nyantol, pecah telur, gacor, gabluk, banter, on, cancel, mlayu, dor, poin, longtrip, offline, DSU, go-ride, ngebid, orderan fiktif, dan go-food. Fungsi bahasa yang ditemukan ada 3 yaitu representasi, heuristik, dan interaksional. Penelitian ini memberikan manfaat untuk pengembangan kajian teori sosiolinguistik, khususnya pada Register.
PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DENGAN MEDIA LAGU TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DI SD SE-KECAMATAN LAWEYAN Januar Budi Asmari; Erika Laras Astutiningtyas; Agus Efendi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has purpose to determine which one providing better learning achievement between direct instruction learning with song and direct instructionlearning without song. In this research, students’ learning achievementis limited to the fourth grade teaching material of elementary schoolin circumference and area of parallelogram. The result of this research produces songsare consisting of circumference, area of parallelogram, and triangle teaching materials. This research is conducted to all elementary schools in Laweyan. Two schools are randomly taken as the samples, and then one class is taken from each school, therefore thereare two classes. The first sample as the experiment class (direct instruction learning with song) and the second sample as the control class (direct instruction learning without song). The research is quasi-eksperimental research. The research methods used are test and documentation method. The research data analysis is using t-test. Based on the resultof the research is obtained t = -2,198 DK, then H0 is subtracted. Therefore it can be conclude that there are differences mathematic learning achievement between direct instruction learning with song and direct instruction learning without song. If it is observed on the average, learning achievement of direct instruction learning with song is better than direct instruction learning without song.