Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Tingkat Daya Tahan Jantung Paru Mahasiswa Olahraga Angkatan 2019 Selama Pandemi Covid Dwi Handoko; Eko Bagus Fahrizqi; Rizki Yuliandra
Journal of Physical Education Vol 1, No 2 (2020): Journal Of Physical education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v1i2.584

Abstract

Everyone must have the ability to endure the heart and lungs of the body, especially for activities in physical activities. For sports students, the ability of heart and lung endurance is an important asset in carrying out activities, not only to support activities in lectures but also to support activities outside of lectures. This study aims to measure the level of cardiovascular endurance. Tests and measurements were carried out using the 1.2 km running test. The sample to be studied is sports education students class 2019, Indonesian technocrat University. This research is a survey analysis research using descriptive statistics. From the results of data collection, it was found that 5 students with a percentage of 6.41% had very good heart and lung levels. Students with the ability of heart-lung level who were classified into good categories were 23 students with a percentage of 29, 48%. Classification of pulmonary heart rate in the medium category was 48 students with a percentage of 62.54%. Thus, the level of cardiovascular endurance of sports education students class of 2019 is classified as moderate.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANGGOTA UKM FUTSAL UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA Muhammad Vani Aprilianto; Eko Bagus Fahrizqi
Journal of Physical Education Vol 1, No 1 (2020): Journal Of Physical Education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v1i1.122

Abstract

Sports Activity is related to achievements that is inseparable from some factors and one of them is physical fitness. Following the physical fitness by the members of Futsal Club Universitas Teknokrat Indonesia is unknown. This research aims to reveal the level of physical fitness of the members of Futsal Student Activity Universitas Teknokrat Indonesia, with 29 members involved. The data collecting technique uses the instrument of TKJI that consists of 5 tests that are: 50 meters Running Test, Push Up, Sit Up, Vertical Jump, Run 1.2 Kilometers, the data analyzing technique of this research uses the descriptive statistics analysis with percentage. The result shows that the level of physical fitness of Futsal Club Universitas Teknokrat Indonesia, 5 students (17,24%) classified as good, 20 students (68,96%) classified as average, 4 students (13,79%) classified as deficient, and there are no students that classified great and awful. Hence, the result of the physical fitness level test towards the members of Futsal Club Universitas Teknokrat Indonesia can be classified as average.Kata Kunci: Physical Fitness, Test , Run, Push Up, Sit Up, Vertical Jump
Penerapan Model Latihan Variasi Passing Futsal Zainal Fikri; Eko Bagus Fahrizqi
Journal of Physical Education Vol 2, No 2 (2021): Journal Of Physical Education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v2i2.1356

Abstract

 Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan permainan futsal dengan menggunakan model latihan variasi passing futsal yang disesuaikan dengan karakteristik anak di ekstrakulikuler sman 1 liwa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan design penelitian Two group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa sma yang mengikuti ekstrakulikuler futsal di sman 1 liwa yang berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Tahapan dalam penelitian ini yaitu melaksanakan pretest untuk mengetahui data awal dari siswa dengan menggunakan instrument tes keterampilan sepak bola (Johnson Soccer Tes) lalu pemberian perlakuan untuk kelompok eksperimen sebanyak 16 kali pertemuan dengan menggunakan 13 model latihan variasi passing dan yang terakhir melaksanakan posttest untuk mengetahui perubahan yang terjadi setelah diberikannya perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model latihan variasi passing futsal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan passing, hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil posttest kedua kelompok dengan nilai posttest untuk kelompok eksperimen sebesar 36.53 lebih tinggi dari hasil rata-rata nilai pretest sebesar 26.60 dan untuk nilai posttest kelompok control sebesar 33.93 lebih tinggi dari hasil rata-rata nilai pretest sebesar 30.07 yang artinya ada pengaruh model latihan variasi passing futsal terhadap kemampuan passing pada siswa ekstrakulikuler futsal di sman 1 liwa
Pengembangan Model Latihan Jump Shoot Bola Basket Rizki Yuliandra; Eko Bagus Fahrizqi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 3, No 1 (2019): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.972 KB) | DOI: 10.37058/sport.v3i1.750

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan jump shoot bola basket yang baru. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model latihan jump shoot  dan mengetahui efektivitas, efisiensi dan daya tarik hasil pengembangan model latihan ini. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode Penelitian  Pengembangan (Research Development) dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah anggota UKM Basket Teknokrat yang berjumlah 30 0rang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengambangan ini berupa kuesioner dan angket,  yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli ; (3) ujicoba kelompok kecil; dan (4) ujicoba lapangan.Tes efektivitasnya adalah hasil validasi dari 3 ahli dan hasil tes uji lapangan. Hasil dari 3 ahli menyatakan bahwa 82,8% layak digunakan dan uji kecil menyatakan 80,8% sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan pengembangan model latihan jump shoot ini, dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan jump shoot bola basket. (2) Memberikan referensi baru latihan jump shoot bola basket.
LATIHAN KELENTUKAN KONTRAKSI-RELAKSASI (PNF) DAN KELENTUKAN STATIS TERHADAP KETERAMPILAN GERAK KAYANG Eko Bagus Fahrizqi; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) dan kelentukan statis terhadap keterampilan gerak kayang pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Gading Rejo tahun ajaran 2012/2013. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya keterampilan gerak kayang pada senam lantai.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Subyek yang digunakan adalah siswa-siswi kelas X.3 SMA Negeri 1 Gading Rejo yang berjumlah 40 siswa. Pengumpulan data menggunakan Tes dan instrumen.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kedua jenis latihan antara kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) dan kelentukan statis terhadap keterampilan gerak kayang sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gerak kayang. Latihan kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) memiliki pengaruh lebih besar terhadap keterampilan gerak kayang dibandingkan dengan latihan kelentukan statis, hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data yang diperoleh. Peningkatan rata-rata pada kelompok latihan kelentukan kontraksi-relaksasi sebesar 11,989 sedangkan pada kelompok latihan kelentukan statis peningkatannya sebesar 5,88. Jadi dapat disimpulkan bahwa keterampilan dan kemampuan gerak kayang pada kelompok latihan kelentukan kontraksi-relaksasi jauh lebih baik dibandingkan dengan kelompok latihan kelentukan statis.
Pengaruh latihan sirkuit terhadap kekuatan tubuh bagian atas unit kegiatan mahasiswa olahraga panahan Eko Bagus Fahrizqi; Aditya Gumantan; Rizki Yuliandra
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 20, No 1 (2021): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v20i1.9207

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh dari kekuatan tubuh unit bagian atas pada anggota unit kegiatan mahasiswa olahraga panahan melalui latihan sirkuit. Desain pada penelitian ini yakni eksperimen semu dengan one group pre-test post-test design. Instrumen penelitian menggunakan tes push up, expanding dynamometer dan back dynamometer. Populasi penelitian dan sampel penelitian yakni 15 orang. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian didapat dari uji tes Kolmogorov-Smirnov pada pretest push up diketahui nilai p value (0,073) > α (0,05), back dynamometer nilai p value (0,030) < α (0,05) dengan uji non < (0,030), expanding dynamometer  nilai p value (0,200) > α (0,05). Untuk posttest push up nilai p value (0,119) > α (0,05), back dynamometer p value (0,200) > α (0,05), expanding dynamometer  nilai p value (0,200) > α (0,05). Maka demikian terdapat pengaruh latihan sirkuit terhadap kekuatan tubuh bagian atas anggota unit kegiatan mahasiswa olahraga panahan.
Hubungan Keseimbangan Dan Power Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Ap Chagi Pada Atlet Taekwondo Dojang Satria Lampung Riska Rahmalia; Eko Bagus Fahrizqi
Journal of Physical Education Vol 2, No 2 (2021): Journal Of Physical Education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v2i2.1278

Abstract

Taekwondo merupakan seni bela diri yang lebih banyak menggunakan kaki daripada tangan karena Taekwondo terdiri dari tiga kata dasar yaitu Tae yang berarti kaki, Kwon yang berarti tangan, dan Do yang berarti seni. Dasar-dasar taekwondo terdiri dari 5 komponen dasar, yaitu: bagian tubuh sasaran (Keup So), bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang atau bertahan, jurus jurus (Seogi), teknik bertahan atau menangkis (Makki), teknik serangan (kongkyok kisul) yang terdiri dari: pukulan (jierugi), tebasan (chigi), tusukan (chierugi), tendangan (chagi). untuk mengetahui sejauh mana kemampuan keseimbangan atlet, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan otot tungkai atlet, untuk mengetahui kemampuan tendangan ap chagi atlet warrior di Bandar Lampung.Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Dojang satria Bandar Lampung yang mengumpulkan 20 atlet. data diperoleh setelah menentukan topik masalah, sampel, tes gaya berdiri, tes lompat jauh berdiri, tendangan ap chagi dan pengolahan data.Dari hasil penelitian ini memberikan interpretasi lebih lanjut terhadap hasil analisis data yang telah dikemukakan. Berdasarkan pengujian, analisis menyimpulkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dan kemampuan melakukan ap chagi dengan hitung tabel (0,003 0,621). (2) ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai terhadap kemampuan menendang ap chagi dengan r hitung rtabel (0,051 0,441). (3) ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan, power otot tungkai pada tendangan ap chagi dengan r hitung rtabel (0,011 0,642).
ANALISIS IMT (INDEKS MASSA TUBUH) ATLET UKM SEPAKBOLA UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA Mahfud, Imam; Gumantan, Aditya; Bagus Fahrizqi, Eko
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 3 No 1 (2020): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui IMT (Indeks Massa Tubuh) atlet UKM Sepakbola Univetsitas Teknokrat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu, “suatu penelitian yang berusaha menggambarkan peristiwa-peristiwa dan kejadian serta gejala (fenomena) yang ada pada masa sekarang. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet UKM sepakbola Universitas Teknokrat Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa rata-rata Indeks Massa Tubuh (IMT) Atlet UKM Sepakbola Universitas Teknokrat Indonesia adalah 20,463 berdasarkan norma pada tabel berada pada kategori berat badan normal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil IMT Atlet UKM Sepakbola Universitas Teknokrat Indonesia, antara lain hasil pengukuran tinggi badan, memiliki tinggi badan rata-rata 1 71.5cm dengan tinggi badan tertinggi tercatat 178 cm dan terpendek 165 cm. Hasil pengukuran berat badan, rata-rata 59,75 Kg dengan berat badan terberat tercatat 69 Kg dan teringan 53 Kg. Dalam bermain sepakbola, dengan berat badan yang ideal atlet dapat melakukan gerakan-gerakan dalam sepakbola dengan baik secara keseluruhan.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA OLAHARAGA SELAMA NEW NORMAL PANDEMI COVID-19 Fahrizqi, Eko Bagus; Mahfud, Imam; Yuliandra, Rizki; Gumantan, Aditya
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas dalam Olahraga dapat dikaitan dengan tujuan kesehatan dan prestasi yang terdiri dari beberapa faktor dan salah satu diantaranya adalah kebugaran jasmani. Terkait dengan kebugaran jasmani pada  mahasiswa jurusan olahraga  khususnya selama new normal pandemi Covid-19 belum diketahui. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani mahasiswa olahraga. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode survey. Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa Olahraga, dengan jumlah 78 Mahasiswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes kebugaran jasmani  yang terdiri dari  item tes yaitu: tes kecepatan lari sprint 60 meter, tes pull up, tes sit up, tes vertical, tes lari 1200 meter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan penyajian berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani mahasiswa pendidikan Olahraga yaitu sebanyak 14 orang (17,95%) dengan klasifikasi baik, lalu dengan klasifikasi sedang sebanyak 43 orang (55,13%), dan dengan klasifikasi kurang sebanyak 21 orang (26,92%). Dengan demikian, hasil tes tingkat kebugaran jasmani mahasiswa olahraga selama new normal pandemi covid-19 adalah dapat dikategorikan sedang.
The Learning Motivation and Physical Fitness of University Students During the Implementation of the New Normal Covid-19 Pandemic Eko Bagus Fahrizqi; Rachmi Marssheilla Agus; Rizki Yuliandra; Aditya Gumantan
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 6 No 1 (2021): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v6i1.1184

Abstract

Sports are related to health and achievement, which cannot be separated from several factors, including motivation to learn and physical fitness. This research was conducted to determine the level of learning motivation and students’ physical fitness during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is descriptive quantitative method by using survey methods. The subjects of this research were students of Sports Education Study Program at Universitas Teknokrat Indonesia from batch 2017 until 2019. The instruments used were a questionnaire and a measurement test. The results of the study showed that the level of students’ learning motivation of batch 2017 was 74.23%, which was lower than Sports Students of batch 2018, 85.68% and batch 2019, 84.87% respectively. Meanwhile, the level of students’ physical fitness from all three batches were categorized into the moderate classification. The conclusion of the study showed that the level of learning motivation of Sports Education students was still in a high category and there was no significant difference in terms of physical fitness levels between students during the Covid-19 pandemic.