Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA SISWA DENGAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGIKUTI SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) DENI MUDIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 3 No. 02 (2017): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.12 KB)

Abstract

Sekolah Sepak Bola (SSB) ASKO Subang bermaksud membina anak-anak dan remaja demi menyalurkan bakatnya dalam olahraga sepak bola. Dewan pelatihnya merupakan orang-orang yang berpengalaman dan berprestasi di persepakbolaan di Kecamatan Subang. SSB ASKO Subang dibagi berdasarkan kelompok umur, yakni 6-9 tahun, 10-12 tahun, 13-­15 tahun, dan 15-17. Dengan SSB, berharap bisa menyediakan wadah pembinaan bagi para peminat sepak bola sehingga dapat membuahkan pemain-pemain yang berkualitas nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hubungan dukungan orang tua siswa dengan motivasi siswa dalam mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) (studi deskriptif pada siswa SSB ASKO Subang). Metode Penetlitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik angket skala sikap model Likert. Sebagai populasi dari penelitian ini adalah siswa SSB ASKO Subang dan sebagai sampel sejumlah 28 siswa usia SD (10 -12 tahun). Kebutuhan fisiologis menduduki peringkat ke I dengan jumlah prosentase 28,67 %, hal ini membuktikan bahwa kebutuhan fisiologis bagi siswa SSB ASKO Subang dalam pelatihan sepak bola merupakan kebutuhan yang tinggi.Kebutuhan rasa aman menduduki peringkat teratas dengan jumlah prosen-tase 17,35 %, dengan demikian maka terbukti bahwa kebutuhan rasa aman dalam pembelajaran olahraga bagi siswa SSB ASKO Subang merupakan kebutuhan yang tertinggi. Kebutuhan sosial menduduki peringkat ke V dengan jumlah prosentase 12,90 %, dengan demikian maka dapatlah diketahui bahwa kebituhan sosial dalam permainan sepak bola bagi siswa SSB ASKO Subang relatip rendah. Kebutuhan penghargaan merupakan kebutuhan yang menduduki peringkat ke II dengan jumlah prosentase 23,70 %, hal ini membuktikan bahwa kebutuhan akan penghargaan dalam bagi siswa SSB ASKO Subang dapat dikategorikan merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan pelatihan sepak bola. Kebutuhan aktualisasi diri menduduki peringkat III dengan jumlah prosentase 17,38 %, hal tersebut membuktikan kebutuhan akan aktualisasi diri bagi siswa SSB ASKO Subang menjadikan prioritas nomor tiga dibandingkan dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya, artinya siswa SSB ASKO Subang cukup tersalurkan dalam mengaktualisasikan diri dalam permainan sepak bola.
PENERAPAN METODE LATIHAN KETERAMPILAN PSIKOLOGIS BERUPA LATIHAN IMAGERY UNTUK MENINGKATAN KINERJA WASIT DALAM MEMIMPIN PERTANDINGAN SEPAKBOLA DENI MUDIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.301 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode latihan keterampilan psikologis berupa latihan imagery dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola.Penelitian dilakukan terhadap wasit pengcab PSSI Kabupaten Subang, dan metode dalam penelitian adalah metodeeksperimen dengan desain one grup pretest postest.Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah form penilaian wasit. Form penilaian ini merupakan form resmi yang dikeluarkan oleh FIFA dan digunakan oleh PSSI untuk mengukur kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode latihan keterampilan psikologis berupa latihan imagery memberi pengaruh yang signifikan terhadap kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola. Saranuntuk PSSI dan komisi wasit, agar memberikan latihan keterampilan psikologis pada setiap sesi latihan, karena latihan keterampilan psikologis sangat penting untuk meningkatkan kinerja wasit dalam memimpin pertandingan sepakbola.
PENGARUH METODE LATIHAN MULTIBALL DAN LATIHAN DENGAN PEMAIN LAIN TERHADAP KETEPATAN FOREHAND DRIVE PADA SISWA EKSTRAKULIKULER TENIS MEJA SMA NEGERI 1 JALANCAGAK TAHUN 2018 Santi Nurdianti; DENI MUDIAN; ARIS RISYANTO
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.984 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jalancagak kabupaten Subang, Jawa Barat. Rumusan penelitian adalah (1) Apakah metode latihan multiball dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan forehand drive pada siswa Ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak? (2) Apakah metode latihan dengan pemain lain dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan forehand drive pada siswa Ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak? (3) Metode latihan manakah yang lebih memberikan pengaruh yang signifikan antara metode latihan multiball dan metode latihan dengan pemain lainterhadap ketepatan forehand drive pada siswa Ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak?. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah The Static Group Pretest-Posttest Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakulikulertenismeja SMA Negeri 1 Jalancagak dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak sebanyak 20 orang. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) latihan multiball memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan forehand drive pada siswa ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak dengan nilai t hitung 13,668 > t tabel 1,83311 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 > 0,05. (2) latihan dengan pemain lain memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketepatan forehand drive pada siswa ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak dengan nilai t hitung 7,797 > t tabel 1,83311 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 > 0,05. (3) terdapat perbedaan yang signifikan antara latihan multiball dan latihan dengan pemain lain terhadap ketepatan forehand drive pada siswa ekstrakulikuler tenis meja SMA Negeri 1 Jalancagak dengan nilai gain untuk latihan multiball 9,6 dan latihan dengan pemain lain 5,7, sedangkan dilihat dari nilai sig.(2-tailed) 0,001 < 0,05.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS XI DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMK NEGERI 2 SUBANG WALUYO ADI PRASOJO; DENI MUDIAN; IYAN NURDIYAN HARIS
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.835 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Subang Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui apakah model pembelajaran inkuiri dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan di SMK Negeri 2 Subang. (2) Untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih berpengaruh antara model pembelajaran inkuiri dan model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan di SMK Negeri 2 Subang. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment. Desain penelitian yang digunakan adalah Non-Equivalent Pretest Postest Control Group Desain. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Bidang Keahlian Pelayaran dengan jumlah siswa sebanyak 121 orang. Pada penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah “Cluster Random Sampling” yaitu menetapkan sebanyak 61 orang. Instrumen yang digunakan adalah skala kepercayaan diri model skala Likert. Semua data yang dikumpulkan pada saat tes akhir diolah dan dianalisis dengan menggunakan Uji Paired Samples T Test Pre-Test dengan Post-Test dan Uji Independent Sample T-Test dengan terlebih dahulu dilakukan uji asumsi normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data diperoleh kenaikan rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 7,29 sedangkan kenaikan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 3,74 sehingga diketahui kenaikan skor kepercayaan diri siswa kelas eksperimen lebih besar 3,55 dibandingakn dengan kelas kontrol. Dan diketahui juga nilai Independent Sample T-Test sig.(2-tailed) 0,003 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri memberikan pengaruh lebih signifikan terhadap kepercayaan diri siswa daripada model pembelajaran langsung. Sesuai dengan hasil penelitian ini, direkomendasikan agar para guru Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam proses belajar mengajar.
PENGARUH LATIHAN PASSING BERPASANGAN DAN PENDEKATAN TAKTIK TERHADAPKEMAMPUAN PASSING BAWAH SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA PERSETAN.FC USIA 10-12 TAHUN DESA CITRA JAYA KECAMATAN BINONG REYNANDA YUDISTIRA; DENI MUDIAN; ARIS RISYANTO
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Passing merupakan teknik dasar yang sangat diperlukan dalam permainan sepakbola, untuk itu diperlukan model latihan yang dapat meningkatkan kemampuan passing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh latihan passing berpasangan dan pendekatan taktik terhadap kemampuan passing bawah siswa sekolah sepak bola Persetan.fc usia 10-12 tahun Desa Citra Jaya Kecamatan Binong. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan “Pre Test-Post TestTrue Experimental Desain”. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 20 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes mengoper bola rendah. Hasil pengolahan data dan perhitungan uji-t pada kelompok 1 (passing berpasangan) diperoleh nilai t-hitung sebesar 11,129lebih besar dari nilai – t tabel pada taraf nyata (α) =0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 18 sebesar 1,734. Dengan demikian hipotesis nol ditolak dan hipotesis kerja diterima, artinya belajar menggunakan latihan passing berpasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan passing bawah permainan sepak bola pada siswa sekolah sepak bola Persetan.fc. Sedangkan hasil penghitungan uji – t pada kelompok 2 (pendekatan taktik) diperoleh nilai – t hitung sebesar 5,582 lebih besar dari nilai – t tabel pada taraf nyata (α) =0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 18 sebesar 1,734. Dengan demikian hipotesis nol ditolak dan hipotesis kerja diterima, artinya belajar menggunakan latihan pendekatan taktik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan passing bawah permainan sepak bola pada siswa sekolah sepak bola Persetan.fc.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihanpassing berpasangan dan pendekatan taktik yang signifikan terhadap kemampuan passing bawah siswa sekolah sepak bola Persetan.fc usia 10-12 tahun Desa Citra Jaya Kecamatan Binong. Peningkatan kemampuan passing bawah berpasangan dari 20% menjadi 90% dan Peningkatan kemampuan passing bawah pendekatan taktik dari 60% menjadi 100%.
HUBUNGAN POWER LENGAN DAYA TAHAN OTOT PERUT DAN POWER TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA PUNGGUNG PADA MAMASISWA UNIVERSITAS SUBANG YOGI MAULANA; DENI MUDIAN; GEMPAR AL-HADIST
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 4 No. 02 (2018): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.698 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui kecepatan renang gaya punggung pada mahasiswa olahraga sangat kurang atau rendah, mahasiswa masih kebingungan untuk latihan kondisi fisik yang dapat membantu mempengaruhi dalam kecepatan berenang gaya punggung. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power lengan, daya tahan otot perut, dan power tungkai dengan kecepatan renang 50 meter gaya punggung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PJKR UNSUB yang berjumlah 150 mahasiswa, dan sampel yan digunakan sebanyak 20 mahasiswa PJKR UNSUB yang bisa olahraga renang gaya punggung. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power lengan, daya tahan otot perut dan power tungkai dengan kecepatan renang 50 meter gaya punggung dengan hasil uji regresi nilai signifikasinya adalah 0,000.
PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN HIGH IMPACT TERHADAP PENURUNAN MASSA LEMAK TUBUH (SKIN FOLD) WIDYA AKHMAD PARTADINATA; DENI MUDIAN
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 01 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.811 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh latihan senam aerobik Low Impactterhadap penurunan berat badan, untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh latihan senam aerobik High Impact terhadap penurunan berat badan, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh latihan senam aerobik Low Impact dan High Impact terhadap penurunan massa lemak tubuh. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen. Sampeldalampenelitianiniadalah perempuan (ibu-ibu) yang berusia 25-30 tahun peserta senam aerobic di sanggar senam Harapan Baru Kecamatan Pagaden, Kab. Subang,denganjumlahsampelsebanyak20 orang dari total populasi 20 Orang, sampel diambildengan menggunakan tekniktotal sampling atau sampel keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa :Latihan senam aerobik low impact memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan massa lemak tubuh (skin fold). Latihan senam aerobik high impact memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan massa lemak tubuh (skin fold) serta Latihan senam aerobik LowImpact lebih memberikan hasil yang sangat signifikan terhadap penurunan massa lemak tubuh dibandingkan dengan latihan senam aerobik High impact.