Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peleburan Skrap Aluminium pada Tungku Krusibel berbahan Bakar Batubara Hasil Proses Aglomerasi Air-Minyak Sawit Nukman Nukman; Agung Mataram; Irsyadi Yani
JURNAL MECHANICAL Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v6.i1.201502

Abstract

Smelting aluminum scrap in a small capacity can be done on a simple furnace crucible. As fuel furnaces used type of semi-anthracite coal briquettes, bituminous and sub-bituminous from Tanjung Enim which has been through the washing process by agglomeration method using water-oil palm. Calorific value, the contents of water and hydrogen calculated in the energy balance. Aluminum scrap smelted at a temperature 1023oK. Furnace by coal briquette which has a 23.38% efficiency,, crucible can melt 50 kg of aluminum scrap by 6.47 kg of briquettes for 1 hour 46 minutes.Keywords:coal briquette, coal aglomeration, aluminum scrap, crusible furnace
Uji Sifat Mekanik Hasil Peleburan Aluminium Kaleng Minuman Bekas dengan Bahan Bakar Minyak Pelumas Bekas Diberi Perlakuan Panas dengan Dapur Listrik dan Tungku Krusibel Muhammad Nur Panghurian; Nukman Nukman
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v20i2.67

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sifat mekanik hasil peleburan alumunium kaleng bekas berbahan bakar minyak pelumas bekas, baik tanpa mengalami perlakuan panas maupun dengan perlakuan panas anealling. Perlakuan panas anealling dilakukan menggunakan 2 metode yaitu aneallingmenggunakan dapur listrik dan anealling menggunakan lemari pemanas yang dipasang pada tungku krusibel dengan temperatur 343 °C dan holding time selama 1 jam. Spesimen hasil peleburan dilakukan uji komposisi kimia yang bertujuan untuk mengetahui kandungan-kandungan yang terdapat di dalam spesimen tersebut. Pada pengujian kekerasan tetjadi penurunan nilai BHN untuk speimen yang diberi perlakuan panas anealling dapur listrik dan lemari pemanas masing-masing sebesar 21,2% dan 31,67%. Selain itu terjadi juga penurunan nilai tegangan untuk spesimen pengujian tarik terhadap nilai ?u sebesar 23.9% dan 9.5% dan ?f sebesar 16,34% dan 5,17% sedangkan pertambahan panjangnya naik menjadi 1,3% dan 1,467%. Spesimen yang diberi perlakuan panas anealling dapur listrik dan lemari pemanas mengalami peingkatan nilai impak sebesar 25,04% dan 30,1%. Perlakuan panas anealling yang dilakukan bertujuan untuk menghilangkan tegangan sisa yang terjadi akibat proses peleburan agar dapat mengubah sifat mekanik spesimen tersebut