Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Introduksi Incubator Buatan Untuk Mempersingkat Waktu Pembuatan Dadih Khairul Amri; Aronald Arif Putra
Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 1 (2012): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dadih merupakan produk makanan fermentasi khas Sumatera Barat yang diproduksi dengan cara menyimpan susu kerbau di dalam tabung bambu dan membiarkannya selama 2-3 hari sehingga terjadi proses fermentasi yang dilakukan bakteri asam laktat yang berasal dari tabung bambu atau daun pisang atau dari susu itu sendiri, sehingga menghasilkan tekstur yang padat dan mempunyai rasa asam yang spesifik serta memiliki sifat fisikokimia yang sama dengan susu fermentasi seperti yogurt. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah perancangan dan pembuatan alat incubator untuk mempersingkat waktu pembuatan dadih. Metoda kerja incubator adalah dilengkapi alat control temperature beserta pewaktu dimana suhu ruang incubator akan dijaga konstan pada range suhu optimal yang dibutuhkan oleh bakteri asam laktat untuk berkembang. Disisi lain, pewaktu digunakan sebagai pengingat dan pemberi informasi bagi petani Dadiah bahwa dadiah yang dibuat terlah terbentuk dengan sempurna. Dari hasil pengujian daidapat control temperature dan pewaktu yang dibuat pada alat incubator dadiah dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan alat ukur standar; stopwatch untuk waktu dan thermometer digital untuk temperature. Sesuai dengan teori yang dijelaskan oleh Lee and Lucey, (2010) bahwa bakteri asam laktat berkembang dengan cepat pada suhu 40 0C, ini terlihat dari proses pembuatan dadiah yang hanya butuh waktu 5 jam, dibandingkan dengan proses tradisional yang memerlukan waktu selama 50 jam.
PENGUKURAN DAN REKONSTRUKSI ALIRAN GAS BERPROFIL ASIMETRIS DENGAN HOT-WIRE ANEMOMETER MENGGUNAKAN METODA INTERPOLASI KUBIK Khairul Amri; Andriyanto Andriyanto; Rino Sukma
Rang Teknik Journal Vol 3, No 1 (2020): Vol. 3 No. 1 Januari 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v3i1.1703

Abstract

Profil asimetris adalah distribusi kecepatan aliran pada penampang melintang pipa yang acak dan alirannya belum berkembang mantap. Aliran asimetris menyebabkan timbulnya galat hingga 11% pada hampir semua alat ukur flowmeter. Solusi agar pengukuran aliran pada fluida berprofil asimetris tetap akurat adalah dengan mengetahui langsung profil kecepatan aliran karena mampu memberikan informasi distribusi kecepatan aliran dengan tepat. Menggunakan Hot-wire Anemometer, mengoptimalkan penempatan lokasi pencuplikan data pada penampang melintang pipa dan memanfaatkan metoda interpolasi kubik, diperoleh hasil pengukuran yang akurat ketika mengukur aliran asimetris dengan galat rata-rata adalah 1,96 % dan profil rekonstruksi yang diperoleh menyerupai profil yang diukur.
Kaji Eksperimental Pengunaan R22 dan R410A Berdasarkan Variasi Laku Aliran Massa Pada Mesin AC Dian Wahyu -; Nasrullah - -; Khairul Amri -
Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.432 KB) | DOI: 10.30630/jipr.9.2.60

Abstract

The development of the use of air conditioning machines (AC machines) is very high , due to the increased consumption of electricity for household needs are also increasing . Based on field observations of R22 refrigerant is still widely used in commercial air conditioning machines , where the refrigerant has properties that are not friendly to the environment . R410A refrigerant has been recommended to replace worn R22 . It became one of the rationale for conducting the assessment directly to efforts to reduce electricity consumption due to the use of air conditioning machines in the household and the efforts to preserve the environment . The research was conducted on a commercial air conditioning machines by testing the engine for both types of refrigerant ( R22 and R410A ) . Testing the engine characteristics , tested by varying the refrigerant mass flow rate for both refrigerants . The test results showed , electricity consumption ( compressor power ) for the use of both types of refrigerants is similar but uses R410A refrigerant produces a greater cooling effect than by using refrigerant R22 . In Overall effect of the variation of mass flow rate for both refrigerants clearly evident , the increase in mass flow rate causes enhancement of several variables such as the increase in compressor power , cooling effect , the effect of heat release , but for the coeficient of perfomance ( COP ) , the addition of the mass flow rate after COP The optimum value of the COP does not increase anymore . In this study, the highest COP values obtained in the refrigerant mass flow rate 3.4 g / s for R410A and R22 for 1.9 has the highest COP of 1.7 at a flow rate of refrigerant mass 3 g / s . For maximum cooling impact , generated by 0.502 kW to 0.572 kW usage for R22 and R410A.