Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DAUN PANDANUS TECTORIUS PARK. POTENSINYA SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK SERAT ALAMI Fitra Haryadi; Cicilia M.E. Susanti; Endra Gunawan; Sinaga, Nurhaidah I.
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46703/jurnalpapuasia.Vol1.Iss2.38

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui nilai dimensi serat daun Pandanus tectorius Park yang diambil dari Pantai Amban dan Pulau Mansinam. Selain itu berdasarkan nilai dimensi seratnya, dikaji ketepatan produk yang akan dihasilkan dengan menggunakan bahan baku serat daun P. tectorius Park. Daun P. tectorius Park. yang tumbuh di Pantai Amban diambil dari pohon dengan tinggi sekitar 2 meter dan diameter batang sekitar 12 cm, sedangkan sampel daun yang tumbuh di Pulau Mansinam diambil dari pohon dengan tinggi sekitar 3 meter dan diameter batang sekitar 15 cm serta telah berbuah. Proses maserasi yang digunakan untuk mendapatkan serat daun P. tectorius Park. yaitu mengikuti metode Forest Product Laboratory yaitu menggunakan hidrogen peroksida (H2O2) dan asam asetat glasial (CH3COOH) perbandingan 20:1 dengan beberapa modifikasi. Nilai parameter dimensi serat (panjang serat, diameter serat dan tebal dinding serat serta diameter lumen) daun pandan yang berasal dari Pulau Mansinam lebih tinggi dibandingkan yang berasal dari pesisir Pantai Amban. Panjang serat rata-rata 0,9565 mm dan 1,2098 mm untuk contoh daun dari Pantai Amban dan Pulau Mansinam. Diameter serat daun P.tectorius Park dari Amban Pantai sebesar 0,0138 mm dan 0,0151 mm untuk contoh yang dari Pulau Mansinam. Oleh sebab itu, serat daun P. tectorius Park potensial digunakan untuk produksi kertas, bahan baku tekstil dan papan serat.
DIMENSI SERAT DAUN Pandanus tectorius Park. SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK SERAT ALAM Fitra Haryadi; Cicilia Maria Erna Susanti; Endra Gunawan
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46703/jurnalpapuasia.Vol3.Iss1.65

Abstract

Kebutuhan serat terus meningkat dan memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan manusia saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dimensi serat daun P. tectorius Park. dan nilai manfaat lanjutannya. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik observasi laboratorium terhadap sampel uji. Dua sampel daun dari pohon yang berbeda diambil berdasarkan perbedaan karakteristik ekologinya, yaitu hutan pantai dan hutan pulau. Pengukuran serat yang meliputi panjang, diameter, tebal, diameter lumen, proses maserasi dan nilai turunannya dikaji. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata panjang serat daun Pandanus pada lokasi Amban Pantai sebesar 0.957, sementara di pulau Mansinam sebesar 1.210. Nilai rata-rata dimensi serat daun Pandanus di lokasi Amban Pantai sebesar 0,0073, sementara di lokasi pulau Mansinam sebesar 0.0151. Rata-rata nilai diameter lumen daun Pandanus pada lokasi Amban Pantai yaitu 0.0073, dan di lokasi pulau Mansinam sebesar 0.0081. Nilai rata-rata tebal dinding serat sebesar 0.0032 untuk lokasi Amban Pantai dan untuk lokasi pulau mansinam sebesar 0.0035. Selain itu, nila dimensi serat ini cukup potensial digunakan sebagai bahan baku industri kertas, tekstil dan biokomposit.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI DI RUANG RAWAT BEDAH RSU KABUPATEN TANGERANG Everentia Ngasu; Endra Gunawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.153

Abstract

Latar Belakang : infeksi pada luka operasi merupakan infeksi nosokomial yang akan mengakibatkan kerugian terutama bagi pasien maupun penyelenggara pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi di ruang  rawat bedah  RSU Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat bedah RSU Kabupaten Tangerang sebanyak 45 sampel dengan menggunakan total sampel (total sampling). Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,023 (< alpha= 0,05). Ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,015 (< alpha= 0,05). Kesimpulan dan Saran:  ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO). Diharapkan Rumah Sakit dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat dan petugas lainnya dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan mengikutkan beberapa staf/perawat secara rutin untuk mengikuti seminar, symposium, ataupun pelatihan-pelatihan tentang pencegahan infeksi nosokomial khususnya pencegahan infeksi luka operasi.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI DI RUANG RAWAT BEDAH RSU KABUPATEN TANGERANG Everentia Ngasu; Endra Gunawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.153

Abstract

Latar Belakang : infeksi pada luka operasi merupakan infeksi nosokomial yang akan mengakibatkan kerugian terutama bagi pasien maupun penyelenggara pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi di ruang  rawat bedah  RSU Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat bedah RSU Kabupaten Tangerang sebanyak 45 sampel dengan menggunakan total sampel (total sampling). Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Ada hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,023 (< alpha= 0,05). Ada hubungan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO) dengan p value 0,015 (< alpha= 0,05). Kesimpulan dan Saran:  ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan infeksi luka operasi (ILO). Diharapkan Rumah Sakit dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap perawat dan petugas lainnya dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan mengikutkan beberapa staf/perawat secara rutin untuk mengikuti seminar, symposium, ataupun pelatihan-pelatihan tentang pencegahan infeksi nosokomial khususnya pencegahan infeksi luka operasi.
PENGARUH PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP BELANJA MODAL JARINGAN Bukti Empiris dari Aceh Syukriy Abdullah; Endra Gunawan; Syukur Selamat Karo-Karo
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v4i1.2659

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris tentang pengaruh dana otonomi khusus (Otsus) dan pajak bumi dan bangunan (PBB) terhadap belanja modal jaringan (BMJ) pada pemerintah daerah di Aceh selama tahun 2015-2018 dengan menggunakan model regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota yang telah diaudit oleh auditor eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Otsus berpengaruh positif terhadap BMJ, sedangkan PBB tidak berpengaruh. Hasil ini membuktikan bahwa pemerintah daerah di Aceh tidak mengalokasikan pendapatan PBB untuk menyediakan infrastruktur yang bermanfaat bagi pembayar PBB, sementara Dana Otsus menentukan besaran realisasi BMJ pada kabupaten/kota di Aceh.
SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT KAYU SEMEN-SERBUK GERGAJI . Bakri; Endra Gunawan; Djamal Sanusi
PERENNIAL Vol. 2 No. 1 (2006)
Publisher : Forestry Faculty of Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v2i1.153

Abstract

This research aims to find out the effect of cement-saw dust ratio levels on the physical and mechanical properties of produced composites. The physical properties (density, water content, water absorption after the immersion of one hour and 24 hours, and thickness swelling after the immersion of one hour and 24 hours) and mechanical properties (MOE and MOR) were observed according to ISO standards. The results showed that the use of the cement to sawdust ratio of 3 : 1 in producing wood composite with the target density of 1200 kg/m3 resulted in the lowest water absorption and the highest MOE and MOR. The swelling value and MOR of the produced boards were not acceptable, but their water content, water absorption, and MOE parameters were acceptable according to ISO 8335 1997. Key Words : Physical and mechanical properties, cement wood composite, sawdust