Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisa Kinerja Sistem Deteksi Terdistribusi Pada Jaringan Sensor Nirkabel Eni Dwi Wardihani; Wirawan Wirawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem deteksi terdistribusi jaringan sensor nirkabel, sejumlah sensor disebar dalam suatu daerahtertentu untuk mendeteksi suatu target. Sensor mengumpulkan data dan membuat keputusan sementaraberdasarkan data yang diperoleh. Keputusan sementara dari sensor dikirimkan ke pusat pengolahan data yangdisebut fusion center. Fusion center membuat keputusan final hipotesa yang mendekati benar berdasarkan datayang dikirimkan sensor. Kinerja dari system dapat dilihat dari parameter yang dinamakan probabilitas deteksisystem dan probabilitas false alarm. Disini akan dievaluasi parameter-parameter tersebut untuk berbagai macamkondisi jaringan sensor nirkabel.Kata kunci : deteksi terdistribusi , jaringan sensor nirkabel, fusion center, probabilitas deteksi, probabilitasfalse alarm
Implementasi Perfect Reconstruction Filter Bank untuk Struktur Multirate dengan Filter Fir Direct Form pada FPGA Ahmad Zaini; Wirawan Wirawan; Totok Mujiono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perfect reconstruction filter bank (PRFB) adalah bagian dari struktur multirate yang dapat mereduksisinyal aliasing dari filter decimator. PRFB dapat menyajikan hasil rekonstruksi sinyal digital lebih baik yaitumendekati 0%.. Perfect reconstruction filter bank struktur dyadic dua kanal adalah struktur sederhana dariPRFB untuk struktur multirate. Pada penelitian ini fokus penelitian yang dilakukan adalah simulasi PRFBuntuk struktur multirate dengan filter FIR direct form yang diimplementasikan pada FPGA (FieldPragrammable Gate Array). FPGA sebagai perangkat yang memiliki sumberdaya logic gate terprogram,memungkinkan untuk implementasi perancangan PRFB untuk struktur multirate, karena sekarang sumberdayayang disediakan FPGA semakin banyak seiring dengan perkembangam teknologi perancangan IC. Adapun datapengujian yang diujikan adalah data citra 2D grayscale. Hasil yang diperoleh adalah error rekonstruksi nilaipixel citra grayscale 2D yang berkisar antara 0,2% hingga 0,6%.Kata Kunci: Multirate, Perfect Reconstruction, Filter Bank, FIR, FPGA, Direct form
Implementasi Real Time Voice Scrambler pada DSK TMS320C5402 dengan Menggunakan Metode Kriptografi RC4 Mike Yuliana; Titon Dutono; Wirawan Wirawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada paper ini, metode kriptografi RC4 akan diimplementasikan pada DSK TMS320C5402 sebagaimetode yang digunakan untuk mengacak suara. Sistem tersebut bisa berhasil bila proses enkripsi/dekripsi bisareal time, dan dari hasil pengukuran terlihat bahwa sistem yang dihasilkan bisa real time karena waktu eksekusiproses enkripsi/dekripsi tiap sampel tidak melebihi 125 μ detik, dimana waktu eksekusi yang dibutuhkan untukproses enkripsi adalah 1,260 μ detik sedangkan waktu eksekusi yang dibutuhkan untuk proses dekripsi adalah1,140 μ detik.Dari hasil analisa terlihat bahwa sinyal suara hasil enkripsi berbeda dengan sinyal suara aslinya,sedangkan sinyal suara hasil dekripsi sama dengan sinyal suara aslinya dan apabila kita dengarkan ternyatasinyal suara hasil dekripsi sama dengan sinyal suara aslinya . Hal ini menunjukkan keberhasilan DSKTMS320C5402 sebagai enkriptor/dekriptor suara, karena suara hasil dekripsi bisa didengarkan seperti sinyalsuara aslinyaKata kunci: DSK TMS320C5402, Metode enkripsi/dekripsi RC4, MOS, Intelligibility suara.
Estimasi Kanal Akustik Bawah Air Untuk Perairan Dangkal Menggunakan Metode Least Square (LS) dan Minimum Mean Square Error (MMSE) Mardawia M Panrereng; Wirawan Wirawan; Tri Budi Santoso
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 2, No 1 (2013): Edisi Juni 2013
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.827 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v2i1.239

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem komunikasi akustik bawah air banyak dikembangkan oleh beberapa peneliti. Besarnya tantangan yang dihadapi membuat para peneliti semakin tertarik untuk mengembangkan penelitian dibidang ini. Kanal bawah air merupakan media komunikasi yang sulit karena adanya attenuasi, absorption, dan multipath yang disebabkan oleh gerakan gelombang air setiap saat. Untuk perairan dangkal, multipath disebabkan adanya pantulan dari permukaan dan dasar laut. Kebutuhan pengiriman data cepat dengan bandwidth terbatas menjadikan Ortogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) sebagai solusi untuk komunikasi transmisi tinggi dengan modulasi menggunakan Binary Phase-Shift Keying (BPSK). Estimasi kanal bertujuan untuk mengetahui karakteristik respon impuls kanal propagasi dengan mengirimkan pilot simbol. Pada estimasi kanal menggunakan metode Least Square (LS) nilai Mean Square Error (MSE) yang diperoleh cenderung lebih besar dari metode estimasi kanal menggunakan metode Minimum Mean Square (MMSE). Hasil kinerja estimasi kanal berdasarkan perhitungan Bit Error Rate (BER) untuk estimasi kanal menggunakan metode LS dan metode MMSE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu berselisih satu SNR untuk setiap metode estimasi kanal yang digunakan.
Analisis Penerapan Manajemen Risiko dan Mitigasinya (Studi Kasus Kebakaran Gudang JNE) Olivia Lysion; Immanuel Zai; Angelina Angelina; Septriana Septriana; Cindy Cindy; Jody Rivano; Wirawan Wirawan; Renata Indra Adiningtyas
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i3.2895

Abstract

Abstrak Berlandaskan pada hasil studi lapangan yang dijalankan, pada PT. JNE menunjukkan terdapat beberapa risiko penghambat proses rantai pasok. Salah satu permasalahan ialah kebakaran gudang penyimpanan barang di JNE Express terletak di Jalan Perkapuran, Depok. Maka dari itu, peneliti melakukan analisa penerapan manajemen risiko dan mitigasinya pada JNE. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui evaluasi penerapan manajemen risiko dan mitigasinya serta memahami cara menentukan jalur logistik baru pasca bencana kebakaran yang terjadi di PT.JNE. Teknik pengambilan sample ialah Purposive Sampling. Maka sampel pada penelitian ini adalah seorang kepala bagian HRD JNE. Proses wawancara berlangsung dengan cara melakukan tanya jawab saling bertatap muka antara peneliti dengan responden dan kemudian setelah mendapatkan hasil, peneliti mengolah data atau hasil melalui analisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif case study yaitu dengan melakukan wawancara terhadap pihak JNE. Hasil dari penelitian ini ialah evaluasi penerapan manajemen risiko yang dilakukan JNE berupa Identifikasi kembali bahaya-bahaya, melakukan pemeriksaan, serta mengadakan pelatihan K3 dan pembentukan tim tanggap darurat. Kata kunci: Manajemen Risiko, Logistik, Mitigasi, Rantai Pasok Abstract Based on the results of field studies conducted, at PT. JNE shows that there are several risks that hinder the supply chain process. One of the problems was the fire in the goods storage warehouse at JNE Express located on Jalan Perkapuran, Depok. Therefore, researchers conducted an analysis of the implementation of risk management and its mitigation at JNE. The purpose of this study is to find out the evaluation of the application of risk management and its mitigation and to understand how to determine new logistics routes after the fire disaster that occurred at PT.JNE.The sampling technique was Purposive Sampling. The sample in this study was a head of the JNE HRD section. The interview process took place by conducting face-to-face debriefing between the researcher and the respondent and then after getting the results, the researcher would process them through analysis. The researcher uses a qualitative case study method, namely by conducting interviews with JNE. The results of this study are evaluating the implementation of risk management carried out by JNE in the form of re-identifying hazards, conducting inspections, and holding OHS training and forming an emergency response team Keywords: Risk Management, Logistic, Mitigation, Supply Chain
IMPLEMENTASI DISCRETE WAVELET TRANSFORM (DWT) DAN SINGULAR VALUE DECOMPOSITION (SVD) PADA IMAGE WATERMARKING Maretha Ruswiansari; Atik Novianti; Wirawan Wirawan
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 3 No 1: JETT Juli (2016)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.964 KB) | DOI: 10.25124/jett.v3i1.130

Abstract

Keaslian informasi dalam berbagai bentuk dan media tidak lagi terjaga karena setiap orang dapat mengubah dan memodifikasinya untuk kemudian disebarkan kembali. Tanda air (watermarking) dapat diartikan sebagai suatu teknik penyisipan dan atau penyembunyian informasi yang bersifat rahasia pada suatu data lainnya untuk “ditumpangi” (kadang disebut dengan host data), tetapi orang lain tidak menyadari adanya kehadiran data tambahan pada data host-nya (istilah host digunakan untuk data atau sinyal digital yang disisipi), sehingga seolah-olah tidak ada perbedaan berarti antara data host sebelum dan sesudah proses watermarking. Pada penelitian ini dilakukan simulasi algoritma watermarking dengan menyisipkan citra watermark ke citra asli menggunakan Discrete Wavelet Transform (DWT) dan Singular Value Decomposition (SVD). Penelitian ini menggunakan citra host berwarna sehingga perlu dilakukan proses konversi citra RGB menjadi komponen Y, Cb, dan Cr. Metode DWT-SVD lebih tahan terhadap attack dibandingkan dengan metode DWT. Prosespenyisipan watermark dengan Arnold transform menghasilkan PSNR lebih tinggi dibandingkan tanpa Arnold transform, dimana dengan Arnold transform PSNR = 85.7959 dB, dan tanpa Arnold transform PSNR = 85.3901 dB. Semakin rendah PSNR maka semakin tinggi nilai similarity factor (SF) dan semakin jelas watermark-nya.