Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Program Emas dalam Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Arief Andriyanto; Etty Rekawati; Dwi Cahya Rahmadiyah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2020): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v5i1.1430

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya.
Uji Coba Model Pendeteksian Terhadap Penganiayaan Usia Lanjut di Keluarga Etty Rekawati; Widyatuti Widyatuti; Poppy Fitriyani
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 11, No 1 (2007): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v11i1.181

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah tersusunnya model pendeteksian terhadap penganiayaan usia lanjut di keluarga. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset operasional, yang pelaksanaannya pada tahap I desain yang digunakan adalah eksploratif, pada tahap II menggunakan desain konfirmatif dan tahap III pengambilan data untuk mengidentifikasi masalah penganiayaan usia lanjut di keluarga. Sampel yang digunakan 11 petugas kesehatan dan 44 usia lanjut yang tinggal di keluarga yang dipilih secara acak di Kecamatan X di wilayah Jakarta Timur. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: instrumen yang digunakan pada penelitian ini didapatkan nilai kevalidan sebesar 0,6900 – 0,7378 yang merupakan nilai lebih dari nilai r tabel (r = 0,288), ini menyatakan bahwa hubungan antar pertanyaan dengan nilai keseluruhan instrument cukup baik, dengan realibilitas (menggunakan α-cronbah) sebesar 0,7275. Masalah penganiayaan yang ditemukan adalah sebesar 18,18% usia lanjut di keluarga mengalami penganiayaan fisik, 97,73% penganiayaan emosi, 13,64% penganiayaan seksual, 31,82% penganiayaan ekonomi/finansial, 61,36% pengabaian dan 29,55% mengalami penelantaran. Usia lanjut yang sering mengalami penganiayaan yaitu yang berumur 60 – 75 tahun, berjenis kelamin perempuan, bersuku bangsa Jawa, Agama Islam, tingkat pendidikan SD dan sudah berstatus janda/duda. Model ini dapat digunakan pendeteksian terhadap penganiayaan usia lanjut secara dini sehingga bagi usia lanjut yang sudah terdeteksi dianiaya oleh keluarga dapat dilakukan penanganan secepatnya. AbstractThe purpose of the study was to arrange detection model of elderly abuse in family. This study used operational research that first stage use eksploratif, second stage use confirmative design, and third stage was data collection to identify elderly abuse in family. Sample that was taken are 11 health staff and 44 elderlies who live in family and randomly chosen. The area of this study was in X district, East Jakarta. The result of this study indicated that validity value is 0,6900-0,7378 (r table = 0,288) with reability (use -cronbah) is 0,7275. This study showed that 18,18% of elderly have physical abuse, 97,73% have emotional abuse, 13,64% have sexual abuse, 31,82% have economic/ financial abuse, 61,36% neglect and 29,55% abandon. The elderly that tend to be abused ranges about 60-75 years old, women, Javanese, Islamic, level of education background is primary school, widow/widower. This study can be used to detect elderly abuse as early as possible to improve elderly welfare in community.
Gambaran Kemampuan (Pengetahuan, Sikap, dan Praktik) Lanjut Usia dalam Pemenuhan Perawatan Diri di Panti Tresna Wredha Budi Mulya Jakarta Timur Etty Rekawati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 6, No 1 (2002): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v6i1.112

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan teknik survey yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan, sikap dan praktek lanjut usia dalam melakukan perawatan kebersihan diri di Panti Tresna Wredha Budi Mulia Jakarta Timur. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur mengenai kemampuan (pengetahuan, sikap dan praktek) lanjut usia dalam memenuhi perawatan kebersihan dirinya serta pemeriksaan fisik terkait dengan kebersihan diri lanjut usia. Data dianalisa dari pernyataan pengetahuan, sikap dan praktek yang dikelompokkan dalam variable pengetahuan, sikap dan praktek. Kemudian berdasarkan skala penilaian yang sudah ditetapkan, hasil pengitungan dikelompokkan untuk menilai level/tingkatannya. Penelitian dilaksanakan di Panti Tresna Wredha Jakarta Timur dengan jumlah responden sebanyak 36 lanjut usia yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,22% (n=36) responden memiliki tingkat pengetahuan sangat baik, 13,89% (n=36) memiliki sikap cukup dan 11,11% (n=36) bersikap acuh tak acuh terhadap perawatan kebersihan dirinya. Praktek terhadap kebersihan diri yang dilakukan lanjut usia relatif sudah cukup baik. Hal ini ditunjukkan dari data yang diperoleh yaitu lansia yang melakukan praktek kebersihan diri sangat baik sebesar 19,44% (n=36) , lansia yang melakukan praktek kebersihan diri baik sebesar 27,78% (n=36), lanjut usia yang melakukan perawatan diri cukup sebesar 41,67% (n=36) namun masuh ada lanjut usia yang masih kurang dalam melakukan praktek terhadap kebesihan dirinya yaitu sebesar 11,11% (n=36). Hasil data diatas ternyata tidak sejalan denga hasil pemeriksaan fisik mengenai kebersihan diri lanjut usia. Oleh karena itu, penelitian ini perlu sekali ditindaklanjuti dengan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi semua faktor yang mempengaruhi lanjur usia dalam pemenuhan perawatan kebersihan diri. This study used a descriptive method with a survey technique. The purpose of this study was to identify knowledge, attitude, and practice of the elderly people in conducting their personal hygiene in Panti Tresna WredhaBudi Mulya, East Jakarta. Data collection was done through an interview on elderly ability (knowledge, attitude and practice) to meet their personal hygiene. In addition, a physical examination related to the personal hygiene was conducted. Data analysis was done based on their personal hygiene’s knowledge, attitude and practice. Based on the determined scale, the calculation results were grouped to determine the level of ability. The study was conducted at Panti Tresna wredha Budi Mulya, East Jakarta. The sample was 36 elderly people who randomly chosen. The result of the study showed that the level knowledge on personal hygiene is 72,22% excellent, 13,8% well, and 8,33 good. The level of attitude toward their personal hygiene indicates that 58,33% well, 30,56% good, and 11,11% fairly good. Their personal hygiene are fairly good. This is indicated by the data that the level of personal hygiene practice of elderly people are 19,44% excellent, 27,78% well, 41,67% good, and 11,11% fairly good. Actually, those results were not relevant with the result of physical examination about their personal hygiene. Furthermore, it is needed to conduct further continued research to identify all factors that contribute to the elderly people in meeting their personal hygiene.
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR PADA LANSIA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP DI JAKARTA SELATAN Yusriana Yusriana; Etty Rekawati; Dwi Nurviyandari
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 1 No. 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.487 KB) | DOI: 10.36984/jkm.v1i1.3

Abstract

The decrease function and ability of the older people’s body make the fulfillment of basic needs in adequate. It causes decrease in quality of life. When the older people’s feels perceived physical weakness as limitation, so the perception of health will decrease too. This study aimed to identify the correlation fulfillment of bacic need with older people’s quality of life in Srengseng Sawah South Jakarta. Analytic correlation was used as design of this research with cross sectional study approach. This study used 111 samples, where as purposive sampling is applied in sample collection. In multivariate, paired linear regression is used to know characteristics confounding. The result were age (median=67,00), sex is women 84 person (75,7%) and buttom income 79 person (71,2%) as confounding with p value 0.00 for age, sex with p value 0.057 and p value for income 0.130. There is correlation with fulfillment of basic needs and quality of life in older people’s. This study suggest to increase quality of life in weakness or physical decrease in older people’s by over whelming the symptoms and positive improvement of older people’s perception.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU LANSIA DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI Lily Herlinah; Wiwin Wiarsih; Etty Rekawati
Jurnal Keperawatan Komunitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Komunitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.408 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi di Wilayah Kecamatan Koja Jakarta Utara. Metode penelitian menggunakan cross sectional, dengan jumlah sampel 99 responden. Pengambilan sampel dengan teknik multi stage random  sampling. Sampel pada penelitian ini adalah lansia dengan usia 60 tahun ke atas, didiagnosis hipertensi TD ≥ 140/90 mmHg, lansia tinggal bersama keluarga, berkomunikasi verbal dengan baik, bersedia menjadi responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara dukungan emosional, dukungan penghargaan, informasi, dan instrumental denganperilaku lansia dalam pengendalian hipertensi dengan nilai  (p<0,05). Analisis lebih lanjut menunjukan bahwa dukungan informasi merupakan faktor yang dominan terhadap perilaku lansia dalam pengendalianhipertensi. Dukungan keluarga sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia.
THE HEALTH PROMOTION OF CARDIOVASCULAR DISEASE PREVENTION BY COMMUNITY HEALTH NURSE IN PRIMARY HEALTH CARE: A SYSTEMATIC REVIEW Rizkiyani Istifada; Etty Rekawati
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 2 No. 3 (2019): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.343 KB) | DOI: 10.35654/ijnhs.v2i3.113

Abstract

Health promotion is a method to increase awareness of healthy behavior in public. Unhealthy lifestyles cause increases the risk of cardiovascular disease. Community health nurses have a responsibility to increase the motivation of healthy practice with the health promotion’s method. This research method used a systematic review, using online databases on Cambridge Core, Wiley Online, and Science Direct e-resources when the articles published from 2006-2018. The selection of literature used the Critical Capability Program (CASP) tool and got eight relevant articles. The systematic analysis used the Cochrane Collaboration. The themes of this article are 1) nurses’ knowledge about health promotion, 2) the meaning of health promotion, and 3) the implementation health promotion of cardiovascular disease prevention by nurses. The themes identified some categories, such as nurse responsibilities, the essence of health promotion, support and barriers, and health promotion’s method. The nurse’s perception of health promotion is the core of their work to decrease the prevalence of the cardiovascular disease. Keywords: cardiovascular disease, health promotion, nurses, primary health care