Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN RAWAN BENCANA III GUNUNG MERAPI DESA MRANGGEN Evi Susanti; Nurul Khotimah
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.096 KB) | DOI: 10.21831/gm.v14i1.13778

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) mitigasi bencana yang tepat di Kawasan Rawan Bencana (KRB III) Gunung Merapi Desa Mranggen, 2) tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga di Desa Mranggen sejumlah 1291 KK. Sampel diambil secara stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data secara deskriptif menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan (1) (a) mitigasi struktural berupa pembangunan Check dam, Sabo dam, Operit, Jembatan Gantung, Tanggul/Bronjong, Talud/Drainase, dan Jalur Evakuasi. (b) mitigasi nonstruktural meliputi penyusunan Standar Operasional Prosedur Penanggulangan Bencana Gunung Merapi, Prosedur Tetap Penanggulangan Bencana (Protap PB), Prosedur Evakuasi, Program Sister Village, Peta KRB, OPRB (Organisasi Pengurangan Risiko Bencana), Penghutanan, Sosialisasi PB dan Alat Komunikasi HT (Handy Talky). (2) Tingkat partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana menunjukkan bahwa rata-rata skor nilai keseluruhan responden pada masing-masing tahapan partisipasi 22,64 atau 36% tergolong dalam tingkatan sedang. Kata kunci: mitigasi bencana, Gunung Merapi, partisipasi masyarakat, Kawasan Rawan Bencana
Persepsi Masyarakat Terhadap Kemiskinan Rumah Tangga Akibat Perkawinan Pasangan di Bawah Umur Evi Susanti; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe how the public perception of the household poverty as a result of underage marriage in the hamlet IV Mekar Jaya village Sribhawono District of Bandar Lampung Regency East. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. Informants in this study were community leaders, religious leaders and villagers. To collect the data used in this study using the technique of a questionnaire with a total of 39 respondents, interviews with six informants and documentation later data analysis techniques using a percentage formula and interval. The results showed that the public perception tends to be positive, but the public does not want overlap behavior due married underage sex and unwed. Most of the people already understand the impact of household poverty due to marry underage but people tend not to care and do not regard it as a problem.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi masyarakat terhadap kemiskinan rumah tangga akibat perkawinan di bawah umur di Dusun IV Desa Mekar Jaya Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga desa. Untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dengan responden sebanyak 39, wawancara dengan 6 informan dan dokumentasi kemudian teknik analisis data menggunakan rumus persentase dan interval. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat cenderung positif tidak menghendaki tetapi masyarakat saling menutupi perilaku menikah di bawah umur akibat seks bebas dan hamil di luar nikah. Sebagian besar dari masyarakat sudah memahami dampak kemiskinan rumah tangga akibat menikah di bawah umur namun masyarakat cenderung tidak peduli dan tidak menganggap sebagai masalah.Kata kunci: persepsi, kemiskinan, perkawinan di bawah umur
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN DALAM PRAKTEK LABORATORIUM DI STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2014 Evi Susanti; Dian Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.719 KB) | DOI: 10.35730/jk.v5i1.211

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena dalam praktek laboratorium. Praktek laboratorium bagi mahasiswa prodi D-III Kebidanan sangat penting agar lulusan D-III Kebidanan nantinya menjadi seorang bidan yang profesional. Keadaan laboratorium yang tidak memuaskan akan berdampak kepada pelaksanaan praktek mahasiswa di lapangan, mahasiswa tidak mengerti dengan tindakan yang akan diberikannya kepada pasien di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa Prodi D-III Kebidanan dalam praktek laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan di STIKes Prima Nusantara Bukittinggi, desain penelitian Cross Sectional, bulan Maret sampai Oktober 2014, jumlah sampel 58 orang dan tehnik sampel proportionale random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kuesioner, data diolah dan dianalisis dengan komputer. Hasil penelitian didapatkan bahwa labih dari separoh responden memiliki persepsi kehandalan baik (62,1%), daya tanggap baik (69%), empati baik (62,1%), wujud baik (65,5%), dan lebih dari separoh responden puas dalam praktek laboratorium (62,7%). Berdasarkan variabel yang diteliti, semua variabel memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium dengan nilai p < 0,05. Diharapkan STIKes Prima Nusantara Bukittinggi terus memperhatikan kebutuhan mahasiswa agar kepuasan mahasiswa dalam praktek laboratorium tetap baik, dan mahasiswa diharapkan untuk meningkatkan kompetensi dengan memotivasi diri sendiri untuk berlatih secara mandiri.
Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015 Elfira Husna; Evi Susanti; Yuhendri Putra; Junios Junios
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.248

Abstract

Insomnia merupakan ketidakmampuan memperoleh secara cukup kualitas dan kuantitas tidur. Berdasarkan data di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang ibu Batusangkar lansia berjumlah 70 orang,saat melakukan wawancara pada 7 orang lansia di Panti Tresna Werdha Kasih Sayag ibu didapatkan 4 0rang yang mengalami gangguan tidur (insomnia).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Tingkat Insomnia Pada Lansia Sebelum Dan Sesudah Senam Lansia Di PSTW Kasih Sayang Ibu Tahun 2015. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan pendekatan one group pretest posttest, populasi 70 lansia dan sampel 16 responden teknik purposive sampling, tempat di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar diuji paired T-test Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rat-rata tingkat insomnia pada lansia sebelum diberikan senam lansia adalah 4,94 dan rata-rata tingkat insomnia pada lansia sesudah diberikan senam lansia adalah 0,94. Secara Statistik didapatkan bahwa tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia dengan p value 0,000. Disimpulkan bahwa ada perbedaan antara tingkat insomnia sebelum dan sesudah diberikan senam lansia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2015. Selain itu disarankan bagi petugas panti bisa melakukan senam lansia tersebut pada pagi hari atau sore hari selama 30 menit untuk mengurangi insomnia pada lansia.
Effect of Service Quality and Price on Customer Satisfaction Safirah Ramadhaniati; Evi Susanti; Arjuna Wiwaha; Isthi Wahyuning Tyas
International Journal of Digital Entrepreneurship and Business Vol 1 No 1 (2020): International Journal of Digital Entrepreneurship and Business (IDEB)
Publisher : STIE-JIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52238/ideb.v1i1.20

Abstract

The determinants of customer satisfaction are service quality and price. Therefore, this study aimed to determine the effects of service quality and price on customer satisfaction. This research was conducted at a Forwarding Company, with a total sample of 78 respondents. Meanwhile, the data analysis method used was descriptive and multiple linear regression using SPSS 25. The results showed that service quality and price has a significant effect on customer satisfaction with a determination coefficient of 50%. Meanwhile, the remaining 50% is influenced by other variables, which have been widely studied. However, research in forwarding service companies is rarely conducted.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG HYGIENE MAKANAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI DI WILAYAH KERJA POSYANDU MELATI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Evi Susanti; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.565 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.156

Abstract

Diare merupakan salah jenis penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat di Indonesia. Diare telah menjadi penyebab kematian terutama pada bayi.Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme termasuk bakteri, virus serta parasit lainnya seperti jamur, cacing dan protozoa.Pengetahuan ibu tentang hygiene makanan merupakan salah satu faktor yang cukup krusial dalam kejadian diare pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan ibu tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada bayi. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Total sampel berjumlah 30 orang yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner. Data kemudian dianalisis menggunakan uji coefficient contingency. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50% ibu mempunyai pengetahuan baik, sebanyak 40% bayi mengalami diare dan sebanyak 60% bayi yang tidak diare. Tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang hygiene makanan dengan kejadian diare pada bayi (p= 0,163). Ada berbagai faktor yang mempengaruhi hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare pada bayi. Faktor sikap dan perilaku ibu dalam memberikan makanan juga mungkin penting untuk diketahui. Kata kunci: Diare pada bayi, hygiene, makanan, pengetahuan ibu.
Strategi Penguatan Daya Saing UMKM Dimasa Pandemi COVID-19 madziatul churiyah; Sholikan Sholikan; Evi Susanti; Heri Pratikto
Jurnal KARINOV Vol 4, No 2 (2021): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i2p129-135

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mempunyai peran yang sangat penting untuk peningkatan kemakmuran masyarakat. Adanya pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap keberlasangungan usahanya khususnya pemasaran produk yang semakin sulit, sehingga target penjualan tidak tercapai. Oleh karena itu UMKM perlu untuk memperoleh pendampingan, dalam upaya meningkatkan daya saing agar UMKM teteap survive. Ada 3 program yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM, yaitu penguatan kualitas produk, peningkatan kualitas pelabelan dan pengemasan, dan diversifikasi pemasaran. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa ada peningkatan penguatan kualitas produk, pelabelan dan pengemasan, serta diversifikasi pemasaran dilakukan secara digital marketing.Kata kunci— Daya saing, diversifikasi pemasaran, pelabelan dan pengemasan AbstractMicro, small, and medium enterprises (MSMEs) have a vital role in increasing the community’s prosperity. The existence of the COVID-19 pandemic is very influential on the sustainability of its business, especially the marketing of products that are increasingly difficult, so that sales targets are not achieved. Therefore, MSMEs need to obtain assistance to increase competitiveness so that MSMEs survive. Three programs can be done to improve the competitiveness of MSME products, namely strengthening product quality, improving the quality of labeling and packaging, and diversifying marketing. The results showed an increase in product quality strengthening, labeling and packaging, and diversification of marketing carried out in digital marketing.Keywords— adolescent, e-learning, peer educator, quit smoking
LOYALITAS NASABAH DARI KEMUDAHAN PENGGUNAAN MOBILE BANKING Evi Susanti; Novita Oktavianti Parera
International Journal of Digital Entrepreneurship and Business Vol 2 No 1 (2021): International Journal of Digital Entrepreneurship and Business (IDEB)
Publisher : STIE-JIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52238/ideb.v2i1.37

Abstract

The research purpose is to examine customer loyalty from the variable of mobile banking usability mediated by customer satisfaction. Data were collected in a survey of M-Banking customers conducted from February to August 2020 via a questionnaire involving 105 respondents. The results showed that the ease of using M-Banking lead to customer satisfaction and also lead to bank loyalty, respectively. Considering the change in customer consumption patterns to using technology-based services, banks as service providers need to deliver service in easily, safely, and fast ways, such as internet banking and M-Banking. The research originality examines the direct effect of usability on customer loyalty, especially in conventional banks in Jakarta Province.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI USIA 10-16 TAHUN DI SMPN I BASO Evi Susanti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.971 KB) | DOI: 10.35730/jk.v3i1.177

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrien. Penelitian status gizi merupakan pengukuran yang didasarkan pada data antropometri serta biokimia dan riwayat diit.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi terhadap menarche pada remaja putri usia 10-16 tahun. Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan pada Mei 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara (system random sampling) sebanyak 35 sampel.Pengolahan data ini dilakukan dengan uji chi-square dengan menggunakan sistem komputerisasi. Hasil pengolahan data univariat didapatkan dari 35 orang responden yang di ukur status gizinya memiliki perbadaan yang jelas antara overweight sebanyak 11 orang ( 31,4%) dengan normal sebanyak 23 orang (65,7%) serta underweight sebanyak 1 orang (2,9 %) di SMPN I Baso tahun 2012 dan lebih dari separuhnya memiliki kategori usia yang normal ketika mengalami menarche,yaitu sebanyak 26 orang responden (74,3%). Analisa bivariat didapatkan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan usia menarche dengan p=0,029. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara status gizi dan menarche diharap kan kepada petugas kesehatan dapat melakukan pendataan siswa SMP mengenai status gizi terhadap menarche sehingga bisa memberikan penyuluhan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi Tahun 2014 Evi Susanti; Fredia Heppy
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.249

Abstract

This study originated from the phenomenon of women's lack of attention to the menstrual cycle disorders, reproductive health-related, and therefore the presence of this research will be the concern of every woman's reproductive health. Disorders of the menstrual cycle is an important indicator which shows the function of the reproductive system disorders that can be associated with an increased risk of various diseases such as cervical cancer and infertility. Initial survey in Dublin City Health Office showed that the majority of women of childbearing age are in Work Area Health Center Mandiangin. The study aims to determine the factors associated with impaired menstrual cycle in women of childbearing age. This research was conducted at the Work Area Health Center Mandiangin, cross sectional study design, April to October 2014, population in this study were women of reproductive age 15-44 years in the Work Area Health Center Mandiangin as 556 after being put into a formula of simple random sampling of 85 samples, Data were processed and analyzed by computer. The results showed that most respondents experienced menstrual cycle disorders (65.9%), the majority of respondents experience stress (81.6%), most respondents weight premises at risk (78.4%), the majority of respondents had no good diet (81 , 6%), and the majority of women of childbearing age with activities that are not at risk (66.2%). Based on the variables studied, there are three variables that had a significant relationship to the menstrual cycle disturbances in women of childbearing age are stress, weight, and diet. While physical activity variables were not related. Expected to health center staff Mandiangin especially midwives to conduct outreach and counseling to women of childbearing age that every woman will know her menstrual cycle in order to improve knowledge of women of childbearing age about the normal menstrual cycle