Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains

PENERAPAN MODEL TIME SERIES UNTUK MERAMALKAN NILAI UN MATEMATIKA DI MAN 4 BIREUEN TAHUN 2019 Nurhaliza; Rahmi Wahyuni; Nurhayati
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.146

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran untuk memperoleh pengetahuan dalam menghadapi persaingan global. Salah satu persaingan dalam pendidikan yaitu Ujian Nasional (UN), sehingga perlu dilakukan suatu peramalan nilai UN Matematika di masa yang akan datang dengan menggunakan model time series. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan nilai UN Matematika dan mendeskripsikan hasil ramalan nilai UN Matematika di MAN 4 Bireuen tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan model peramalan time series. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen dan analisis datanya dengan menggunakan MINITAB. Adapun hasil dari penelitian ini diperolah tiga model yaitu AR (1), MA (1) dan ARIMA (1, 0, 1) dan setiap model mempunyai nilai Mean Square Error (MSE) yaitu 475, 1190, dan 331. Model ARIMA (1, 0, 1) merupakan model yang tepat digunakan untuk peramalan karena model tersebut memiliki nilai MSE paling kecil. Hasil dari peramalan nilai UN Matematika tahun 2019 dengan menggunakan MINITAB terlihat bahwa rata-rata nilai yang diperoleh 38 dari hasil peramalan menggunakan 30 siswa. Hasil dari peramalannya tidak terlalu baik, akan tetapi dapat dikatakan bahwa hasil UN Matematika pada tahun 2019, dipengaruhi oleh hasil UN Matematika pada tahun 2016 sampai tahun 2018.
KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KELAS XI SMA NEGERI 1 KUALA M. Hafadh; Rahmi Wahyuni; Husnidar
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 1 No. 2 (2020): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v1i2.145

Abstract

Pendidikan merupakan faktor terpenting untuk membentuk pribadi manusia dan karakter bangsa. Bagaimana kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala? Kemandirian merupakan salah satu segi dari sifat seseorang, maka dalam mempelajari konsep kemandirian harus dilihat sebagai bagian dari kepribadian individu yang bersangkutan. Selanjutnya, kemandirian belajar adalah kemampuan peserta didik dalam mewujudkan kehendak dan keinginannya secara nyata dengan tidak bergantung pada orang lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19 di kelas XI SMA Negeri 1 Kuala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei. penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan angket/kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok. Angket/kuisioner ini meliputi 4 aspek: (1) Kesadaran berfikir dalam belajar matematika, (2) Pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal, (3) Motivasi dalam belajar matematika, dan (4) Keyakinan dalam belajar matematika. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis persentase. Kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran matematika pada masa pandemi sudah tergolong baik. Dikarenakan pada aspek kesadaran dalam belajar matematika dalam soal nomor 15, 2, dan 6 yang bersifat positif, banyak siswa yang menjawab sangat setuju. Pada aspek pembelajaran kooperatif tipe TPS dalam diskusi berpasangan dan klasikal pun, siswa juga banyak menjawab sangat setuju pada soal nomor 7, 8, 4, 5, dan 10 yang bersifat positif. Begitu juga dengan aspek motivasi dalam belajar matematika serta aspek keyakinan dalam belajar matematika, siswa banyak menjawab sangat setuju pada soal-soal yang bersifat positif. Dengan demikian, menandakan bahwa siswa telah mampu beradaptasi pada keadaan pandemi saat ini. Namun, guru yang berperan sebagai pendidik pun masih harus mendampingi siswa dalam proses pembelajaran agar siswa dapat lebih memahami setiap materi yang akan dipelajarinya serta dapat meningkatkan kemandirian dalam pembelajaran matematika khususnya.