Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Belajar Kognitif Dengan Konsep Komunikasi Instruksional Di Pondok Pesantren Yatim Piatu Hayyussalam Kramat Watu Kabupaten Serang Indrianti Azhar Firdausi; Nanang Karnato
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v1i1.1040

Abstract

The efforts of Hayyussalam Orphanage Islamic Boarding School to improve knowledge and change attitudes are constrained by the lack of education and care workers. The purpose of this activity is to overcome these problems, namely to do teaching and mentoring with the concept of instructional communication and cognitive learning theory, where learning partners can change the way of thinking, form meaning and execute instructions well from instructional materials. From the activities that have been carried out with the results of the results through the teaching method and mentoring percentage of 100%, the addition of insight and attitude changes 90%. Orphanage children as active and enthusiastic partners in participating in activities.
PENINGKATAN KAPASITAS EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KAWASAN PANTAI UTARA DESA DOMAS KABUPATEN SERANG Ahmad Sururi; Budi Hasanah; Rahmi Mulyasih; Indrianti Azhar Firdaus; Hasuri Hasuri; Hera Yuliani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.27286

Abstract

AbstrakTujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan dan meningkatkan kapasitas masyarakat desa tentang administrasi pengelolaan program; b).Meningkatkan pengetahuan masyarakat desa tentang sistem pemasaran terpadu; c).Mendorong peningkatan pemahaman kesadaran masyarakat terhadap KUKM. Output yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan kelembagaan KUKM sebagai instrumen ekonomi masyarakat yang dibentuk secara swadaya. Metode kegiatan yang digunakan adalah Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah gabungan dari dua metode pemberdayaan masyarakat yaitu Participatory Rapid Appraisal (PRA) atau penilaian desa secara partisipatif dan Participatory Learning and Action (PLA) atau proses belajar/praktik secara partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, masyarakat memilki respon dan antusias terhadap pelatihan dan terciptanya derajat perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan dengan besaran nilai  67,14 dan 62,50 atau berada pada kategori cukup.Kata kunci : kapasitas ekonomi, kelompok usaha kecil
Perlindungan Hukum Terhadap Intervensi Pemberitaan dalam Kerangka Kemerdekaan Pers Nasional Fuqoha Fuqoha; Indrianti Azhar Firdausi; Arga Eka Sanjaya
Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 3 No. 1 (2019): Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ajudikasi.v3i1.1436

Abstract

Law protection for journalists has been guaranteed through legislation as outlined in law number 40 of 1999 concerning the press. Through the press law, the independence of the national press is a priority as a form of protection in the world of the press. In order to safeguard the independence of the national press, an independent body was formed which took care of and supervised the national press, the press council. Among the duties and functions of the press council is to enforce journalistic ethics through a journalistic code of ethics as a guide for journalists both journalists and press companies. The dynamics that occur, violations of the journalistic code of ethics sometimes create clashes with the public or the community who feel disadvantaged which results in conflict with the law. This research is a descriptive qualitative study with a normative juridical approach. From the analysis of this study shows that legal protection against violations of the journalistic code of ethics and the independence of the national press is adjusted to the main laws of the press against the intervention of parties who feel disadvantaged. The independence of the national press is directed at independence and without intervention in a story.
Stabilitas Pemerintahan Pasca Pemilihan Umum di Indonesia antara Checks and Balances dan Demokrasi Transaksional Fuqoha Fuqoha; Arif Nugroho; Indrianti Azhar Firdausi
Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 3 No. 2 (2019): Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ajudikasi.v3i2.1893

Abstract

Realizing of implementation a democratic State, in Indonesian constitutional system is prepared by principles of constitutional democracy. The principle of constitutional democracy is carried out with the intention of implementing a democratic system with limited by constitution. Among the principles of democracy are the electoral system to elect State leaders and people's representatives. Good government will creation a government stability and political stability in realizing the goals and ideals of the State through the concept of checks and balances. The conception of checks and balances in a democratic frame can be realized with the principles of transformative democracy and / or transactional democracy. In the constitution of Indonesia, the principle of transactional democracy can occur before and after the general election of the President and Vice President. Transactional democracy can threaten government and / or political stability if group / coalition solidity is not created in carrying out checks and balances.
Kegagalan Komunikasi Politik Dinasti dalam Pemilukada Kota Serang 2018 Indrianti Azhar Firdausi; Ahmad Sururi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 2, No 01 (2019)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v2i01.28

Abstract

Penelitian ini membahas komunikasi politik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Serang: Vera dan Nurhasan yang berasal dari dinasti politik di Provinsi Banten. Pasangan tersebut percaya diri maju dalam kontestasi pemilihan umum walikota Serang tahun 2018 karena mendapat dukungan dari sejumlah partai besar dan beberapa pihak. Namun hasil akhir pemilihan, Vera-Nurhasan kalah. Hal tersebut disebabkan sebagai komunikator politik mereka belum matang dalam berpolitik. Pesan politik mereka dianggap tidak tepat dengan jargon “Menuju Kota Serang Cantik” di tengah kesemrawutan infrastruktur kota. Masyarakat kota yang rasional tidak memilih calon walikota dari keluarga dinasti. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teori realitas sosial. Paradigma penelitian yang digunakan adalah interpretatif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi.
Kebijakan Pemerintah dalam Aktualisasi Pancasila melalui Media Sosial Ditinjau dari Perspektif Sosiologi Komunikasi Fuqoha Fuqoha; Indrianti Azhar Firdausi
JDKP Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik Vol. 1 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.189 KB) | DOI: 10.30656/jdkp.v1i1.1808

Abstract

Pancasila is the philosophy of the Indonesian State as an idiil foundation of Indonesia people. As a State of law, Indonesia has actualized Pancasila in the State's legal system which is the basis for actuallity and achieving the ideals of the nation. The actualization of Pancasila is not sufficiently implemented in the legal order of the State, but must be actualized to each individual as a citizen of the soul value of Pancasila. Social media as a forum to actualize Pancasila for every Indonesian citizen. Through the sociology of communication approach, the actualization of Pancasila through social media can move and foster harmonization in social relations in accordance with the values ​​of Pancasila.
Kemampuan Pegawai Terhadap Profesionalisme Pelayanan Publik Rethorika Berthanilla; Sukendar; Indrianti Azhar Firdausi; Rachmi Yulianti
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.006 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v8i1.2360

Abstract

Kemampuan pegawai merupakan bagian kepribadian yang mendalam dan melekat kepada seseorang serta perilaku yang dapat diperidiksi pada berbagai keadaan dan tugas pekerjaan, sehingga suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok pegawai untuk memenuhi kepentingan orang lain dengan berdasarkan kepada prosedur dan metode yang telah ditetapkan agar dapat diterima oleh orang lain sesuai dengan yang diharapkan. Artikel ini betujuan menelaah seberapa besar pengaruh kemampuan pegawai terhadap profesionalisme pelayanan administrasi di Kantor Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, menggunakan Analisis korelasi produc moment, dengan pengumpulan data ini menggunakan kuesioner, jumlah sampel sebanyak 82 orang. Hasil yang ditemukan bahwa kemampuan pegawai mempunyai pengaruh yang kuat terhadap profesionalisme pelayanan adminsitrasi, apabila kemampuan pegawai meningkat maka prfesionalisme pelayanaan adminsitasi juga akan mengalami peningkatan yang berarti bahwa kemampuan pegawai telah sesuai dengan yang dibutuhkan organisasi sehingga dapat memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat secara profesional. Kata Kunci : Kemampuan Pegawai, Profesionalisme, Pelayanan Publik
Komunikasi Instruksional Di Kelas Yoga Club Health Fatimah Kota Serang Indrianti Azhar Firdausi
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2018): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.599 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v6i2.952

Abstract

Yoga is a sport that is much in demand by sports lovers today even though yoga is always identified with meditation and religious rituals. Moreover, the emergence of yoga in the city of Serang could bring concern to the local community which is thick with a devout Islamic religion, but over time yoga was accepted and had space by opening a yoga class at the Fatimah Health Club in Serang City. The implementation of the vinyasa yoga exercise instruction prioritizes breathing arrangements with the aim of harmony of body and soul. This study uses the concept of instructional communication and cognitive learning theory to find out how to think, instruction to interpret yoga and the implementation of yoga instruction through breathing, posture of movement to the use of the language of yoga instruction. Use The research method is a case study with data collection techniques through interviews, observation and documentationKeywords: Yoga, Instructional communication, cognitive learning
Pemberdayaan Laz Harfa Menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Di Kabupaten Pandeglang Media Sucahya; Indrianti Azhar Firdausi; Winata Faturahman
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2021): Lontar: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v9i1.2882

Abstract

Perilaku buang air besar sembangan (BABS) di Kabupaten Pandeglang Banten masih tinggi, dimana dari 1,23 juta penduduk, 451 ribu orang melakukannya. Kondisi ini cukup memprihatinkan, mengingat BABS membuat pencapaian indikator kesehatan menjadi kurang optimal. Pendekatan pemerintah dalam membangun sarana dan infrastruktur sanitasi sehat, termasuk pembuatan jamban keluarga, berbasis ketersediaan dana APBD (Anggaran Pembangunan Belanja Daerah). Karena anggaran terbatas, banyak warga miskin tidak mendapat subsidi dalam pembuatan sanitasi lingkungan. Lembaga Amal Zakar Harapan Duafa (Laz Harfa) membuat model pemberdayaan dengan koonsep komunikasi risiko kesehatan dan program kesehatan berbasis advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan. Model ini mendorong masyarakat miskin mampu membiayai pembuatan sanitasi lingkungan dengan dana mandiri. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, karena akan mendalami suatu peristiwa pada kelompok tertentu dalam menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Pandeglang. Untuk menentukan informan, peneliti menggunakan konsep sampling purposeful dengan informan Direktur Laz Harfa Indah Prihanande. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi untuk menggali data-data masa lalu secara objektif dan sistematis. Dokumentasi bersumber berbagai berita media lokal seperti Kabarbanten.com dan situs resmi Lazharfa.org. Temuan penelitian, Laz Harfa menerapkan STBM melalui dua hal yaitu memperkenalkan komunikasi risiko kesehatan dan menjalankan program kesehatan berbasis advokasi, dukungan sosial, dan pemberdayaan berhasil dilakukan di Kabupaten Pandeglang. Pesan komunikasi yang disampaikan melalui program kesehatan dapat mendorong masyarakat miskin menjadi mandiri, termasuk dalam membiayai program-program kesehatan dan program pemberdayaan. Sehingga biaya untuk kebutuhan pembuatan jamban sehat dan permodalan keuangan mikro, dilakukan dengan mandiri, tanpa mendapat subsidi dari Laz Harfa atau pemerintah.
KONSTRUKSIPERAN PEREMPUAN PADA IKLAN CETAK MANDIRI PRIORITAS DI MAJALAH TERAS (Studi Analisis Semiotika Charles S. Peirce) Sigit Surahman; Indrianti Azhar Firdausi; Ignatius Liliek Senaharjanta
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 12, No 2 (2018): Semiotika : Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v12i2.1719

Abstract

ABSTRACTThis study illustrates the construction of the meaning of the message on priority independent advertising, as well as to describe the role of women in priority independent advertising. The study was conducted using the method of observation and documentation, with the form of report variables, notes, books, articles and so forth. By using semiotic analysis of the model of Charles Sanders Peirce, classifying the signs into three groups, namely, icons, indices, symbols. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that: 1) the concept of the role of women in priority independent advertising is predominantly illustrated through the existence of headlines that are signs in advertisements. 2) through two women the advertisement has a connection with headlines, because the regeneration that women have can create inspiration for each generation. 3) regeneration, and the inspiration of each generation is reflected in the construction of reality about RA National heroes. Kartini as a feminist and educational pioneer, a symbol of women's emancipation.Keywords: Construction, Representation, Role of Women, SemioticsABSTRAKPenelitian ini menggambarkan konstruksi makna pesan pada iklan mandiri prioritas, serta untuk menggambarkan peran perempuan pada iklan mandiri prioritas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi, dengan berupa variabel-variabel laporan, catatan, buku, artikel dan lain sebagainya. Dengan menggunakan analisis semiotika model Charles Sanders Peirce, mengklasifikasikan tanda ke dalam tiga golongan yaitu, ikon, indeks, simbol. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa : 1) konsep mengenai peran perempuan pada iklan mandiri prioritas secara dominan digambarkan melalui keberadaan headline yang menjadi tanda dalam iklan. 2) melalui dua perempuan pada iklan mempunyai keterkaitan dengan headline, karena regenerasi yang dimiliki perempuan dapat menciptakan inspirasi bagi setiap generasi. 3) regenerasi, dan inspirasi setiap generasi tercermin dari konstruksi realitas mengenai tokoh pahlawan Nasional RA. Kartini sebagai pelopor feminis dan pendidikan, simbol emansipasi perempuan.Kata kunci : Konstruksi, Representasi, Peran Perempuan, Semiotika