Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Elementaria Edukasia

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATERI JARING-JARING KUBUS DAN BALOK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) Diana Saputri; Sony Irianto Irianto; Tri Yuliansyah Bintaro
Jurnal Elementaria Edukasia Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v2i2.1483

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research of Development (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan LKPD Materi jaring-jaring Kubus dan Balok berbasis model project based learning (PjBL) dengan pendekatan saintifik di kelas V sekolah dasar; Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Banjarsari Kidul, UPK Sokaraja, Kabupaten Banyumas dengan jumlah siswa 23 anak di kelas V. Penelitian ini mengacu pada model 4-D oleh S.Thiagarajan, Semmel yang terdiri dari empat tahap, yaitu: define (pendefinisian), design (desain), develop (pengembangan), disseminate (pendesiminasian/ penyebaran). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes, yang meliputi, angket validasi ahli, angket respon guru, angket respon siswa, dan tes evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) materi jaring-jaring kubus dan balok berbasis project based learning (PjBL) dengan pendekatan saintifik. 2) Mengetahui penerapan materi jaring-jaring kubus dan balok berbasis project based learning (PjBL) dengan pendekatan saintifik. 3) Mengetahui respon guru terhadap pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) materi jaring-jaring kubus dan balok berbasis project based learning (PjBL) dengan pendekatan saintifik. 4) Mengetahui respon peserta didik terhadap pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) materi jaring-jaring kubus dan balok berbasis project based learning (PjBL) dengan pendekatan saintifik. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian validator terhadap LKPD adalah 3,67 memiliki kriteria baik. Respon guru terhadap LKPD adalah 4,15 memiliki kriteria baik. Respon peserta didik terhadap LKPD adalah 4,22 memiliki kriteria baik. Kata kunci: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Jaring-jaring Kubus dan Balok, Matematika, Project Based Learning (PjBL), Pendekatan Saintifik
PENINGKATAN MOTIVASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSITED INDIVIDUALIZATION (TAI) DI SEKOLAH DASAR Maya Agustina; Dhi Bramasta; Tri Yuliansyah Bintaro
Jurnal Elementaria Edukasia Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v2i2.1491

Abstract

Kurang optimalnya motivasi siswa yang ditandai dengan kurangnya partisipasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas, siswa kurang aktif bertanya pada saat proses pembelajaran di kelas, siswa banyak bermain dengan teman sebangkunnya dan tidak memperhatikan materi yang sedang diajarkan pada saat proses pembelajaran berlangsung di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa menggunakan model pembelajaran kooperetif tipe Team Assited Individualization (TAI). Subyek penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar dengan jumlah 35 yang terdiri dari 20 perempuan dan 15 laki-laki. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan masing-masing peretemuan terdiri dari 6x35 menit. Prosedur pelaksanaan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data hasil motivasi siswa diperoleh dari angket. Pada siklus I angket yang diperoleh siswa dalam proses pembelajaran yaitu 2.44 dengan kriteria cukup baik. Pada siklus ke II motivasi siswa dalam belajar mengalami peningkatan menjadi 3.19 dengan kriteria sangat baik. Motivasi yang muncul dari dalam diri siswa didorong dengan adanya semangat belajar yang dibangkitkan dari diri siswa itu sendiri dan di bantu oleh dorongan dari guru pada saat proses pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assited Individualization (TAI) dapat meningkatkan motivasi siswa kelas V Sekolah Dasar. Kata kunci: Motivasi, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assited Individualization (TAI), Siswa Kelas V.
PENINGKATAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SD NEGERI DAWUHAN Agus Dwijayanto; Karma Iswasta Eka; Tri Yuliansyah Bintaro
Jurnal Elementaria Edukasia Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v2i2.1383

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini menerapkan  model pembelajaran inkuiri  untuk  meningkatkan sikap peduli lingkungan dan prestasi belajar  pada tema Kayanya Negeriku. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu rendahnya prestasi belajar dan sikap peduli lingkungan siswa yang diketahui dari hasil observasi, wawancara, dan nilai ulangan siswa yang menunjukkan bahwa 60% dari jumlah seluruh siswa belum mencapai KKM yaitu 65. Subjek penelitian  ini  yaitu  siswa  kelas  IV SD  Negeri  2 Dawuhan Kulon tahun  pelajaran 2018/2019, yang berjumlah 17 siswa. Penelitian ini  dilaksanakan  dalam  2  siklus,  setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi.  Instrumen  pengumpulan data  yang digunakan  yaitu lembar observasi,  skala sikap   serta soal evaluasi. Hal ini terlihat dari ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan dengan perolehan ketuntasan pada siklus I pertemuan 1 sebesar 23,5%  dan pertemuan 2 sebesar 58,8%. Siklus II pertemuan 1 sebesar 82% dan pertemuan 2 sebesar 100%. Perolehan ketuntasan belajar pada akhir siklus II telah mencapai indikator keberhasilan, yaitu >80%.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat  meningkatkan  sikap  peduli lingkungan  dan  prestasi  belajar  siswa  pada  tema Kayanya Negeriku, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas.