p-Index From 2017 - 2022
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INTENSIF KOMPUTEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fuzzy Method Design for IoT-Based Mushroom Greenhouse Controlling Angga Prasetyo; Moh. Bhanu Setyawan; Yovi Litanianda; Sugianti Sugianti; Fauzan Masykur
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.632 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v6i1.16786

Abstract

The ideal conditions for the oyster mushrooms growth are at a humidity of 65-75% and 29-31C during incubation, while the growth of stems should be at a humidity of 70-90% 29-32C. This ideal ecosystem is maintained by aeration and manual watering. Still, the results are not optimal in preventing damage to the mycelium during the incubation period, resulting in a decrease in crop yields. Automatic control has not created ideal conditions because air temperature and humidity regulation are only based on fans and sprayers that do not directly affect air conditions. Therefore, we need a method to manipulate the mushroom greenhouse space ecosystem, namely fuzzy logic, the application of fuzzy logic integrated with sensors, actuators, and microcontrollers with the Internet of Things to solve this problem. The results of the installation of fuzzy logic in the mushroom's greenhouse in this system can be seen from the fan's modulation response and the pump's duration. The test results of this control feature can manipulate temperature and humidity. Therefore, the oyster mushroom greenhouse produces an ideal state of 29.8C, the humidity of 68.97% RH, and the production has been proven to be optimal with an average daily harvest of 3.8kg.
PERANCANGAN APLIKASI SISTEM TATA KELOLA KEUANGAN DESA BERBASIS JAVA NETBEANS (Studi Kasus Pelaporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Pupus) Dedy Dwi Cahyo Saputro; Aliyadi Aliyadi; Moh. Bhanu Setyawan
KOMPUTEK Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.005 KB) | DOI: 10.24269/jkt.v1i1.115

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APBDesa, adalah rencana keuangan tahunan Pemerintah Desa. Dalam hal keuangan desa, Pemerintah Desa wajib menyusun Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDesa dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDesa. Laporan ini dihasilkan dari suatu siklus pengelolaan keuangan desa, yang dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan penatausahaan; hingga pelaporan, pengawasan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa. Desa Pupus belum memiliki sistem serta dukungan sarana dan prasarana untuk membantu Pemerintah Desa dalam pengelolaan keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang cepat, efektif dan efisien. Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman Java. Java merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi objek, atau lazim disebut dengan istilah Objek Oriented Programming (OOP). Java bersifat multiplatform yang dapat dijalankan pada berbagai platform dan bersifat dinamis sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan yang sedang berkembang.