Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA Puspita, Hj. Yenny; Jatriana, Sinta
RIPTEKSI KEPENDIDIKAN PGRI Februari 2013
Publisher : RIPTEKSI KEPENDIDIKAN PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Lilin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan jumlah populasi sebanyak 231 siswa. Adapun teknik pengambilan sampel kuota yakni tidak berdasarkan strata atau daerah dan telah ditentukan oleh peneliti maka diperoleh dua kelas yaitu kelas X.1 sebagai kelas eksperimen  dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes, teknik angket, dan teknik wawancara. Teknik analisis data yang digunakan untuk membuktikan hipotesis adalah dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dengan taraf uji yang digunakan adalah uji 2 (dua) pihak dengan taraf nyata α = 0,05 dan dk = n – 2, maka 60 – 2 = 58. Dengan  nilai dk (58) tersebut maka dapat diketahui untuk ttabel = 1,672 (dalam lampiran tabel distribusi nilai t) dan untuk nilai thitung  = 7,26. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa thitung  > ttabel (7,26 > 1,672) maka Ha diterima karena jumlah t-hitung   lebih besar daripada ttabel. Sehingga dapatlah disimpulkan, bahwa media gambar memiliki pengaruh terhadap menulis karangan deskripsi pada siswa SMP Negeri 1 Sungai Lilin.Kata Kunci : Media, Media Gambar, Menulis, Karangan, Deskripsi
NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: SUATU KAJIAN DIMENSI GENDER Yenny Puspita; Muhamad Nasir
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v9i2.4289

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan dimensi gender dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer melalui tokoh Gadis Pantai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer yang terbit pada pada September 2011 cetakan ke tujuh yang diterbitkan oleh Lentera Dipantara dengan tebal 270 halaman. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis karya. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa dari analisis dimensi gender melalui analisis kedudukan tokoh perempuan yaitu Gadis Pantai (Mas Nganten) ditemukan  Mas Nganten memiliki sifat lemah atau inferior, yaitu lebih rendah dari laki-laki, ia merelakan dirinya hanya menjadi abdi suami, dan menjalankan perintah tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikerjakan tanpa izin suami. Sedangkan melalui analisis kedudukan Bendoro, ditemukan bahwa Bendoro adalah seorang pembesar yang berkuasa. Meskipun ia dengan Mas Nganten dalam ikatan suami istri, ia tetap berkedudukan lebih tinggi dari Mas Nganten. Ia merupakan pemilik diri Mas Nganten yang berhak memberi peraturan tentang apa yang boleh Mas Nganten lakukan. Berdasarkan sikapnya, penulis menggambarkan kehadiran tokoh perempuan memiliki sifat lemah.
PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Puspita, Yenny
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.64 KB)

Abstract

Abstract--- Multicultural education is an education based on the principles and principles of multiculturalism that is the concept of diversity that recognizes, accepts and affirms human differences and equations associated with gender, race and class, religion based on values and democratic understanding that builds cultural pluralism in the fight against prejudice and discrimination. As for the importance of multicultural education in Indonesia that is as an alternative means of conflict resolution, learners are expected to leave no cultural roots, and highly relevant multicultural education is used for existing democracy as it is now Keywords: Education, Multicultural  Abstrak— Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang berlandaskan pada asas dan prinsip konsep multikulturalisme yakni konsep keberagaman yang mengakui,menerima dan menegaskan perbedaan dan persamaan manusia yang dikaitkan dengan gender, ras, dan kelas,agama berdasarkan nilai dan paham demokratis yang membangun pluralisme budaya dalam usaha memerangi prasangka dan diskriminasi. Adapun pentingnya pendidikan multikultural di Indonesia yaitu sebagai sarana alternatif pemecahan konflik, peserta didik diharapkan tidak meninggalkan akar budayanya, dan pendidikan multikultural sangat relevan digunakan untuk demokrasi yang ada seperti sekarang. Kata Kunci— pendidikan,  multikultural
MENEMUKAN IDEOLOGI WACANA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SURAT KABAR KOMPAS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LITERASI Puspita, Yenny; Nasir, Muhamad
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 12 JANUARI 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.208 KB)

Abstract

This study aims to obtain an in-depth understanding of ideology in the Pepsodent community service ad text in Kompas Newspaper. The research approach is qualitative with critical discourse analysis techniques using Norman Fairclough's critical discourse analysis theory method that combines three dimensions in communication events, namely texts, discourse practices, and socio-cultural practices. Data sources were public service advertisements made by Pepsodent and published in Kompas 2016 Newspaper. The findings of the study showed that there was an attempt to hide the ideology behind the discourse so that the reader did not feel that through the advertisement there was an ideology that was tried to be conveyed by the advertiser through the discourse text. Ideology in the practice of discourse describes factors that influence the production of text, namely, loading or not loading, routine media, and urgency, choosing, and sorting and influencing the views of readers; and the ideology in the consumption of text is the influence of consumption, which is consuming outside information, integrating digital media, following the media agenda, consuming media content according to needs, and relying on mass media information. Ideology in socio-cultural practices illustrates how public service advertisements about dental health are so close to health conditions in Indonesia. In fact, actually the ideology of the company that produces Pepsodent, Unilever is for business purposes.
PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Yenny Puspita
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.64 KB)

Abstract

Abstract--- Multicultural education is an education based on the principles and principles of multiculturalism that is the concept of diversity that recognizes, accepts and affirms human differences and equations associated with gender, race and class, religion based on values and democratic understanding that builds cultural pluralism in the fight against prejudice and discrimination. As for the importance of multicultural education in Indonesia that is as an alternative means of conflict resolution, learners are expected to leave no cultural roots, and highly relevant multicultural education is used for existing democracy as it is now Keywords: Education, Multicultural  Abstrak— Pendidikan multikultural adalah pendidikan yang berlandaskan pada asas dan prinsip konsep multikulturalisme yakni konsep keberagaman yang mengakui,menerima dan menegaskan perbedaan dan persamaan manusia yang dikaitkan dengan gender, ras, dan kelas,agama berdasarkan nilai dan paham demokratis yang membangun pluralisme budaya dalam usaha memerangi prasangka dan diskriminasi. Adapun pentingnya pendidikan multikultural di Indonesia yaitu sebagai sarana alternatif pemecahan konflik, peserta didik diharapkan tidak meninggalkan akar budayanya, dan pendidikan multikultural sangat relevan digunakan untuk demokrasi yang ada seperti sekarang. Kata Kunci— pendidikan,  multikultural
SELAMAT TINGGAL REVOLUSI INDUSTRI 4.0, SELAMAT DATANG REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Puspita, Yenny; Fitriani, Yessi; Astuti, Sri; Novianti, Sri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2020: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 10 JANUARI 2020
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.906 KB)

Abstract

Abstract— The purpose of this study is to find out and describe how preparedness in welcoming the 5.0 industrial revolution, especially in the field of education. The method used is descriptive qualitative. Based on the results of the discussion it can be concluded that from the presentation and some explanations about education in the industrial revolution 5.0 there is a need for readiness in welcoming and going through it. The industrial revolution is a change in the way of human life and work processes fundamentally, where the advancement of information technology can integrate in the world of life with digital which can have an impact on scientific disciplines. The Industrial Revolution Society 5.0 emphasized the readiness to think more critically, develop creativity. Based on several explanations, the authors conclude that it is indeed necessary and important for the community to prepare themselves to welcome and carry out the education of the industrial revolution 5.0 with a way of thinking that must always be introduced and accustomed to is a way of thinking to adapt in the future, namely analytical, critical, and creative. Keywords— Education, revolution, industry 5.0 Abstrak—Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kesiapan dalam menyambut revolusi industri 5.0 terkhusus dalam bidang pendidikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa dari pemaparan dan beberapa penjelasan mengenai pendidikan pada revolusi industri 5.0 perlu adanya kesiapan dalam menyambut maupun akan menjalaninya. Revolusi industri merupakan sebuah perubahan cara hidup manusia dan proses kerja secara fundamental, dimana adanya kemajuan teknologi informasi dapat mengintegrasikan dalam dunia kehidupan dengan digital yang dapat memberikan dampak disiplin ilmu. Masyarakat revolusi industri 5.0 ditekankan pada kesiapan untuk lebih berpikir kritis, mengembangkan kreativitas. Berdasarkan dari beberapa penjelasan, penulis menyimpulkan bahwa memang perlu dan penting masyarakat menyiapkan diri dalam menyambut dan menjalankan pendidikan revolusi industri 5.0 dengan Cara berpikir yang harus selalu dikenalkan dan dibiasakan adalah cara berpikir untuk beradaptasi di masa depan, yaitu analitis, kritis, dan kreatif. Kata kunci— Pendidikan, revolusi, industri 5.0
Unsur Eksternal Wacana pada Film Bertemakan Wabah Virus Siti Rukiyah; Mardiana Sari; Yenny Puspita
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 1 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v4i1.1245

Abstract

The purpose of this study was to obtain a deep understanding of the external elements of discourse in the virus outbreak themed film. The film with the theme of the virus outbreak which was used as the object of research was entitled Contagion. This qualitative descriptive research uses discourse analysis method with qualitative content analysis. Collecting data using documentation techniques through literature study. The steps used in analyzing the external elements of discourse in the virus epidemic-themed film are as follows: 1) watching the film entitled The Contagion carefully and repeatedly in order to understand its content and meaning, then making a synopsis of the film, 2) recording quotations - text quotes, 3) analyzing the external elements of discourse in the citation of the film text, 4) discussing and interpreting the research results obtained, 5) formulating and drawing conclusions, and 6) compiling research reports. The validity of research data by means of member checks, accuracy, and adequacy of theories related to the object of research. The results show that the external elements that build discourse in the film The Contagion, which have 12 implicatures with details of 11 data are conversational implicatures or it can be said that conventional implicatures and 1 non-conventional implicature data, namely implications that must draw conclusions based on certain phenomena or situations, then there are 5 presupposition data are included in the factive type, 1 existential data, 5 counterfactual data and 2 non-factive data, then in the context 9 physical context data and 4 socio-psychological context data are found.
KAJIAN FEMINISME DALAM NOVEL CINTA 2 KODI KARYA ASMA NADIA Dita Ariaseli; Yenny Puspita
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.4551

Abstract

AbstractThis research intend to know and describe feminism in novel Cinta 2 Kodi by Asma Nadia in regards to social-cultural, economy, religion, education. The method used for this research is descriptive. The technique for collecting data is documentation. The content validity use triangulation. This research use content analysis as technique for analyzing data. It was found in this research that there was some feminism found in this novel seen from the social-cultural which show that female was not always “the number two” after male. Female is comparable to male as long as they work hard. Economically, female could also work in public just like male. Female could perform double role as housewives or career women. Religiously, both male and female can pray. Success is also the result of their prayer. Educationally, having a higher education is not a must for female because in the end they will become a houswife. However, as long as they have faith on their abilities, they will have a bright future just like male. Keywords : feminism, social-cultural, economically, religiously, educationally. AbstrakPenelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan feminisme dalam novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek sosial-kultural, ekonomi, agama, pendidikan. metode yang digunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik dokumentasi. Teknik Keabsahan data yang digunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis konten. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa aspek feminisme dalam aspek sosial-kultural yaitu perempuan tidak selamanya menjadi “makhluk kedua” setelah laki-laki. Perempuan dapat sejajar dengan laki-laki jika dirinya mau berusaha. Aspek ekonomi yaitu perempuan mampu berkarir di sektor publik seperti laki-laki. perempuan mampu memiliki peran ganda baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karir. Aspek agama yaitu perempuan ataupun laki-laki tidak ada halangan melakukan ibadah. Kesuksesan hasil dari setiap proses ibadah yang dilakukan. Aspek pendidikan yaitu perempuan dianggap tidak harus memiliki pendidikan yang hebat karena akan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Namun, selama dirinya yakin pada kemampuannya mereka akan memiliki masa depan cerah seperti  laki-laki. Kata kunci : kajian feminisme, aspek sosial-kultural, aspek ekonomi, aspek agama, aspek pendidikan.
PENGARUH FULL DAY SCHOOL DAN SERTIFIKASI GURU TERHADAP KINERJA GURU Ade Silvia Utari; Tobari Tobari; Yenny Puspita
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol 5, No 2 (2020): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v5i2.3755

Abstract

This study determined the effect of Full Day School and Teacher Certification on Teacher Performance. Data in this study were collected through distributing questionnaires to respondents. The results of filling out the questionnaire were analyzed by multiple regression analysis through t test, F test, and the coefficient of determination test. The population of the study was junior high school teachers in Sukarami Subdistrict from 4 schools totaling 109 people. The sample is based on calculations using the Slovin formula. 86 teachers were obtained as a sample. The results of this study (1) There is an effect of Full Day School on the Performance of Junior High School Teachers in Sukarami District; (2) There is an effect of teacher certification on teacher performance; (3) There is the influence of Full Day School and Teacher Certification together on the performance of junior high school teachers in Sukarami District. Based on the test results of the coefficient of determination, the teacher performance variable is influenced by the full day school variable and teacher certification. Besides that it is influenced by other factors outside the research variables.
STEREOTIP TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL-NOVEL KARYA ABIDAH EL KHALIEQY: TINJAUAN SASTRA FEMINIS Yenny Puspita
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2019): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.789 KB)

Abstract

This study aims to obtain an overview and deep understanding of the role of women in society, especially the stereotypes of women in the novel Perempuan Berkalung Sorban and Geni Jora by Abidah El Khalieqy. This study uses a descriptive qualitative approach. Primary data sources in this study are novels by Abidah El Khalieqy including: Women Berkalung Sorban (2001) and Geni Jora (2004). Data collection techniques are in the form of document searches. In this case, the form of awareness and flow of feminist thought contained in Indonesian literary texts is understood to mean the use of feminism studies. The data analysis procedure used in this study is content analysis.