Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengembangan LKPD Menulis Teks Eksposisi Berbasis Model Discovery Learning Siswa Kelas VIII Fariz Hidayatulloh; Sumarti Sumarti; Farida Ariyani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 (2019): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research relates to the development of the LKPD in writing an exposition text based on discovery learning model. It is aimed to produce a teaching material, to describe the properness of the teaching material, and to investigate the effectiveness of the teaching material which is the development of LKPD in writing an exposition text based on discovery learning model. The method of this research was adapted from 7 of 10 steps in the research procedure and development according to Borg and Gall. The result showed that  1) this research was successful to develop a teaching material which was LKPD in writing an exposition text based on discovery learning model, 2) the overall participant activities sheet was valid according to the material expert, media expert, and practitioner with the percentage values of 93, 80, 93.3, 3) the participant activities sheet was effective to improve the ability to write an exposition text in each school with the n-gain values of 0.48, 0.44, and 0.54 in which they were included in the medium category.Penelitian ini berkaitan dengan pengembangan LKPD menulis teks eksposisi berbasis model discovery learning. Tujuan penelitian yakni menghasilkan produk bahan ajar, mendeskripsikan kelayakan produk bahan ajar, dan menguji efektivitas bahan ajar berupa Pengembangan LKPD Menulis Teks Eksposisi Berbasis Model Discovery Learning. Metode penelitian menggunakan desain penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi tujuh dari sepuluh langkah dalam prosedur penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) berhasil dikembangkan bahan ajar berupa LKPD Menulis Teks Eksposisi Berbasis Model Discovery Learning, 2) kelayakan lembar kegiatan peserta didik secara keseluruhan dinyatakan sangat layak oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi dengan persentase penilaian 93, 80, dan 93, 3) lembar kegiatan peserta didik efektif meningkatkan kemampuan menulis teks ekposisi pada masing-masing sekolah dengan nilai N-gain sebesar (0,48), (0,44), dan (0,54) termasuk dalam kategori sedang.Kata kunci: model discovery learning, LKPD, teks ekpsosisi
PEMAKAIAN BAHASA IKLAN PRODUK MINUMAN DI TELEVISI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Desi Indah Lestari; Farida Ariyani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 (2017): J-SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the use of language in advertising related beverage products on television pragmatic analysis and analysis of symbolic violence, and use it as a material of learning to write slogan/poster in grade VIII of junior high school. The method used in this research is descriptive qualitative. In the results, language in advertising showed that generally the ad using speech acts states something (locutions), providing information that the public interest (illocutionary) to invite them to use the advertised product. In addition, advertisers may also take advantage of speech implicature by present information that implicitly invites the public to buy or use the product. While symbolic violence advertisers use to give an image as the best product. Analysis of pragmatic and symbolic violence on television advertising language is further developed into a material of learning as examples and references to develop persuasive writing skills to students in the form of a slogan/poster.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemakaian bahasa pada iklan produk minuman di televisi terkait analisis pragmatik dan analisis kekerasan simbolik serta implikasinya sebagai media pembelajaran menulis slogan/poster bahasa Indonesia kelas VIII di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapat bahwa umumnya pemakaian bahasa dalam iklan menggunakan tindak tutur menyatakan sesuatu (lokusi), memberikan informasi yang menarik minat masyarakat (ilokusi) yang berdampak untuk mengajak mereka untuk menggunakan produk yang diiklankan. Selain itu, pengiklan juga memanfaatkan tuturan implikatur dengan mengemas sajian informasi yang secara tersirat mengajak masyarakat untuk membeli atau menggunakan produk tersebut dan kekerasan simbolik digunakan pengiklan untuk memberikan citra seolah-olah produk minumannya adalah yang terbaik. Analisis pragmatik dan kekerasan simbolik bahasa iklan di televisi ini selanjutnya diimplementasikan dalam pembelajaran sebagai contoh dan refrensi untuk mengembangkan keterampilan menulis persuasif kepada siswa dalam bentuk slogan/poster.Kata kunci: bahasa iklan, kekerasan simbolik, dan implikasi pembelajaran.
Nilai Pendidikan Karakter Tokoh Biografi Merry Riana Mimpi Sejuta Dolar dan Kelayakannya Nety Syafithri; Edi Suyanto; Farida Ariyani
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 (2017): J-SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to (1) describe the character educational values of figures based on the biography of Merry Riana in the Million Dollar Dream novel Endah Alberthiene work, and (2) describe feasibility of biography Merry Rianasbook as a teaching materials for student in SMA, especially learning the Indonesian language and literature. This study used qualitative descriptive through the stages of collection and classification of data reports. The results showed (1) characterization of the characters in the novel Dream of a Million Dollars obtained that Merry Riana as the main character has ten characters,i.e (a) religious, (b) discipline, (c) hard work, (d) a creative, (e) independently, (f) curiosity, (g) nationalism, (h) Communicative/Friendly, (i) likes to read, and (j) responsibility. (2) The relevance of the analysis of biographical Merry Riana in the story text biographies learning for high school students of class XI.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter tokoh berdasarkan biografi Merry Riana dalam buku Mimpi Sejuta Dolar karya Alberthiene Endah, dan (2) mendeskripsikan kelayakan kajian biografi Merry Riana sebagai bahan ajar di SMA khususnya pada pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui tahap pengumpulan dan klasifikasi data laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) karakterisasi tokoh dalam buku Mimpi Sejuta Dolar didapat bahwa Merry Riana sebagai tokoh utama memiliki sepuluh karakter yaitu (a) religius, (b) disiplin, (c) kerja keras, (d) kreatif, (e) mandiri, (f) rasa ingin tahu, (g) cinta tanah air, (h) komunikatif (i) gemar membaca, dan (j) tanggung jawab. (2) Kelayakan kajian biografi Merry Riana sebagai bahan ajar dapat diterapkan dalam pembelajaran teks cerita ulang biografi untuk peserta didik di tingkat SMA kelas XI.Kata kunci: biografi, kelayakan, bahan ajar, pendidikan karakter
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Dengan Model Inkuiri Pada Siswa Kelas VII Sidi Hermanto; Farida Ariyani; Muhammad Fuad
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 (2019): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is made based on the observation of low ability in writing descriptive text of the VII grade students of the Junior High School of Tanggamus 2. This research used Classroom Action Research Method that was conducted in three cycles. Each cycle was done in two meetings, the firs meeting was to collect the data and arrange the writing framework and contiued by writing descriptive text at school. The  second meeting was to evaluate the implementation of inquiry model covered the evaluation of learning process and the results of students works. The average score of writing descriptive text in pre-cycle in the VII grade was 50,62 and it was categorized minus. Meanwhile in the cycle I, it had an increase with the average score was 62,65 and it was categorized enough. In the cycle II, the average score was 71,09 and it was categorized good and in the cycle III, the average score was 84,84 and it was categorized very good.Penelitian ini menggunakan model tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, yaitu pelaksanaan model inkuiri untuk mengumpulkan data dan menyusun kerangka penulisan, dilanjutkan dengan tahap penulisan teks deskripsi di sekolah, penilaian terhadap pelaksanaan  model inkuiri  meliputi  penilaian  proses  pembelajaran  dan  hasil  kerja siswa. Skor rata-rata kemampuan menulis teks deskripsi pada prasiklus di kelas VII 50,62 dengan kategori kurang, sedangkan pada siklus I mengalami peningkatan dengan skor  rata-rata adalah 62,65 dengan kategori cukup, pada siklus II rata-rata skor adalah 71,09 dengan kategori baik, dan pada siklus III  rata-rata skor adalah 84,84 dengan kategori baik sekali. Kata kunci: model inkuiri, kemampuan menulis ,  teks deskripi   
PENYAJIAN BAHAN PADA BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA SMP/MTs KELAS VII TERBITAN ERLANGGA Revina Fitria; Farida Ariyani; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 1 Jan (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.086 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the technique of text-based material presentation in the Mahir Berbahasa Indonesia book for SMP/MTs grade VII by Erlangga curriculum 2013, those are (1) material presentation of inductive-patterned; (2) material presentation of deductive-patterned; (3) material presentation of mixing-patterned. This research used descriptive-qualitative method. The data source of this research was Mahir Berbahasa Indonesia book for SMP/MTs grade VII by Erlangga. The result showed that in that book, there are 91 the technique of material presentations text-based, they are (1) 33 presentation techniques of inductive-patterned; (2) 35 presentation techniques of deductive-patterned; and (3) 11 presentation techniques of mixing-patterned (inductive-deductive); (4) 12 new variations of material presentation.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik penyajian bahan berbasis teks pada buku Mahir Berbahasa Indonesia Kelas VII SMP terbitan Erlangga Kurikulum 2013 yang meliputi: (1) penyajian bahan berpola induktif; (2) penyajian bahan berpola deduktif; (3) penyajian bahan berpola campuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah buku teks Mahir Berbahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII kurikulum 2013 terbitan Erlangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku teks tersebut terdapat 91 teknik penyajian bahan berbasis teks yang meliputi (1) 33 teknik penyajian bahan berpola induktif; (2) 35 teknik penyajian bahan berpola deduktif; dan (3) 11 teknik penyajian bahan berpola campuran (induktif-deduktif); (4) 12 teknik penyajian bahan variasi baru.Kata kunci: deduktif, induktif, penyajian bahan berpola campuran.
Peningkatan Menulis Deskripsi Melalui Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Septi Kumala; Farida Ariyani; Siti Samhati
J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 (2019): J - SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems relate of to improving the skills of writing descriptions through the model of Problem Based Learning (LBL). The research aims to describe the planning, implementation, assessment, and enhancement of the writing description. Data collection techniques were performed with observations, interviews, and tests. The results of analysis were presented in a qualitative descriptive. The results of the study showed that each cycle experienced improvement, as follows. (1) The study plan on the cycle of one assessment is 71.5 and at a triple cycle of 93 with excellent categories, (2) The implementation of learning, on the one cycle of 70 and on the three cycles of 91 with excellent category (3) Assessment Write the description, in the pracycle, cycle one, two cycles, and three cycles were obtained on average of 74.6; 77.5; 80; and 85. (4) Improved learning on cycle one, two cycles, and three cycles experienced a significant increase.Permasalahan berkaitan dengan peningkatan keterampilan menulis deskripsi melalui model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian yakni, mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan peningkatan menulis deskripsi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan tes. Hasil analisis disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setiap siklus mengalami peningkatan, sebagai berikut. (1) Rencana pembelajaran pada siklus satu hasil penilaiannya sebesar 71,5 dan pada siklus tiga sebesar 93 dengan kategori amat baik, (2) Pelaksanaan pembelajaran, pada siklus satu sebesar 70 dan pada siklus tiga sebesar 91 dengan kategori amat baik (3) Penilaian menulis deskripsi, pada prasiklus, siklus satu, siklus dua, dan siklus tiga diperoleh rata-rata sebesar 74,6; 77,5; 80; dan 85. (4) Peningkatan pembelajaran pada siklus satu, siklus dua, dan siklus tiga mengalami peningkatan yang signifikan.Kata kunci       : model Problem Based Learning (PBL), perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan peningkatan, teks deskripsi.
POLA PENYAJIAN KEGIATAN PENDEKATAN SAINTIFIK BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA TERBITAN ERLANGGA Yunita Fitri Yanti; Farida Ariyani; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.58 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the activity of scientific approach based in Mahir Berbahasa Indonesia book for grade VII of SMP/MTs published by Erlangga. It used descriptive qualitative method. The data source was Mahir Berbahasa Indonesia book for grade VII of SMP/MTs published by Erlangga. The result of this research was found that there were 35 patterns of the scientific approach in Mahir Berbahasa Indonesia book for grade VII of SMP/MTs published by Erlangga.Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan kegiatan pendekatan saintifik yang terdapat pada buku Mahir Berbahasa Indonesia kelas VII SMP/Mts terbitan Erlangga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah buku Mahir berbahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs terbitan Erlangga. Dari hasil penelitian ditemukan 35 pola pendekatan saintifik pada buku Mahir Berbahasa Indonesia kelas VII SMP/MTs terbitan Erlangga.Kata kunci: buku teks, kegiatan, pendekatan.
STRUKTUR, FUNGSI, DAN MAKNA KIAS DAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BAHASA LAMPUNG Elliyanti Elliyanti; Farida Ariyani; Munaris Munaris
Jurnal Tiyuh Lampung Vol 1, No 1 (2017): Tiyuh Lampung
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes in this research to describes the structure, function and meaning of kias in the party tradition oral tupping in Kalianda and collecting the material of Lampung language in th junior high school. The method used in this research is the qualitative descriptive method. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data of this study refers to the oral tradition of figurative, the figurative text fragments sung in the traditional party tupping at the Kalianda Lampung sebatin. The result of data, imagine teks that we analysis 1) structure, there are rhyme, rhythm, tone, Skelton of kias, the choice of words (diksi), abode, language style 2) the function of kias is to convey the advice of the public as consolation, to convey story, 3) the meaning of kias are; theme advice, theme religion, theme love.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur, fungsi, dan makna kias dalam tradisi lisan pesta adat tupping di Kalianda dan penyusunan bahan ajar Bahasa Lampung di sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari tradisi lisan kias, yaitu berupa penggalan-penggalan teks kias yang dilantunkan pada pesta adat tupping di Kalianda Lampung sebatin. Berdasarkan hasil analisis data, teks-teks kias yang peneliti analisis (1) struktur, yaitu rima, irama, nada, kerangka kias, pilihan kata (diksi), bait, gaya bahasa (2) fungsi kias, yaitu menyampaikan nasihat kepada masyarakat, sebagai hiburan, menyampaikan cerita, (3) makna kias, yaitu bertema nasihat, bertema agama, bertema percintaan, yang berisi fokus penelitian.Kata kunci: Bahan ajar, fungsi, makna, puisi kias, struktur.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKPD) Sesikun melalui Model Problem Bas Learning (PBL) untuk Siswa Kelas X SMA Angga Gustama; Farida Ariyani; Tuntun Sinaga
Jurnal Tiyuh Lampung Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Tiyuh Lampung
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to develop and produce sesikun material on LKPD using problem-based learning (PBL) models for high school students in class X and to describe the feasibility of sesikun material in LKPD through PBL problem-based learning models for high school students. The method used in this research is research and development (R D). The results showed that (1) the development of pedagogical materials in the form of student worksheets (LKPDs) of sesikun material using problem-based learning models for high school students in class X (2) the results of the study of the feasibility of student worksheets (LKPD) Sesikun as a whole was declared "very dignified" by hardware experts (86.71%), media experts (87.5%) and expert practitioners (95.83%). The results of this study indicate that LKPD products can be used in Sesikun teaching materials for Grade 10 students.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan LKPD materi sesikun melalui model problem based learning (PBL) untuk siswa kelas X SMA, dan mendeskripsikan kelayakan LKPD materi sesikun melalui model problem based learning (PBL) untuk siswa kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (RD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) telah dikembangkannya produk bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) materi sesikun melalui model problem based learning (PBL) untuk siswa kelas X SMA, (2) hasil penelitian kelayakan lembar kerja peserta didik (LKPD) materi sesikun secara keseluruhan dinyatakan “Sangat Layak” oleh ahli materi sebesar 86,71%, ahli media sebesar 87,5% dan ahli praktisi sebesar 95,83%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk LKPD layak digunakan dalam pembelajaran materi Sesikun untuk siswa kelas X SMA. Kata kunci: LKPD, problem based learning, sesikun.
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Lampung Berbasis Teams Games Tournament Warsiyem Warsiyem; Farida Ariyani; Patuan Raja
Jurnal Tiyuh Lampung Vol 1, No 1 (2017): Tiyuh Lampung
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development research was conducted as an effort to answer the problems in the field that local government policy requires local content subject Lampung language, but the fact in the field the teaching materials that is suitable to the subject is not available.This research was using Borg and Gall research and development (R D) models.The data averages of personal respondence text book using test are: 68.8, 71.9 and 84.4 (suitable). The small group data averages using test are: 73.4, 81.3 and 87.5 (suitable). The results of the first limited group and the seconds, both of them are 32 students, the data obtained averages 69 and 70.5 (suitable), and the using of text book by pupils is obtained from the quisioner result answer is 77.1 (suitable). Thus, Lampungs language text book based on team games tournament is suitable to be used as the students of grade VIII Junior High School Teaching materials.Penelitian pengembangan ini dilakukan sebagai salah satu upaya menjawab permasalahan di lapangan bahwa kebijakan pemerintah daerah mewajibkan mata pelajaran muatan lokal Bahasa Lampung, tetapi fakta di lapangan belum tersedia bahan ajar yang memadai untuk mata pelajaran tersebut.Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R D) Borg and Gall. Uji pemakaian buku teks responden perseorangan diperoleh data rata-rata; 68,8, 71.9, dan 84.4 (layak). Ujicoba pemakaian kelompok kecil diperoleh data rata-rata; 73,4, 81,3, dan 87,5 (layak). Hasil uji coba pemakaian lebih luas kelompok kelas terbatas pertama dan kedua masing-masing berjumlah 32 peserta didik, diperoleh data rata-rata 69 dan 70,5 (layak), dan pemakaian buku teks oleh pendidik diperoleh data nilai rata-rata jawaban quisoner 77,1 ( layak) Dengan demikian buku teks bahasa Lampung berbasis teams games tournament layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar siswa kelas VIII SMP.Kata kunci: Buku teks, pengembangan, research and development.