Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS SEMIOTIKA PADA MOTIF BATIK BESUREK SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN DAN ALTERNATIF BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA Wisman Wisman; Fina Hiasa
Jurnal Korpus Vol 5, No 3: DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i3.20564

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis semiotika pada motif batik Besurek. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, yaitu peneliti sendiri dibantu alat pemotret, lembaran pencatatan, pengamatan, pedoman wawancara, dan studi pustaka.Tujuan penilitian ini mendeskripsikan analisis semiotika motif batik Besurek sebagai upaya pelestarian dan alternatif bahan ajar bahasa Indonesia. Analisis semiotika tersebut sebagai berikut. (1) Mendeskripsikan analisis semiotika pada motif kaligrafi; (2) Mendeskripsikan analisis semiotika pada motif rafflesia; (3) Mendeskripsikan analisis semiotika pada motif burung kuau; (4) Mendeskripsikan analisis semiotika pada motif relung paku (5) Mendeskripsikan analisis semiotika pada motif rembulan; (6) semiotika batik Besurek sebagai upaya pelestarian dan alternatif bahan ajar bahasa Indonesia. Bertitik tolak dari penjelasan tersebut maka penelitian ini penting untuk dilakukan dengan judul “Analisis Semiotika Pada Motif Batik Besurek sebagai Upaya Pelestarian dan Alternatif Bahan Ajar Bahasa Indonesia.”
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matakuliah Sastra Bandingan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu Fina Hiasa; Supadi Supadi
Diksa : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.41 KB) | DOI: 10.33369/diksa.v6i1.9476

Abstract

This study aims to determine how the application of the Project Based Learning (PBL) learning model in improving learning outcomes for Comparative Literature Courses. Through the PBL learning model, students are assigned to work on pocket book project assignments. The subjects of this study were fifth semester students of the Indonesian Language Education Study Program Class A FKIP Bengkulu University who were taking Comparative Literature Courses. The research method uses classroom action research methods. Data collection techniques were carried out through oral tests and questionnaires conducted in the first and second cycles. In the second cycle the expected learning outcomes were achieved. Learning outcomes in the second cycle showed that out of 37 students there were 12 students (32%) who got an A. While the rest were students with a B grade of 20 students (54%). C grades are 5 students (14%) and D grades are 0 students (0%). These results indicate that an indicator of the successful application of the PBL model by 30% has been achieved even exceeding the 32% achievement target. In general it can be concluded that the application of PBL for Comparative Literature Courses in the University of Bengkulu University of Indonesia Language Study Program semester V of class a students of school year 2019/2020 2019/2020 can improve learning outcomes in understanding the concept of comparative literature.
ANALISIS KARAKTER TOKOH DALAM CERITA PROSA RAKYAT ETNIK BENGKULU UNTUK MATERI PEMBELAJARAN SASTRA Fitra Youpika; Fina Hiasa
Jurnal Korpus Vol 5, No 1: APRIL 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i1.15646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan folklor lisan cerita prosa rakyat yang terancam punah melalui pembelajaran sastra sebagai upaya pemertahanan local wisdom etnik Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi. Informan yang dipilih adalah baik laki-laki perempuan yang menguasai atau memahami folklor (cerita rakyat) dan juga memahami budaya setempat. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan adalah observasi, wawancara, rekaman, dan atau mencatat dari sejumlah informan secara sengaja maupun tidak dengan mengikuti prinsip-prinsip baku dalam pengumpulan folklor. Lokasi penelitian adalah di wilayah Provinsi Bengkulu. Teknik keabsahan data adalah dengan mengonsultasikan data (validasi data) kepada pihak ahli (masyarakat). Teknik analis data yaitu mengklasifikasi, mentranskripsi dan penyuntingan, mentransliterasi, dan menyimpulkan. Berdasarkan nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam cerita rakyat etnik Bengkulu dapat disimpulkan bahwa dari 9 cerita yang  terdiri dari 6 dongeng dan 3 legenda, semuanya relevan untuk materi pembelajaran sastra di SMP. Adapun nilai pendidikan karakter yang ditemukan yaitu: pemberani, cerdik, ikhlas, kerja sama, sabar, suka berbagi, patuh, dan kerja keras, pantang menyerah, menepati janji, rajin beribadah, tidak usil, dan sederhana.
Implementasi Kesantunan Berbahasa Pedagang Ikan di Kawasan Pesisir Kota Bengkulu Nafri Yanti; Fina Hiasa
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v10i1.983

Abstract

This study discusses the application of politeness in the language of fish traders in the coastal area of Bengkulu city. The purpose of this study was to determine the implementation of the language politeness principle used by fish traders located in the coastal area of Bengkulu city. The research method used is descriptive quantitative method. The results of the study are a collection of quantitative data about the implementation of politeness in language in fish traders located in the Coastal Region of Bengkulu City. Based on the results of the study obtained the following data; the average value of politeness application in wisdom maxims is 2.58 or equal to 64%, maximal generosity is 2.27 or equivalent to 57%, maximal award is 2.38 or equal to 60%, maximal simplicity is 2.42 or equivalent with 61%, maximal agreement 2.50 or equal to 63%, maximal conclusion 2.15 or equivalent to 54%. The application of the six maxim politeness politeness is still in the less optimal category. Fish traders in the coastal area of the city of Bengkulu should pay more attention to the application of the six maxims in order to improve their positive image through the communication aspect. AbstrakPenelitian ini membahas tentang Implementasi kesantunan berbahasa pedagang ikan di kawasan pesisir kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan oleh pedagang ikan yang berada dikawasan pesisir kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif deskriptif. Hasil penelitian berupa sekumpulan data kuantitaif tentang Implementasi kesantunan berbahasa pada pedagan ikan yang berada di kawasan Pesisir Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data berikut; nilai rata-rata Implementasi kesantunan berbahasa pada maksim kebijaksanaan 2,58 atau setara dengan 64%, maksim kedermawanan 2,27 atau setara dengan 57%, maksim penghargaan 2,38 atau setara dengan dengan 60%, maksim kesederhanaan 2,42 atau setara dengan dengan 61%, maksim pemufakatan 2,50 atau setara dengan dengan 63%, dan maksim kesimpatian 2,15 atau setara dengan dengan 54%. Penerapan keenam maksim kesantunan berbahasa masih berada pada kategori kurang maksimal. Pedagang ikan di kawasan pesisir kota Bengkulu harus lebih memperhatikan Implementasi keenam maksim tersebut agar dapat meningkatkan citra positif mereka melalui aspek komunikasi.
NUMBERED HEADS TOGETHER LEARNING STRATEGY FOR INCREASING FRESHMEN STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN LITERATURE THEORY COURSE Fina Hiasa; Emi Agustina
JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) Vol 5, No 2: August 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joall.v5i2.11308

Abstract

This study aims to find out how the implementation of the Numbered Heads Together (NHT) learning model in Literature Theory courses can improve the quality of learning. The subject of this research is the first semester students of class B TA 2019/2020 Indonesian Language Education Study Program FKIP Unib who are taking Literature Theory courses. Data collection techniques were carried out through questionnaires conducted in cycles I and II. It also used a test technique in the form of an oral test in cycles I and II. The study was conducted in two cycles. In the second cycle the expected learning outcomes are achieved. Learning outcomes in the second cycle showed that of 40 students there were 15 students (37.5%) who received an A. As many as 20 students with B (50%). The rest is a C value of 5 people (12.5%) and a D value of 0 people (0%). Keywords: Numbered Heads Together, Literary Theory
Pengembangan Media Pembelajaran Teka-Teki Silang Sastra Melayu Klasik Berbasis Android Fina Hiasa; Fitra Youpika; Nafri Yanti
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.785 KB) | DOI: 10.30872/diglosia.v5i2.322

Abstract

This study aims to develop learning media for Indonesian-Malay literary crosswords classical based on android. The android-based crossword puzzle learning media developed with the help of the Proprofs application will be tested on odd semester students taking the History of Literature course, Indonesian Language Education Study Program, FKIP, Bengkulu University. The development of learning media in this study used the Research and Development (R&D) method, where researchers collected research data using a questionnaire based on the Likert scale. This study has three questionnaires: a material expert questionnaire, a media expert questionnaire, and a user response questionnaire of 34 students. As a result, the total score obtained from the combined validation of material experts, media, and users was 139.5, or an average score of 4.1. These results indicate that the learning media of classical Indonesian-Malay literary crosswords that the researcher developed is appropriate for learning activities in the History of Literature course.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Whatsapp Group di Mata Kuliah Teori Sastra Supadi Supadi; Amrizal Amrizal; Fina Hiasa
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.8325

Abstract

Learning Outcomes Improvement Through The Implementation Discovery Learning Model Using Whatsapp Group in Literature Theory Courses ABSTRAKPenerapan model discovery learning berbantuan aplikasi WhatsApp group pada mata kuliah Teori Sastra pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes pada awal dan akhir siklus. Selain itu, teknik non tes juga digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran awal dan akhir yang telah berlangsung. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil yang diperoleh belum memenuhi target capaian. Target yang ditetapkan tercapai pada siklus kedua. Hasilnya siswa yang memperoleh nilai A sebanyak 14 orang (33%), nilai B sebanyak 20 orang (50%), nilai C sebanyak 7 orang (17%), dan nilai D sebanyak 0 orang (0%). Hasil ini menunjukkan penerapan model discovery learning berbantuan aplikasi WhatsApp group telah berhasil memenuhi target capaian berupa peningkatan hasil belajar sebanyak 30%.Kata kunci: discovery learning, teori sastra, grup whatsapp ABSTRACTThe implementation of the discovery learning model assisted by the WhatsApp group application in the Literary Theory course in this study aims to improve the learning outcomes of first semester students of the Indonesian Language Education Study Program, FKIP, Bengkulu University. Data was collected by using test techniques in the beginning and the end of the cycle. In addition, non-test techniques are also used to determine student responses to the initial and final learning that has taken place. This classroom action research was carried out in two cycles, in the first cycle the results obtained did not reach the achievement targets. The target’s goal was achieved in the second cycle. As a result, 14 students (33%), B grades 20 (50%), C scores 7 (17%), and D scores 0 (0%). These results indicate that the application of the discovery learning model assisted by the WhatsApp group application has succeeded in the target achievement in the form of 30% increasing learning outcomes.Keyword: discovery learning, literary theory,whatsapp group
Nike Training Club Applications To Improve Football Learning In The Independent Era Of Learning On Students Of Penjas FKIP UNIB Bogy Restu Ilahi; Septian Raibowo; Tono Sugihartono; Fina Hiasa
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 5, No 4 (2021): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v5i4.19708

Abstract

Research on Nike Training Club Applications to Improve Football Learning in the Free Era of Learning for Physical Education Students Fkip Unib aims to improve soccer learning for physical education students at Fkip Unib using the Nike training club (NTC) application. The method used in this study is (Classroom Action Research), the results of this study are descriptive because in this study a description will be produced about the extent to which handball learning is improved by using the Nike Training Club (NTC) application for physical education students FKIP UNIB. The sample of this research is the third semester students of Physical Education Study Program, totaling 24 people. The data analysis technique used in this study is descriptive statistics in the form of percentages presented in tables or graphs. The results of this study are students can improve learning in soccer courses, this can be seen from the percentage results which show that during the pre-cycle they get an average score. -an average of 59, with 4 students getting a complete score getting a percentage of 16.70%. In the first cycle, the average score was 67.50 with 12 complete students getting a percentage of 46%. And in cycle II, it showed significant results with completeness reaching 20 students out of 24 students with an average score of 74, getting a percentage of 84%. from these results indicate that the learning outcomes of the physical education study football subject increased after learning using adobe flash was applied.
KEKERASAN DALAM ROMAN ANGKATAN 20-an Ade Oktasari; Sarwit Sarwono; Fina Hiasa
Jurnal Korpus Vol 5, No 3: DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v5i3.19706

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kekerasan Dalam Roman Angkatan 20-an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif dengan analisis teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji roman angkatan 20-an menggunakan pendekatan sosiologi sastra dari sisi isi karya sastra. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan kalimat ataupun paragraf yang mencerminkan tindak kekerasan dalam roman angkatan 20-an. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik baca dan tulis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu membaca roman angkatan 20-an, menandai dan mencatat, mengidentifikasi, menggolongkan, menganalisis, mendeskripsikan dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukakan bahwa: terdapat dua bentuk tindakan kekerasan dalam roman-roman angkatan 20-an, yaitu kekerasan verbal dan kekerasan fisik. Bentuk kekerasan verbal dalam roman angkatan 20-an ini berupa pengancaman, membentak, umpatan, berteriak keras, memanipulasi, memfitnah, pembatasan, memprovokasi, menuduh, pemaksaan, dan mencemooh. Sementara untuk bentuk kekerasan fisik dalam roman angkatan 20-an ini berupa pemukulan, penelantaran anak, eksploitasi anak, pembunuhan, pengabaian, penghilangan harta benda, pemukulan, perkelahian, dan penganiayaan. Terdapat latar sosial budaya dalam roman angkatan 20-an meliputi: (1) kebudayaan, (2) ekonomi, dan (3) kekuasaan.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Bengkulu Bogy Restu Ilahi; Syafrial Syafrial; Fina Hiasa
Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 2 (2020): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v3i2.4858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) pada mata kuliah Strategi Pembelajaran Pengajaran Pendidikan jasmani dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V kelas A Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Universitas Bengkulu tahun 2018/2019 yang mengambil mata kuliah Strategi Belajar Mengajar Pendidikan jasmani yang berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada siklus I siswa yang memperoleh nilai A sebanyak 8 orang (25%), nilai B sebanyak 15 orang (47%), nilai C sebanyak 9 orang (28%), dan D skor 0 orang (0%). Sedangkan hasil belajar siklus II siswa yang memperoleh nilai A 12 orang (37%), nilai B 16 orang (50%), nilai C 4 orang (13%), dan nilai D 0 orang ( 0%) Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penerapan model pembelajaran NHT sebesar 30% yang belum tercapai pada siklus I sudah tercapai pada siklus II. Secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan NHT pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar Pendidikan jasmani pada mahasiswa Pendidikan Jasmani semester V Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu kelas 2019/2020 dapat meningkatkan hasil belajar.