Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Helpdesk Pelayanan Lalu Lintas Berbasis Android Iga Wulandari; Ahmat Adil
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Ilmu Komputer Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.898 KB) | DOI: 10.30812/bite.v2i1.768

Abstract

Aplikasi helpdesk dimanfaatkan untuk membantu pengguna menyelesaikan masalah praktis hanya dengan menggunakan system android. Pada kasus pelayanan lalu lintas jalur bypass Mataram - BIL masih banyak menggunakan sistem manual, yang menyebabkan penerimaan data menjadi kurang efisien dari segi waktu dan faktor human error pada proses pengolahan data. Penggunaan metode Waterfall pada proses pengembangan perangkat lunak dilakukan secara berurutan, di mana kemajuan dipandang sebagai terus mengalir ke bawah (seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi (konstruksi), dan pengujian. Pengujian kuisioner yang dilakukan pada Polres Lombok Barat dan beberapa orang yang memang dalam bidang sebagai Sekom, Pelapor, Patroli dan Kasat Lantas adalah pengujian tentang hak akses yang nantinya digunakan oleh Sekom, Pelapor, Patroli dan Kasat Lantas untuk memanajemen data dan proses pada aplikasi helpdesk. Kemudian pengujian kedua dilakukan kepada masyarakat pengguna jalan yang dapat dikategorikan sebagai pelapor Dalam proses analisis dan perancangan Data Flow Diagram (DFD), Relasi Database dan mendesain interface menggunakan Ms. Visio 2010, Database menggunakan MySQL 5.0, mengimplementasikan algoritma menggunakan Android Studio. Dari hasil kuisioner terlihat bahwa aplikasi ini mudah untuk digunakan, layak untuk diterapkan di jalur bypass Mataram - BIL, dan berguna dalam pelayanan lalu lintas, serta semua proses dalam aplikasi helpdesk pelayanan lalu lintas mudah dilakukan.
Implementasi Google Maps API Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Alam di Kabupatem Lombok Utara Khaerul Yasin; Ahmat Adil
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 19 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.784 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v19i1.519

Abstract

Basically, Indonesia is traversed by three active tectonic plates namely the Indo-Australian Plate in the south, and the Eurasian Plate in the north and the Pacific Plate in the east. The plates collide with each other because the Indo-Australian Plate movement drops below the Eurasian plate. As a result of this accumulation, it caused earthquakes, volcanoes, and faults or faults in parts of Indonesia. In the Geographic Information System evacuation routes will be used by Google maps Api to implement the spatial map making of evacuation routes. Google Map Api is an application interface that can be accessed via javascript so that Google Map can be displayed on the web page that we are building. The result or output to be achieved is the creation of a geographic information system mapping natural disaster evacuation route in the North Lombok district that can be run on a Web platform. Based on the trials conducted it can be concluded that this application can help the community to find the location of evacuation routes and gathering points in accordance with the districts and villages where they live.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Jaringan Irigasi dan Embung di Lombok Tengah Ahmat Adil; Bambang Krismono Triwijoyo
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 20 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v20i2.1112

Abstract

Irigasi sebagai alternatif pengairan lahan tadah hujan pada musim kemarau, digunakan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Pemetaan Jaringan irigasi dan embung pada Kabupaten Lombok Tengah menggunakan sistem data spasial dan non-spasial, yang selama ini masih menggunakan pemetaan secara konvensional. Data Spasial dapat menunjuk posisi geografis dengan setiap karakteristik memiliki satu lokasi yang harus ditentukan dengan cara yang unik. Pemetaan dengan model data spasial, dirancang dengan tahapan seperti analisa kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program dan pengujian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis spasial, merupakan kumpulan – kumpulan dari teknik yang dapat digunakan untuk melakukan pengolahan data SIG. Hasil dari analisis data spasial sangat bergantung dari lokasi atau tempat di mana objek sedang dianalisis. Manipulasi data, akan menampilkan jendela manipulasi data non-spasial jaringan irigasi, embung, dan kecamatan. Pada jendela manipulasi data, pengguna dapat melakukan penambahan, perubahan dan penghapusan terhadap data tabular yang ada, dan memiliki fasilitas pencarian sesuai dengan data yang sedang diakses.
Optimization of The use of Wireless Lan Devices to Minimize Operational Costs Achmad Rian Tarmizi; Ahmat Adil; Lilik Widyawati
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 19 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.1 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v19i2.665

Abstract

WLAN technology has been widely developed for the needs of internet access in people's lives. Several generations of WLAN technology include IEEE 802.11b, IEEE 802.11a, IEEE 802.11g and IEEE 802.11n. At the STAHN Rectorate Building, Gde Pudja Mataram, WLAN technology in its application requires financial consideration because excessive use of Internet Service Provider services results in a waste of operational costs. The application of WLAN is still not optimal, because there are not too many users, but the operational costs of implementing the local wireless network are very large, due to less optimal application of network infrastructure. The recommended WLAN technology is IEEE 802.11n, while the technology is the latest technology that has better quality than the previous generation technology. The research methodology uses the Network Development Life Cycle (NDLC). Of the 6 stages available, only 3 stages are used, namely Analysis, Design and Simulation of Prototyping. The results obtained from this study are models that design a WLAN that suits your needs, and complements the entire Building area. Optimization has succeeded in reducing the need for ISP and client services while still being able to enjoy services as needed and cost optimization can be reduced by around 28%.
Menentukan Stok Produk Berdasarkan Pola Pembelian Konsumen dengan Algorithma Apriori Ahmat Adil; Ni Wayan Yuli Ariyanti; Bambang Krismono Triwijoyo
SATIN - Sains dan Teknologi Informasi Vol 7 No 2 (2021): SATIN - Sains dan Teknologi Informasi
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33372/stn.v7i2.779

Abstract

Dalam persaingan dunia usaha, perusahaan yang bergerak dibidang jasa memerlukan inovasi untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan pelanngan. Peruhasahaan yang menyediakan berbagai jenis produk, memerlukan pengetahuan dengan menggunakan algorithma apriori untuk mengidentifikasi produk yang disediakan mana yang paling diminati atau kurang diminati supaya dapat mengatur persediaan stok produk. Output yang didapat berupa hitungan sebagai batasan minimum support 35% dan minimum confidence 65% menghasilkan 7 aturan data transaksi penjualan (contoh kasus tahun 2019). Dengan contoh berikut yaitu dalam penerapan kasus yaitu suatu rules yang terbentuk konsumen dengan pembelian susu senilai support 36,66% dan nilai confidence 96,15% dengan lift ratio 1,09, karena membeli tisu dan diapers, hal ini menunjukan adanya relasi yang sangat kuat antara item atau adanya hubungan yang positif, yang pada akhirnyadiberikan rekomendasi kepada manajemen bahwa pola pembelian konsumen ditentukan persediaan stok produk.
Transformasi Lontar Babad Lombok Menuju Digitalisasi Berbasis Natural Gradient Flexible (NGF) Muhammad Tajuddin Anwar; Syahroni Hidayat; Ahmat Adil
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2: April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021824088

Abstract

Suku Sasak, yang tinggal di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, memiliki tradisi penulisan di daun lontar (Borassus Flabellifer) kering, salah satunya adalah naskah Lontar Babad Lombok. Naskah Lontar Babad Lombok seiring berlalunya waktu, menjadi rapuh dan mudah patah sehingga memerlukan perawatan. Keadaan ini mendorongnya perlu dilakukan digitalisasi naskah lontar babad lombok sebagai bentuk pelestarian sehingga para generasi Milenial, khususnya di Lombok, dapat menikmati lontar babad lombok. Digitalisasi citra tersebut tantangan utama adalah tepi kabur teks dan perbedaan minimum antara teks dan bagian non-tekssebagai akibat dari proses perawatan. Oleh karena itu, dibutuhkan proses peningkatan kualitas citra hasil digitalisasi agar tulisan dapat lebih jelas terbaca. Salah satu metode yang terbukti mampu untuk memisahkan teks dari latar belakang yang sangat berkorelasi adalah Natural Gradient Flexibel (NGF) berbasiskan Independent Component Analysis (ICA), NGF-ICA. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peningkatan kualitas citra digitalisasi sebelum diumpankan pada database dan sistem informasi yang telah dibangun. Kualitas citra yang telah ditingkatkan diukur menggunakan metode MSE dan PSNR untuk tingkat kemiripannya, dan metode Entropi dan SSIM untuk informasi dan perspektif visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma NGF-ICA dapat memberikan citra keluaran dengan kualitas yang tinggi dengan nilai rata-rata MSE, PSNR, SSIM dan peningkatan Entropi sebesar 708, 19.95 db, 0.87 dan 0.45, secara berturut-turut. AbstractSasak tribe, who lives on Lombok Island, West Nusa Tenggara, has been writing manuscripts on dry palm leaves (Borassus Flabellifer) as a tradition, one of the manuscripts is Lontar Babad Lombok. As time pass by, the manuscript becomes brittle and breaks easily, therefore maintenances are required. this situation force the need to digitalize the manuscript as an act of preservation, hence the millennial generation, especially on Lombok Island, can enjoy the manuscript. the main challenge is the blurry edge of the text and the slight difference between the text and non-text part caused by the treatment process. Hence, it is needed to enhance the quality of the digitalize image to make the manuscript can be more clearly read. One of the proven methods that able to separate text from highly correlated backgrounds is Natural Gradient Flexibel (NGF) based on Independent Component Analysis (ICA), NGF-ICA. The aim of this study is to improve the quality of the digitized images before they fed into the database and information system that has been built. The enhanced image quality was measured, MSE and PSNR methods were used to measure the similarity level, and the Entropy and SSIM method were used to measure the information and visual perspective. The results show that the application of the NGF-ICA algorithm can generate high-quality output images with average values of MSE, PSNR, SSIM, and increasing Entropy by 708, 19.95 dB, 0.87, and 0.45, respectively.
Analisis Perubahan Ukuran Citra Medis Menggunakan Algoritma Interpolasi Bikubik Bambang Krismono Triwijoyo; Ahmat Adil
Jurnal Ilmu Komputer Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Komputer
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JIK.2021.v14.i01.p03

Abstract

Image interpolation is the most basic requirement for many image processing tasks such as medical image processing. Image interpolation is a technique used in resizing an image. To change the image size, each pixel in the new image must be remapped to a location in the old image to calculate the new pixel value. There are many algorithms available for determining the new pixel value, most of which involve some form of interpolation between the closest pixels in the old image. In this paper, we use the Bicubic interpolation algorithm to change the size of medical images from the Messidor dataset and then analyze it by measuring it using three parameters Mean Square Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), and Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR), and compare the results with Bilinear and Nearest-neighbor algorithms. The results showed that the Bicubic algorithm is better than Bilinear and Nearest-neighbor and the larger the image dimensions are resized, the higher the degree of similarity to the original image, but the level of computation complexity also increases.
Convolutional Neural Network With Batch Normalization for Classification of Emotional Expressions Based on Facial Images Bambang Krismono Triwijoyo; Ahmat Adil; Anthony Anggrawan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 21 No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i1.1526

Abstract

Emotion recognition through facial images is one of the most challenging topics in human psychological interactions with machines. Along with advances in robotics, computer graphics, and computer vision, research on facial expression recognition is an important part of intelligent systems technology for interactive human interfaces where each person may have different emotional expressions, making it difficult to classify facial expressions and requires training data. large, so the deep learning approach is an alternative solution., The purpose of this study is to propose a different Convolutional Neural Network (CNN) model architecture with batch normalization consisting of three layers of multiple convolution layers with a simpler architectural model for the recognition of emotional expressions based on human facial images in the FER2013 dataset from Kaggle. The experimental results show that the training accuracy level reaches 98%, but there is still overfitting where the validation accuracy level is still 62%. The proposed model has better performance than the model without using batch normalization.
Penerapan Metode ADDIE dalam Pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) Berbasis Game Muhammad Tajuddin; Andi Sofyan Anas; Ahmad Zuli Amrullah; Ahmat Adil; Raden Fanny Printi Ardi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2022: SNESTIK II
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.255 KB) | DOI: 10.31284/p.snestik.2022.2673

Abstract

Selama dua dekade terakhir, penggunaan teknologi seluler telah berevolusi menjadi satu set perilaku yang telah ada di manapun dalam keseharian, terutama untuk kaum milenial. Beberapa tahun terakhir, permainan digunakan sebagai alat pendidikan. Ini terutama karena para pemain sadar bahwa mereka belajar sambil bermain game. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan secara akademis, yaitu “Dapatkah permainan game untuk Aksara Sasak Baluk Olas (Depalan Belas) dapat mengajarkan prinsip-prinsip pendidikan. Hal ini menyebabkan untuk mempertimbangkan apakah gaya belajar yang berbeda dapat mempengaruhi siswa tentang seberapa banyak mereka dapat belajar dari bermain game. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah model Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation (ADDIE). Jenis game yang dibuat berdasarkan hasil review kami adalah game bergaya RPG (Role Play Game). Data yang nantinya didapat diolah dengan cara statistika deskriptif. Game edukasi yang nantinya akan dihasilkan berjenis RPG dan dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda serta dapat lebih praktis dalam memberikan pelajaran aksara Sasak Baluq Olas. Posisi guru dan buku pada proses pembelajaran tidak dapat digantikan oleh game edukasi yang dibuat. Sumber utama belajar tetap menggunakan buku, sedangkan game edukasi sebagai pelengkap dalam proses pembelajaran