Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Prosedur Newman Sri Hariyani; Verena Cony Aldita
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2020): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam had Accredi
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.65 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v8i1.805

Abstract

Abstract:Students often make mistakes in changing questions into mathematical models. Based on the results of the interview, the ability of students to solve story problems in the discussion of the Linear Equation System of Two Variables has not reached 50%. This study aims to analyze the types of mistakes made by students of class VIIIA SMP PGRI 06 Malang in solving mathematical story problems based on Newman's procedures. The instrument used was a written test that contained 4 questions and interview questions. The data validity technique used is source triangulation. Analysis of the data used is data reduction, data presentation, and concluding. The results showed: (1) 2 research subjects made mistakes at the reading stage; (2) 5 research subjects made mistakes at the understanding stage; (3) 5 research subjects made a transformation error; (4) 4 research subjects made mistakes at the process skills stage; (5) 5 research subjects made mistakes at the writing of the answers; and (6) 6 research subjects made mistakes at the carelessness stage.Abstrak:Siswa sering melakukan kesalahan dalam mengubah soal ke dalam bentuk model matematika. Berdasarkan hasil wawancara, kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel belum mencapai 50%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIIIA SMP PGRI 06 Malang dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis yang memuat 4 soal uraian dan wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) 2 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap membaca; (2) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap memahami; (3) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan transformasi; (4) 4 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap keterampilan proses; (5) 5 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap penulisan jawaban; dan (6) 6 subjek penelitian melakukan kesalahan pada tahap kecerobohan.
PENYELESAIAN SOAL ALJABAR LINIER MENGGUNAKAN PENDEKATAN JOINT ACTION STUDIES Sri Hariyani; Tatik Retno Murniasih
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.188 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v8i3.2304

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penyelesaian soal individu mahasiswa pada aljabar linier dengan menggunakan pendekatan joint action studies. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 19 mahasiswa yang terdiri dari 9 mahasiswa putra dan 10 mahasiswa putri. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengamatan dan wawancara. Tahapan kegiatan pembelajaran joint action studies meliputi: kegiatan orientasi mahasiswa, aktivitas pembelajaran dan penilaian. Aktivitas pembelajaran terdiri dari: presentasi kelas, belajar dalam tim, pemberian skor kelompok dan penghargaan prestasi tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan joint action studies menjadikan mahasiswa terlibat satu sama lain dalam interaksi positif untuk menyelesaikan tugas individu. Keberhasilan mahasiswa dalam mengkonstruk strategi penyelesaian baru suatu tugas individu dipengaruhi oleh kemampuannya dalam menyelesaikan berbagai jenis dan tipe masalah. AbstractThe purpose of this study was to analyze individual student problem solving in Linear Algebra using the joint action studies approach. This type of research is qualitative research. The subjects consisted of 19 students i.e. 9 male and 10 female. The research instrument used observation and interview sheets. Stages of joint action studies learning activities include: student orientation activities, learning activities and assessments. Learning activities consist of: class presentations, learning in teams, group scores and team achievement awards. The results showed that cooperative action joint learning studies showed students to really engage with each other in positive interactions to complete individual assignments. The success of students in constructing new strategies for solving an individual task is influenced by their ability to solve various types and types of problems.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 2 SINGOSARI Saktia Oktaviani; Sri Hariyani; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3450

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti selama magang, beberapa siswa beranggapan bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit, tidak menarik dan membuat pusing. Hal ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Strategi pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bermaksud mengkaji penerapan strategi pembelajaran Time Token untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi Time Token yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada pokok bahasan Matriks kelas X SMKN 2 Singosari tahun ajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMKN 2 Singosari tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 36 siswa.Sumber data diperoleh dari observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Metode pengumpulan data meliputi (1) tes, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan cara ketekunan pengamat, triangulasi dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Tahap-tahap dalam penelitian meliputi tahap awal dengan penyampaian apersepsi, motivasi dan tujuan pembelajaran. Tahap inti yaitu (1) Orientasi, (2) Mengorganisasikan, (3) Membimbing, (4) Presentasi, (5) Analisis dan Evalusi, serta (6) Pemberian strategi Time Token. Tahap akhir yaitu motivasi siswa untuk belajar. Hasil penelitian aktivitas siswa pada tindakan I yaitu pada pertemuan 1 mendapatkan persentase rata-rata 81,96% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase rata-rata 78,96%, sedangkan aktivitas siswa pada tindakan II yaitupada pertemuan 1 mendapatkan persentase rata-rata 88,89% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase rata-rata 91,075%. Hasil analisis data dalam penelitian yaitu persentase ketuntasan hasil tes siswa pada tindakan I mencapai 72,22%. Sedangkan pada tindakan II mencapai persentase 86,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Time Token dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMKN 2 Singosari. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Time Token, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN DADU DAN MICROSOFT POWERPOINT Maria Eustachia Stefani Kewa Koten; Sri Hariyani; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i1.4346

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan dadu dan microsoft power point untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B SMP PGRI 6 Malang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah pembelajaran meliputi: (1) Guru menjelaskan materi dan menampilkan contoh soal melalui power point, (2) Guru membagi peserta didik ke dalam 6 kelompok yang beranggotakan 5 orang dan dua kelompok lainnya beranggotakan 6 orang, (3) Guru menyiapkan tongkat, dadu dan nomor yang digunakan peserta didik, (4) Guru membagikan nomor kepada setiap peserta didik dalam kelompok, (5) Guru menjelaskan aturan model talking stick berbantuan dadu dan microsoft power point, (6) Guru memainkan musik, peserta didik mengoper tongkat, (7) Guru melempar dadu dan menampilkan soal di power point, (8) Peserta didik mengerjakan soal, (8) Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memperoleh skor tertinggi, dan (9) Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik meningkat dari 56,25% pada Pra tindakan menjadi 65,62% pada siklus I dan 81,25% pada siklus II.
PENERAPAN STRATEGI QUESTION STUDENTS HAVE (QSH) TERHADAP PRESTASI BELAJAR Sri Hariyani; Yunita Army Wahyuningtias; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi pembelajaran Question Students Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMPN 2 Karangploso Satu Atap. Prosedur pengambilan data pada penelitian ini meliputi observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah strategi pembelajaran Question Studen Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika adalah: (1) guru membagikan LKK kepada masing-masing kelompok, (2) guru menyampaikan materi pembelajaran, (3) guru memberikan potongan kertas kepada masing-masing siswa, (4) siswa menuliskan pertanyaan pada potongan kertas, (5) siswa membacakan pertanyaan sampai pertanyaan pada potongan kertas masing-masing siswa terbaca semua, dan (6) guru dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata hasil tes siswa pada tindakan I mencapai 70,26 dengan persentase ketuntasan 66,6%. Sedangkan pada tindakan II, nilai rata-rata hasil tes siswa mencapai 82,65 dengan persentase ketuntasan 91,6%. Hasil aktivitas siswa pada tindakan I pertemuan 1 mendapat persentase 77,27% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase 78,12%. Pada tindakan II, hasil aktivitas siswa pada pertemuan 1 mendapat persentase 81,81% dan hasil aktivitas siswa pada pertemuan 2 mendapat persentase 86,66%. Jadi disimpulkan bahwa penerapan strategi Question Students Have (QSH) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Menggunakan Media Suling Kristiana Cahayu; Sri Hariyani; Riski Nur Istiqomah Dinulloh
JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jrpm.2020.5.2.137-148

Abstract

This study aims to describe the steps of Group Investigation learning using suling media that can improve the learning outcomes of students. Group Investigation learning has six steps have identifying topics and organizing into groups, planning the investigation, carrying out the investigating, preparing the final report, presenting the final result, and evaluating. The research is a qualitative approach. The data collection techniques used are tests, observations, interviews, and documentation. Analysis of data used: data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions. The validity of data is the perseverance of observer, triangulation, and peer inspection. This research can improve student learning outcomes. This result shows the percentage of student learning outcomes in the pra cycle amounting to 48% that has a rate of 75 and increased during the first cycle with 80%. The result of teacher observation is 89.28%, while the students’ is 78.57%. Based on the results of interviews conducted on four students who were the subject of interviews, one of which didn’t increase learning outcome, but liked suling media when interviewed.
Aplikasi JANETRA (Jasa Pijat Tuna Netra) Untuk Penderita Cacat Netra Sri Hariyani; Hari Lugis Purwanto; Trija Fayeldi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v8i2.1756

Abstract

Pemerintah melalui panti rehabilitasi bina netra menyediakan sarana pelatihan pijat bagi penyandang cacat tuna netra. Namun, masalah mulai muncul ketika terapis telah menjadi juru pijat dan siap bekerja, terapis penyandang cacat tuna netra harus berjuang menghadapi situasi di masyarakat yang penuh dengan persaingan. Ini karena profesi pijat tidak hanya ditekuni oleh para penyandang cacat tuna netra, melainkan juga ditekuni oleh orang-orang non disabilitas. Solusi dari permasalahan tersebut adalah penyediaan aplikasi layanan pijat tuna netra berbasis website. Adapun target luaran berupa website aplikasi janetra (layanan pijat tuna netra). Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Pada tahap persiapan, pengabdi melakukan konsultasi rancangan aplikasi pijat tuna netra kepada ahli IT. Pada tahap pelaksanaan, Tim merancang website aplikasi janetra. Pada tahap evaluasi, website janetra kemudian disosialisasikan kepada terapis penyandang cacat tuna netra. Tindaklanjut sosialisasi adalah pelatihan penggunaan aplikasi bagi admin. Untuk penyempurnaan hasil pelatihan, tim melakukan perbaikan website janetra sesuai masukan.Kata kunci: terapis pijat; tuna netra; website; aplikasi janetra
PELATIHAN PENGGUNAAN BUKU SAKU UNTUK MEMBANGUN MINAT BELAJAR SISWA SMP Tatik Retno Murniasih; Sri Hariyani; Rosita Dwi Ferdiani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 3, No 1 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.901 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v3i1.1182

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi awal didapatkan permasalahan pada SMP Miftahul Ulum Ngembal dan SMP  Islam PGRI Tutur yaitu penggunaan buku paket yang kurang efektif bagi siswa serta tidak semua siswa memiliki buku paket. Hal ini menyebabkan pembelajaran materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel  tidak berjalan dengan baik sehingga diperlukan media inovatif berupa buku saku. Media buku saku yang ukurannya kecil, efisien untuk dibawa dan harganya juga murah. Pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai target membangun minat belajar siswa dalam mempelajari materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Metode yang ditawarkan terdiri dari: a) Persiapan berupa tersedianya buku saku serta petunjuk penggunaan oleh pengabdi kepada siswa,  dan b) Pelaksanaan berupa penggunaan dan pendampingan media buku saku untuk materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel.  Kegiatan pengabdian ini telah memberi banyak manfaat bagi SMP Miftahul Ulum Ngembal dan SMP  Islam PGRI Tutur. Berdasarkan tanya jawab pada akhir kegiatan didapatkan minat belajar siswa meningkat dengan adanya media buku saku. Kata kunci: pelatihan, buku saku, minat belajar. ABSTRACTBased on preliminary observations, problems were found in Miftahul Ulum Ngembal Middle School and PGRI Tutur Islamic Middle School, namely the use of textbooks which were less effective for students and not all students had textbooks. This causes the learning of the material of the Two Variable Linear Equation System to not run well so that innovative media in the form of pocket books is needed. Pocket book media that is small in size, efficient to carry and the price is also cheap. Community service has the target of building student interest in learning the material of the Two Variable Linear Equation System. The method offered consists of: a) Preparation in the form of the availability of pocket books and instructions for use by devotees to students, and b) Implementation of the use and assistance of pocket book media for the Linear Equation System for Two Variables. This dedication activity has provided many benefits for Miftahul Ulum Ngembal Middle School and PGRI Tutur Islamic Middle School. Based on questions and answers at the end of the activity it was found that students' interest in learning increased with the presence of a pocket book. Keywords: training, pocket books, interest in learning.
Analisis Kesalahan Penyelesaian Soal Cerita Berdasarkan Kriteria Watson Sri Hariyani; Fitria Nur Kusti Aisyah; Riski Nur Istiqomah Dinullah
JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.503 KB) | DOI: 10.15642/jrpm.2019.4.1.11-22

Abstract

This study aims to analyze errors by students in problem-solving of mathematical story based on Watson criteria. The subjects of this study were two high-ability students, two moderate-ability students, and two low-ability students. This study at class VII-C SMP NU Sunan Giri Kepanjen. The instruments used are written tests and interviews — the validity of the data checking by the triangulation of sources that compare test results and interview data. Data analysis used is data reduction, data presentation, and conclusions. The students' errors were analyzed using the Watson error category, which consisted of 8 errors. The results showed that based on Watson's error criteria, the mistakes that occurred were inaccurate data, improper procedures, skill hierarchy problems, missing data, nothing manipulation directly, conflict level response, missing conclusions and in addition to the seven categories. The results of this study are expected to be an input for the teacher about the types of student's errors at SMP Sunan Giri Kepanjen.
Membelajarkan Anak Autis Menggunakan Media Visual Kinestetik Sri Hariyani; Rahaju Rahaju
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v3i1.1777

Abstract

The community capacity building program in reducing disaster risk aims to realize the Bandung Rejo village as a disaster resilient village. Efforts made to achieve community capacity building include: (1) institutional aspects through the establishment of Disaster Risk Management forums (DRR) and Community Disaster Preparedness Teams (CDPT), (2) aspects of capacity building through dissemination and training in the preparation of disaster management plans and contingency plans , (3) aspects of the implementation of disaster management through a program to create a threat map and create disaster warning signs. The establishment of DRR and CDPT forums has a strategic role in minimizing disaster risk. The results achieved from the socialization and training were the availability of Bandung Rejo village disaster risk analysis document. The document can be a reference in making development policies in the village. Based on the results of the analysis conducted by the forum that Bandung Rejo village had a flood hazard level in the medium category. The results of identification and analysis obtained two flood-prone points that were able to reach agricultural land and facilities and infrastructure facilities. The implementation of community capacity building programs in Bandung Rejo village can provide stimulus to local governments and the public about the importance of disaster anticipation.