Claim Missing Document
Check
Articles

Pengatur Intensitas Cahaya Lampu Fluorescent T8 secara Digital dengan Antar Muka RS 485 Sihono, ; Firmansyah, Eka; St., Harnoko
JTET (Jurnal Teknik Elektro Terapan) Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Teknik Elektro - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengiplementasikan balast elektronik untuk lampu fluorescent dengan power faktor > 0,9, Total Harmonic Distortion current (THDi) kurang dari 10% dan memiliki efikasi (efisiensi) yang lebih tinggi dibanding balast elektromagnetik. Pada penelitian ini dilakukan pengaturan intensitas lampu fluorescent T8 dengan teknik switching modulasi frekuensi menggunakan rangkaian terintegrasi IC L6574. Untuk memperkecil THDi yang ditimbulkan hingga dibawah 10% dengan faktor daya > 0,9 digunakan Power Factor Corection (PFC) aktif dengan IC L6562. Pengendalian dimmer dilakukan secara digital dengan mikrokontroler yang berfungsi menterjemahkan perintah digital dalam kode American Standard Code Information Interchange (ASCII) menjadi keluaran tegangan DC 0 – 10V dengan metode PWM. Komunikasai data antara sistem dimmer dengan terminal data (PC) dilakukan melalui kabel dengan antar muka RS485. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dimmer elektronik dapat mengatur intensitas cahaya dari 10 – 100%, THDi menurun mencapai 10,8 % dengan pf > 0,9 pada pengaturan intensitas cahaya 100%. Dimmer elektronik memiliki efikasi 5,67 lm/W lebih tinggi dibanding balast elektromagnetik dengan efikasi 3,9 lm/W. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dimmer elektronik memiliki unjuk kerja yang lebih baik dibanding dengan balast elektromagnetik serta kemampuan mengatur intensitas cahaya yang dikendalikan dari komputer atau peralatan digital .
STUDENTS’ PERCEPTION ON THE USE OF AUTHENTIC MATERIALS IN SENIOR HIGH SCHOOL Firmansyah, Eka
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 15, No 1 (2015): Volume 15, Nomor 1, April 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v15i1.804

Abstract

AbstractThis study aims to find out the senior high school students’ perception on the use of materials (authentic and non-authentic) in the classroom. To select the representative sample, a sampling method was used. This research observes the perceptions of 10 first-grade students of a Senior High School on the use of authentic and non-authentic materials. They were taught using both materials, authentic and non-authentic. After that, to collect the data, they were asked to fill in the questionnaire (Likert Scale) which showed the students’ perception toward both materials, authentic and non-authentic. Then, the data were analyzed based on two different categories proposed by Peacock (1997) which covered: (1) overall class interest and enthusiasm and (2) self-reported interest enthusiasm. The result of the study indicated that authentic and non-authentic materials had their own benefit. The students indicated that the authentic materials slightly higher than the non-authentic ones.Keywords: EFL Methodology, english subject, materials (authentic and non-authentic).   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi para siswa terhadap penggunaan materi dalam pelajaran Bahasa Inggris (otentik dan non-otentik). Metode sampel digunakan untuk memilih sampel yang benar-benar mewakili keseluruhan populasi. Penelitian ini berupaya mengobservasi persepsi dari sepuluh siswa/siswi kelas X di sekolah menengah atas terhadap penggunaan materi pelajaran Bahasa Inggris yang berbentuk otentik dan non-otentik. Pada tahap proses pengumpulan data, para siswa/siswi mengisi angket (menggunakan skala Likert) yang menunjukkan persepsi mereka terhadap penggunaan bahan materi pelajaran Bahasa Inggris yang otentik dan non-otentik. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis berdasarkan dua kategori dari Peacock (1997), yaitu: (1) antusiasme dan minat keseluruhan kelas. (2) antusiasme dan minat diri sendiri. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing bentuk materi, baik otentik maupun nonotentik memberikan manfaat bagi siswa. Para siswa memberikan persepsi positif lebih tinggi terhadap penggunaan materi otentik dibandingkan dengan non-otentik.Kata-kata kunci:    Metodologi pengajaran bahasa Inggris,  materi otentik dan non-otentik
KLASIFIKASI SUARA JANTUNG MENGGUNAKAN NEURAL NETWORK BACKPROPAGATION BERBASIS CIRI STATISTIS Wijaya, Nur Hudha; Soesanti, Indah; Firmansyah, Eka
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPara ahli memerlukan konsentrasi dalam pengambilan kesimpulan untuk menentukan kelainan suara jantung manusia. Menggali berbagai macam ciri untuk mengklasifikasikan suara jantung menjadi normal dan abnormal merupakan bagian yang sangat penting. Dengan metode artificial neural network (ANN) berbasis ciri statistis ini bekerja diranah spasial sehingga tidak perlu melakukan transformasi di ranah frekwensi.  Suara jantung diklasifikasikan menjadi dua kelas yaitu normal dan abnormal. Penelitian ini terdapat data suara jantung normal sejumlah 8 suara, sedangkan data suara jantung abnormal sejumlah 13 suara. Pendekatan ciri statistis dengan menghitunng nilai mean, mode, variance, deviation, skewness, kurtosis, entropy klasifikasi dengan neural backpropagation memberikan hasil Accuracy = 91,72%, Sensitivity = 99,50%, Spesificity = 79,17%, Precision = 90,16%. Berdasarkan hasil klasifikasi dengan metode artificial neural network backpropagation menunjukkan accuracy mencapai 91,72%.  Kata kunci: ekstraksi, ciri, suara, jantung, statistik.
REVIEW METODE PEMODELAN ELEKTRODA PENTANAHAN Putri, Inaya Retno; Haryono, T.; Firmansyah, Eka
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem pentanahan merupakan salah satu bagian sistem proteksi. Kinerja sistem pentanahan dipengaruhi oleh ketepatan fungsi elektroda pentanahan, karena elektroda pentanahan merupakan komponen utama dalam sistem pentanahan. Untuk mengetahui kinerja yang baik dari sistem pentanahan diperlukan pemodelan elektroda menggunakan pendekatan analitis dan teknik simulasi numeris. Dalam paper ini akan disampaikan review dari metode yang digunakan untuk memodelkan elektroda pentanahan, sehingga bermanfaat untuk proteksi sistem.Hasil review menunjukkan bahwa metode yang paling cocok untuk pemodelan elektroda pentanahan adalah finite element modelling. Kata kunci: elektroda pentanahan, sistem pentanahan, sistem proteksi
PENGENDALIAN BEBAN GENERATOR SECARA OTOMATIS DENGAN ALGORITMA PID PADA PLTMH BERBASIS PLC Hardiansyah, Hardiansyah; Firmansyah, Eka; BS, M Isnaeni
Jurnal Teknologi Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Listrik Tenaga Mikro-hydro (PLTMh) adalah pusat yang memanfaatkan aliran air untuk menghasilkan tenaga listrik. Dalam menstabilkan aliran listrik yang dihasilkan oleh generator, perlu dilakukan sebuah pengontrolan penggunaan beban pada generator. PLTMh yang ada pada saat ini hanya menggunakan pengontrolan dengan perangkat elektronis yang memiliki beberapa kelemahan antara lain : kestabilannya yang masih kurang baik dan harus dilakukannya pemantaun pada PLTMh secara langsung dan terus menerus, sehingga akan membutuhkan biaya dan tenaga yang sangat banyak. Dengan adanya kelemahan tersebut maka dilakukanlah penelitian ini, yang bisa melakukan pengontrolan pada PLTMh secara otomatis dengan kestabilan yang bagus. Pengontrolan ini menggunakan Programmable Logic controller (PLC) twido TWDLMDA 20 DRT dengan menggunakan algoritma Proportional Integral Derivative (PID), maka pengontrolan yang dihasikan sangatlah cepat dan stabil, walaupun sering terjadi perubahan pada beban. Sistem ini juga menyediakan port modbus sehingga memungkinkan dapat terhubung dengan jaringan Supervisory control and Data Acquisition (SCADA) sehingga bisa melakukan pengontrolan dan pemantauan PLTMh dari jarak jauh. Kata kunci : , PID, SCADA.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI DATA BERBASIS ZIGBEE PADA SCADA (SUPERVISORY CONTROL AND DATA ACQUISITION) PLTMH Firman, Beny; Suharyanto, Suharyanto; Firmansyah, Eka
Jurnal Teknologi Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) telah banyak dikembangkan sebagai penyedia energi. Sistem pengendalian PLTMh di Indonesia telah banyak menggunakan sistem pengendali otomatis. Hal ini dilakukan agar pengoperasian dan pemantauan dapat dilakukan dari jarak jauh. Salah satu model pengendali jarak jauh PLTMh dikenal dengan nama SCADA. Bagian utama dari SCADA adalah Master Station (MS), Remote Terminal Unit (RTU) & Sistem Komunikasi.Sistem Komunikasi dalam SCADA dapat dibangun dalam beberapa pilihan baik wired maupun wireless. Pengendalian jarak jauh dapat dibangun dengan menggunakan sistem Jaringan Sensor Nirkabel (WSN). Penerapan WSN dalam pengoperasian SCADA mampu mempermudah instalasi dan meningkatkan kehandalan komunikasi. Penelitian ini menerapkan teknologi ZigBee untuk komunikasi data pengendalian SCADA PLTMh. ZigBee dipilih karena bebas biaya operasi dan lisensi, fitur OSI dan rendahnya biaya peranti sehingga sesuai untuk aplikasi PLTMh. Pada penerapannya perangkat keras ZigBee dibagi menjadi beberapa bagian:1 buah Coordinator pada bagian Master Station (MS), 2 buah End Device yaitu pada masing-masing titik unit RTU dan 1 buah Router sebagai pelompat data antara Coordinator & End Device. Jarak terjauh antara Coordinator dan End Device dengan melewati Router dapat mencapai 645meter, pengujian tersebut dilakukan dalam keadaan LOS (Line of Sight). Sinyal RSSI pada ZigBee dimanfaatkan untuk melihat besar kekuatan penerimaan sinyal pada Coordinator sebagai pengumpul data. Nilai RSSI (-dBm) menjadi semakin kecil pada variasi jarak maksimal, ini berarti kekuatan sinyal yang terjadi pada titik lompatan data semakin rendah. Komunikasi data berbasis ZigBee untuk membentuk jaringan SCADA sudah dapat dibangun dengan baik pada model join a network yaitu antara Coordinator – Router – End Device pada jarak terjauh 645 meter dengan kekuatan sinyal -82dBm. Kata kunci: WSN, , ,
ANALISIS AHBC (ASYMMETRIC HALF BRIDGE CONVERTER) PADA SRM (SWITCHED RELUCTANCE MOTOR) 3 FASA MENGGUNAKAN PSIM Jumardi, Jumardi; Wijaya, Danang; Firmansyah, Eka
Jurnal Teknologi Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AHBC (asymmetric half bridge converter) adalah catu daya yang diperlukan untuk menggerakkan motor SRM (switched reluctance motor). Sebelum membuat peranti catu daya yang sesungguhnya, perlu dilakukan pemodelan untuk mengetahui perilakunya dan memahami interaksi antara konverter tersebut dengan motor. Dalam penelitian ini, AHBC dimodelkan dengan software PSIM untuk diketahui kinerjanya. Variabel yang diamati adalah sudut on dan sudut pulsa. Sudut on adalah sudut untuk menghasilkan putaran maju, besarnya 900. Sudut pulsa adalah sudut untuk menghasilkan putaran dan torsi yang dinginkan, besarnya 00 – 1200. Sudut on dan sudut pulsa dimasukkan ke rangkaian controller untuk menghidupkan dan mematikan rangkaian AHBC yang mensuplai tegangan sumber menuju kumparan stator. Sudut pulsa sama (sudut pulsa1 = sudut pulsa2) menghasilkan putaran, torsi minimal, tegangan, induktansi dan fluks gandeng yang lebih besar daripada sudut pulsa berbeda (sudut pulsa1 sudut pulsa2). Sudut pulsa berbeda menghasilkan arus motor dan rugi-rugi semikonduktor yang lebih besar daripada sudut pulsa sama. Sudut pulsa sama menghasilkan torsi maksimal yang hampir sama dengan sudut pulsa berbeda (1,213 Nm dan 1,216 Nm).
KLASIFIKASI SUARA JANTUNG MENGGUNAKAN NEURAL NETWORK BACKPROPAGATION BERBASIS CIRI STATISTIS Wijaya, Nur Hudha; Soesanti, Indah; Firmansyah, Eka
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPara ahli memerlukan konsentrasi dalam pengambilan kesimpulan untuk menentukan kelainan suara jantung manusia. Menggali berbagai macam ciri untuk mengklasifikasikan suara jantung menjadi normal dan abnormal merupakan bagian yang sangat penting. Dengan metode artificial neural network (ANN) berbasis ciri statistis ini bekerja diranah spasial sehingga tidak perlu melakukan transformasi di ranah frekwensi.  Suara jantung diklasifikasikan menjadi dua kelas yaitu normal dan abnormal. Penelitian ini terdapat data suara jantung normal sejumlah 8 suara, sedangkan data suara jantung abnormal sejumlah 13 suara. Pendekatan ciri statistis dengan menghitunng nilai mean, mode, variance, deviation, skewness, kurtosis, entropy klasifikasi dengan neural backpropagation memberikan hasil Accuracy = 91,72%, Sensitivity = 99,50%, Spesificity = 79,17%, Precision = 90,16%. Berdasarkan hasil klasifikasi dengan metode artificial neural network backpropagation menunjukkan accuracy mencapai 91,72%.  Kata kunci: ekstraksi, ciri, suara, jantung, statistik.
THE CORRELATION BETWEEN STUDENT’S MATHEMATIZATION AND MATHEMATICAL DISPOSITION IN IMPLEMENTING GENERATIVE LEARNING Firmansyah, Eka; Pratomo, Saifurrahman Iman
International Journal of Education Vol 9, No 2 (2017): February 2017
Publisher : UPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ije.v9i2.5481

Abstract

This paper reports the result of an experiment with a pretest-posttest control group design, which aims to find out the role of generative learning model and student’s basic mathematical knowledge (BMK) in the improvements of students’ mathematization and the correlation between students’ mathematization and mathematical disposition. The subjects of the study included 73 eight grade students of a junior high school. The instrument of this study was a set of mathematical tests adopted from the Indonesian National Examination (UN). The data were analyzed using t-test and non-parametric Mann-Whitney U test. This study finds that the generative learning model had effects on students’ mathematization and basic mathematical knowledge (BMK).
Detection and Identification of Detonation Sounds in an Internal Combustion Engine using Wavelet and Regression Analysis Sujono, Agus; Soekrisno, R.; Firmansyah, Eka; Wahyunggoro, Oyas
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 1: EECSI 2014
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1248.973 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v1.392

Abstract

Improving efficiency and power in an internal combustion engine is always impeded by detonation (knock) problems. This detonation problem has not been explained fully yet. Quick and accurate detection of detonation is also in the development stage. This research used a new method of detonation sound detection which uses microphone sensors, analysis of discrete wavelet transform (DWT), and analysis of the regression function envelope to identify the occurrence of detonation. The engine sound was captured by the microphone; it was recorded on a computer; it was proceeded using a DWT decomposition filtering technique; it was then subjected to normalization and regression function envelope to get the shape of the wave pattern for the vibration. Vibrational wave patterns were then compared to a reference using the Euclidean distance calculation method, in order to identify and provide an assessment decision as to whether or not detonation had occurred. The new method was applied using Matlab and it has yielded results which are quite effective for the detection and identification of detonation and it is also capable of producing an assessment decision about the occurrance of detonation.
Co-Authors - Hardiansyah -, Priyatmadi Addin Suwastono, Addin Adeguna Ridlo Pramurti Adha Imam Cahyadi Agung Prasetyo Agus Sujono Agus Sujono Anang Budhi Nugroho Andriyatna Agung Kurniawan Arief Wisnu Wardana Artakusuma, Dwi Dharma Asep Sahrudin Beny Firman beny firman, beny Budi Nugroho Deddy Susilo Dimas Yanuar Pratama Dwi Dharma Artakusuma Enung Sri Kania Fauzan, Naufal Hilmi FELIX AUSTIN CAHYADEWA Fikra Titan Syifa Fikra Titan Syifa Fransisco Danang Wijaya Hanny Hafiar Hardiansyah Hardiansyah Harnoko St., Harnoko I Ketut Sudiana Ina Ramadina Inaya Retno Putri Inaya Retno Putri Indah Soesanti Indra Perdana Iraldy Laendra Fasa Iswanto Iswanto Johan Agung Irawan Jusniani, Nia Khoirina Dwi Ayu Maulidia L. Heru Pratomo Leonardus Heru Pratomo Lesnanto Multa Putranto Lilik Sutiarso Litasari Litasari Maemonah, Maemonah Mohammad Yanuar Hariyawan Mokhammad Isnaeni Bambang Setyonegoro Mubarika, Melinda Putri Nia Maharani Raharja Noor Pratama Apriyanto Noviarianto Noviarianto Oyas Wahyunggoro Poppy Yaniawati Prapto Nugroho Pratomo, Saifurrahman Iman Priyatmadi Putri, Inaya Retno R. Soekrisno Raden Soekrisno Risanuri Hidayat Riz Rifai O. Sasue Rudy Hartanto Rully Indrawan Sani Tanaka Isnawanto Septian Dwiarifiyanti Sidik, Yohan Fajar Sihono, Siti Solihah Soekrisno, R. Suharyanto Suharyanto Suharyanto Suharyanto Suharyanto Suharyanto SUHARYANTO SUHARYANTO Sujono, Agus Suputa Suputa T. Haryono T. Haryono T. Haryono Tarcisius Haryono Tedy Juliandhy Tiyono Toni Prasetya Trigas Badmianto Tumiran Wahyu Dewanto Wardana, Arief Wisnu Widyawan Wijaya, Danang Wijaya, Nur Hudha Wijaya, Nur Hudha Y Munandar Kolewora Y. Andi Trisyono Y. Munandar K. Yhone Arialistya Yogi Sawitra Yudin Wahyudin Yuwono Bimo Purnomo