Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Poligami dan Perubahan Psikologi Tokoh Utama dalam Novel “Cinta di Tanah Haram” Karya Nucke Rahma Henny Nopriani; Distiyana Distiyana
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.2044

Abstract

Karya sastra adalah salah satu karya yang bentuk ceritanya imajinatif. Namun, mempunyai pesan-pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Misalnya cerita tentang poligami dalam novel Cinta di Tanah Haram karya Nucke Rahma,tentu terdapat perubahan-perubahan psikologis yang dialami tokoh setelah dipoligami. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan poligami dan perubahan yang dialami tokoh  dalam novel Cinta di Tanah Haram karya Nucke Rahma. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologis sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Sumber data pada penelitian ini adalah novel Cinta di Tanah Haram karya Nucke Rahma. Hasil analisis data dalam novel Cinta di Tanah Haram karya Nucke Rahma merupakan bentuk perubahan sikap akibat adanya poligami. Hasil penelitian menunjukkan perubahan psikologi yang banyak terjadi dalam novel Cinta di Tanah Haram karya Nucke Rahma seperti perubahan pada tokoh Khumairah yang sebelumnya sebagai seorang yang memperjuangkan kesetaraan gender, namun kini Khumairah sendiri yang harus merasakan bagaimana harus berpasrah diri menahan atas ketidakadilan yang dilakukan Zidan kepadanya
Nilai Pendidikan Karakter dalam Guritan Besemah Henny Nopriani
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3456

Abstract

Pendidikan karakter merupakan hal yang saat ini ditekankan dalam pendidikan Indonesia. Hal ini disebabkan pendidikan karakter diarahkan untuk memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu seperti nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, dan lain-lain. Begitu juga dengan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam guritan Besemah perlu untuk dikaji. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam guritan Besemah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dari guritan Besemah yang sudah diterbitkan di buku. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis karya. Hasil penelitian guritan Besemah banyak terkandung nilai-nilai pendidikan karakter antara lain (1) nilai disiplin dalam arti kata patuh terhadap semua peraturan, (2) nilai kerja keras, (3) nilai kreatif, (5) nilai tanggung jawab, (6) kerja keras. Dengan adanya nilai-nilai pendidikan karakter tersebut selayaknya kesenian guritan itu dilestarikan sehingga generasi muda mendatang tetap dapat memetik nilai-nilai yang berguna bagi kehidupannya.
Semiotik dalam Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 Karya Pidi Baiq Henny Nopriani; Khoirunnisa Khoirunnisa
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 2 (2022): JULI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i2.6418

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu semiotik yang terdapat dalam novel Dilan: Dia adalah Dilanku 1990 karya Pidi Baiq. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan semiotik dalam novel Dilan: Dia adalah Dilanku 1990 karya Pidi Baiq. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pendekatan pada penelitian yaitu pendekatan semiotik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Sumber data yaitu Novel Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 Karya Pidi Baiq.  Hasil penelitian yang terdapat dalam novel Dilan: Dia adalah Dilanku 1990 karya Pidi Baiq  yaitu Ikon terdapat 9 ikon yang merupakan ikon dari gambar dan foto, 19 indeks yang merupakan tingkah laku manusia juga merupakan indeks sifat-sifatnya, dan 21 simbol yang merupakan tingkah laku manusia juga merupakan indeks sifat-sifatnya.