Adiati, Rosatyani Puspita
Departemen Psikologi Industri Dan Organisasi, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEPUASAN HIDUP: TINJAUAN DARI KONDISI KEUANGAN DAN GAYA PENGGUNAAN UANG Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.93 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.1.40

Abstract

Kepuasan hidup masyarakat Indonesia pada saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor pendapatan dan kondisi keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah pendapatan, pengeluaran, tabungan, dan gaya penggunaan uang terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 831 responden yang dipilih menggunakan teknik convenient sampling. Analisis data dilakukan dengan software G*Power untuk melihat effect size dan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software JASP versi 0.8.6. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jumlah pendapatan, jumlah pengeluaran konsumtif, dan jumlah aset memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup. Gaya penggunaan uang dengan hemat dan berhati-hati memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan hidup, sementara gaya menghabiskan uang dan menggunakan uang secara sia-sia tidak memiiki pengaruh signifikan terhadap kepuasan hidup. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan uang secara terkontrol, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun menabung untuk kebutuhan di masa depan, dapat meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dengan berfokus pada cara dan gayanya di dalam memanfaatkan uang.
Organizational health structure and measurement of higher education in Indonesia Rosatyani Puspita Adiati; Seger Handoyo; Dimas Aryo Wicaksono; Herison Pandapotan Purba; Dewi Syarifah
Indigenous Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i1.11147

Abstract

The changing of governance and the increasing target of university challenge organization to maintain organizational health to support university member to achieve optimal performance. This study consisted two steps. First study was held to undertand the structure of organizational health factor, spesifically in public university setting, and involving 204 state university lecturers from 3 public universities. We used exploratory factor analysis for reducting dimensions of organizational health. It revealed that organizational health consists of four factors, which are Positive Leadership, Organizational Virtue, Positive Relationship, and Resource Support. Second study aimed to identify organizational health condition in those public universities in Indonesia using the 4 factor of organizational health that were generated in study 1. We asked 398 public university lecturers from 6 state universities to participate in study 2. We found that organizational health conditions were quite good. Further data analysis showed required improvement is needed, related to the aspects of Organizational Virtue, which indicates the ability of the organization to maintain their core activity and value, face pressure from outside and also internal people. Furthermore, Resource Support factor is also found as a factor with lowest result, it indicates there were some deficiency in facility to support organization objective.
Gaya Pengambilan Keputusan pada Profesi Account Officer di Industri Perbankan ditinjau dari Sikap Terhadap Resiko dan Orientasi Pelanggan Rosatyani Puspita Adiati
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 3 No 1 (2018): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Airlangga University Press, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.644 KB) | DOI: 10.20473/jpkm.V3I12018.31-43

Abstract

Pertimbangan rasional perlu dimiliki oleh account officer ketika mereka memutuskan untuk menyetujui atau menolak proposal kredit pelanggan. Sebagai bagian dari profesi marketing, seorang account officer harus melayani pelanggan dengan baik yang diwujudkan dengan mengucurkan kredit kepada customer. Berdasarkan itu, menarik untuk melihat bagaimana account officer menggunakan gaya pengambilan keputusan tertentu berdasarkan pada sikap risiko dan orientasi terhadap pelanggan. Tiga skala yang terdiri dari dua sub-skala orientasi risiko, skala orientasi pelanggan penjual, dan lima sub-skala gaya pengambilan keputusan diberikan kepada 138 pekerja berprofesi account officer dari perbankan swasta. Analisis data menggunakan teknik korelasi kanonik menunjukkan bukti bahwa ada korelasi yang signifikan antara sikap terhadap risiko dan orientasi pelanggan dengan gaya pengambilan keputusan. Sikap menghindari risiko dan orientasi pelanggan berkorelasi positif dengan pengambilan keputusan yang rasional. Sikap kecenderungan mengambil risiko berkorelasi positif dengan pengambilan keputusan intuitif. Penghindaran risiko dan kecenderungan mengambil risiko berkorelasi positif dengan tipe pengambilan keputusan dependant. Penghindaran risiko berkorelasi positif dengan pengambilan keputusan tipe avoidant. Kecenderungan mengambil risiko berkorelasi positif, dimana orientasi pelanggan berkorelasi negatif, dengan pengambilan keputusan spontan. Hasil dari penelitian ini memiliki beberapa implikasi praktis, seperti dapat digunakan pertimbangan kriteria pemilihan account officer, atau meningkatkan program pelatihan untuk petugas akun untuk meningkatkan penggunaan analisis rasional.
AKTIVITAS FISIK SEBAGAI PENDUKUNG KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Reza Lidia Sari; Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12541.2022

Abstract

Hubungan antara aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis telah diteliti oleh beberapa peneliti terdahulu. Studi telaah literatur yang sistematis ini dilakukan untuk meninjau hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, baik dari segi pembatasan ruang gerak maupun relasi sosial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas fisik yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis. Penelusuran di Scopus pada tanggal 20 Mei 2021 menggunakan kata kunci psychological well-being, subjective well-being, physical activities, physical exercise, sporting behavior, outdoor activity, serta Covid-19 dan pandemic dengan pembatasan rentang tahun publikasi 2020 – 2021 menghasilkan temuan 241 artikel. Selanjutnya, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, tahapan penyaringan judul dan abstrak serta penyaringan teks lengkap dilakukan menggunakan bantuan perangkat Covidence. Dari hasil penyaringan, ada 7 artikel yang kemudian terpilih untuk ditelaah. Hasil telaah menunjukkan bahwa terdapat perubahan aktivitas fisik selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum pandemi. Perubahan tersebut juga ikut memengaruhi tingkat kesejahteraan psikologis di masa pandemi. Dengan demikian, penyesuaian dalam aktivitas fisik di masa pandemi Covid-19 tetap dapat dilakukan dalam rangka menunjang kesejahtreaan psikologis seseorang.
Is a good relationship enough for a good life? Efendy Xu; Kususanto Ditto Prihadi; Primatia Yogi Wulandari; Rosatyani Puspita Adiati; Rudi Cahyono; Iwan Wahyu Widayat; Herdina Indrijati; Berlian Gressy Septarini; Valina Khiarin Nisa
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i4.22967

Abstract

Satisfaction with life is an important element of mental health as its protective features against depression, anxiety, and other mental health problems. The bottom-up theory of life satisfaction explained that satisfaction in specific domains tend to sum up to general life satisfaction. accordingly, studies reported that relationship satisfaction predicts general life satisfaction This cross-sectional study aims to investigate the role of two variables, namely perceived social support (PSS) and mattering. We hypothesized that PSS and mattering perform full serial mediation on the link relationship between relationship satisfaction and life satisfaction. 256 individuals who live in several urban areas in West Malaysia were recruited through purposive sampling to respond to online form consisted of scales of relationship satisfaction, satisfaction with life, general mattering scale and multidimensional scale of perceived social support. Bootstrap method with 95% confidence interval and 5,000 samples was conducted through PROCESS Macro model 6; the results suggested that a significant, full serial mediation occurred. Additionally, both PSS and mattering significantly predicted life satisfaction after controlling for each other.
PENGARUH LOKUS KENDALI TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN DENGAN PENGETAHUAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERATOR Regita Deya Amanda; Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v2i2.1496

Abstract

Financial problems, one of which is carelessness in managing finances, cause Generation Y's finances to become irregular. Rampant buying of branded clothes, hanging out in cafes, and going on holiday impulsively, accompanied by a lack of financial knowledge, means they don't have good control over their income, so they don't have savings, investments, insurance, or long-term financial plans. This research was conducted to examine the influence of locus of control on financial management behavior in Generation Y in Indonesia, with financial knowledge as a moderator variable. The quantitative survey method was used to collect 122 research samples aged 23–43 years from various cities in Indonesia. The measuring instruments used are the IPC-Scale, the FMBS (Financial Management Behavior Scale), and the Financial Knowledge Scale. Research data analysis was carried out using simple linear regression analysis and moderated regression analysis. The results of this research show that there is a significant influence of locus of control on the financial management behavior of Generation Y in Indonesia, and financial knowledge can't moderate the influence of this relationship model.
AKTIVITAS FISIK SEBAGAI PENDUKUNG KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Reza Lidia Sari; Rosatyani Puspita Adiati
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v6i1.12541.2022

Abstract

Hubungan antara aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis telah diteliti oleh beberapa peneliti terdahulu. Studi telaah literatur yang sistematis ini dilakukan untuk meninjau hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, baik dari segi pembatasan ruang gerak maupun relasi sosial. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan aktivitas fisik yang terjadi selama masa pandemi Covid-19 dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis. Penelusuran di Scopus pada tanggal 20 Mei 2021 menggunakan kata kunci psychological well-being, subjective well-being, physical activities, physical exercise, sporting behavior, outdoor activity, serta Covid-19 dan pandemic dengan pembatasan rentang tahun publikasi 2020 – 2021 menghasilkan temuan 241 artikel. Selanjutnya, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, tahapan penyaringan judul dan abstrak serta penyaringan teks lengkap dilakukan menggunakan bantuan perangkat Covidence. Dari hasil penyaringan, ada 7 artikel yang kemudian terpilih untuk ditelaah. Hasil telaah menunjukkan bahwa terdapat perubahan aktivitas fisik selama pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum pandemi. Perubahan tersebut juga ikut memengaruhi tingkat kesejahteraan psikologis di masa pandemi. Dengan demikian, penyesuaian dalam aktivitas fisik di masa pandemi Covid-19 tetap dapat dilakukan dalam rangka menunjang kesejahtreaan psikologis seseorang.